Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Mimisan

Kajian Online WA Hamba  اللَّهِ SWT (HA 07 Ummi)

Hari / Tanggal : Jumat,18 Juli 2014
Narasumber : dr. Nena

Admind : Pristia wardani 
PJ Rekap : Barbara 
Assalamu'alaykumussalam warrahmatullah wabarakatuh mbak2ku semua, jumpa lagi dengan nena di sini *senyum manis

Insyaa Allah hari ini kita bahas materi kedokteran yang lainnya...

Sebelumnya aku mau minta maaf karena jum'at lalu di materi "belajar menghidupkan yang mati" kalau aku gak salah ada pertanyaan yang masih belum terjawab sama aku, in syaa Allah ahad ini aku postingkan jawaban-jawabanya...

Tapi kalau selepas aku posting masih muncul pertanyaan atau ada yang ingin ditanyakan...silahkan by japri saja yaah... Karena ahad aku sudah ada beberapa agenda jadi gak bisa stand by di depan whatsapp buat pimpin diskusi dan tanya jawab. Asiif jiddan... Dan untuk hari ini, insyaa Allah kita akan bahas materi baru yaitu mengenai mimisan, here we go... *kedip

Mimisan bisa membahayakan jiwa. Yuk tangani dengan benar!
Oleh : Nestri, dr
Mimisan, atau dikenal juga dengan epistaksis, adalah keluarnya darah dari hidung. Ia bukanlah sebuah penyakit melainkan sebuah keluhan atau gejala. Pendarahan pada hidung (mimisan) ataupun pendarahan di tempat lain, yang bukan terjadi karena benturan benda tumpul ataupun benda tajam, memiliki tiga kemungkinan penyebab.
Pertama, terjadi karena ada gangguan dari pembuluh darah, misalnya dinding pembuluh darah yang terlampau tipis sehingga hanya dengan benturan yang ringan, bersin, atau mengeluarkan ingus dengan cukup bertenaga, atau bahkan hanya dengan sekedar mengorek lubang hidung pun dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah pada hidung sehingga mimisan pun akan terjadi.

Kedua, terjadi karena gangguan pada sel keping darah atau trombosit yang berperan penting dalam proses pembekuan darah, dimana ketika sel keping darah bermasalah maka proses pembekuan darah pun akan terganggu. Sehingga apabila terbentuk sedikit saja luka maka akan mudah terjadi perdarahan yang sukar terhenti, karena bermasalahnya sel keping darah menyebabkan proses normal tubuh untuk menghentikan pendarahan menjadi bermasalah pula.
Ketiga, terjadi karena gangguan pada faktor-faktor pembekuan darah lainnya.

Penyakit atau masalah yang menyebabkannya pun beragam. Mimisan bisa terjadi hanya karena sekedar kurangnya asupan nutrisi (terutama vitamin K yang merupakan salah satu faktor penting dalam proses pembekuan darah), benturan, kelainan jantung dan pembuluh darah seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), infeksi lokal (infeksi setempat) pada hidung seperti rinitis (radang pada hidung) ataupun infeksi sistemik (infeksi yang meluas) seperti demam berdarah, kelainan darah seperti kanker darah (leukimia), penyakit turunan seperti hemofilia, kelainan sistem imun tubuh seperti penyakit lupus, serta penyakit keganasan seperti kanker. Dan penanganan ketika mimisan terjadi pun ada caranya tersendiri, karena bila tidak ditangani dengan benar bahkan darah segar yang keluar itu bisa membahayakan jiwa kita. Kenapa?
Seperti makanan yang masuk dari mulut ke lambung melalui kerongkongan (saluran pencernaan), udara yang masuk dari hidung ke paru-paru melalui tenggorokan (saluran pernafasan) pun sebelum masuk ke lambung atau paru-paru sempat bertemu di satu saluran yang sama yang bernama orofaring. Nah, untuk memastikan bahwa makanan dan udara tidak “salah masuk” (dimana makanan seharusnya masuk ke kerongkongan sedangkan udara masuk ke tenggorokan), ada sebuah katup cerdas yang bernama epiglotis yang berperan penting agar udara ataupun makanan tidak berakhir di tempat yang salah karena salah masuk.

Contohnya, ketika makanan yang sudah dikunyah dari mulut akan kita telan, dengan segera epiglotis akan menutup permukaan atas tenggorokan sehingga makanan tidak akan salah masuk ke paru-paru tetapi terarahkan untuk masuk ke kerongkongan dan mankanan pun akan menuju lambung untuk kemudian dapat dicerna lebih lanjut.
Penjelasan di atas berkaitan dengan penanganan saat mimisan. Untuk mencegah agar darah yang keluar tidak masuk ke saluran pernafasan, ketika mimisan terjadi jangan menaikkan kepala dengan alasan agar darah berhenti keluar, salah besar! Karena menaikan kepala justru akan meningkatkan resiko turunnya darah. Sedandainya darah yang turun masuk ke dalam kerongkongan maka ia akan masuk ke saluran pencernaan sehingga tidak akan bermasalah karena ia akan dicerna oleh asam lambung, namun bayangkan seandainya gumpalan darah yang turun salah masuk, bukan masuk ke kerongkongan melainkan masuk ke tenggorokan.
Maka ia bukan akan masuk pada saluran pencernaan melainkan masuk ke saluran pernafasan yang akan berakhir di paru-paru, sehingga proses pernafasan pun dapat terganggu bahkan bisa terhenti.

Sedangkan hanya dalam hitungan menit, terhentinya aliran darah ke otak dapat dengan segera menyebabkan kerusakan otak, yang apabila berlanjut terus menerus dan tidak segera membaik maka dapat berujung pada kematian.

Karenanya ketika mimisan terjadi, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah:
  1. Jangan menengadahkan kepala, tapi lakukan sebaliknya yaitu tundukkan kepala agar semua darah tidak masuk ke dalam tubuh tetapi justru keluar dari tubuh sehingga tidak perlu khawatir akan tertelan dan masuk ke saluran pernafasan.
  2. Tekan hidung selama 10 sampai 15 menit untuk membantu menghentikan mimisan, bisa lebih cepat seandainya pendarahan telah terhenti. Selama menekan hidung jangan lupa buka mulut untuk mengganti alur masuknya udara.
  3. Seandainya masih belum berhenti, lakukan tampon atau balut hidung sederhana dengan memilin kassa atau tisu dan kemudian masukkan ke lubang hidung hingga tertutup sempurna.
  4. Bila sampai 2x24 jam pendarahan masih berlangsung, tak ada pilihan lain, segera ke dokter terdekat!

Tapi sebenarnya, selain menangani mimisannya sendiri, lebih baik lagi kalau kita mencaritau penyebab mimisan yang terjadi, apalagi kalau terjadinya sering dan berhentinya pun lama. Jangan segan-segan berdiskusi dengan dokter, karena penanganan sedini mungkin akan lebih baik untuk kemungkinan pengobatan dan penyembuhannya ke depan.

TANYA JAWAB

Tanya
Bu dokter Ana mau tanya. 
Pada saat puasa Dan cuaca dingin Ana selalu mempunyai kotoran di hidung namun warnanya Meath darah. Hanya pada satu lubang hidung. Penyebabnya apa? Ana punya riwyat medis alergi dingin dan debu. Syukron
Jawab

Apakah kiranya penyebab kotoran hidung kemerahan yang biasa muncul ketika puasa atau cuaca dingin? (Dengan riwayat alergi dingin dan debu). Kemungkinan karena pembuluh darahnya rapuh, kalau keluhan memburuk silahkan konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam, lebih bagus lagi jika ke sub spesialis hemato onkologi.

Tanya
Bu Dokter..  tanya saya akhir-akhir ini kalau menangis atau flu keluar cairan dari satu lubang hidung bukan dari keduanya .. Apakah itu suatu kelainan atau disebabkan karena apa? Mohon jawaban nya syukron ...
Jawab
Apakah kelainan jika cairan hanya keluar dari 1 lubang hidung ketika menangis atau flu?

Bukan kelainan, kondisi normal insyaa Allah

Tanya
 Assm ...mo nanya, Dr saya mend peny Rhinitis cronis sedangkan faktor pemicunya adalah dingin makanan yang meng vit c sama kelapa sudah dilakukan koustik tapi gak bisa sembuh kalo bisa menghindari semua itu ya nggak  kumat mbelernya untuk bisa sembuhnya di apakan  ya dr?  jazakillah dok
Jawab
Bagaimana menyembuhkan rhinitis kronis?

Sudah konsultasikan ke dokter tht? Insyaa Allah ada baiknya berdiskusi dengan dokter tht dan sekalian tes alergi untuk mengetahui penyebab rhinitis (radang pada hidung), kalau penyebabnya adalah alergi...maka rhinitis tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dihindari insyaa Allah dengan menghindari faktor pencetus munculnya gejala

Tanya
Bu dokter tanya, anak saya juga mimisan tanpa sebab, bisa 2x berturut turut, biasanya keluar darah kental seperti lendir, itu apa ya dok? Padahal anak saya dalam keadaan vit. Jazakillah
Jawab
Apakah penyebab mimisan tanpa sebab padahal anak terlihat dalam keadaan sehat?

Selain adanya mimisan, perlu diperhatikan juga banyaknya darah yang keluar, yang perlu diberi perhatian lebih adalah ketika mimisan yang keluar dalam jumlah yang sangat banyak dan berhentinya lama (seperti penjelasan di atas). Selebihnya selama tidak sampai mengganggu aktivitas seperti misalnya membuat badan mudah lemas...insyaa Allah tidak mengapa

Do'a Kafaratul Majelis
 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”