Home » , , , » PERANGKAP SYETAN KEPADA KAUM WANITA

PERANGKAP SYETAN KEPADA KAUM WANITA

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Monday, August 25, 2014

Kajian Online WA Hamba  اللَّهِ  SWT (HA 03 ummi)

Hari / Tanggal : Senin, 25 Agustus 2014
Narasumber : Ustadz Wardhani
Perekap : attien (khadijah 1)
Notulen : Bunda Dewi
Editor : Ana Trienta

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


Pertama : Perangkap syetan pada wanita adalah kebiasaan menunda nunda shalat fardhu.

Perangkap syetan kepada kaum wanita banyak sekali, saya hanya bisa sampaikan sedikit, diantaranya: adalah menunda nunda mandi haid stelah bersih, misal sudah bersih sekitar jam 2 siang, karena kesibukan (wanita karier dll) dia baru mandi dan laksanakan shalat ashar saja. Padahal di waktu bersih sekitar jam 2 siang harusnya dia bisa tunaikan shalat dzuhur jika saat itu segera mandi wajib.

Ada juga yang suka menunda mandi junub sampe matahari terbit, setelah malamnya asyik masyuk ML dengan suami, sehingga subuhnya kesiangan. Ini semua karena suka menyepelekan dan menyia nyiakan. Bahkan masih banyak yang menunda shalat dengan alasan tanggung, pakaiannya kotor, kringet masih bau bawang, atau pakaiannya terkena kencing anaknya dan alasan alasan lain untuk menunda shalat.

Kedua : Berpakaian tapi telanjang 

Maksudnya ia berpakaian tertutup, tapi masih suka tampakkan kecantikan di luaran, baik dalam hal mode, bahan maupun tampilan warna dengan tujuan untuk menarik perhatian orang lain atau untuk dapatkan pujian kekaguman. Ketika dihadapan suami dan keluarganya (muhrim) tampilnya lusuh biasa saja, bahkan kadang dasternya yang sudah beberapa hari dipake lagi dipake lagi, giliran keluar rumah hanya ke warung saja, tampilannya modis dan wangi. ke arisan apalagi, bahkan ke majlis ta'lim saling berlomba pameran busana, sekaligus untuk banggakan diri.


Ketiga : Keluar rumah tanpa ijin suami dianggap biasa 

Toh keluar rumah bukan untuk suatu kedurhakaan, kaum wanita tidak sadar bahwa keluarnya ia dari rumah tanpa ijin suami adalah salah satu bentuk kedurhakaan.

Keempat: Berusaha menggugurkan kandungan atau tidak mau hamil 

Karena menghalangi kebebasan atau karier yang sedang dikejarnya. Atau alasan alasan lain yang mengada ada. Padahal nabi menyukai umatnya yang banyak anak, dan menganjurkan menikahi wanita yang baik yang memungkinkan banyak anaknya.

Kelima : Merendahkan dan Membantah Suami

Suka merendahkan suaminya atau membantah kepada suami dalam perkara yang kecil, bahkan perkara yang besar, tanpa disadarinya.
  
Keenam : Enggan Minta Maaf Pada Suami

Gengsi meminta maaf kepada suami, apalagi kalo merasa tidak ada yang salah dengan perilaku atau perkataannya, yang sebenarnya membuat suaminya tidak nyaman.

Ketujuh : Melupakan Allah

Lupa kepada Allah, maksudnya tidak suka berdzikir dan bersyukur. Ketika menanggalkan pakaian di dalam rumahnya tidak baca doa, ketika  mandi lupa berdoa, ketika berpakaian dan bercermin lupa berdoa, ketika ketika lakukan aktifitas yang lain pun seiung lupa berdoa.

Itulah beberapa poin talbis iblis (perangkap syetan) kepada kaum wanita.

TANYA JAWAB

Tanya : 
Ustadzah saya mau bertanya, apabila menunda kehamilan karena desakan dari orangtua yang melarang hamil lagi sampai anak pertama minimal sudah bersekolah. Bagaimanakah hukumnya yang demikian?
Jawab:
Menunda kehamilan, baik karena desakan orang tua atau hasil musyawarah dengan suami, dibolehkan. Yang penting jangan sampe kalo kecolongan hamil, terus digugurkan, kalo ini dilakukan berarti telah berbuat keji, termasuk dosa besar. Demikian, yang pertanyaannya mirip jgn tanya lagi ya?

Tanya : 
Ustadz mau bertanya. Jika ada perusahaan yg tidak membolehkan wanita berjilbab..apa yg harus dilakukan oleh perempuan tersebut?
Jawab:
Jika perusahaan melarang berjilbab, diskusikan dulu apa alasannya melarang berjilbab, kalo tidak jelas dan nuansa sara, minta advokasi kepada komnas HAM, dengan pengaduan bersama karyawati lainnya. Kalo tetap tidak cocok keluar saja, dengan memohon pertolongan Allah bangun usaha rumahan.

Tanya : 
Ustadz, jika kita selesai haidh dan masih menunggu jeda jika haidh keluar lagi apakah itu termasuk menunda mandi wajib? Karena kadang kita kaum perempuan ada yang setelah mandi ternyata ada darah yang keluar lagi.
Jawab:
Ibu lebih tau haidh ibu sudah selesai atau belom, kalo ada jeda segera saja mandi dan laksanakan shalat sesuai waktu terdekatnya misal merasa sudah bersih jam 5 sore, maka segera mandi dan laksanakan shalat ashar, setelah shalat pas mau wudhu untuk maghrib ternyata haidh masih keluar, ya berhenti berarti haidhnya belum bersih.

Tanya : 
Sampai sejauh mana hal hal yang kita harus minta ijin saat keluar rumah? Apakah setiap saat urusan yang mengharuskan keluar rumah kita juga harus ijin? Atau urusan yang tidak rutin saja
Jawab:
Minta ijin kepada suami, afdholnya sesuai syariat islam (dari nabi) adalah setiap keluar rumah untuk segala keperluan apa saja. Karena itu bagian dari kewajiban seorang istri. Tujuannya jika terjadi sesuatu, sudah ada ijin dari suami. Jika tidak ijin, maka suami akan tidak ridho jika dalam keluarnya tadi ada musibah atau terjadi fitnah yang lain.

Tanya : 
Ana mau bertanya ustad...
1. Keluar rumah tanpa ijin suami.
Jika setiap pagi saya belanja, suami seringnya masih tidur, mau membangunkannya kasian dan akhirnya setiap pagi saya keluar rumah tuk belanja ga pernah minta izin. Tapi suami tau jika saya pergi belanja. Apakah hal seperti itu saya salah tidak minta ijin dulu sama suami bu ustad...?
2. Tanpa saya sadari saya pernah atau mungkin sering merendahkan dan membantah suami. Suami yang ngasih tau kalo saya sudah merendahkan dia. Tapi saya pasti minta maaf ke suami kalo melakukan kesalahan/telah menyakitkan hati nya. Jika ada suatu pernyataan nya yang tidak benar pasti saya membantahnya. Pertanyaan nya apakah dosa nya bagi istri yang seperti itu (suka merendahkan dan membantah suami) ustad...?
Jawab:
1. Jawaban sama dengan diatas, sebaiknya ijin suami sekaligus untuk bangunkan suami agar tidak gampang kena penyakit malas dan cepat pikun.
2. Jangan biasakan merendahkan atau membantah suami, meskipun suami diam, tapi kalo suami tidak ridho, maka malaikat pencatat, tidak akan mencatat kebaikan dan shalat yang ibu kerjakan pada hari itu. Sebab ada type suami yang tidak mau ribut dengan istri dan lebih banyak diam. Kebiasaan buruk merendahkan suami lama kelamaan suami jadi minder, dan kurang gairah. Ada (banyak model suami yang takut/kalah sama istrinya) istri jangan malah bangga jika suaminya takut sama istri, sebab hal itu merupakan salah satu tanda istri yang durhaka.

Tanya :
Ustadz...saya sudah 4x operasi melahirkan dan oleh dokter saya tidak dibolehkan hamil lagi dan dianjurkan pake KB..gimana hukumnya ust
Jawab:
Sebaiknya nasehat dokter dijadikan referensi, karena dengan ilmunya dokter menberitahukan resiko yang mungkin bakal terjadi, mencegah madhorot yang lebih besar lebih penting diri pada mencari manfaat yang lebih sedikit.

Tanya : 
Apakah wajib mencium tangan suami saat suami mau pergi dan saat suami datang, dan saat kita mau pergi dan saat kita pulang...? Apakah ada hadis sahih nya...?
Jawab:
Tentang mencium tangan suami hal itu suatu akhlak keutamaan, tanda hormat dan sayang. Segala keutamaan jika dilakukan dgn penuh kesadaran dan mengharap ridho Allah akan diberi pahala dan dicatat sbg amal shaleh, meskipun bukan hal yg fardhu.

Tanya : 
Saya mau tanya ustd, apa boleh jika wanita KB krn ingin mjaga jarak antara anak pertama dg anak kdua agar terpenuhi kebutuhan baik asi, kasih sayang dll terutama masa golden age dan itupun dg dukungan dr suami? Lalu masalah keluar rumah tuk bekerja, misalnya krn mmg istri bekerja di salah satu instansi, maka setiap hari berangkat kerja, ternyata ditengah kesibukan bekerja, suami minta istri tuk pulang sdgkn ktika bekerja disalah satu instansi tidak boleh sembarangan izin jk keperluannya tdk terlalu mendesak atau terlalu sering absen dlm bekerja maka sang istri terkadang tidak bs memenuhi panggilan suami tuk pulang di tengah pekerjaannya. Apalagi tujuan istri bekerja jg dlm rangka pemenuhan kebutuhan keluarga. Apakah itu termasuk durhaka thd suami?
Sementara suami misalnya pengangguran
Jawab:
lihat jawaban-jawaban di atas
Khusus yang kerja di  instansi harus dengan persetujuan suami, karena hakekatnya kewajiban istri adalah manajer di rumah tangganya. Kewajiban suami yang cari nafkah. Kalo terpaksa istri tetap harus bekerja carilah solusi dan musyawarahkan baik baik. Sebab surganya seorang istri jaminannya adalah ridho suami.

PERTANYAAN DARI HA 4

Tanya Bunda Yanti
Kalau kita yang bekerja selesai haid jam 2 padahal baru pulang kerja jam 5 gimana mandi bersihnya? Dengan kondisi tersebut apakah ada permaklumannya dan bagaimana dengan ibadahnya?
Jawab
Tergantung kayakinan dan ketaatan kita kepada Allah, kalo kita taat dan yakin kepada Allah pasti bisa. Minta ijin sama atasan, kasih tau kalo harus ke kamar mandi agak lama shubungan dengan uzur dan kewijiban wanita, mandi secepatnya, laksanakan shalat secepatnya juga. Waktu saya masih jadi asisten di hrd & ga, hal tersebut sering terjadi pada karyawan wanita, dan kalo ada atasan atau supervisor yang mempermasalahkannya justru supervisor tersebut yang kami beri teguran. Semuanya tergantung pada kita. Nabi berwasiat siapa yang melakukan sesuatu yang mengutamakan ridho manusia dengan mengundang kemurkaan Allah, maka Allah memurkainya dan orang-orang yang tadinya ridho kepadanya suatu saat akan menjadi membencinya. Sebaliknya jika melakukan sesuatu yang mendatangkan ridho Allah meskipun mengundang ketidak ridhoan manusia, maka Allah akan meridhoinya dan menjadikan manusia yang sebelumnya membencinya, akan berbalik mencintainya (meridhoinya). Silahkan buktikan dengan penuh keyakinan dan pe de.

Tanya Bunda Siti
Kalo baru sempat mandi junub waktu ashar sedangkan kita suci dari waktu dhuhur,,untuk sholat dhuhur itu wajib di qodho kah?
Jawab
Sholat dzuhurnya boleh dijamak di waktu ashar. Mengkodo shalat tidak ada. Saya revisi jawabannya jika lupa baru safar bahwa waktu dzuhur sebenarnya sudah bersih tapi baru (sadar) ingat dan mandi haidnya waktu ashar, maka shalatnya dijamak, tapi kalo menyengaja menunda tidak boleh dan tidak apa qodho, jalan keluarnya tetap harus mandi ketika tau sudah bersih, tapi jika terpaksa atasan tidak ijinkan mandi d tempat kerja ada  pilihan darurat boleh tayamum.

Tanya MamaHanif
Kalo kita dirumah berpakaian biasa aja, tapi kalo keluar rumah dandan dan rapi Apakah termasuk berdosa sama suami?
Jawab
Karena kewajiban bersolek harusnya untuk suami dan keluarganya, bukan sebaliknya saat keluar rumah.

Tanya Bunda Peni
Nyambung pertanyaan bunda tri, ayah saya malah senang kalo ibu saya keluar rumah rapi (tapi tidak berlebihan *noted), apa suami ikut berdosakah ustadz?

Tanya Bunda Khoir
Bila seorang istri keluar pengajian fatayat ibu-ibu dengan pakaian rapi apakah istri berdosa juga pada suaminya ustadz
Jawab
Jawaban untuk bunda khoir sama dengan jawaban sebelumnya. Itu bagian dari talbis (tipu daya syetan). Apalagi jika ada terbersit rasa ujub, (pamer dan berbangga diri), setiap yang terperangkap tipu daya setan mendatangkan dosa

Tanya Bunda Rina
Ini pertanyaan tentang mandi tapi mandi wiladah(setelah melahirkan) hukumnya bagaimana, kapan pelaksanaannya,bagaimana kalo kondisi ibu belum memungkinkan misalnya setelah operasi sesar
Jawab
Sama dengan mandi haidh bu, jangan ditunda, bagian yang bekas bedah sesar di tutup perban yang tidak tembus air, atau boleh tayamum.

Jamuan (Al-Mā'idah):6 - "Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur."

Jawab saya untuk bu rina, halo bu rina, sudah nyambung dan paham belom dengan jawaban saya? Kalo belum paham saya perjelas, maksudnya sama dengan mandi haidh adalah kalo sudah berhenti pendarahannya jangan ditunda, apalagi lahir sesar kan beda dengan melahirkan normal? kalo tempat sesarnya khawatir kena air, selain bisa diperban agar luka jahitannya tidak basah, jika terpaksa bisa tayamum.

Sudah saya jawab semua kan? Kalo begitu kita akhiri ya. Mohon maaf yang sebesar besarnya kepada semua anggota grup atas ketidak nyamanannya nunggui jawaban dari saya, karena saya baru bisa jawab ba'da ashar, sehubungan musibah dengan mobil saya yang harus ke bengkel dan ternyata harus tetap nginap di bengkel (mobilnya lho..) semoga semuanya maklum dan terima kasih atas perhatiannya.

Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Semoga bermanfaat

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT