Home » , , , » Kajian Islam " Jalan ke Surga "

Kajian Islam " Jalan ke Surga "

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Friday, July 11, 2014

Kajian Online WA Hamba اللَّهِ SWT  (Ummi HA 02)

Hari / Tanggal : Jumat, 11 Juli 2014 / 13 Ramadhan 1435 H
Materi : Kajian Islam " Jalan ke Surga "
Nara Sumber : Ustadzah Aunur Rozanah

Assalamualaikum wr wb
Pagi ini saya akan memberikan materi mengenai
" Jalan ke surga"

Barangsiapa yang beriman dan percaya kepada Nya, iman yang benar dan percaya dengan sungguh-sungguh serta mengaku dan menetapkan keesaanNya, mengaku dan menetapkan dengan sepenuh hati kerasulan Nabi Muhammad serta menerima dan melaksanakan apa saja yang datang dari beliau, maka Allah swt akan menempatkan nya di surga, suatu tempat nikmat dan kurnia yang maha besar lagi kekal dan abadi

Dapatlah kita ambil pengertian bahwa sudah tentu tidak cukup dengan hanya semata-mata dengan lisan saja karena'iman' adalah itiqad dan percaya dengan hati, pengakuan dengan lidah, dan pelaksanaan dengan seluruh jiwa dan raga.Kalau sudah percaya dengan hati akan keEsaan Allah dan mengucap syahadat, hendaknya ia melaksanakan semua ajaran termasuk perintah dan larangan Allah dengan tulus ikhlas dan sepenuh hati

Barangsiapa yang telah memenuhi syarat-syarat tersebut dengan penuh keihlasan, ia berhak mendapatkan surga sebagaimana yang telah dijanjikan. Dalam QS al Baqarah ayat 255 disebutkan :
"Tiada Tuhan yang berhak di ibadahi kecuali Allah.Dia hidup dan kekal, dan bersifat menghidupkan dan membangkitkan" 

Q.S an Nisa ayat 171 disebutkan
" Sesungguhnya Allah adalah Tuhan yang Maha Esa"

Allah telah memberitahukan kepada hambaNya bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Dia.Sifat kasih sayang berupa pahala dan karunia Nya lebih didahulukan daripada hukuman dan siksa Nya seperti yang disebutkan dalam QS alHijr ayat 49 - 50 
"Beritakan lah kepada semua hambaKu bahwa sesungguhnya Akulah yang Maha Pengampun dan Maha Pengasih, dan siksa Ku adalah siksaan yang Maha pedih"

Pada manusia kasih sayang yang mendorong seseorang untuk melakukan kebaikan atau kebajikan kepada orang yang dikasihi.Allah bersifat ar rahman yang kasih sayang Nya meliputi segala yang ada dan bersifat ar rahim yang menunjukkan kasih sayang, karunia dana rahmat Nya yang luas

Adapun kemurkaan Allah dimanifestasi dalam bentuk siksaan yang diberikan kepada orang yang bersalah sehingga merasa gundah hati, sakit dan sebagai nya.atau orang itu dikembalikan di jalan yang diridhai Allah

Semoga kita termasuk orang yang beruntung, senantiasa diingatkan untuk bisa memperbaiki diri sebelum ajal menjemput kita

DISKUSI DAN TANYA JAWAB
Tanya:
Ustadzah ana mau bertanya, Bagaimana upaya kita untuk bisa mencapai surgaNya?
Jawab:
Upaya kita untuk bisa mencapai surga Nya. Menurut penilaian manusia biasa hal itu dianggap suatu keanehan bagaimana bisa terjadi satu amalan dapat menempatkan pelakunya pada tempat yang sangat menyenangkan dan berhak mendapatkan kemuliaan yang begitu mahal? Hal itulah yang mendorong Nabi Daud a, s bertanya kepada Rabb nya"siapakah hakikat hamba Mu yang bersifat demikian itu?"
Allah swt menerangkan kepada Daud a.s bahwa hamba Nya itu adalah orang yang telah beriman dan taat kepada Nya, tuntutan Nya dan berusaha berbuat kebajikan terhadap sesama mukmin. Diantara amal kebajikan yang dilakukan nya itu adalah berusaha memenuhi keperluan hidup sesama mukmin dengan penuh keikhlasan dan keyakinan, baik sampai berhasil atau tidak
Tidak dapat diragukan lagi bahwa sifat orang tersebut adalah sifat termulia yaitu beriman yang benar, jiwa yang suci tanpa pamrih.Karena sifat nya yang mulia ini ia tidak dapat mempunyai penyakit batin dan tidak tergores sedikit pun didalam dada nya rasa benci dan dendam kepada siapapun.orang yang demikian sifatnya memang berhak mendapat penilaian dari Al sehingga ia memperoleh balasan sepenuhnya didalam surga.

Tanya:
Bunda kalo masuk syurga itu karena amal sholeh kita atau atas rahmat Allah?
Jawab:
Perlu dicermati bahwa Allah mendahulukan rahmat dan kasih sayang nya kepada kita daripada azab nya.seandainya kita bisa masuk surga karena timbangan kebaikan lebih berat.semua itu bukan karena amal kita saja.tentu rahmat Allah yang luas yang memberikan kita kemudahan masuk kedalam surga.

