Home » , , » PUBLIC SPEAKING (DENGAN TAMBAHAN)

PUBLIC SPEAKING (DENGAN TAMBAHAN)

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, July 1, 2014

Kajian Online WA Hamba اللَّهِ SWT



Senin, 30 Juni 2014
Narasumber : Diana Atma Riza
Rekapan Grup HA 6
Notulen: Ana
Editor: Nofita

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Alhamdulillah. Ucapan syukur saya sampaikan kepada Allah yang telah memberikan saya kesempatan bersilaturahmi dengan saudara/i.
Perkenalkan... Ana Riza (akhwat) yang akan sharing materi tentang public speaking...
Saya yakin saudara/i disini sudah mengetahui apa itu public speaking...
Public speaking (PS) ini adalah kemampuan berbicara di depan publik atau khalayak umum.

Rumus menjadi seorang PS handal adalah 3 V, yaitu:
1. Visual
Memegang peranan penting. Mendominasi presentase s/d 55%.
Visual yang dimaksudkan disini adalah bagaimana perfomance kita selama mempresentasikan materi. Dikarenakan kita adalah pemeran utama yang akan mempresentasikan sesuatu. Menyampaikan informasi dan akan meyakinkan audience dengan item yang akan kita sampaikan. 

2. Verbal
Ini berkaitan dengan pemilihan kata-kata. Dalam hal ini verbal memegang peranan hanya 7%. Sekalipun kecil, tetap tidak bisa diabaikan. Pemilihan kata disini penting agar presentasi yang akan kita lakukan tepat sasaran. Jangan sampai presentasi di depan anak-anak TK pake bahasa kampus.
Kasihan adiknya gagal paham nanti.

3. Vocal 
Ini berkaitan dengan tinggi rendahnya suara dan intonasi.
Memegang peranan 38% yang artinya penting. Karena vokal akan turut mempengaruhi imajinasi audience.

Contoh:
Kita lagi acara renungan malam. Yang dibutuhkan adalah vokal rendah dan penuh penghayatan yang kita lakukan dengan teriak-teriak macam orasi. In syaa Allah yang di ajak merenung bingung.

Untuk bisa menyelaraskan 3 V di atas tadi kita harus memperhatikan faktor-faktor:
Menyelaraskan
1. Audience
2. Tempat
3. Organize materi
4. Mental fisik
5. Teknik penyampaian

1. Rumus : A.U.D.I.E.N.C.E
A = Analysis (Siapa mereka? Berapa jumlahnya?)
U = Understanding (Apa yang mereka tahu tentang tema pembicaraan?)
D = Demographics (Usia, jenis kelamin, latar belakang pendidikan?)
I   = Interest (Mengapa mereka datang, siapa yang mengundang?)
E = Environtment (Tempat, Auditori, Visual)
N = Needs (Apa yang mereka dan Anda butuhkan dalam acara tersebut?)
C = Custumized (Keperluan spesifik apa yang anda butuhkan untuk penekanan?)
E = Expression (Apa yang mereka harapkan untuk belajar dan dengar dari anda?)

2. Mengenal Tempat
• Mengenal tempat berdiri : Mengerti ruang gerak agar leluasa dalam bertugas
• Membayangkan waktu dan suasana : Tahu gaya berbicara untuk mengatasi kemungkinan suasana subyek.
• Mengenal rekan kerja : Akrab dengan panitia /orang-rang yang berhubungan dengan tugas.
• Mengetahui fasilitas kerja ruang : Mengerti dimensi ruang, kebutuhan peralatan (Sound system, In focus dll).
General Repetition Visual : Merasakan kekurangan dan kelebihan hubungan antara obyek dan suasana.

4. Mental dan Fisik


1. Pahami topik pembicaraan anda.
2. Kenali audience dengan baik.
3. Tulislah naskah anda sendiri.
4. Jangan pernah membaca naskah dihadapan audience.
5. Biarkan Mata anda juga berbicara menyampaikan pesan (85%).
6. Jangan melayani insting yang selalu melawan kita.
7. Kendalikan adrenalin dan manfaatkan nnergi dengan kebiasaan latihan.
8. Berolah raga yang teratur.
9. Perbanyak point anda dalam berbagai warna.

SEBAB TERJADINYA DEMAM PANGGUNG
*Sumber : Peneliti Komunikasi, Michael Beatty (1988)
· HAL BARU >> PERLU PENGULANGAN
· STATUS RENDAH >> BERPIKIR POSITIF & PERSIAPAN
· KESADARAN >> ANGGAP ANDA SEDANG BERBINCANG


· PERBEDAAN >> TEMUKAN PERSAMAAN 

TANYA DAN JAWAB: 

 Bagaimana strategi jitu saat ide yang telah disusun tiba-tiba hilang entah ke mana, supaya tidak tampak grogi dan mengurangi wibawa? 
Jawab : 
Mengorganisasi materi secara kilat mbak. Persiapan disini sangat penting. 

 Bagaimana caranya jadi MC supaya tidak gemeteran pegang micnya, dan volume suara juga tidak berubah (demam panggung).
Jawab : 
Kenali dulu gejala-gejala demam panggungnya. 

 Kalau untuk anak-anak bagaimana mengajarkannya? 

Jawab : 
Kalau untuk anak-anak butuh apresiasi lebih untuk memunculkan keberaniannya. Berlatih dengan membaca cerita di depan abi uminya. Terus di depan saudaranya. Teman-temanya. Terus dilatih. 


TAMBAHAN TANYA JAWAB:
Senin, 8 Juli 2014
Narasumber : Diana Atma Riza
Notulen: Nita

■ Kalau yang namanya VAKOG (visual, audio, kinestetik, o nya lupa, dan gestur itu untuk apa ya?
Jawab:
Vakog adalah salah satu cabang ilmu dalam dunia bisnis yang mengajarkan kemampuan menggunakan panca indra untuk mengamati individu lain secara cermat tanpa asumsi ataupun penilaian tertentu sebelumnya sehingga individu dapat memberikan respon
Materi ini biasanya dikuasai oleh para manager atau leader tim...
Saat ini fokus ana pada PS ukhty... In syaa Allah lain kesempatan kita bisa ulas lebih lanjut.


 Apakah bisa mengajarkan bagaimana cara menjadi percaya diri?
Jawab:
Kuncinya pada positive thinking, self convidence dan latihan... In syaa Allah bisa...
Jangan lupa berdoa ya...


 Cara buang rasa egoo saat berbicara bagaimana?
Jawab:
Ikhlas. niatkan tholabul ilmu. harapkan balasan hanya dari Allah, niatkan untuk berbagi ilmu walau satu ayat. Saat berbicara adalah saat kita bisa mengukur kemampuan ilmu dan kapasitas kita, jangan menganggap diri yang lebih baik, terimalah semua saran dan kritikan yang membangun kekayaan ilmu.


 Tentang mimik wajah, kadang kalau grogi atau marah, suka terlihat dari raut wajah,,Kan suka ada peserta yang kadang bikin emosi. Ada saran untuk latihan atau tips and trick-nya Ukhti?
Jawab:
Ekspresi sebenarnya sangat diperlukan dalam konteks memperjelas maksud dan tujuan presentasi.
Kalau grogi dan emosi di tengah presentasi dikarenakan faktor eksternal baiknya kembali meluruskan niat. Tujuan anda presentasi apa?
Nafas dalam-dalam dan rileksasi....


 Assalaamualaikum, yaa Ukhti, kalau mau bicara ke anak-anak rasanya lebih susah dibanding ke orang dewasa, kira-kira ada referensi yang bisa kami pelajari?
Jawab:
Perbanyak baca buku-buku cerita anak. Pahami karakter mereka dan berusaha masuk ke dunianya. Support dengan tools, bisa boneka, games card atau lainnya...


 Sayakan orang nya tidak banyak bicara dan visual. Ketika harus menjadi MC atau bina suasana jadi kurang bisa atau kurang percaya diri karena tidak pakai slide.
Bagaimana solusinya ya?
Jawab:
Berlatih bunda. Semakin sering kita perfomance semakin percaya diri.
Tanggapan:
Suka speechless bunda
Jawab:
Speechless. Kuncinya pada doa.
Ketika persiapan sudah matang latihan sudah digeber habis-habisan. Kita harus menambahnya dengan unsur doa. Bagaimanapun Allah yang meringankan lisan kita.
Tanggapan:
Mungkin perlu banyak pengalaman dan jam terbang ya bunda untuk tampil di depan umum.
Jawab:
Salah satunya itu bunda. Jam terbang.


TAMBAHAN TANYA  JAWAB

SABTU, 14 JULI 2014 / 14 RAMADHAN 1435 H
ADMIN : NOVI
§   Maaf mau nanya.Apa kah setiap orng py prosentase yg sama?
Jawab :
Pasti beda bunda yang dimaksud prosentase disini adalah komposisi yang harus kita miliki untuk mejadi seorang PS yang handal. Sekarangkan zaman elektronik ya pasti visual lebih tinggi cuma presentasinya gak ngerti. Visual yang kita bahas adalah perfomence secara kasat mata bunda...

 
§   Dari penampilan pertama para audiens sudah menilai visual ya
Jawab :

Benar sekali. Karena itulah prosentase V pertama yaitu visual memegang peranan penting..

§   Aura memegang perana penting ya bunda
Jawab :
Kalau ana lebih ke seberapa mampu PS tersebut menghargai dirinya selaku pemateri...
Selanjutnya adalah verbal 7%
Sangat kecil prosentasenya.
Apakah verbal ini... Kenapa hanya 7%??
Ada yg mau mencoba mnjawab??

§   Verbal disini apanya bun
Jawab :
Kemampuan berkomunikasi..tata bahasa, Isi atau materi dalam penyampaian .

§   Seberapa besar kemampuan mengolah kata itu ditampilkan seorang presenter tuk
mempresentasikan suatu "produk", tak ada artinya atau kurang mengena tanpa
kemampuan menampilkan performense yang optimal.
Jawab:
Tidak salah. Selanjutnya kira-kira kenapa hanya 7% bund...

§   Cara untuk meyakinkan audiens?
Jawab:
3V itu terintegerasi bunda... Jangan sampai hilang salah satunya. Kenapa hanya 7% secara verbal... Ini dikarenakan tata bahasa terkadang tidak bisa terlalu baku dalam sebuah presentasi. Kita harus menyesuaikan dengan audience kita. Bisa dibayangkan ketika presentasi dengan anak-anak TK kita menggunakan bahasa seperti presentasi dengan mahasiswa...

Vokal 38%
Nahh vokal prosentasenya dibawah visual... Peranannya pun sangat penting...
Kenapa??
Yuk yuk coba d jawab...
Gampang banget ini mah...
Baiklah...
Bisa dibayangkan ketika seorang presenter scara visual mantap
Bahasa verbalnya sdh cocok sama audience
Tapi vokalnya lemah...
What will be next....
Tidak maksimal presentasinya...
APa harus dapat mempertahankan perhatian audiens

Benerrr bunda yasmiiinn....
Sudah semua materi 3V...
Lanjut apa kita pending sampai waktu berbuka??

Slide ke 2

Selaras...
Seperti yg sdh ana sampaikan bahwasanya 3V ini terkoneksi satu dengan lainnya dan sangat dibutuhkan untuk mencapai sebuah keselarasan dalam presentasi....

Nah untuk mencapai keselarasan dibutuhkan persiapan sbb...

Bd . Yani
Siiip...siiip...materi nya menarik, bisa ga ya diaplikasikan dalam kehidupan rumah tangga, saya presenter nya,anak-anak audiens nya?!

Jawab : Bwangeett bisanya..

 
Doa Kafaratul Majelis

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga bermanfaat.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
Aamiin Allahumma Aamiin 

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

Ketik Materi yang anda cari !!

Artikel Baru