Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

AQIDAH - MAKNA AQIDAH

Ummi 1-16

Hari, tanggal : Rabu, 27 agustus 2014

Materi : AQIDAH

Narasumber : Ustadzah Endria

 A Q I D A H

السلام عليكم ورحمة الله و بركاته.
  
Alhamdulillah wa syukurillah pada kesempatan siang yang penuh berkah ini kita kembali bisa berkumpul dalam Majelis Ilmu via on line ini.

Materi pertama yang ingin saya angkat adalah tentang AQIDAH.

PENGERTIAN AQIDAH

Urusan Aqidah didalam Islam  harus menjadi perhatian utama dan pertama serta melekat sepanjang hidup seorang Muslimah.

Karena Aqidah yang lurus merupakan kunci seseorang bisa selamat dan sejahtera hidupnya baik di dunia dan di akhirat.

Aqidah yang lurus merupakan sumber solusi utama bagi manusia untuk bebas terlepas dari problematika hidup yang dihadapinya

 Setiap Muslimah tidak terlepas dari suatu masalah hidup.   
Tabiat masalah/problematika hidup biasanya memiliki tenggang waktu  tertentu. Dia akan berlalu dan berganti dengan masalah yang lain. Demikanlah yang terjadi pada setiap manusia sepanjang hidupnya.
Bahkan ketika seseorang telah menemui ajalnya, maka tidak berarti pula dia terhenti dari masalah. Karena justru kematian adalah gerbang memasuki kehidupan yang penuh pertanggunjawaban atas segala prilakunya semasa di dunia.
Sejak kematiannya, manusia sudah mulai menerima konsekwensi atas segala amalnya ketika berada di dunia.

 Kembali pada pembicaraan tentang Aqidah sebagai sumber utama terangkatnya masalah manusia.

Pertama, fahami benar apa sih  Aqidah Islam itu ?

Aqidah Islam adalah dasar-dasar pokok kepercayaan seorang Muslim yang berdasarkan pada sumber ajaran Islam yang shohih yakni Al Qur'an dan Hadist.
Dasar-dasar tersebut dinyatakan bahwa :
"setiap muslim wajib berpegang teguh kepadanya sebagai sumber keyakinan hati yang mengikat."

Selain itu, Aqidah Islam merupakan suatu ikatan tali batin yang berupa janji orang yang beriman kepada Allah SWT untuk menaati semua perintah dan menjauhi laranganNya.

PILAR-PILAR AQIDAH

Pilar-pilar Aqidah Islam adalah terdapat pada Rukun Iman :
1. Iman Allah.
2. Iman kepada para Malaikat
3. Iman kepada Kitab-kitab Allah.
4. Iman kepada para Rasul.
5. Iman kepada Hari Akhir.
6. Iman kepada Qodho dan Qodar.

 Dengan berpegang teguh pada akidah Islam, maka hati akan menjadi tenteram dari kebimbangan salam hidup. Dan problematika dalam kehidupannya menjadi suatu hal yang dengan tepat disikapinya, sehingga gejolak kesedihan atas kesulitan hati tidak mempengaruhi ketaatannya pada urusan ibadah kepada Allah ta'alaa.

Aqidah Islam juga merupakan jalur hubungan yang langsung bisa mendekatkan hubungan antara manusia dengan Allah subhanahu wata'alaa. 
Dan jika hubungan antara manusia dengan Tuhan pencipta alam semesta, Allahu ta'alaa sudah terjalin maka apa saja yang menjadi problema hidup seorang hamba akan Dia urus dan selesaikan dengan caraNya.

PENERAPAN AQIDAH YANG BENAR

Setelah kita memahami betapa urgent nya kita memahami Aqidah Islam dengan baik dan benar, maka langkah selanjutnya kita perlu "mengevaluasi diri kita, apakah Aqidah Islam kita sudah benar?"

Hal ini harus dilakukan segera oleh setiap Muslimah, agar kita tidak berlarut2 pada pemahaman dan penerapan yang salah tentang Aqidah Islam kita.

 Jika Aqidah kita benar, maka jaminan atas pertolongan Allah terhadap segala urusan kita akan turun.
Sedangkan jika Aqidah kita tidak benar, maka jauhlah kita dari harapan segala problematika hidup ini terangkat dan terselesaikan.

Bangunlah paradigma besar dan kokoh dalam pikiran kita, bahwa Bagi Allah menciptakan Langit , Bumi dan isinya adalah sangat mudah. Apalagi jika hanya sekedar menyelesaikan urusan masalah hidup kita ???

Oleh karena itu, mari kita semua segera meluruskan kembali Aqidah kita. Jangan biarkan Aqidah kita tidak terarah bahkan jika masih ada yang bercampur dengan Aqidah yang rusak dan tidak sejalan dengan Aqidah Islam yang murni yang shohih sebagaimana yg dibawa oleh ajaran Rasulullah saw.

 Adapun prilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Aqidah Islam, yaitu antara lain :

1. Beribadah kepada Allah SWT dengan hati yang ikhlas tanpa perasaan terpaksa dan terbebani.

2. Berusaha dengan sungguh-sungguh sepenuh hati untuk memurnikan niat dalam beribadah kepada Allah SWT.

3. Berusaha menghindarkan diri dari segala bentuk kesesatan, baik dalam beribadah maupun perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.

4. Berusaha untuk meningkatkan ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT dalam bentuk berbakti kepada kedua orang tua dan berbuat baik kepada sesama manusia.

5. Tidak mempercayai adanya makhluk gaib yang dapat mempengaruhi nasib manusia karena hal itu merupakan termasuk syirik.

 Khusus untuk Syirik, insyaAllah nanti akan kami ajukan pembahasan tersendiri setelah materi ini.

Karena Syirik adalah suatu dosa yang terbesar didalam Aqidah Islamiyah.
Bahkan Syirik ini jika tidak segera dilakukan pertaubatan nashuha semasa hidup pelakunya, maka tidak akan memasukan diri ke Syurga.
Tepatnya keberadaan para pelaku Syirik ( Musyrikin ) adalah akan berada di dalam neraka selama-lamanya, kecuali orang2 yang sudah bertaubat kepada Allah SWT.

Fenomena kemusyrikan sangat beragam dan bisa jadi sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Atau tanpa tersadari kita juga pernah melakukan perbuatan Syirik, na'udzhu billaahi mindzalik, aaamiin.

Oleh karena itu, ukhtifillah jama'ah HA rahimakumullah, mari kita segera tingkatkan semangat untuk menuntut ilmu Agama, agar kita bisa segera berbenah sebelum ajal kita tiba.

 Perbaiki diri terus menerus.
Bersihkan kemusyrikan yang masih tersisa.
Kenali hal2 apa saja yang bisa mengotori Aqidah kita.
Dan segera bertaubat serta mengejar dengan amal2 sholih yang bisa mengantarkan kita pada hidayah dan tingkat ketaqwaan yang mantab.

HASIL DARI AQIDAH YANG BAIK

Sehingga apa yang kita rindukan yakni :

1. Masalah hidup terselasaikan dari diangkat oleh Allah.

2. Memperoleh ketenteraman dan kebahagiaan hidup yang hakiki karena mempunyai hubungan batin yang dekat dengan Allah subhanahu wa ta'alaa.

Demikian kajian ilmu kita malam ini bunda ..
Semoga apa yang sedikit dari saya yang dhaif ini ada yanh bisa mengambil pelajaran dan manfaat.

Billaahi taufiq wal hidayah
Wassalam wrwb.

Endria

DISKUSI

1.
Tanya : Kalau ada orangtua yg tidak menjalankan kewajiban shalat fardu & percaya thd ''orang pintar''. Apa yg harus kita lakukan sbg anak? Apakah kita turut berdosa jika mendiamkan saja?

Jawab :
Anak tidak berdosa setelah berusaha sekuat tenaga dengan cara yang ma'ruf memperingatkan orang tuanya untuk kembali beraqidah Tauhid. Sebagaimana riwayat kehidupan Nabi Allah, Ibrahim 'alaihissalam.

Tetapi jika anak tidak merusaha mendakwahi dan meluruskan orang tuanya yang masih Musyrik maka dia berdosa. Karena perintah Allah ta'alaa dalam Al Qur'an agar kita menyelamatkan diri kita dan keluarga kita dari siksa api neraka.

Anak selain mendakwahi juga jangan berhenti-henti berdoa kepada Allah agar orang tuanya diberi hidayah yang lurus.

Waallahu a'laam bishowwab.

2.
Tanya : Tadi disebutkan harus berpegang teguh pd aqidah islam maka hati jadi tentram..kl kondisi dibalik..bila hati selalu gelisah apakah menjadi indikasi aqidah kita blm lurus ustadz?

Jawab :

Bisa jadi. Karena hakekat suatu kebenaran yang haq itu diantaranya membuahkan sakinah ( ketentraman hati ). Karena Allah dalam keadaan ridho kepadanya. Sehingga rahmat dan kasih sayang serta penjagaan dan perlindungan selalu menyertai dirinya. Jika fia punya masalah maka Allah tidak akan tinggal diam... Dia pasti mendampingi dan pada saat yang tepat akan menolongnya terangkat dari segala kesulitan dan kegelisahannya. Karena pada hakekatnya kegelisahan itu suatu yang bisa datang kepada seorang yg sholih sebagai cara Allah mencintainya... Agar dia segera semakin mendekat kepada Allah dan Allah semakin ridho kepadanya.

Akan tetapi kebalikan bagi orang yang memiliki aqidah yang tidak lurus, atau dia pelaku dosa. Maka hidupnya tidak aksn pernah tenang .. Na'udzubillahi mindzalik.
Mengapa ?
Karena bisa jadi dia diberi kesempatan hidup oleh Allah , menghirup oksigen dan bahkan meraup rizki harta yang berlimpah... Tetapi jika dia pelaku syirik atau pendosa, maka semua itu hanyalah karena sifat Rahmaan Nya Allah subhanahu wa ta'alaa...
Sedangkan dia tidak mendapatkan Rahiim Nya Allahu ta'alaa.. Yakni kasih sayang dan ridhoNya.

Sehingga hatinya akan dibiarkan terombang ambing dalam kegelisahan tanpa henti... Harta berlimpahpun tidak jua membuat hidupnya tenang ... Mengapa ? Tidak mengandung keberkahan didalamnya.
Waallahu a'laam bishowwab.

3.
Tanya : Gimana cara kita agar bs beribadah dg ikhlas tampa perasaan terpaksa

Jawab :

Mari kita perhatikan, apa saja kiranya yang harus ada dalam setiap kita melaksanakan ibadah kepada Allah ?

Pertama :
Ibadah kpd Allah itu harus atas dasar CINTA .
Karena kita cinta kepada Allah maka kita melakukan ini dan itu apaaa saja yg diperintahkanNya kita laksanakan dengan hati ihlas dengan hati ridho tanpa paksaan dan penuh kekhusyukan dalam melaksanakannya. Karena kita pasti ingin yg kita cintai , Allah ta'alaa puas , senang melihat apa yang kita lakukan untukNya. Sehingga Dia berkenan menerima ibadah kita dan ridho kepada kita.

Kedua :
Khauf artinya takut... Jika didalam ibadah itu dilaksanakan atas dasar cinta dan takut akan siksanya maka insyaAllah usaha untuk menyempurnakan pasti lebih baik daripada jika dia tidak punya rasa takut, takut kepada siksa Allah sebgaimana yg telah dikabarkan melalui al Qur'an dan al Hadist.

Ketiga :
Roja' artinya harap. Jika kita melaksanakan ibadah karena rasa ingin sekali mendapatkan janji2 Allah yg maha menenuhi janji sebagaimana yg dikabarkan melalui Al Qur'an dan Hadist, maka kita pasti akan lebih bahagia , dan semangat.

Naaah jika kita inginkan ibadah kita DITRIMA oleh Allah ta'alaa ... Maka 3 alasan dasar tersebut diatas harus ada ..

Bagaimana jika selama ini tidak spt itu ?
Yaa tinggal berusaha memperbaiki kekurangan .. Dengan latihan dan latihan terus ... Ok

4.
Tanya : Sy mau nanya bagaimana cara membersihkan kemusyrikan biar bisa benar" bersih?

Jwb :

Dengan menimba ilmu.. Khususnya pelajari ilmu Tauhid.
Ilmu Tauhid adalah ilmu yang mempelajari tentang Ke Esa an Allah subhanahu wa ta'alaa.

Jadi perlu kita hafami bahwa inti dari ajaran semua agama Allah dari sejak nabi Adam, 'alaihissalam sampai nabi Muhamad sholallahu 'alaihi wassalam semua yg diajarkan adalah tentang ajaran Tauhidillah - meng esa kan Allah.

Setelah dilakukan proses pemahaman ilmu tauhid maka mulai pelajari pula amal2 sholih penghapus dosa dan penguat iman. Seperti banyak berdzikir .. Laa illaaha illaAllah dsb.
Lakukan Muhasabah diri. Apakah kita siap mati sedangkan masih ada kemusyrikan didlm diri kita. Oleh karena itu segera bersihkan. Dengan taubat dan mengejar amal2 sholeh.
Selain diatas . Bergaulah dengan orang2 atau teman2 yg sholih yang lurus aqidahnya ... Yg rajin mengingatkan dalam taqwa dan kesabaran.

Waallahu a'laam bishowwab

5.
Tanya : Ustdz bagaimana tata cara yg sesuai dgn sunnah rosul ketika kita kekuburan saudara spti pd saat lebaran yg byk masykat b'bondong2 kekuburan,apakah diperbolehkan mbca surat yasin d smisalnya,,

Jawab :
Suatu bentuk tradisi sbgm yg dijalankan kebanyakan masyarakat kita ketika merayakan iedul fitri ziaroh ke kuburan adalah salah 1 dari banyak hal yg tidak dicontohkan oleh Rasulullah.
Bisa dikatakan hal tersebut telah mengada-adakan sesuatu hal ( ritual yg dianggap ibadah ). Hal seperti ini disebut bid'ah , maka amal spt ini bukan merupakan ibadah. Karena tidak ditrima oleh syari'at Agama.

Waallahu a'laam bishowwab

6.
Tanya : Misal kita memiliki pasangan yg kurang dlm beribadah, apakah kita wajib utk selalu mengingatkan? misal utk sholat kalau tdk diingatkan tdk sholat sedangkan kalau diingatkn blm tentu sekali diingatkan langsung berangkat

Jawab :

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa perintah Allah kpd kita adalah agar kita menyelamatkan tidak hanya diri kita . Tapi juga keluarga kita , ya termasuk yg inti itukan suami, anak, orang tua, sdr kandung, paman, dst. Semua harus kita dakwahi agar taat kepada Allah subhanahu wa ta'alaa.

Peringatkan bahwa SHOLAT itu adalah tiang Agama maksudnya apa ? Orang bisa saja ngaku islam. Wlpn dia baik , rupawan ataupun kaya , jika tidak sholat maka tempatnya kelak di Neraka. Karena SHOLAT merupakan pembeda orang Islam dan orang Kafir.

Dakwahi suami dan doakan ... IsyaAllah doa yg tulus ihlas dan istiqomah akan membuahkan kabar gembira.
Waallahu a'laam.

7.
Tanya : Ustadzah... Terkdg kita ibadah membutuhkan motivasi dr luar, misalnya saja program odoj, ini agar kita bs tilawah sejuz sehari. Jk tdk mgkn tilawah kita ga sampe sejuz. Apakah dgn hal ini kita termasuk tdk ikhlas dlm beribadah?

Jawab :
Upaya seperti itu adalah termasuk bagian dari riadhoh , latihan .
Kita dulu waktu kecil juga puasa Ramadhan atau Sholat Tarawih bisa jadi juga karena dituntut sekolah karena harus mengumpulkan lembar mutaba'ah yaa ?

Naaah kalo ditanya ihlas atau tidaknya ya hanya dirinya dan Allah saja yang tahu .. Bahkan Malaikat pun tidak tahu keihlasan seseorang.
Yang penting ketika kita melakukan ibadah apapun harus atas dasar Cinta, Harap dan Takut tadiii .. Semua merujuk fokus untuk Allah.

Naaaah kalo untuk laporan tilawah gimana ?
Pada zaman Rasululla saw , beliau sering menanyakan para Sahabat beliau, ra.hum tentang siapa hari ini yang sudah ini sudah ituuu .. Padahal mereka Para Sahabat , yg sangat dekat dengan Rasul saw. Nah untuk apa kira2 .. Yang untuk riyadhah atsu latihan tadi sayang .. Faham ya ..
Waallahu a'laam

8.
Tanya : Adakah tanda2 yg nampak dr muslim yg sudah benar aqidahnya ?

Jawab :
Ada !!!
Yakni mereka yang selalu bersegera melaksanakan / taat kepada Al Qur'an dan Hadist.

9.
Tanya : kalau krn ketidak tahuan kita kita berobat kepada kyai ternyata bacaannya tidak sesuai dg ajaran Islam, hukum apa yg terkena kepd kita dan bagaimana mengetahui bhw kyai / ustadz itu sudah sesuai dg ajaran islam ?

Jawab :

Dalam Islam jika memang tidak tahu yang semoga Allah mengampuni.
Untuk mengetahui kyai nya aqidahnya lurus atau tidak ya harus duamati benar2 .... Apakah cara2 dia dalam mensyi'arkan Agama Islam sudah sesuai dengan Syari'at Islam apa tidak.
Kemudian juga perhatikan kesholihan pak kyai tadi... Mau dipanggil pak kyai atau apa jika amal sholihnya sedikit.. Mgkn dimata Allah lebih terhormat orang biasa yang tidak dikenal banyak orang tetapi aqidahnya lurus, amal sholihnya istiqomah dan menjaga diri dari perbuatan maksiat.
Waallahu a'laam bishowwab

10.
Tanya :
Apakah benar pernyataan yang mengatakan kalo hidup kita masih selalu mendapatkan masalaaaaah aja...maka aqidah islamnya atw pemahaman tentang menjalani ibadahnya masih belum benar...
Jzk

Jawab :

Pernyataan tsb jika dicermati hanya kurang tepat saja penempatannya .

Karena dalam aqidah islam yang benar adalah bahwa setiap hamba yang beriman itu oleh Allah belum ditrima kesaksian atau janji keimanannya sebelum dia diuji oleh Allah dengan suatu ujian, bisa berupa ujian anak, istri, harta, kedudukan, kekayaan yg berlimpah ataupun kemiskinan, rasa cemas atau sakit dlsb.
Jika si hamba tsb dalam ujian2 nya dia tetap istiqomah kpd Allah dalam menyembah, beribadah dan nemohon pertolongannya , maka bisa jadi dia lulus ujiannya dan keimanannya ditrimaNya.

Tetapi jika dia kufur dengan ujian kenikmatan yang dia trima dari Allah tidak menambah ketaatanya dalam beribadah maka yang dihadirkan Allah adalah masalah tapi yg sifatnya adzab / hukuman.
Waallahu a'laam bishowwab

11.
Tanya : Ustadzah, klo tanpa kita sadari pernah melakukan perbuatan syirik, pasti kita kan gak bertobat krn merasa tidak berdosa
Pertanyaan saya....bagaimana caranya kita melakukan taubat nasuha yg tanpa kita sadari itu....

Jawab :

1. Banyak istighfar dan baca doa :
"Allahumma inaa na'udzubika min annusyrika bika syai'an na'lamuh wa nasghtaghfirukaa limaa laa na'lamuh."

2. Berjanji tidak mengulangi dan berusaha menjauhinya.

3. Menuntut Ilmu agama yg benar aqidah nara sumbernya.

4. Perbanyak melakukan amal2 sholih untuk menutup kesalan dan dosa2 yg lalu.

12.
Tanya :
hal2 apa dan siapa2 aja yg masih dipertanggung jawabkan selepas kita meninggal?
Betulkan apabila Suami meninggal, lalu Istri msi dlm masa Iddah berbuat dosa, dosa nya akan di tanggung Suami juga?
Demikian juga kah dg anak perempuan?

Jawab :

Jika suami istri salah 1 diantara keduanya meninggal dunia maka secara otomatis mereka bercerai. Jadi dosa si janda ini yg menanggung ya dirinya sendiri bukan mantan suaminya yg sudah meninggal itu.

13.
Tanya : Ustdzah.... Kalo kita ngantar/nemenin org yg berobat ke seorang yg dianggap serba tahu apa ikut berdosakah? Nemenin karena penasaran sama org pintar tsb dan ternyata menurut sy org tsb masih percaya sama kekuatan yg lain

Jawab :

Ada kesalahan double disana. Yakni :

Pertama :
Dia niat mengantar teman dalam zona subhat , datang ke dukun/para normal/orang pintar. Kesalahannya karena telah berta'awun, tolong menolong dalam maksiat. Ini dilarang alias haram.

Kedua :
Sikap rasa penasaran kepada si "orang pintar itu tadiii... " untuk apa kita melakukan hal yang sia-sia. Apalagi yang jatuhnya subhat. Harus dijauhi.

3. Hadist nya sudah jelas jika kita mendatangi dukun itu haram , ibadahnya tidak ditrima Allah selama 40 hari baik dia percaya terhadap omongan si dukun itu atau tidak.

Waallahu a'laam bishowwab

14.
Tanya : Sy mau tanya ustadzah...gimana cont,ke syirikkan yg mungkin dekat dengan kehidupan kita sehari hari sbg seorang muslimah,istri dn ibu

Jawab :

1. Mencintai anak atau suami atau harta benda yang dimiliki lebih dari cintanya kepada Allah.
Baca QS. at Taubah : 24

2. Menentukan hari2 tertentu untuk menetapkan waktu pernikahan anak.

3. Mempercayai kejadian terkait dgn bintang atau barang yg ada disekitar rumah kita sebagai penyebab terjadinya sesuatu.
Misal :
- ada burung prenjak berputar2 didepan rumah diartikan akan ada tamu datang.
- meyakini bayi hrs dibekali dengan barang2 tajam di sekitarnya untuk menjaga agar tidak diganggu jin.
- adanya cicak mati menjatuhi dirinya berarti ada family yg akan neninggal dunia.

4. Mendatangi orang pintar untuk menanyakan barang hilang atau nasib , kesuksesan usaha dagangnya dll.

Diatas adalah diantara contoh2 perbuatan syirik

15.
Tanya : bagaimnaa cra kita untuk tidak mngikuti bid,ah ...tradisi daerah ,,,sedngkn di daerah kita sngt kental tradisinya..seperti acra 7 blnan yng pke di mandiin gitu ustdzah...dan klw tdak mngikuti acra gituan nantinya pasti jadi pembicaraan ...

Jawab :

Belajarlah mencintai Allah dengan cinta yang sejati... Cinta yang utuh, cinta yang sempurna, cinta yang dahsyad.

Sehingga kita akan mudah dan ringan ketika harus menentukan sikap, apakah harus taat dan patuh kepada Allah
atau
Takut dan serba sungkan kepada manusia, takut dibicarain manusia atau takut jika Allah memberi hukuman karena ketidak taatan kita ?

16.
Tanya : Bagaimana cara menguatkan aqidah bagi muslimah yang baru memeluk agama islam agar tidak mudah goyah jika ada guncangan dlm menjalankan proses ketauhidannya pada islam? Syukron

Jawab :

Terus belajar menuntut ilmu melalui ikut kajian2 muslimah, baca2 buku aqidah dan amal sholih dari sumber2 yg benar. Dan seberapa pun dapatnya tambahan ilmu segera amalkan. Jangan tunda2.... Karena amal yg ditrima Allah akan berkah dan membuahkan turunya hidayah . Jika amal terus menerus dilakukan dengan ihlas dan istiqomaj maka hidayah insyaAllah akan terus ditambah oleh Allah ta'alaa.
Waallahu a'laam bishowwab

17.
Tanya : Bgaimna cra kita untuk tidak mngikuti bid,ah ...tradisi daerah ,,,sedngkn di daerah kita sngt kental tradisinya..seperti acra 7 blnan yng pke di mandiin gitu ustdzah...dan klw tdak mngikuti acra gituan nantinya pasti jadi pembicaraan ...

Jawab :

Belajarlah mencintai Allah dengan cinta yang sejati... Cinta yang utuh, cinta yang sempurna, cinta yang dahsyad.

Sehingga kita akan mudah dan ringan ketika harus menentukan sikap, apakah harus taat dan patuh kepada Allah
atau
Takut dan serba sungkan kepada manusia, takut dibicarain manusia atau takut jika Allah memberi hukuman karena ketidak taatan kita

Waallahu a'laam bishowwab

18.
Tanya : Tuk ruqyah...kalau Kata ustadznya kena gangguan jin...??

Kalau ustadz bisa merasakan interaksi dgn jin, berarti ustadznya pun bisa interaksi dgn jin...

Pernah mendengar..kalau manusia biasa tidak bisa melihat makhluk gaib, kalau pun bisa, dipertanyakan aqidahnya...

Bagai mana menurut ustadzah...??

Jawab :

Bisa jadi benar. Bahwa jika manusia bisa berinteraksi dengan jin berarti didalam dirinya juga ada jin nya.

Waallahu a'laam bishowwab.

Subahanakallahumma wabihamdika asyhaduanla ilahailla anta astaghfiruka wa atubu ilaika

dipostkan oleh : Ira Wahyudiyanti