Home » » TAFSIR QS AL FATIHAH AYAT 5

TAFSIR QS AL FATIHAH AYAT 5

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Thursday, July 3, 2014

Kajian Online WA Hamba اللَّهِ SWT

Rabu, 2 Juli 2014
Narasumber: Ustadz Nofri
Rekapan Grup HA 3 & 4
Notulen : Ria, Dewi
Editor: Nofita

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الحمد لله و كفى و الصلاة و السلام على محمد المصطفى و على اله و صحبه و من اتبع الهدى ، و بعد
Kaif haalukunn para super bunda semuanya? Semoga semuanya dalam keadaan baik, dan selalu berada dalam naungan taufiq serta hidayah-Nya, aamien

Insyaallah hari ini kita akan melanjutkan pembahasan kita bersama yakni tentang tafsir surah Al Fatihah ayat ke-5, Allah berfirman :

ﺇِﻳَّﺎﻙَ ﻧَﻌْﺒُﺪُ ﻭَﺇِﻳَّﺎﻙَ ﻧَﺴْﺘَﻌِﻴﻦُ

Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.

Didalam 4 ayat sebelumnya telah disebutkan 4 sifat kesempurnaan yang yang dimiliki-Nya, Dialah pencipta seluruh alam, Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Yang menguasai hari pembalasan, maka dengan segala kesempurnaan itulah Allah memerintahkan kita untuk mengikrarkan janji kepada-Nya, bahwa hanya Dialah yang Harus kita sembah, dan hanya kepada-Nya pula kita memhon pertolongan.

Iyyaaka : adalah maf'ul bih (objek), yang seharusnya diletakkan setelah fi'il (kata kerja) dan fa'il (subyek). Ketika kita mendahulukan yang seharusnya diakhirkan maka dalam ilmu balaghoh menunjukkan qasr atau pengkhususan.

Na'budu : kami menyembah, dan segala bentuk peribadatan ini Hanya kami persembahkan kepada Allahswt.

Wa : berarti dan, yang menunjukkan isytirok atau bersatunya 2/lebih yang dikaitkan dengannya.

Iyyaka : adalah maf'ul bih (objek), yang seharusnya diletakkan setelah fi'il (kata kerja) dan fa'il (subyek). Ketika kita mendahulukan yang seharusnya diakhirkan maka dalam ilmu balaghoh menunjukkan qasr atau pengkhususan. Pengulangan sebagai bentuk penegasan bahwa HANYA Allah saja yang berhak disembah dan dimintai pertolongan, sekaligus peringatan agar kita tidak menduakan-Nya.

Nasta'iin : kami memohon pertolongan

Pada ayat ini Allah mengajarkan kepada kita tentang aqidah tauhid yang benar, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, Yang Maha Sempurna, sehingga dengan segala kesempurnaan-Nya itulah Dia Harus disembah, dan tak pantas didua, dengan segala kesempurnaan-Nya itu pulalah segala do'a dan munajat harus ditujukan pada-Nya.

Allah juga mengajarkan kepada kita adab dan tatakrama yang baik, ketika Allah kedepankan na'budu sebelum nasta'iinu, 
Allah bermaksud menyadarkan kita bahwa dalam hidup ada hak dan kewajiban, bahwa kewajiban harus didahulukan sebelum menuntut hak, maka ibadah adalah kewajiban sedangkan pertolongan Allah adalah hak kita, maka siapapun yang mengharap pertolongan Allah, sudah seharusnya ia manjalani segala kewajibannya..

Melalui ayat ini juga Allah mengajarkan kita untuk selalu hidup dalam keadaan berjamaah dan jangan terpecah belah, karena persatuan menghasilkan kekuatan, dan kekuatan menjamin keberhasilan. Maka dalam ibadahpun digunakan kata na'budu (kami menyembah) bukan a'bud (saya menyembah).

Wallahu a'lam bish showab.

TANYA DAN JAWAB:

■ Ustadz, bagaimanakah supaya kita bisa mendapatkan pertolongan Allah? Apakah ciri-ciri spesifik orang yang layak mendapatkan?
Jawab:
ﺍﺩْﻉُ ﺇِﻟَﻰٰ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺭَﺑِّﻚَ ﺑِﺎﻟْﺤِﻜْﻤَﺔِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻮْﻋِﻆَﺔِ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺔِ ۖ ﻭَﺟَﺎﺩِﻟْﻬُﻢْ ﺑِﺎﻟَّﺘِﻲ ﻫِﻲَ ﺃَﺣْﺴَﻦُ ۚ ﺇِﻥَّ ﺭَﺑَّﻚَ ﻫُﻮَ ﺃَﻋْﻠَﻢُ ﺑِﻤَﻦْ ﺿَﻞَّ ﻋَﻦْ ﺳَﺒِﻴﻠِﻪِ ۖ ﻭَﻫُﻮَ ﺃَﻋْﻠَﻢُ ﺑِﺎﻟْﻤُﻬْﺘَﺪِﻳﻦَ
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

■ Ustadz mau tanya, sebaiknya bagaimana sikap kita jika ada kawan-kawan yang asyik membicarakan agamanya, karena kadang agak nyenggol keyakinan kita juga, apa tetap diamkan saja atau bagaimana eloknya menjelaskan ke mereka seperti apa?
Jawab:
Sesuai ayat diatas untuk mendapat pertolongan Allah kita seharusnya melaksanakan kewajiban kita terlebih dahulu kepada-Nya, ada beberapa hal yang dapat mengundang pertolongan Allah.
Perbanyak menolong sesama, 'sungguh Allah akan menolong hamba-Nya yang selalu menolong orang lain.
Teliti sandang dan pangan kita, jangan sampai ada yang berasal dari harta yang haram. 
Perbanyak syukur dan istighfar 

Perbanyak sedekah.
Taubat nasuha, dan lain-lain.

Itu untuk menanggapi yang non muslim, ajak berdiskusi dengan baik, insyaallah..

ﺍﺩْﻉُ ﺇِﻟَﻰٰ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺭَﺑِّﻚَ ﺑِﺎﻟْﺤِﻜْﻤَﺔِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻮْﻋِﻆَﺔِ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺔِ ۖ ﻭَﺟَﺎﺩِﻟْﻬُﻢْ ﺑِﺎﻟَّﺘِﻲ ﻫِﻲَ ﺃَﺣْﺴَﻦُ ۚ ﺇِﻥَّ ﺭَﺑَّﻚَ ﻫُﻮَ ﺃَﻋْﻠَﻢُ ﺑِﻤَﻦْ ﺿَﻞَّ ﻋَﻦْ ﺳَﺒِﻴﻠِﻪِ ۖ ﻭَﻫُﻮَ ﺃَﻋْﻠَﻢُ ﺑِﺎﻟْﻤُﻬْﺘَﺪِﻳﻦَ
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk

■ Mungkin agak melenceng sedikit ustadz...
Fenomena syiah, ahmadiyah itu bagaimana ustadz? Andaikan sudah ada pemimpin islam apakah sikap yang harus diambil pemimpin islam pada kelompok-kelompok yang beda seperti ini?
Jawab:
Mereka bukan muslim, jadi andaipun pemerintahan islam berdiri maka perlakukan mereka sama seperti non muslim lainnya. Umat islam bisa bersatu kalo kita lebih mengedepankan kesamaan setiap kelompok, karena setiap kelompok insyaallah masih sama aqidahnya, jauhkan perbedaan yang membuat perpecahan, dan kalau masih ada yang tidak bisa disatukan, biarkan saja selama masih berdiri di atas dalil Al Qur'an dan sunnah.

Hanya kepada Allah lah kami menyembah, menyembah itu kan menjadikan Allah di atas segalanya ya pak. Tapi fenomena yang ada kadang kita mengaku islam tapi juga malah mengikuti ajaran agama lain....

■ Afwan ustadz, bagaimana seharusnya sikap kita saat orang-orang dekat kita (yang non islam) merayakan hari rayanya? karena sekitar saya masih cukup banyak yang non & saat hari raya islam beliau-beliau ini selalu datang ke rumah & mengucapkan selamat, sebaiknya sikap kita gimana ustadz, kadang agak kurang nyaman juga?
Jawab:
Ya itu memang marak terjadi bukan cuma diindonesia tapi selruh dunia, maka Allah berfirman:

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺩْﺧُﻠُﻮﺍ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴِّﻠْﻢِ ﻛَﺎﻓَّﺔً ﻭَﻻَ ﺗَﺘَّﺒِﻌُﻮﺍ ﺧُﻂُﻮَﺍﺕِ ﺍﻟﺸَّﻴْﻂَﺎﻥِ ۚ ﺇِﻧَّﻪُ ﻟَﻜُﻢْ ﻋَﺪُﻭٌّ ﻣُﺒِﻴﻦٌ
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

Belum semua orang yang beriman telah benar-benar berislam secara keseluruhan, tapi itu tetap tak mengeluarkannya dari Islam. Batas toleransi dalam beragama adalah lakum dinukum wa liya dien, bagimu agamamu dan bagiku agamaku, dalam hal ini semua perayaan yang bernuansa agama harus ada sekat dan pembatas antara kita dengan mereka.

■ Afwan ustadz, jadi sebaiknya saat beliau-beliau berhari raya kita menjauh saja atau bagaimana sebaiknya ust? karena pasti kalau tidak muncul juga ditanyakan?
Jawab:
Ya itu emang marak terjadi bukan cuma diindonesia tapi seluruh dunia, maka Allah berfirman:

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺩْﺧُﻠُﻮﺍ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴِّﻠْﻢِ ﻛَﺎﻓَّﺔً ﻭَﻻَ ﺗَﺘَّﺒِﻌُﻮﺍ ﺧُﻂُﻮَﺍﺕِ ﺍﻟﺸَّﻴْﻂَﺎﻥِ ۚ ﺇِﻧَّﻪُ ﻟَﻜُﻢْ ﻋَﺪُﻭٌّ ﻣُﺒِﻴﻦٌ
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu

■ Batas toleransi dalam beragama adalah lakum dinukum wa liya dien, bagimu agamamu dan bagiku agamaku, dalam hal ini semua perayaan yang bernuansa agama harus ada sekat dan pembatas antara kita dengan mereka.
Jawab:
Belum semua orang yang beriman telah benar-benar berislam secara keseluruhan, tapi itu tetap tak mengeluarkannya dari islam.. Sebaiknya dijelaskan dan beri pengertian saja (baiknya pas dia nanya) tidak perlu melarikan diri, tapi tentu dengan cara yang baik...

■ Ustadz saya mau bertanya.Kenapa manusia yang jarang beribadah kepada Allah SWT bahkan tidak pernah menjalankan perintah-Nya kehidupannya justru baik-baik aja sedangkan yang taat kepada Allah SWT kehidupannya kadang megalami kesulitan. Apa ini semua ujian? Sementara di atas dijelaskan pertolongan Allah itu merupakan hak setelah manusia menjalankan kewajibannya.
Jawab:
Tidak semua yang kita anggap baik itu baik, dan tidak semua yang menurut kita jelek juga jelek, tidak semua sisah itu menghinakan, banyak juga yang meninggikan, dan banyak juga kesenangan itu yang menenggelamkan dan menyengsarakan, firman Allah: 

ﻛُﺘِﺐَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢُ ﺍﻟْﻘِﺘَﺎﻝُ ﻭَﻫُﻮَ ﻛُﺮْﻩٌ ﻟَﻜُﻢْ ۖ ﻭَﻋَﺴَﻰٰ ﺃَﻥْ ﺗَﻜْﺮَﻫُﻮﺍ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻭَﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَﻜُﻢْ ۖ ﻭَﻋَﺴَﻰٰ ﺃَﻥْ ﺗُﺤِﺒُّﻮﺍ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻭَﻫُﻮَ ﺷَﺮٌّ ﻟَﻜُﻢْ ۗ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻭَﺃَﻧْﺘُﻢْ ﻻَ ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ
Di wajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

Tanggapan:
Ya betul ustad, karena pengetahuan manusia terbatas sementara pengetahuan Allah maha luas.

Tanggapan:
perang angkat senjata maksudnya ustadz? 

atau perang melawan hawa nafsu? 

■ Tanya ya Ust,,bagaimana cara agar kita selalu bertaqwa kpd alloh, sedangkan iman kita yang kadang naik kadang turun.
Jawab:
Dua-duanya kan tidak enak, perang angkat senjata tidak enak, perang hawa nafsu juga tidak enak, tapi terkadang yang tidak enak itulah yang terbaik untuk kita, untuk menggapai ke'enak'kan yang lebih enak.

■ Makna "selalu hidup berjamaah" apa hanya berlaku se-aqidah / tidak? Bagaimana menyikapi orang yang memutus silaturahim, ustadz?
Jawab:
Berlaku seaqidah dalam peribadatan, berlaku semua dalam kehidupan sehari-hari. Kalau ada yang memutus silaturahim sebaiknya kita sambung lagi, sebagaimana sabda Nabi saw : 

صل من قطعك و اعط من حرمك و اعف عمن ظلمك 
Sambunglah orang yang memutus (silaturahim) dnganmu, berilah orang yang menolak memberi kepadamu, dan maafkanlah orang yang sudah menzholimimu.

■ Ustad sering dalam Al Quran Alloh menyebut dengan kata "Kami". Suatu saat ada anak yang bertanya kenapa ya Alloh menggunakan kata kami padahal kan Allah itu Esa?
Jawab:
Kata kami untuk Allah dalam Al Qur'an digunakan untuk menunjukkan kebesaran Allah, karena dalam bahasa arab penggunaan bentuk jama' atau plural menunjukkan keagungan yang berkata.

■ Pak Ustadz, saya mengurangi hubungan istri dari abang suami saya hanya menghindari tuduhannya terhadap saya, jujur saya trauma. Apakah itu saya salah? Lagi pula tidak ada alasan untuk bersapa istilah saya sudah "mati rasa"
Jawab:
Tidak perlu alasan personal untuk berbuat baik, pepatah arab bilang, عامل الناس باخلاقك لا باخلاقهم bergaullah dengan orang lain dengan akhlakmu, bukan dengan akhlak mereka.
Kalau perlakuan orang lain buruk kepada kita, maka kita tak perlu mencontohnya dengan berbuat buruk juga kepada dia, karena kalau kita masih begitu berarti kita sama dengan dia.
Sebaik-baik kamu adalah orang yang memulai salam diantara kamu.

■ Ustadz, bukannya ada hadist mengatakan jika itu membawa madharat bagimu jauhilah, apakah ini boleh diterapkan dalam hal silaturahmi? terima kasih ustadz.
Jawab:
Silahturahim insyaallah membawa manfaat, tinggal temukan saja momentum yang paling tepat untuk memulainya.

TAMBAHAN PERTANYAAN HA 07 UMMI
RABU 09 JULI 2014
NOTULEN : BUNDA DEWI

§  Seperti yang tadi ustadz sampaikan bahwa kita harus mendahulukan kewajiban sebelum menuntuk hak kita kepada Allah.. salah satu dari kewajiban kita adalah membayar zakat ya ust..berkenaan dengan hal ini ada yg ingin saya tanyakan..yakni tentang zakat mal. Bagaimana ustadz.. kalo kita mempunyai tabungan yang sudah kita zakati terus tabungan itu apakah harus kita zakati lagi tahun ini ato bagaimana ustadz.. Jawab:
Ya, harus dikeluarkan setiap tahun..
Berdasarkan ayat inilah Abu Bakar r.a dan para sahabat lainnya memerangi orang-orang yang tidak mau membayar zakat pada masa pemerintahannya, padahal orang-orang itu telah memunaikan zakat mal nya pada masa Rosulullah saw..
 
§  Maaf ustadz saya dalam proses belajar soalnya banyak pendapat yang berbeda dari para ulama dan dari buku yang saya baca saya mendapati hadist yang bunyinya seperti ini; Dari ummu salamah ia berkata ; saya pernah memakai kalung emas. Kemudian saya bertanya ' Ya Rasuullah, apakah ini termasuk simpanan (yang terlarang )?" Maka jawab Beliau"Apa-apa yang sudah mencapai wajib zakat, lalu telah dizakati maka dia tidak termasuk (dinamakan) simpanan (yang terlarang)" (hasan: jami'us shagir no 5582, Ash-Shahihah no:559)
Bagaimana menurut ustadz? Karna ada berpendapat bahwa hanya harta tambahannya saja yang harus di zakati
Jawab:
Urutan penerima zakat


ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺍﻟﺼَّﺪَﻗَﺎﺕُ ﻟِﻠْﻔُﻘَﺮَﺍءِ ﻭَﺍﻟْﻤَﺴَﺎﻛِﻴﻦِ ﻭَﺍﻟْﻌَﺎﻣِﻠِﻴﻦَ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﻭَﺍﻟْﻤُﺆَﻟَّﻔَﺔِ ﻗُﻠُﻮﺑُﻬُﻢْ ﻭَﻓِﻲ ﺍﻟﺮِّﻗَﺎﺏِ ﻭَﺍﻟْﻐَﺎﺭِﻣِﻴﻦَ ﻭَﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﺑْﻦِ ﺍﻟﺴَّﺒِﻴﻞِ ۖ ﻓَﺮِﻳﻀَﺔً ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ۗ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠِﻴﻢٌ ﺣَﻜِﻴﻢٌ
Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana
Hadits diatas tidak shohih menyatakan, kalau yg sudah dissipate tahun ini tidak perlu lagi dikeluarkan zakatnya lg tahun depan..

§  Zakat penghasilan lebih utama di berikan kepada siapa ya ustadz? Orang kurang mampu yang dekat denga rumah kita atau lebih utama ke anak yatim?
Jawab:
Anak yatim secara personalnya ga masuk, karna banyak juga anak yatim yg kaya dapat warisan.. Kecuali kalo yatimnya dalam keadaan faqir atau miskin maka lebih diutamakan..
§  Ustadz tolong dijelaskan hidup dalam berjamaah yang seperti apa yang dimaksud?
Jawab:
Hidup berjamaah seharusnya lebih mengedepankan persamaan dibanding dan lebih bertoleransi dlam menyikapi perbedaan, sehingga dengan begitu kita bisa hidup dalam ukhuwwah yang benar-benar berdasarkan ikatan aqidah islam, bukan tersekat dalam kelompok-kelompok.

§  Sikap kita bagaimana jika ada beberapa orang yang terlalu fanatik dengan ormas?
Jawab:
Semua orang boleh berafiliasi dan fanatik dengan ormas apapun selama tidak menjadikan fanatisme itu setara dengan agama apalagi lebih tinggi, kalo ada yang lebih fanatik terhadap ormasnya dibanding agamanya maka haeus kita nasehati dengan kebenaran dan kesabaran.

§  Hal-hal sepele apa saja yang sering kita lakukan tapi tidak kita sadari bahwa itu termasuk dalam kategori menduakan Allah?
Jawab:
Banyak bu, misal, kalo ga ane bantuin ga lancar usahamu, dll

§  Di masyarakat kita ada kebiasaan sungkeman kepada orang tua ketika idul fitri.. apakah itu termasuk dalam kategori menyembah ato tidak ya ustadz?
Jawab:
Tidak.. Ini adat dan kebiasaan, dan selama itu baik (bagi saya menghormati ortu itu baik) tidak apa2 malah bisa bernilai ibadah (hormat ortunya).. Kecuali kalo memang niatnya menyembah ortu
Wah sepertinya tidak ada pertanyaan lagi. Jadi kita tutup saja kajian hari ini dengan kaffarotul majelis.

Doa Kafaratul Majelis

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga bermanfaat.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Ketik Materi yang anda cari !!