Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Syaksiyah Islamiyah (kepribadian yang islami)

Kajian Online WA Hamba  اللَّهِ  SWT (HA 09 Ummi)

Hari / Tanggal : Selasa, 25 Agustus 2014
Tema : Syaksiyah Islamiyah
Naarsumber : Ustadzah  Weni
Admin : Nurza
Ketua : Ummi Millah
Notulen : Fasikha M.
Editor : Ana Trienta

Assalamu a'laikum ukhti saya weni dari palembang mohon izin untuk share materi syaksiyah islamiyah yang ditugaskan admin

Syakhsiyah Islamiyah (kepribadian yang islami) tidak tumbuh seketika. Bagaikan bibit tanaman, ia perlu dipelihara dan ditumbuhkan secara bertahap berkesinambungan. Ia perlu dijaga dari hama yang bisa mematikan pertumbuhannya. Ia perlu disirami agar tetap segar dan terus tumbuh. Ia perlu dikenai sinar matahari agar senantiasa berkembang dengan normal. Bahkan suatu bibit tanaman perlu dipilihkan lahan yang subur yang bisa menjamin dirinya agar bisa terus tumbuh, berkuncup, berkembang dan berbuah.

Dalam diri manusia ada 3 potensi dasar yang harus dirawat secara seimbang agar syakhsiyah Islamiyah bersenyawa dalam diri manusia. Ketiga potensi itu adalah jasadiyah (jasmani), fikriyah (akal) dan maknawiyah (ruhani)

Diantara ketiga potensi itu, yang sering kali dilalaikan oleh kebanyakan manusia adalah potensi maknawiyah yang erat kaitannya dengan agama. Padahal maknawiyah yang sehat mampu menjadi pengendali gerak jasad dan penuntun fikiran manusia menuju kepuasan dan ketenangan batin yang hakiki.

Penguatan maknawiyah bisa diperoleh dalam forum-forum pengajian dan majelis taklim. Namun begitu, hampir semua majelis taklim tidak mengenal tangga-tangga tahapan untuk mencapai syakhsiyah Islamiyah. Bahkan faktanya para ustadz, kyai, penceramah dan mubaligh tidak terlalu ambil pusing dengan dampak dari isi ceramahnya terhadap para pendengarnya. Pokoknya nasehat agama sudah disampaikan. Titik. Adapun penerapannya dalam kehidupan sehari-hari diserahkan sepenuhnya pada semua hadirin. Makanya, jarang sekali ditemukan orang yang syakhsiyah Islamiyahnya tumbuh dan besar dari lingkungan majelis taklim ataupun pengajian umum.

Disinilah letaknya perbedaan output antara pengajian umum dan forum halaqoh. Di dalam forum halaqoh, karakter islami ditumbuhkan, dirawat dan dikembangkan secara bertahap dan berkesinambungan meliputi ketiga potensi manusia. Di halaqoh, selain diisi dengan tausiyah (nasehat) dan taujih (arahan) agama, tersedia juga latihan-latihan beramal yang berat-ringannya disesuaikan dengan kesiapan anggotanya. In sya Allah secara perlahan dan secara manusiawi, profil pribadi muslim akan terbangun setahap demi setahap.

Pada tahap awal, karakter yang ingin dibangun adalah tumbuhnya perangai islami yang asasi dalam diri seorang muslim. Pada saat yang sama ia harus berupaya terlepas dari belenggu kemusyrikan serta memutuskan hubungan dengan siapa saja yang memusuhi Islam. 

TANYA JAWAB

🙋Nurza: 
Bagaimana ustadzah kalau disekeliling kita non muslim. Dan untuk mengunjungi majlis aja susah, fikryah kita pasti akan menjalur disekeliling kita..

🙋Bunda Fia: 
Bagaimana agar ketiga potensi tersebut bisa dimiliki? Apa saja tahapannya yang bisa diaplikasikn dalam keseharian dalam linkungan yang kurang mendukung?

🙋Bunda Fasikha: 
Pertanyaanya hampir mirip dengan Bunda Fia. Bagaimana jika dalam mengaplikasikan perangai islam kendala atau tantangannya adalah lingkungan sekitar yang tidak mendukung, baik keluarga besar & lingkungan. Khususnya muslim yang tinggal di perkampungan kendala itu sangat banyak karena hidup di kampung masih sangat kental dengan aturan-aturan adat istiadat. Tak jarang pula orang-orang yang sholeh dari kalangan bawah banyak mendapatkan celaan/cibiran, yang katanya sok alim, tidak ngaca anak siapa dll...

Tanggapan Ustadzah Weni dari pertanyaan : 
Memang dakwah itu harus ada prinsip dasar komunikasi...i am okay you are okay
Pada prinsipnya orang yang menyampaikan dan yang menerima harus sama-sama oke. Kalo orang yang kita mau beri nasehat gak siap ya begitu. Kalo bisa kita jalin kedekatan dulu secara personal baru kita masukkan nilai-nilai yang ingin kita bagikan. Adat istiadat kalo tidak bertentangan syariat tidak masalah ukh. Kata rasulullah berbicaralah dengan bahasa kaum tersebut..jadi gunakan bahasa dan pilihan kata yang sesuai dg tgkt pemahaman org yg akan kita dakwahi.. Seiring perjalanan waktu..bahasa dakwah kita akan semakin baik..in syaAllah..

Nurza: 
Diatas udah disebutkan cara berdakwah asal" yang penting hadirin faham terkadang dakwah nya diluar yang gak perlu dibahas, apakah perlu menegur ustadnya?

Ummi Weni: 
Tergantung nurza kalo ustadnya termasuk yang bisa diberitau boleh-boleh saja tapi kalo ustad tradisional  gak terbiasa dia ditegur sama audiens.. 

Ya kalo dai dicibir orang itu memang sunatullah ya fasikha sayang..  disitulah nilai pahalanya. Tetap saja berdakwah. Sebenarnya lebih mudah berdakwah di kalangan muda dan anak-anak. Awali dengan ngajar ngaji anak-anak aja, baru nanti pelan-pelan ke orang tuanya. Jangan putus asa tetap semangat disitulah barokahnya daiyah 

Nurza: 
Disuruh berdakwah ilmu minim, disuruh menasehati yang lebih tua terkadang hati ini merasa tidak pantas

Ummi Weni: 
Iya nurza kadang kita masih suka terkendala begitu ya. Bisa jadi solusinya nurza carikan ustazd atau ustadzah yang memenuhi kriteria lalu nurza berikan clue apa yang perlu disampaikan oleh ustadzah tersebut.

🙋Bunda Delfi: 
Ustadzah bagaimana caranya kita mengajak khadimat supaya berperilaku islami, terutama dalam hal pakaian yang menutup aurat? Maksud saya dsini cara yang tepat agar ia tidak tersinggung.
Jawab
Kasih baju yang nutup aurat delfi. Belikan baju sama jilbab. Tapi utamanya panjangin dulu bajunya nanti pelan-pelan kalo keluar ajak pake jilbab, pelan-pelan aja, jangan instan ya.

🙋Bunda Lisa: 
Cara supaya orang terdekat kita nonmuslim bisa ikut agama kita bagaimana strateginya?Jawab
Barakallah lisa. Tidak ada orang yang bisa melakukannya tanpa izin Allah. Jadi yang utama lihat dulu orang tersebut ada keinginan untuk mencari tuhan yang benar tidak. Kalo ada berikan buku-buku yang menjelaskan tentang akidah, tentang tauhid. Kalo memang dia tertarik..ajak dia bertanya dan belajar kepada guru yang fahim. Agar pembelajarannya efektif dan benar..

🙋Nurza: 
Ustadzah biasanya kan dalam lingkungan kost itu jarang alias mungkin gak ada tentang majlis"..gimana caranya kita bisa mengajak mereka. Untuk mendirikan majlis dilingkungannya supaya ilmu keislamian tidak jauh dari kehidupannya
Jawab
Nurza ceritakan dulu asiknya bermajelis, ajak ikut majelis ditempat tertentu. nah kalo sudah tau baru ditawarin bikin majelis taklim yok dikos an kita .asik kan. Kadang juga orang lebih suka nasihat seperti teman ke teman, bukan resmi di majelis sayang. Liat kondisilah. Kalo sudah siap baru kita taklimkan.

🙋Bunda Millah: 
Secara garis besar isi materi tadi adalah forum halaqoh lebih baik dari majlis ta'lim. Bener ga ustadzah. Gimana kita bisa lihat & membedakan keduanya?
Jawab
Iya.. karena halaqoh pembahasannya lebih mendalam dan  berkesinambungan. Kalo taklim kan pesertanya ganti-ganti, kalo halaqoh tetap jadi perubahannya terlihat satu persatu

🙋Bunda Millah: 
Cara membedakannya gimana? ciri-cirinya maksudnya. Terus cara kita nyari gimana & dimana? Karena kebanyakan setahu saya cuma majlis ta'lim biasa, pengajian kampung gitu...
Jawab
Coba kalo mau cari halaqoh tanya sama admin ya nanti dicarikan

🙋Nurza: 
Ustadzah zaman sekarang model baju muslimah bermacam model apalagi soal hijab waaah pernak pernik juga tumbuh diarea kepala yang salah penjahitnya atau yang make?
Jawab
Model hijab tidak ada aturannya yang penting menutup aurat dan tidak tabarruj/ berlebihan. Mau nempel-nempel macem-macem boleh-boleh aja, asal jangan berlebihan.. ntar kayak topeng. Barakallahulakum

🙋Bunda Millah: 
Ustadzah kalo grup HA ni termasuk halaqoh apa majlis ta'lim? Memang apa saja kriteria forum halaqoh?
Jawab
Ini majelis taklim. Halaqoh dipimpin satu orang pembina, peserta tetap, kajian berlanjut .

Bunda Siti Rochani: 
Alhamdulillaah.. Saya sudah ikut halaqoh -+ 11 thn. Satu halaqoh ada 8 orang ummahat+1 murobbi. Manfaatnya banyak banget lho. Halaqoh saya ini pertemuannya seminggu sekali. Lumayan lho bunda-bunda. Nge cas pengetahuan agama. Rasanya kangeeeeen banget kalo ada udzur ga berangkat halaqoh. Dalam halaqoh saya selain ada materi yang disampaikn ustadzah, ada forum sharing, berbagi resep masakan,dll.

Kita tutup dengan istighfar dan doa kifaratul majelis
Subhanakallahumma wabihamdika asha dualla ila ha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika...
Mohon maaf atas khilaf dan salah