Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Ushulul Hadist

Kajian Online WA Hamba الله (HA 09, 10 Ummi)

Hari / Tanggal : Senin, 11 Agustus 2014
Narasumber : Ust. Ahmadi Usman
Tema : Ushulul Hadist
Admin : Nurza
Notulen: Ummi fasicha
 
Bismillahirrahmaanirrahim.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Al hamdu lillah wa syukru lillah alaa ni'matillahi laa haula walaa quwwata illa billah. Amma ba'du
 

Islam ada ajaran kebenaran, kedamaian,keselamatan dan penyerahan totalitas seluruh ibadah hidup dan mati untuk Allah. Mari kita saksikan seorang Ibrahim as beliau dijuluki musliman hanifaa, apakah hanya beliau menyandang penamaan tersebut, tidak setiap dari kita berhak namun langkah, proses serta perjuangan beliau perlu untuk dinapak tilasi sehingga menjadikan kita seorang muslim hanif, perhatikan:
  • Bagaimana beliau mencari Tuhannya degan penuh kesungguhan. 
  • Menghadapi ayah dan raja yang menentang keyakinannya. 
  • Menghadapi ujian pembakaran, penjara, pengusiran, perpisahan dengan anak dan menyembelihnya.
  • Mendirikan rumah Allah sekaligus melaksanakan manasik ibadah ditempat tersebut.
Kenapa beliau begitu kuat melewati semua perjuangan ini?
Karena beliau begitu yakin akan kekuasaan Allah tanpa ragu sedikitpun.
Karena beliau memiliki qalbun salim sebagaimana di jelaskan dalam surat asyuara dan ashaaffat 
Qalbun salim ada hati yang bersih, pasrah, manfaat dan sehat. Mari kita bangun qolbun salim dalam diri kita dengan cara memahami agama dengan kemurniannya, pikiran dengan kejernihannya, hati dengan keyakinannya serta sumber agama dengan keasliannya

Sumber kita beragama sedikitnya ada beberapa. Yang tertinggi adalah:
  1. ALQURAN 
  2. AL HADIST
Selanjutnya sebagai perangkat untuk memahami kedua sumber diatas adalah :
  • Qaulusshahabah ( perkataan dan pernyataan shahabat) 
  • Imja ( konsensus atau kesepakatan ulama) 
  • Qiyas ( menganalogikan dgn kondisi yg sama atau sepertinya).

Berbicara tentang Ushulul Hadits maka kita bicara tentang bagaimana pemahaman hadist, tapi lebih kepada pemahaman kaidah yang menentukan kualitas sebuah hadist baik terkait dgn perawi, matan dan sanadnya

Selama ini kita sering membaca hadist yg sudah di berikan kualitasnya, tapi terkadang tidak tahu bagaimana proses penghukuman tersebut.

Hadist secara garis besar terbagi tiga:
  1. SHAHIH 
  2. HASAN
  3. DHAIF
Apa yang menyebabkan hadist disebut shahih, hasan dan dhaif
Inilah pembahasan kita pagi ini.


Pertanyaan :

1. Bunda Fasikha:
> Muslim hanifah itu muslim yang bagaimana ustadz? dan apakah di jaman serba modern ini masih ada muslim hanifah & ciri-ciri muslim hanifah pada jaman sekarang seperti apa?
> Hadist Dhoif : apakah diperboleh mengambil rujukan pada hadist yang dhoif, jika sudah mencoba mencari hadist yang shohih & hasan tapi tidak mendapatkan rujukan?

> Ushulul makna dari kata ushulul sendiri apa ustad?

2. Bunda Siti Rokanah: 
Assalamu'alaikum Ustadz, ana mau bertanya apakah dasar yang dijadikan landasan untuk mengamalkan ibadah khususnya sunnah itu harus berdasar hadist shahih ? Mengingat dimasyarakat ada yg melakukan ibadah terkadang tidak ada dalil atau berdasarkan hadist dhoif? Jazakumullohu khoir .

3. Bunda Hera: 
Assalamualaikum pak ustad...afwan..ana boleh dijelasin pengertian shahih.hasan.dan dhaif menurut bahasa arab maupun b indonesia...trus...kalo boleh disertai contoh ya pak ustad...jazakillah


4.  Nita
Saya juga mau tanya, bagi orang awam seperti saya yang tidak hafal hadis maupun dalil gimana bisa melihat tu shoheh atw dhoif?


5. Bunda Hera: 
1 lagi pak ustad, urutan perawinya yang shahih urutan perawinya siapa aja...begitu juga urutan perawi hasan dan perawi dhaif. Jazakillah...


6. Bunda Hera:
Afwan pak ustad..nambah yaa... pengertian sanad.matan..skalian pak ustad...jazakumullah...afwan byk nanya...

7. Bunda Millah: Ustadz... Tingkatan manusia Qolbun mayit,qolbun maridh,qolbun salim. Bener g ustadz mohon penjelasannya&penjabarannya. Jazakumulloh


8. Bunda Millah: 
Apa saja yang harus kita lakukan agar tdk memiliki qolbun mayit
~ bagaimana agar kita terhindar dri qolbun maridh
~ apa saja kiat nya agar dpt menjadi qolbun salim.


9. Nurza HA: 
imam bukhori hidup di zaman siapa ustad


10. Bunda Nenin: 
Saya mau nanya, kalo ikut yasinan malam jum'at yg diadakan ibu2 di tempat sy itu hukumnya apa? Krn simpang siur, ada yg bilang bid'ah krn gk pernah dilakukan nabi, ada yg bilang justru itu kebiasaan nabi.. mohon penjelasannya ustadz.. jazakallah
11. Bunda Herawati:  
Mbak nurza kalo masih bisa nanya... boleh ga sih... kita berpendapat pribadi...hanya makai hadist bukhari muslim aja...yang lain takut makai ...boleh ga pa ustad punya keyakinan gitu...
Oya jazakumullah...jawaban" pertanyaan dari ana...jawabannya sangat memuaskan... jaxakumullah ilmu nya pak ustad..barakallah...



Jawaban : Ustadz Ahmad Usman Lc.


Bunda Fasikha: 
Muslim hanifa adalah muslim yang lurus dengan nilai ajaran Allah dan orang yang hatinya hanif juga terkait dengan orang yang hatinya salim, lihat keterangan tentang qalbun salim.

Qalbu salim adalah hati yg sehat, bersih, damai dan tenang
Untuk menjadikan hati salam ada beberapa pendapat ulama dalam kitab tafsir :
1. Hati harus terbebas dari kemusyrikan
2. Hati harus merasakan kesyukuran kpd Allah
3. Hati mampu merasakan kekuatan cinta Ilahy
4. Hati harus hidup semangat mencari ridho Allah
5. Hati harus terbebas dr berbagai penyakit iri, sombong,ujub dan suka melaknat makhluq Allah apalagi jika yg dilaknat orang sholeh atau sahabat nabi


> Hadist shohih adalah hadist yang sehat hadist yg memenuhi seluruh syarat sehingga hadist itu menjadi shohih.
Syarat hadist shohih :
  1. Tersambung sanadnya dr pertama hingga nabi saw 
  2. Perawinya memiliki sifat adil, berimbang dan bersih dari keburukan, bidah dan khurafat, juga berdusta
  3. Memiliki haflan yg sangat kuat, teruji dan jarang lupa
  4. Tidak memiliki cacat dalam sanad dan matan
  5. Tidak berbenturan dgn hadist yang lebih kuat secara isi dan riwayat.
> Sedangkan hadist hasan adalah hadist yang apabila ada satu kategori yg kualitas tidak seperti yg diatas, terutama dalam bidang hafalannya.
> Sedangkan hadist dhoif apabila ada beberapa syarat yang diatas tidak ditemui sesuai standar 2 atau lebih maka hadist tersebut menjadi dhoif.


Perhatikan hadist dhoif adalah hadist yang tidak sesuai standarisasinya, dan hadist dhoif terbagi menjadi beberapa bagian:
  • Ada yg dhoif karena sanadnya ( perjalanan hadist dari seseorang kepada orang lain ) yang buruk 
  • Ada yg Dhoif dari sisi matan ( konten atau isi dgn bahasa dan kalimat buruk)

Nah jikalau kita paham kita bisa mengkategorikan hadist dhoif menjadi tiga :
  • Dhoif biasa 
  • Dhoif syadid ( sangat parah)
  • Hadist Maudhu' ( Hadist palsu)
Untuk yan kedua dan ketiga ulama sepakat bahwa hadist seperti itu tidak bisa digunakan sebagai dalil apapun. Sedangkan yang pertama terjadi ikhtilaf:
ulama ada yg membolehkan selama ada kemungkinan hadist itu berhukum menjadi hasan, kapan hadist dhoif naik peringkat? Apabila hadist diriwayatkan dengan banyak jalan dan ada perawi lain yg menguatkannya.
Ada riwayat yg lain yg menjadi saksi akan kesesuaian konten tersebut nah riwayat ini disebut mutaaba'at dan sywaahid
 
> Ushul dari tiga huruf alif shaad dan lam yg berarti dasar,
Maa buniyaa alahi ghairuhu ( landasan dasar yg didirikan diatas yg lainnya)
Jadi ushulul hadist : ilmu yang berbicara tentang kaidah dasar hadist agar mampu menghukumi atau mengambil dalil darinya.
 

Bunda siti rokanah:  
ibadah kita harus berlandaskan alquran dan hadist, jika al quran semua pasti benar sdg hadist dilihat dari yang paling baik kemudian yg baik..lihat untuk hadist dhoif keterangan diatas.


Bunda hera: 
kitab yang diakui ulama tentang keshohihanya sesuai urutan
1. Imam Bukhori
2. Imam Muslim
3. Abu Daud
4. Ibn Majah
5. Nasa'i
6. Turmuzi
Ini disebut kutubussittah ada tambahan satu lg
7. Imam Ahmad Ibn Hambal.


Memang selain dari kedua imam diatas, banyak kelemahan tapi masih lebih banyak kebaikannya, dan sebenarnya hadist mereka teridentifiksi keshahihannya bgt jg yg dhaifnya
Imam bukhori dari 7 ribuan hadist yang dipertanyakan hanya 80 dan itu sdh dijelaskan imam bukhori di kitabnya. Begitu juga imam muslim dr 12 rb hadist dikitabnya hanya seratusan lebih sedikit.


Bunda Millah : 
manusia memiliki hati yang mati artinya secara fungsi, hati yg kehilangan rasa dan kepekaan, hati yg membekuatau berkarat disebut qoswah, hati yg seperti ini tidak mempan dgn indzar sekalipun sebagaimanavdlm surat al baqarah ayat 6 dan 73
Sedangkan hati yang sakit hati yg terkontaminasi virus kemaksiatan, yg menyebabkan hati mati :
  • melihat hal yang haram 
  • mendengar hal yang haram
  • memakan hal yang haram
  • berbicara hal yang kotor dan haram
  • pergaulan yang buruk
Cara menyehatkannya adalah:
  • Perbanyak istighfar 
  • Perbanyak dzikir dan doa
  • perbanyak membaca al quran
  • Jauhi seluruh yg membuat hati sakit 
  • Carilah pergulan dgn org shalih.

Nurza :  
Afwan maghrib dulu, Imam bukhori hidup di zaman tabiin.


Bunda Hera
Kenapa kualitas hadist imam Bukhori mengalahkan imam Muslim dan yg lainnya, karena imam Bukhori  ulama yg paling ketat untuk memenuhi 5 standar hadist shohih, contoh diantaranya: dalam pengambilan hadist ada yg disebut tersambungnya sanad (syarat pertama) imam bukhori bukan hanya mendengarnya tapi beliau menemui langsung, menginap bbrp hari dirumahnya, berulangkali bertanya apakah hapalannya kuat, melihat prilaku orang yg iambil hadist darinya, jika suatu saat berbohong baik kpd manusia atau binatang maka di pending, sampai ada dr riwayat lain yg menguatkannya dan banyak lg...sdgkan imam muslim cukup dgn hidup sezaman maka dianggap cukup, contoh jika beliau dgr ada orang yg meriwayatkan hadist dan beliau mendengar maka itu cuku untuk syarat pertama tadi. Karena ada beberapa ribu hadist yg sesuai dgn syarat Imam Bukhori dan Imam Muslim tapi tidak diriwayatkan beliau karena khawatir terjadi pengulangan dan gemuknya kitab mereka berdua, maka imam hakim mengumpulkannya dalam kitak yg berjudul al mustadrak.

TAMBAHAN PERTANYAAN HA 10 UMMI

1. Ustadz... sebagai orang awam, bagaima nakita memahami hadits itu shahih atau dhaif?
Jawab
> Pertama lihat dulu perawi nya
> Kedua lihat matan ( isi Hadistnya)
> Ketiga lihat siyaq ( bentuk ungkapan bahasanya)
> Keempat lihat korelasi dgn alquran dan akal

Memang agak sulit kecuali yang menguasai ilmu rijal ( sosok perawi) jarh watta'dil ( mengetahui prilaku perawi) ilmullughoh ( ilmu bahasa) dll. Jadi maaf kalau secara kasat sulit dibedakan dan itu butuh kajian komprehensif.


2. Iya sering sekali dipengajian umum suka mengatakan ini  dari hadist, tapi tidak mengatakan shohih,hsan atau dhoif, seperti hadist nisfu sya'ban, masyarakat umum suka sholat nisfu sya'bannya,itu kedu2kan hadistnya apa ya?
Jawab
Yang disebut sanad adalah perjalanan sebuah matan ( konten) hadist dari seseorang kepada yang lainnya melalui proses yang selektif hingga sampai kepada rasulullah
Contoh :
Jika ada hadist rasulullah dimulai dari abu hurairah dan diriwayatkan oleh imam bukhori, artinya hadist di keluarkan oleh imam bukhori yang melacak dari guru ke guru yang lain sampai mendapatkan betul bahwa itu diriwayatkan oleh Abu Hurairah dan dari Rasulullah...

Kenapa kualitas hadist imam Bukhori mengalahkan imam Muslim dan yg lainnya, karena imam Bukhori  ulama yang paling ketat untuk memenuhi 5 standar hadist shohih, contoh diantaranya: dalam pengambilan hadist ada yang disebut tersambungnya sanad (syarat pertama) imam bukhori bukan hanya mendengarnya tapi beliau menemui langsung, menginap beberapa hari dirumahnya, berulangkali bertanya apakah hapalannya kuat, melihat prilaku orang yang diambil hadist darinya, jika suatu saat berbohong baik kepada manusia atau binatang maka di pending, sampai ada dari riwayat lain yang menguatkannya dan banyak lagi sedangkan imam muslim cukup dengan hidup sezaman maka dianggap cukup, contoh jika beliau dengar ada orang yang meriwayatkan hadist dan beliau mendengar maka itu cukup untuk syarat pertama tadi

3. Hadist itu secara garis besar artinya apa pak? Masih sangkut paut dengan al-qur'ankah?
Jawabamh
Hadist secara bahasa sesuatu yang baru secara istilah seluruh yang dikaitkan nabi baik perkataan, perbuatan, keputusan dan sifat nabi semua itu disebut hadist.
Hadist memiliki kaitan dengan alquran :
1. Sebagai penjelas yang global
2. Penekanan dari alquran
3. Memaparkan bentuk dan macam yang tidak sebutkan dalam alquran
Dll...

TAMBAHAN PERTANYAAN HA 106 NANDA
12 AGUSTUS 2014

1. Pak bagaimana kita bisa membedakan hadist sohih dan dhoif?
Jawab
Untuk membedakan hadist shohih dan dhoif banyak cara diantaranya:
Pertama lihat dulu perawi nya. Kedua lihat matan ( isi Hadistnya). Ketiga lihat siyaq ( bentuk ungkapan bahasanya). Keempat lihat korelasi dgn alquran dan akal
Memang agak sulit kecuali yg menguasai ilmu rijal ( sosok perawi) jarh watta'dil ( mengetahui prilaku perawi) ilmullughoh ( ilmu bahasa) dll. Jadi maaf kalau secara kasat sulit dibedakan dan itu butuh kajian komprehensif


2. Ustadz mau tanya, kenapa hadist yang dhoif, lemah maupun palsu, sanadnya tidak shahih, masih diedarkan? Kenapa tidak edarkan saja yang shahih agar ummat yang awam juga tidak salah mengunakan hadist-hadist sebagai amalan jika itu dhoif, lemah maupun palsu ustadz?
Jawab
Hadis yang jelas dhoif itu dilarang di edarkan apalagi hadist palsu bahkan itu menjadi dosa besar, namun ada beberapa hal yang melatarbelakangi kenapa hadist dhoif tetap beredar, diantaranya:
1. Karena ketidak tahuan status hadist tersebut
2. Karena faktor panatik buta terhadap sebuah perbuatan
3. Karena faktor politik bagi yang ingin memenangkan kelompoknya
4. Karena ingin mendapat harta dengan menjualnya
5. Karena ingin menyenangkn orang lain dgn landasan itu
6. Karena ingin menasehati namun pengetahuan terbatas

Sebenarnya hadist dhoif boleh disampaikan apabila menjeldkan bahwa hadist tersebut dhoif sehingga upayakan untuk berhati-hati bukan justru dipakai untuk dalil..


3. Ustadz..apakah hadist itu hanya ada di zaman nabi Muhammad SAW?
Jawab
Hadist setiap perkataan, perbuatan, sifat dan keputusan nabi..jadi hadist itu ada rekaman jejak hidup nabi, adapun periwayatn setelah wafatnta beliau disampaikan dari mulut ke mulut hingga ketelinga kita hingga saat ini.

Jika tidak ada yang bertanya lagi saya serahkan ke admin.

Doa Kafaratul Majelis :


سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك 

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika 
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”.                  
            ​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