Tanya:
Bunda syurga itu tingkat-tingkat kata nya sesuai amal sholeh kita..iya kah? Ustadzah apakah benar syurga itu ada tingkatan nya...dan sesuai dengan amalan sholeh kita?
Jawab:
Tingkatan surga
1. Surga firdaus untuk orang yang khusyuk sholat, memberikan zakat, lih. Qs.Al mukminun 1-11
2. Surga adn untuk orang taqwa, iman dan sabar
3. Surga naim untuk orang taqwa dan amal shalih
4. Surga makwa untuk orang taqwa dan amal shalih
5. Surga darussalam untuk orang kuat iman dan islam
6. Surga darul maqamah untuk orang yang banyak kebaikan
7. Surga maqamul amin untuk orang muttaqin
8. Surga khuldi untuk orang yang taat

Kelak pada hari kiamat Allah meminta Nabi Adam untuk mengumpulkan anak cucu keturunan nya untuk diseleksi dari 1000 orang, 999 orang digiring ke neraka dan yang 1 orang masuk ke surga. Diantara yang masuk neraka ada yang harus kekal didalam nya karena ingkar dan kufur nya, ada yang tinggal sementara waktu yang agak lama sesuai kesalahan yang dilakukan nya, Golongan yang tinggal di neraka dalam waktu yang pendek saja karena kedurhakaan dan kesalahan yang pernah dilakukan nya, setelah habis masa hukumannya kedua golongan ini dimasukkan kedalam surga. Yang jelas sekali masuk ke surga adalah golongan yang benar-benat beriman dan mendapatkan hidayah dan berpendirian tetap, tidak menyeleweng, tegas tidak ragu-ragu dan berjalan betul-betul meniti diatas shiratal mustaqim, tidak tergelincir dan tidak melampui batas.

Tanya:
Ustadzah, apa semua umat muslim itu pasti masuk surga? Meskipun dia pernah berbuat dosa?
Jawab:
Kalau berbuat dosa syirik atau dosa besar lainnya misal zina ya tetap saja masuk neraka

Tanggapan:
Kalau dia sudah taubat gimana ustadzah ?Apakah sebelum kita masuk surga kita pasti masuk neraka untuk mendapat siksa atas apa yang kita perbuat meskipun kita sudah taubatan nasuha? Ustadzah kayax ana kurang sependapat dgn kalimat "tetap saja masuk neraka" itu..... bukanx selama kita masih sempat bertobat Allah pasti mengampuni sebesar apapun dosa kita. Kalimat "tetap saja masuk neraka " itu sangat melemahkn semangat ustadzah.... afwan.... ana jadi teringat cerita seorang pendosa yang telah membunuh 99 orang kemudian dia genapkan menjadi 100 dengan membunuh seorang ulama yang memberikan jawaban bahwa dia akan masuk neraka karena sudah membunuh 99 orang. Padahal kita tau keampunan Allah jauh lebih besar melebihi besarnya dosa yang kita perbuat selama kita benar-benar bertobat.... taubatan nasoha. Misalnya seorang pezina kemudian dia bertaubat, lalu dia berhaji dan Allah menerima hajinya dengan kata lain hajinya mabrur, apakah dia "tetap masuk neraka" , sedangkan kita tau bahwa siapa yang hajinya mabrur maka jannah adalah ganjarannya. Afwan, mungkin ana salah tolong dijelaskn lebih lanjut ustadzah!
Jawaban Ustadzah:
Terima kasih sudah memberikan masukan positif, yang saya maksud apabila orang tersebut tidak punya niat sama sekali untuk bertobat dan memperbaiki diri.di awal saya sudah sampaikan ummi cantik

Tanya:
Salam ustadzah mau tanya, ada orang kasih donatur tapi gak mau diketahui namanya Hamba Allah gitu..itu gimana ya buat yang terima karen tau jumlah yang dikasih?

Jawab:
Sebenarnya beramal secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi tidak masalah karena diperbolehkan dan ada hadist riwayat nya

Tanya:
Oia ustadzah....yang dimaksud dengan ghibah itu seperti apa ya?
Jawab:
Ghibah secara bahasa ghibah berarti menggunjing. Banyak orang meremehkan masalah ghibah, padahal dalam pandangan Allah adalah sesuatu yang keji dan kotor.  Hal itu dijelaskan dalam sabda Rasulullah yang artinya "Riba itu ada 72 pintu yang paling ringan daripada nya sama dengan seorang laki-laki yang menyetubuhi ibu kandungnya sendiri dan yang paling berat adalah pergunjingan seorang laki 2 atas saudara nya"
Menurut HR Ahmad
"Barangsiapa menolak ghibah atas kehormatan saudara nya niscaya pada hari kiamat Allah akan menghindarkan api Neraka dari wajahnya"
Dosa yang sering terselip didalam hati kita masuk tanpa kita sadari adalah ujub, riya, sombong, dan ghibah

Afwan....Ayo Bunda2 YANG CANTIK NAN SHOLEHAH MARI TUTUP KAJIAN INI

Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT