Home » , , » Ekonomi Syariah - Urgensi Figh Muamalah Kehidupan

Ekonomi Syariah - Urgensi Figh Muamalah Kehidupan

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Saturday, August 23, 2014

Kajian Online WA Hamba اللَّهِ SWT (HA 115 Nanda)

Hari / Tanggal  : 22 AGUSTUS 2014
Narasumber : Ustadz Asyari
Materi : Ekonomi Syariah - Urgensi Figh Muamalah Kehidupan
Editor : Ana Trienta
 
Islam yang menyatakan eksistensinya sebagai agama yang sempurna, adalah Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW. Kesempurnaannya ditandai dengan memiliki karakteristik khusus, hal ini disebabkan karena Rasulullah SAW adalah Khatamul Anbiya dalam arti bahwa setelah Nabi Muhammad tidak akan tidak akan pernah datang lagi syari’at yang baru. Oleh karena itu syari’at yang dibawa oleh Rasulullah harus mampu memberikan solusi yang bukan hanya umat di zamannya tetapi pada generasi umat berikutnya sampai hari kiamat tiba

Diantara hal terpenting nagi umat Islam adalah hal Figh Muamalah bahkan sebagian ulama memasukkan dalam kategori dharuriyat  dalam ajaran Islam. Dalam kitab Al-Mu’amalah fil Islam, Dr. Abdul Sattar Fathullah Sa’id mengatakan  “Di antara unsur dharurat (masalah paling penting) dalam masyarakat manusia adalah “Muamalah”, yang mengatur hukum antara individu dan masyarakat. Karena itu syariah ilahiyah datang untuk mengatur muamalah di antara manusia dalam rangka mewujudkan tujuan syariah dan menjelaskan hukumnya kepada mereka.

Menurut ulama Abdul Sattar di atas,  para ulama sepakat tentang mutlaknya ummat Islam memahami dan mengetahui hukum muamalah maliyah (ekonomi syariah)

قد أتفق العلماء على أن المعاملات نفسها ضرورة بشرية

Artinya: Ulama sepakat bahwa muamalat itu sendiri adalah masalah kemanusiaan yang maha penting - dharuriyah basyariyah

Hukumnya Fardhu ‘Ain
Syech Husein Shahhathah (Al-Ustaz Universitas Al-Azhar Cairo) dalam buku Al-Iltizam bi Dhawabith asy-Syar’iyah fil Muamalat Maliyah (2002) mengatakan, “Fiqh muamalah ekonomi, menduduki posisi yang sangat penting dalam Islam. Tidak ada manusia yang tidak terlibat dalam aktivitas muamalah, karena itu hukum mempelajarinya wajib ‘ain (fardhu) bagi setiap muslim. Bahkan  Khalifah Umar bin Khattab berkeliling pasar dan berkata :

لا يبع في سوقنا  الا من قد تفقه في الدين

Tidak boleh berjual-beli di pasar kita, kecuali orang yang benar-benar telah mengerti fiqh
 (muamalah) dalam agama Islam. (H.R.Tarmizi)

Berdasarkan ucapan Umar di atas, maka dapat dijabarkan lebih lanjut bahwa umat Islam :
  • Tidak boleh beraktivitas perbankan, kecuali faham fiqh muamalah
  • Tidak boleh beraktifitas asuransi, kecuali faham fiqh muamalah
  • Tidak boleh beraktifitas pasar modal, kecuali faham fiqh muamalah
  • Tidak boleh beraktifitas koperasi, kecuali faham fiqh muamalah
  • Tidak boleh beraktifitas pegadaian, kecuali faham fiqh muamalah
  • Tidak boleh beraktifitas reksadana, kecuali faham fiqh muamalah
  • Tidak boleh beraktifitas bisnis MLM, kecuali faham fiqh muamalah
  • Tidak boleh beraktifitas jual-beli, kecuali faham fiqh muamalah
  • Tidak boleh berbisnis apapun, kecuali  faham fiqh   muamalah

Dengan demikian Fiqh Muamalah Ekonomi, menduduki posisi yang penting dalam Islam. Hampir tidak ada manusia yang tidak terlibat dalam aktivitas muamalah, karena itu hukum mempelajarinya wajib ‘ain(fardhu) bagi setiap muslim  Kewajiban itu disebabkan setiap muslim tidak terlepas dari aktivitas ekonomi. Bahkan sebagian besar waktu yang dihabiskan seorang manusia adalah untuk kegiatan muamalah, al. mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan diri, keluarga, bahkan NegaraIbadah Mahdhah 5 x 10 menit = 50 menit
Muamalah (mencari nafkah/kerja)
Mulai jam 7 pagi sd jam 19.00 = 12 jam

Artinya seharusnya sorang Muslim porsi  perbandingan antara ibadah mahdhoh dengan ghoiru mahdhon 1 : 12

Ironisnya berangkat dari pemahaman yang di sebabkan dari porsi kajian islam berbanding terbalik. Materi terkait ibadah 12 sedangkan Muamalah hanya 1 saja. Hal inilah yang dampaknya pada pemahaman dan pengamalan dalam kehidupan. Lebih jauh Dampak dari hal tersebut adalah sebagai berikut :
  • Umat Islam tidak memahami fungsi uang, sehingga tanpa rasa berdosa mempraktekkan riba di bank, asuransi, pasar modal dan kredit-kredit lainnya
  • Umat Islam (bahkan tokoh agama) ikutan money game berkedok MLM, arisan berantai, Tabungan haji di Bank Riba
  • Umat Islam ikutan spekulasi mata uang 
  • Umat Islam ikutan spekulasi di pasar modal, margin trading, future trading
  • DPR/DPRD muslim tidak faham kebijakan fiskal Islam dalam menyusun APBD/APBN
  • Umat Islam kurang faham praktek mudharabah, musyarakah, ijarah, murabahah dan 42 jenis transaksi muamalah lainnya.
  • Umat Islam tidak faham 25 perbedaan bank Islam dengan bank konvensional, 6 perbedaan margin murabahah dengan bunga, 7 perbedaan bunga dan bagi hasil
  • Umat Islam memandang sama saja bank Islam dan bank konvensional, asuransi Islam dan konvensional,dll
  • Ekonomi Islam sama saja dengan ekonomi konvensional

Silahkan bila ada yang menanggapi atau bertanya
materi ini rencana bersambung


PERTANYAAN
  1. Ustadz banyak para para pedangang yang tidak mengerti ilmu fiqh. Bagaimana hukum daganganya ustad. Satu lagi yach ustad..bisnis MLM It haram/tidak?
  2. Ustad mau tanya.saya pernah baca artikel tentang MLM yang diboleh dan tidak dibolehkan dalam islam. Terus bagaimana kita bisa tau kalo mlm itu sesuai syari? Kan klo mlm sekarang kebanyakan harus cari downline supaya pendapatan bertambah. Contoh mlm yang syari apa ustad? Ustad bukannya ke link juga sistemnya harus rekrut downline?
  3. Assalamu'alaykum....afwan ustad izin  bertanya ,mohon dijabarkan  perbedaan ekonomi islam dan ekonomi konvensional?
  4. Bebas riba bagi syariah , @ bagi hasil . Nah bagaimana yang dinamamakan sistem bagi hasil yang sesuai syariah ??? Karena kan seiring berkembangnya ekonomi islam di indonesia banyak yang melebelkan syariah baik itu asuransi, bank, pegadaian dsb. Seperti hal nya Bank syariah masih di pertanyakan. Bahkan yang benar-benar telah diklasifikasikan syariah masih ada debu-debu riba. Bukankah manusia tidak akan terhindar dari debu - debu riba ??
JAWABAN
  1. Ya kalau memang belum belajar supaya tahu sehingga tidak menyimpang dari syariah. MLM sekarang sudah banyak yang sesuai syari. nanti ada bahasan khusus MLM. 
  2. MLM yg sdh ada fatwadsn lebih aman. diantara syarat nyaaqadnya jelasproduk halal real dan tidakada yabg ter dzalimi. ada ahad net.hpa.k link, herbal life. Selama tidak ada yang terdzalimi boleh.
  3. Bedanya: 1. sumber dan tujuan karena Allah sedang konvensional  budaya 2. bebas riba untuk syariah 3. ada keadilan 4. tuajuan mashlahan atau manfaat bagi umat dengan  adanya zakat. Bahwa belum sempurna adalah sebuah proses semoga ke depan sesuai syariah
  4. Bagi hasil atau sering di sebut mudzarabah sebuah sistem kerjasama antara pemodal dan pengelola dengan aqad bagi keuntungan di sepakati nisbahnya. termasuk di BCA syariah
  5. Saat memang untuk terhindar utuh berat setidaknya ada ikhtiar untuk nemulai dari yang kita bisa maka mulailah dengan ekonomi syatiah in sya Allah berkah

Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga bermanfaat

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT