Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Tafsir - Alqur'an Sebagai Penyembuh Penyakit

Kajian Online WA Hamba الله SWT (HA 6 Ummi)
 
Narasumber : Ustadz Hamzah
Materi : Tafsir - Alqur'an Sebagai Penyembuh Penyakit
Notulen : Retno

Assalamu'alaikum,
khaifahalukun jami'an,,, semoga selalu dalam naungan rahmat Allah SWT.
oh iya,, sebenarnya ya hari ini sesuai penjadwalan adalah sejarah kebudayaan,
tapi ana pribadi minta diganti dengan tafsir dan tadabbur karena ana menemukan ayat yang bagus untuk kita diskusikan bersama. Jadi kita saling belajar aja yaa,
Bismillah,, Alhamdulillahi robbil ‘alamin wa sholatu wassalam ‘ala nabina Muhammad sholallahu ‘alaihi wassalam, amma ba’du.

Dari abu hurairah, Rasulullah pernah bersabda :

ماَ أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلاَّ أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً
"Allah tidak menurunkan penyakit, melainkan pasti menurunkan obatnya"

Dan dari jabir bin abubdullah, Rasulullah pernah bersabda :

لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ, فَإِذَا أُصِيْبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ

"Setiap penyakit ada obatnya. Jika suatu obat itu tepat (manjur) untuk suatu penyakit, maka akan sembuh dengan izin Allah". "Setiap penyakit ada obatnya. Jika suatu obat itu tepat (manjur) untuk suatu penyakit, maka akan sembuh dengan izin Allah".

Ini mencakup segala penyembuh atau penawar untuk setiap penyakit hati, jiwa maupun badan. Banyak penyakit yang kita ketahui dan semakin maju nya teknologi semakin banyak jenis penawar atau obatan nya ditemukan.

---dan Nabi SAW juga menjadikan kejahilan (kebodohan) bagian dari penyakit dan menjadikan bertanya kepada yang alim sebagai penawarnya----

Perlu di perhatikan Penyakit merupakan bagian dari ujian dari Allah dan ini merupakan hal yang lazim bagi manusia. Dan semua itu pasti menimpa akan kita semua. Dibalik itu, cobaan penyakit bisa menjadi peribadahan kepada Allah, serta untuk melihat siapa yang paling baik amalnya.

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan". [Al Anbiya`/21: 35].

Tentang ayat ini, Ibnu Abbas berkata: “Kami akan menguji kalian dengan kesulitan, kesenangan, kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram, ketaatan dan maksiat, petunjuk dan kesesatan”

Berangkat dari hadits diatas kita menyakini akan adanya penawar bagi setiap penyakit. Namun apakah penawar yang paling utama yang Allah karuniakan kepada hambanya?

-----------Mari kita renungkan dan tadabburi ayat dibawah ini

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ
"Dan kami turunkan dari Al qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman" (isra’ : 82)

ini yang baru ana bikin,,, mari kita tadabburi bersama,
-----------Istifadah apa yang bisa kita dapat kan dari ayat yg mulia diatas ? mari bersuara...

DISKUSI
Peserta : 
Al qur'an adalah penyembuh/obat untuk semua penyakit
Narasumber : 
contoh nya apa yang mbak dan bun tau kalo al-qur'an penyembuh segala penyakit,,,
Peserta : 
Dan kami turunkan dari Al qur'an suatu yg menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman

"PENAWAR & RAHMAT"

Narasumber : 
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ
"Dan kami turunkan dari Al qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman" (isra’ : 82)

Dalam tafsiran ‘syifa’ bagi Al-qur’an adalah obat bagi hati yang terkena syubhat, kebodohan, pemikiran yang batil, penyimpangan dan niatan2 buruk. Hal itu qur’an karna qur’an mengandung segala ilmu, nasehat serta peringatan yang membawa kita pada jalan yang benar.

Demikian pula Al Qur’an merupakan obat bagi jasad yang menderita sakit. Selain memberikan ketenangan jiwa, ayat2 qur’an juga memberikan spirit yang luarbiasa bagi umat muslim untuk dapat menjalani kehidupan yg lbh baik dan memberikan harpan yg kuat serta ruh baru bagi jasad. sebanar nya bnyak cara yg dapat kita lakukan dengan penyumbuhan qur'an,,,, dulu sahabat bnyak berpegang teguh dalam dg qur'an dalam pengobatan,,, dan beginilah rosul mengajarkan..

misal... : kisah sahabat Sa’id Al-Khudri yang mengobati sengatan kalajengking hanya dengan membacakan Al-Fatihah saja...

kisah Utsman bin Al-Ash radhiallahu ‘anhu diriwayatkan bahwa ia pernah mengeluhkan penyakitnya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang penyakit ditubuhnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ضع يدك على الذي تألم من جسدك و قل باسم الله ثلاثا و قل سبع مرات أعوذ بالله و قدراته من شر ما أجد و أحاذر

“Letakkan tanganmu dibagian tubuh yang sakit, lalu ucapkanlah:
“bismillah” tiga kali,
lalu ucapkan sebanyak tujuh kali:
“A’udzu billahi wa qudrootihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir”,
“Aku memohon perlindungan kepada Allah dengan kemuliaan dan kekuasaannya dari segala keburukan yang kudapatkan dan kukhawatirkan.”

