Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

BAHASA ARAB: PERCAKAPAN

Kajian Online WA Hamba اللَّهِ SWT


Jum'at, 26 Juni 2014

Narasumber : Ust Sudirman
Tema : Bahasa Arab - Percakapan
Notulen : Triji, Dewi, Ana
Editor: Nofita

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Percakapan :
Ahmad    : assalamu'alykum
Hassaan : wa'alaikumus salaam
Ahmad    : aina taskunu ? (dimana kamu tinggal?)
Hassaan : askunu fii hayyil mathoor (saya tinggal di komplek bandara)
                   Wa aina taskunu anta? (Dan dimana kamu tinggal)
Ahmad    : askunu fii hayyil jaami'ah (saya tinggal di komplek kampus)
Hassaan : hal taskunu fii baitin ? (apakah kamu tinggal di rumah?)
Ahmad    : Na'am, askunu fii baitin (ya, saya tinggal di rumah). 
                  Hal taskunu fii baitin ? (apakah kamu tinggal di rumah?)
Hassaan : laa, askunu fii syaqqotin (tidak, saya tinggal di apartemen)
Ahmad    : maa rogmu syaqqotik ? (berapa nomor apartemenmu?)
Hassaan : khomsah (lima). Maa roqmu baitik? (berapa nomer rumahmu?
Ahmad    : tis'ah (sembilan)

Tanbiih (cacatan)...
Kemarin kita sudah mempelajari dhomiir pada fi'il maadhi (kata kerja bentuk lampau)
Sekedar mengulangi yang lalu fi'il (kata kerja terbagi menjadi 3) yaitu :
1. Fi'il maadhi (kata kerja lampau), 
2. Fi'il mudhoori' (kata kerja sekarang/yang akan datang), 
3. Fi'il amr (kata perintah).
Perhatikan pada kalimat aina taskunu (dimana kamu tinggal). Taskunu adalh fi'il mudhoori' (untuk laki tunggal).

Berikut adalah penjabaran dari masing-masing dhomiir (kata ganti bentuk pertama, kedua, dan ketiga):
Fi'il mudhoori' (bentuk sekarang/yang akan datang) bagi laki-laki :
Yaskunu (dia tinggal untuk laki-laki tunggal) 
Yaskunaani (untuk dua orang) 
Yaskunuuna (mereka) 
Taskunu (kamu) 
Taskunaani (kamu dua orang)
Taskunuuna (kalian)
Askunu (saya)
Naskunu (kami/kita)

Dhomiir maadhi bagi perempuan
Taskunu (dia tunggal)
Taskunaani (dia dua orang)
Yaskunna (mereka)
Taskuniina (kamu tunggal) 
Taskunaani (kamu dua orang)
Taskunna (kalian)
Askunu (saya)
Naskunu (kami/kita)


Fii'il amr (kata kerja perintah) bagi perempuan : 
Uskun (tinggal-lah kamu!) ini untuk laki-laki tunggal
Uskunaa (tinggal-lah kamu untuk dua orang)
Uskunuu (tinggal-lah kalian) untuk laki-laki jamak

Fi'il amr bagi perempuan : 
Uskunii (tinggal-lah kamu) untuk perempuan tunggal 
Uskunaa (tinggal-lah kamu berdua)
Uskunna (tinggal-lah kalian)

TANYA DAN JAWAB:

 Kalimat ke 4 yang Hassan bilang wa aina taskuni anta? Apakah kata anta disitu sebagai penegasan, atau sebaiknya tidak perlu digunakan ustadz? Karena kan taskunu sudah termasuk makna kamu disitu. 
Kalimat ke 8, Ahmad bilang naam askuni fil baitin, itu apa ustad salah ketik karena pake kata alif lam, kemudian belakangnya kasrohtain (baitin)
Jawab: 
Yang pertama. Aina taskunu anta (anta di sini sebagai penegas) 

Yang kedua na'am. Gholat tu (saya keliru). Yang benar fii baitin. Barakallahu fiik 

 Ustadz, apa bisa ditulis pakai bahasa arab ustadz? Jadi lebih mudah memahaminya.....
Jawab:
Kalau pakai Arab tidak ada harokatnya, sehingga susah dibaca dan saya juga agak lambat nulisnya karena HP saya bukan android. Tapi kalau semua sepakat karena itu yang terbaik saya usahakan. Gimana?

Tanggapan :
Sebenarnya bisa pakai harakat juga ustad, teman pada bisa jadi pada download keyboard tertentu. Saya ada nih yang belum download, belum sempat tanya-tanya. Kalau di group ini ada yang tau boleh diajarkan ya.

Ini contohnya:
Tuliskan bahas Arab untuk kata berikut:
1. Kami sedang membaca : 
2. Mereka (laki-laki) telah menulis : 
3. Penulis (kami laki-laki) : 
4. Penulis (kami perempuan) : 
5. Yang Dipukul (kami berdua laki-laki) : 
6. Yang dipukul (kamu laki-laki) : 
7. Bukalah! (Kalian laki-laki) : 
8. Pertolongan :
9. Jangan kalian (perempuan) ketahui! : 
10. Saya sedang duduk :ُ
Semua kata di atas ada di diktat. Jawaban harus dengan bahasa arab berharakat baik diketik maupun ditulis.

١. نَقْرَأُ
٢. كَتَبُوْا
٣. كَاتِبُوْنَ/كَاتِبِيْنَ
٤. كَاتِبَاتٌ
٥. مَضْرُوْبَانِ/مَضْرُوْبَيْنِ
٦. مَضْرُوْبٌ
٧. اِفْتَحُوْا
٨. نَصْرًا
٩.لَاتَعْلَمْنَ
١. َأجْلِس

 Indi sual ya ustadz, ma faraq bainal ukhra wal akhar. mfl mitsal: ainal ukhro, wa ainal akhar?
Jawab:
Suaalun jamiil (soal yang bagus). Ukhro' di gunakan untuk muannats (perempuan). Dan kalimat aakhor digunakan pada laki-laki.

Karena tujuan pertanyaan saya tadi untuk perempuan maka yang gunakan ainal ukhro.

 Man qod qoroa Fal yaqul qoro' tu ! (siapa yang sudah baca) bilang qoro' tu (saya sudah Baca)
Askunu bekasi
Anna madiinah
Sekarang coba ummu attien yang tanya ke saya. Dengan memperhatikan dhomiir yaa.
Thoyyib, kita aplikasikan sambil memperhatikan rumus dhomiir di atas.
Askunu fii sukabumi
Man yaskunu fii qoryah aw madiinah ? (siapa yang tinggal di desa atau kota?)
Askunu fii Bintaro
Ana askunu fii madiinah
Qoro'tu ust
Aina taskuniina yaa umma anisa ? (dimana kamu tinggal bunda Anisa?)
Pakai ana juga boleh., untuk memastikan/meyakinkan dhomiir pada kalimat.
Kalau lawan bicaranya laki-laki tunggal bagaimana ayo?
Askunu fii kalimantan syarqiyyah (saya tinggal di KALTIM)
Aina uskun ya akhi.
Nah, hal fahimtunna (apakah kalian sudah paham). Untuk dhomiir tunggal ini.
Kalau fi'il mudhoori'inya. Aina taskuniina ya umma tin?
Sedangkan uskun adalah kalimat perintah...yang artinya tinggallah..!

 Wah salah donk. Yang benarnya bagaimana ustadz?
Jawab:
Yang bener, misalnya. Aina sakanti yaa umma tin (dimana kamu telah tinggal?) ini fii'il maadhi.

 Yang bener jadi tadi aina taskunu ya akhi? Itu ustadz? Juga kurang tepat kalau kita katakan, aina uskun ya akhi?
Jawab:
Fii'il maadhi (bentuk lampau) dan fii'il mudhoori' (bentuk sekarang) bisa dipakai dalam dhomiir laki maupun perempua. Hanya yang membedakan dari segi waktu.

Umma jadi fathah karena di dahului harfun nidaa' (huruf panggilan). Yaitu yaa

Syukron jaziilan (terima kasih banyak).
Thoyyib, Intahal waqtu (waktu sudah selesai)... Naktafii bihaadzal qodr (kita cukupkan sampai disini). Wa naltaqii fii marrotin qoodimati in syaa Allah (Dan kita bertemu di kesempatan yang akan datang)

Semoga Bermanfaat


Doa Kafaratul Majelis

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga bermanfaat.


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه