Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Makhorijul Huruf

Kajian Online WA Hamba اللَّهِ SWT (Nanda HA 9, HA 10)

Hari / Tanggal : Senin 07 Juli 2014
Narasumber : Ustadz  Odjie
Materi : Tajwid - MAKHORIJUL HURUF

Assalamualaikum wr wb. Gimana kabar akhwat semua? Masih puasa kah ?Kajian hari ini adalah materi tajwid.

Sebelum kita masuk pada materi, mungkin ada yang sudah tau apa itu tajwid? Tajwid secara bahasa adalah memperbagus, memperindah. Jadi ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari cara membaca dan melafalkan huruf-huruf dalam al-Quran dengan baik dan benar.

MAKHORIJUL HURUF (tempat keluarnya huruf)
Menurut Asy-Syeikh Ibnul Jazary, makhorijul huruf itu ada 17. Kemudian diringkas menjadi 5, yaitu:
1. Al-Jauf : Lobang mulut dan tenggrokan
    Lobang mulut dan tenggorokan adalah tempat keluar huruf mad (huruf panjang), yaitu aaaa,        iiiii, uuuu

2. Al-Halq : Tenggorokan
  • Tenggorokan bawah adalah tempat keluar Hamzah dan Ha'
  • Tenggorokan tengah adalah tempat keluar 'Ain dan Cha'
  • Tenggorokan tengah adalah tempat keluar 'Ain dan Cha'


3. Al-Lisan : Lidah
  • Pangkal lidah dekat anak lidah denga langit-langit yang lurus di atasnya adalah tempat keluar Qof
  • Pangkal lidah dengan langit-langit yang lurus di atasnya, agak keluar sedikit dari makhroj Qof adalah tempat keluar Kaf
  • Lidah bagian tengah dengan langit-langit yang lurus diatasnya adalah tempat keluar Jim - Syin - Ya'
  • Salah satu tepi lidah dengan geraham atas adalah tempat keluar Dodh. Menggunakan tepi lidah sebelah kiri adalah mudah. Menggunakan tepi lidah sebelah kanan agak sukar. Menggunakan kedua tepi adalah paling sukar.
  • Lidah bagian depan setelah makhroj Dlodh dengna gusi yang atas adalah tempat keluar Lam
  • Ujung lidah dengan gusi atas agak keluar sedikit dari makhroj Lam adalah tempat keluar Nun idhhar. Yg dmaksud adlah bukan Nun yang idzghom dan ikhfa'. Karena makhroj Nun yg idghom dan ikhfa' adlah khoisyum.
  • Ujung lidah agak kedalam sedikit adalah tempat keluar Nun dan Ro'. Ro' lebih kedalam daripada Nun, sedangkan Ro' dan Nun ini lebih keluar daripada Lam.
  • Ujung lidah dengan pangkal 2 buah gigi yang atas adalah tempat keluar Ta' - Dal - Tho'
  • Ujung lidah dengan rongga antara gigi atas dan gigi bawah, dekat dengan gigi atas adalah tempat keluar Za - Sin - Shod
  • Ujung lidah dg ujung 2 buah gigi yg atas adalah tmp keluar Tsa' - Dzal - Dho'
4. Asy-Syafatain : Kedua bibir
  • Bagian tengah bibir bawah dengan ujung 2 buah gigi yang atas adalah tempat keluar Fa'
  • Kedua bibir atas dan bawah bersama-sama adalah tempat keluar Wawu - Mim - Ba'. Untuk Mim dan Ba' kedua bibir harus rapat. Sedangkan Wawu agak merenggang sedikit.


5. Al-Khoisyum : Pangkal hidung
    Pangkal hidung adalah tempat keluar Ghunnah (dengung).

DISKUSI DAN TANYA JAWAB:

Tanya:
Afwan ustadz..ketika kita membaca salah satu ayat kemudian tajwid nya belum benar .apakah benar akan merubah arti dari ayat tersebut ??
Jawab:
 Iyaa ..
Contohnya sprti inii ..
Antara "'adzaabun dengan adabun"
Itu sudah brbeda sekali artinya
Jadi langkah baiknya jika mmbaca alquran dengan mengerti makhrojnya serta ilmu-ilmu tajwid yang laen

Tanya:
Kalo misalnya kita baca dan hafal setelah mendengar murratal gimana ustad? Boleh gak ?
Jawab:
Boleh saja kita hafalan lewat murottal. Banyak dari orang-orang yang buta tapi mereka hafal al-Quran, mereka hanya menggunakan huruf braille dan mendengarkan ayat al-Quran. Ketika orang yang sudah hafal dan bacaan dia belum bagus, maka sulit untuk membenarkan bacaan yang dia hafal. Beda lagi dengan yang bacaanya sudah bagus, sudah pasti hafalannya menjadi baik karena ketika dia sudah hafal, maka kata-kata atau kalimat yang telah dia hafal sejak dulu, akan selalu melekat pada dirinya. Jadi agak sulit bagi yang bacaannya belum bagus untuk memperbaikinya.

Tanya:
Untuk mengecek bacaan lewat murottal? Gimana hukumnya?
Jawab:
Maksudnya mngecek lewat murottal seperti apa ya? Alangkah baiknya jika ada gurunya. Jadi guru bisa membenarkan jika bacaan kita ada yang salah. Kalo pake murottal kita cuma bisa mengira-ngira saja. Biasanya ketika kita belajar sewaktu kecil. Kita diajarkan ketika menghitung mad dengan cara ketukan atau menghitung dengan jari. Mungkin ukhti pernah melakukannya

Tanya:
Kalo pake Qur'an tajwid gimana ust...?? Soalnya saya sering lupa tentang hukum-hukumnya, dengan warna-warna pada Qur'an tajwid sangat membantu..
Jawab:
Kalo masalah teori tentang tajwid itu bisa dengan Quran tajwid atau buku yang laen. Tapi ketika kesulitan dalam melafalkan huruf dan bacaan Quran, alangkah baiknya jika ada guru yang mendampingi. Kalo masih ragu dalam panjang mad, maka bertanyalah pada gurunya lagi atau orang yang lebih tahu tentang ilmu tersebut. Jadi bacaan kita akan semakin baik ..
Pada dasarnya belajar al-Quran itu ada 2, yaitu at-ta'wid (membiasakan) dan at-takrir (mengulangi)
1. Membiasakan membaca al-Quran dengan baik dan benar
2. Jika bacaan salah, maka harus diulangi dengan bacaan yang benar

Tanya:
Degung, contoh degung yang mana?
Jawab:
Dengung itu seperti ikhfa, idzghom dsb.

Tanya:
Pak ustadz.. yang mana yg harus didahulukan.. khatamin 30 juz pas bulan puasa atau fokusin belajar tajwid?
Jawab:
Kalo bisa seimbang ukh. Kan gak mungkin seharian full belajar tajwid, dan juga seharian full khatamin Quran

Tanya:
Mana bagus selesaikan sehari se juz plus tafsir atau 3 juz tanpa tafsir?
Jawab:
3 juz plus tafsir

Tanya:
Bisa ga ya kita seperti hafizh qur'an pak?..
Jawab:
Bisaa, asalkan giat rajin blajar Quran dan menghafalkannya

Tanya:
Daya ingat anak-anak dengan orang dewasa, bukannya berbeda, ustd.. Apa bisa sepert hafizh cilik itu?
Jawab:
Bisa, jika Allah brkhendak pasti bisa

√ Saya pernah membaca sebuah artikel yang ditulis oleh ust. Yusuf Mansur. Bahwasanya ada penjual nasi goreng setiap hari di grobaknya dia letakkan selembar kertas, disana tertuliskan sebuah ayat al-Quran. Jadi setiap hari dia mnghafal satu ayat dengan lembar kertas itu seraya dia bekerja.
√ Dan ada lagi, anak kuliahan. Dia setiap hari naek bis ketika berangkat kuliah. Dan selama perjalanan itu dia menghafal 1 ayat al-Quran. Dan itu setiap hari dia lakukan.

√ Niat yang benar kita bangun dengan tulus, dan memang benar-benar hanya untuk Allah. Insyaallah Allah akan mempermudah jalan kita.

Untuk kajian hari ini bisa kita cukupkan sampai dsini, semoga apa yang kita dapatkan hari ini bisa bermanfaat bagi kita dan orang di sekitar kita.
'afwu minkunna jika ada salah&kurang.
kita cukupkan sampai disini dulu
: سبحانك اللهم و بحمدك أشهد أن لا إله إلّا أنتَ أستغفرك و أتوب إليك
و السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
جزاكن الله خيرا