Tanya : 
Bagaimana dengan pe rukyat..yang dia membacakan ayat al quran tapi masalah tajwidnya masih belum baik.. apakah kalo yakin walau pun bacaan belum sempurna tetap bisa mengobati ya ustadz?
Jawab :
Bisa, logikanya begini : pernah baca hadits ini kan..
Dari `Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasulullah bersabda, "Orang yang membaca Al-Qur`an dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat (belum fasih) dalam membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran." (HR Bukhari Muslim)
 
Jadi orang yang kesulitan baca qur'an dan bersungguh-sungnguh untuk bisa sehat tentu akan lebih Allah mudahkan kan. Tapi kalau untuk ruqiyah mustilah orang yang bagus bacaan nya...

Tanya : 
Bisakah meruqyah diri sendiri tadz?
Bagaimana syaratnya ustadz?..
Jawab : 
Para ulama telah sepakat membolehkan ruqyah dengan tiga syarat, yaitu:[18]
  1. Ruqyah itu dengan menggunakan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala, atau asma`dan sifatNya, atau sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
  2. Ruqyah itu harus diucapkan dengan bahasa Arab, diucapkan dengan jelas dan dapat difahami maknanya.
  3. Harus diyakini, bahwa yang memberikan pengaruh bukanlah dzat ruqyah itu sendiri, tetapi yang memberi pengaruh ialah kekuasaan Allah. Adapun ruqyah hanya merupakan salah satu sebab saja.
Tanya :
Adakah bacaan Husus untuk meRuqyah ..Jenis penyakit kulit ?.maaf..
Jawab :
Ruqyah cukup dengan bacaan qur'an bun,, jadi semua bacaan apapun insyallah bisa karena qur'an secara keseluruhan adalah syifa' (penawar/penyembuh). Dulu ibu ana sering banyak pikiran dan beliau sehabis shalat duduk lama dan baca surat-surat seperti maryam dan jin saat ana tanya ngapain beliau jawab meruqyah diri biar tdk bnyak pikiran dan stres tapi secara umum semua ayat qur'an adalah bacaan ruqyah..

KESIMPULAN :
Kita sebagai umat Islam harus meyakini Al-Quran sebagai penyembuh segala macam penyakit badan dan hati.
Syaikh Muhammad Al-Amin Asy-Syingkiti rahimahullahu berkata,
هو شفاء يشمل كونه شفاء للقلب من أمراضه ; كالشك والنفاق وغير ذلك، وكونه شفاء للأجسام إذا رقي عليها به، كما تدل له قصة الذي رقى الرجل اللديغ بالفاتحة، وهي صحيحة مشهورة
 
“ini adalah penawar/kesembuhan yang mencakup penawar hati dari penyakit-penyakitnya seperti ragu-ragu, kemunafikan dan lainnya. Dan juga mencakup penawar bagi penyakit badan jika diruqyah pada badan. Sebagaimana ditunjukkan pada kisah seorang laki-laki yang tersengat kalajengking kemudian diruqyah dengan Al-Fatihah. Kisah ini adalah shahih dan masyhur. (kisah yang dimaksud terdapat dalam shahih bukhari dan muslim mengenai sahabat abi said alkhudri yg tersengat kalajengking)

Jika seorang hamba melakukan penyembuhan dengan Al Qur`an secara baik dan benar, niscaya dia akan melihat pengaruh yang menakjubkan dalam penyembuhan yang cepat.
 
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: “Pada suatu ketika aku pernah jatuh sakit, tetapi aku tidak menemukan seorang dokter atau obat penyembuh. Lalu aku berusaha mengobati dan menyembuhkan diriku dengan surat Al Fatihah, maka aku melihat pengaruh yang sangat menakjubkan. Aku ambil segelas air zam-zam dan membacakan padanya surat Al Fatihah berkali-kali, lalu aku meminumnya hingga aku mendapatkan kesembuhan

Memang benar Allah telah memudahkn Al-quran untuk dipahami, dihafal, diamalkan. Akan tetapi tetap dibutuhkan kemauan yang besar, tekad yang kuat & kesungguhan untuk itu semua. Allah telah memberikan kita kesempatan utk mempelajari Al-Quran, akan tetapi kebanyakn kita sibuk darinya. Na'udzubillah min dzalik...
Padahal Al-quran itu adalah rahmat, obat hati, pelipur lara & penghilang gundah gulana.

Do'a Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك