Home » » MENDAKWAHI "ORANG YANG BERAGAMA LAIN"

MENDAKWAHI "ORANG YANG BERAGAMA LAIN"

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Friday, July 4, 2014

Kajian Online WA Hamba اللَّهِ SWT

Rabu, 25 juni 2014
Rekap Grup HA-14 Nanda
Pembicara : Ustadz Zubaidi

Perekap : Maeitoh
Editor : Linda & Nofita

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Apa kabar ibu-ibu?
Semoga sehat semua dan memasuki bulan suci Ramadhan dalam keadaan fit sehingga bisa beribadah secara maksimal dan di akhir Ramadhan masuk ke golongan AL-FAIZIN.

Ibu-ibu kita lanjutkan kajian yang lalu:

MENDAKWAHI "ORANG BERAGAMA LAIN"

2. Dakwah Khusus
Kalau dakwah umum hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu yang punya kemampuan ceramah dan menulis, maka dakwah khusus, yaitu dakwah kepada perorangan bisa dilakukan siapa saja, tentunya modal ilmu tentang agama sendiri dan agama lainnya juga harus dimiliki. 

Untuk dakwah khusus tentu saja kita harus mau berbincang dan selalu memikirkan cara yang jitu untuk kita bisa memulai dakwah.

Tahun 1997 ketika saya mendakwahi orang Belanda di sebuah hotel di Medan. Saya mulai dengan berbincang, setelah terasa akrab saya tunjukkan foto-foto keluarga (istri berjilbab) kemudian saya tanya bagaimana pandangannya terhadap muslimah yang berbusana Islami. Perlu diketahui bahwa di Barat busana Islami sering jadi bahan polemik.

Pembicaraan kami beralih ke tema toleransi beragama, lalu pindah ke inti agama, yaitu masalah ketuhanan, kitab suci dan kerasulan.

Alhamdulillah touris Belanda itu semangat, bahkan selama 2 hari dari pagi sampai malam dia betah untuk ngobrol, melupakan rutinitas tourist untuk jalan-jalan tengok sana-sini. Dan pada akhirnya dia mengimani bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusanNya. Serta tidak mengimani lagi manusia yang dianggapnya sebagai Tuhan/anak Tuhan sebelumnya.
Orang Islam sering ttidak pandai bicara agama dengan pemeluk agama lain. Oleh karena itu perlu diketahui cara agar kita bisa ngobrol lalu membelokkan obrolan ke tema agama penting sekali.

Dakwah khusus terkadang cukup dengan pembuktian bahwa kita adalah orang yang berpegang teguh pada ajaran Islam.

Seorang mahasiswa Indonesia di Berlin tidak punya kemampuan menceritakan Islam tapi dia ta'at melaksanakan shalat 5 waktu. Kapanpun waktu shalat dan dimanapun, meski sahabatnya mahasiswa Jerman kafir sedang bersamanya, dia selalu shalat. Ternyata ketaatan shalat dan kedisiplinannya itu menarik perhatian sahabatnya. Si sahabat itu akhirnya mencari-cari buku tentang Islam dibacanya dan diapun masuk Islam.

Alhamdulillah si muslim Jerman itu sekarang menjadi ustadz di Berlin.


MOHON MAAF UTK HARI INI CUKUP SEKIAN DULU.

Doa Kafaratul Majelis

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga bermanfaat.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Ketik Materi yang anda cari !!