Home » » Fiqh Wanita

Fiqh Wanita

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Thursday, September 25, 2014

Rekap kajian online HA20 Ummi
Hari Kamis, 25-9-2014
Narasumber : U. Nurjannah
Tema: Fiqh wanita
Admin : Rahmi
Assalamu alaikum wr.wb
Baik, langsung saja saya mulai namun sebelum itu, saya minta semua membaca al fatihah ditempat masing2 ya...
الحمد لله نستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيّئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضلّ له، ومن يضلل فلا هادي له، وأهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أنّ محمدا عبده ورسوله
Alhamdulillaah atas kasih sayang Allah SWT kita semua bisa berkumpul bersama, di majelis ilmu yang insyaAllah dirahmati oleh Allah swt. Sholawat dan salam semoga senantiasa dicurahkan kepada Rasulullaah Saw, serta pada keluarga , sahabat, juga kepada kita selaku umatnya. amiin.
Senang sekali saya pagi ini bisa mengisi di majelis ummi 20 yang semangat, semoga selalu istiqomah..
Baik... Pagi ini Saya akan coba membahas tentang Fiqh Darah Wanita... Saya ambil dari kitab yang sudah tidak asing lagi ya...karangan ibn Rusyd.

Pertama-tama yang akan kita bahas pada hari ini adalah mengenai Darah Haidh.
Apa itu Haidh?
Kata haidh (الحيض ) dalam bahasa Arab itu berarti "mengalir"..
Sedangkan air yang mengalirnya..diistilahkan dengan (حا ض الوادي) "haadhal wadhi".
Itu tadi pengertian haidh secara bahasa ya .. Sekarang akan kita kaji bagaimana pengertian haidh menurut pendapat para Ulama..
Al-Hanafiyah, mengatakan bahwa pengertian haidh adalah darah yang keluar dari rahim wanita yang sehat dan baligh.
Al-Malikiyah, mendefiniskan haidh sebagai darah yang dibuang oleh rahim di luar kehamilan dan bukan darah karena melahirkan.
Asy-Syafi'iyah, menegaskan bahwa haidh adalah darah yang keluar dari ujung rahim seorang wanita setelah baligh karena keadaannya yang sehat tanpa penyebab tertentu dan keluar pada jadwal waktu yang sudah dikenal.
Al-Hanabilah, menyebutkan bahwa haidh adalah darah asli yang keluar dimana wanita itu sehat bukan karena sebab melahirkan.
Kesimpulannya, haidh merupakan darah yang keluar dari kemaluan wanita atau tepatnya dari dalam rahim wanita bukan karena melahirkan atau karena sakit selama waktu masa tertentu. Biasanya berwarna hitam, panas, dan beraroma tidak sedap...
Selanjutnya adalah bagaimana cara membedakan darah haidh dengan darah lainnya?
Untuk membedakan antara darah haidh dengan darah lainnya, para ulama menetapkan beberapa syarat, antara lain :
1. Darah yang keluar itu berasal dari dalam rahim dalam keadaan sehat. Bila darah itu keluar dari dubur, maka itu bukan darah haidh. Demikian juga bila darah itu berasal dari penyakit tertentu yang mengakibatkan pendarahan di kemaluan wanita, maka darah itu bukan darah haidh.
2. Darah itu keluar bukan karena sebab melahirkan bayi. Bila darah itu keluar dari sebab melahirkan, maka darah itu disebut dengan darah nifas.
3. Sebelum keluar darah haidh, harus didahului kondisi suci dari haidh, meski pun hanya hukumnya saja bukan fisiknya. Masa suci dari haidh sendiri nanti akan dibahas tersendiri..insyaAllah...
4. Masa rentang waktu keluarnya darah itu setidaknya memenuhi batas minimal. 
5. Darah yang keluar itu terjadi pada seorang wanita yang memang sudah memasuki masa haidh dan sebelum masuk ke masa tidak mungkin haidh lagi.
Jadi ada syarat2nya ya Bunda, darah bisa disebut sebagai darah haidh.
nah. Lalu kapan ya, biasanya seorang wanita mulai mengalami masa haidh?
Haidh biasanya dimulai pada masa baligh seorang wanita kira-kira usia 9 tahun menurut hitungan tahun hijriyah.
Dan akan berakhir hingga memasuki sinnul ya'si. Maka bila ada darah keluar sebelum masa rentang waktu ini,  bukanlah darah haidh tetapi darah penyakit. Sedangkan Al-Malikiah mengatakan selama 70 tahun.
  
As-Syafi`iyah mengatakan tidak ada akhir sehingga selama hidup masih berlangsung bagi seorang wanita tetaplah dianggap haidh bila keluar darah...
Dan Al-Hanabilah mengatakan haidh terjadi selama 50 tahun dengan dalil :  "Bila wanita mencapai usia 50 keluarlah dia dari usia haidh (HR. Ahmad)".
Adapun lama waktu Haid Bagi Seorang Wanita , inipun ada perbedaan pendapat, diantaranya:
- Al Hanafiyah mengatakan bahwa paling cepat haidh itu terjadi selama tiga hari tiga malam, dan bila kurang dari itu tidaklah disebut haidh tetapi istihadhah. Sedangkan paling lama menurut madzhab ini adalah sepuluh hari sepuluh malam, kalau lebih dari itu bukan haidh tapi istihadhah..
- Al Malikiyah mengatakan paling cepat haidh itu sebentar saja.
- As-Syafi`iyah dan Al-Hanabilah mengatakan bahwa paling cepat haidh itu adalah satu hari satu malam. Dan umumnya enam atau tujuh hari. Dan paling lama lima belas hari lima belas malam. Bila lebih dari itu maka darah istihadhah...

Lalu, berapa lama masa suci seorang wanita?
Masa suci merupakan jeda waktu antara dua haidh yang dialami oleh seorang wanita...
Masa suci memiliki dua tanda, keringnya darah, dan adanya air yang berwarna putih pada akhir masa haidh..
Untuk masa ini, Jumhur ulama selain Al-Hanabilah mengatakan bahwa masa suci itu paling cepat lima belas hari. Sedangkan Al-Hanabilah mengatakan bahwa : `Masa suci itu paling cepat adalah tiga belas hari...                                          Demikian tadi Ibunda Rahimakumullah, sekelumit tentang darah haidh...belum masuk ke hukum2 ya, insyaAllah akan lebih jelas nanti lewat tanya jawab krna sangat kompleks.


Rekapan Pertanyaan

Tanya :
Kalau misalnya yang keluar kental kecoklatan kayak lem gitu apa itu darah haid ustadzah tapi nggak banyak keluarnya sedikit doang habis itu datangnya cuma 2 hari aja datangnya..jadi bingung mau mandi bersih apa nggak hari ke3 dan seterusnya bersih lagi nanti hari yang ke 6 nongol lagi pas mau sholat zduhur..gimana itu ya jadi pusing jadinya mau mandi bersih apa nggak datangnya itu lho sedikit, bukan setiap saat.
Jawaban:
Bunda, pada prinsipnya darah haidh itu keluar karena kebiasaan ya, tiap wanita beda2 masanya. Nah, Cairan cokelat itu datang diwaktu yang memang sudah masa haidh atau bukan?
Jika memang sudah masa haidh maka besar kemungkinan itu awal masa haidh bunda.
Sebagai tambahan: karakter darah haidh bisa dikenali ya bunda, dan juga perhatikan siklusnya dibulan2 sebelumnya. Jika memang tanggal keluarnya cairan cokelat tersebut adalah masa2 haidh, berarti memang darah haidh bunda karakternya seperti itu..

Tanya :
Apa yang menyebabkan siklus haid tidak teratur? baru selesai haid beberapa hari datang haid lagi itu terjadi pada beberapa member odoj grup saya.
Jawaban:
Penyebab siklus haidh tidak teratur, Ada beberpa hal :
1. Pola hidupnya yg tidak seimbang sehingga menyebabkan stress
2. Pola makan
3. Penggunaan kontrasepsi terutama hormonal...
4. Sedang menyusui..
Dalam istilah fiqh, seorang wanita yang siklus haidhnya tidak teratur disebut wanita Ghairu muta'adaah.

Tanya :
Ustadzah,  saya dahulu haid rata2 seminggu setelah umur di atas 40an hanya 3 hari tetapi bersih 1 hari keluar lagi tapi warnanya sudah pucat dan seperti air saja. Apakah itu termasuk darah haid. Apakah kita harus bersuci lagi setiap keluar cairan tsb ataukah kita tunggu 7 hari baru bersuci
Syukran Ustadza.
Jawaban:
Bunda, Darah yang keluar di hari kelima tsb karakteristik dan baunya sama tidak dengan darah haidh? Jika sama, maka dihukumi sebagai darah haidh, dan Bunda dilarang untuk beribadah sholat, dsb.
Namun jika karakteristiknya seperti darah istihadhah..maka bunda sudah bisa sholat dan ibadah2 lain hanya dengan berwudhu saja, tidak perlu mandi lagi
Wallahu'alaam bishshowwab.

Tanya :
Karakteristik darah istihadah seperti apa Ustadzah?
Jawab :
Darah istihadhah itu cenderung kecokelatan.. Dan keluar sewaktu2 tidak setiap saat seperti haidh bund.

Tanya :
Ustadzah, sebenernya boleh nggak ketika kita haid, pegang alqur'an yang ada terjemahnya? saya bingung, ada yang bilang boleh/gak apa2, ada yang bilang gak boleh, mohon penjelasannya ustadzah? syukron
Jawaban :
Begini bunda....terkait ini saya ingin jelaskan juga hukum membaca quran ketika haidh ya..
Terjadi perbedaan pendapat para ulama, ada yang membolehkan membaca dan memegang, ada juga yang melarang...
Adapun yang membolehkan wanita haidh dan nifas untuk membaca Al Qur'an karena tidak ada nash shahih yang melarangnya. .
Adapun hadits dari Ibnu Umar: "Janganlah wanita haidh dan nifas membaca sedikitpun dari AlQur'an", ini adalah hadits lemah karena diriwayatkan oleh Ismail bin Ayasy dari Hijaziyin, dan riwayat mereka lemah. Tetapi harus tanpa menyentuh mushaf, yaitu membaca dengan hafalan.
Adapun bagi orang yang junub, dilarang membaca AlQur'an baik dengan hafalan maupun membaca secara langsung sebelum mandi wajib.
Kenapa berbeda..?
Perbedaan tersebut karena...orang yang junub waktunya relatif singkat, dan urusannya ada ditangannya, kapan saja ia bisa mandi.
Sedangkan haidh dan nifas, urusannya ada ditangan Allah Swt., haidh biasanya terjadi dalam waktu yg lama begitu pula dg nifas. Karena itu diperbolehkan membaca qur'an agar tidak lupa dan kehilangan keutamaannya. Dengan begitu maka membaca buku buku yg didalamnya terdapat ayat ayat Qur'an dan hadits hadits menjadi sangat boleh.
Semoga Allah Swt merahmati kita semua...
Allahu'alam bishshowwab

Tanya :
Ustadzah, saya haid beberapa bulan terakhir ini cuma bentar doang 2 hari /3 hari sudah gak keluar lagi. Kadang cuma flek dikit2, sudah bisa mandi wajib terus sholat atau nunggu 7hari? dulu seringnya sampe bersih begitu tuh 7hari..Jazakillah
Jawaban :
sudah boleh mandi dan sholat seperti biasa diwaktu jeda tidak keluar darah ya Bunda.

Tanya :
Saya semenjak 3bulan terakhir ini semenjak berhenti kb kayaknya haidnya itu tak lancar gitu bukan darah kayak biasanya yang keluar tapi kentel kayak lem gitu habis tu bukan setiap saat datangnya..biasanya dulu emang saat mau datang haid dan penghabisan haid datangnya..jadi gimana itu ustadzah kita pas datang itu suci apa nggak ya...maksudnya kayak gini udah hari sabtu kemarin datang sekali2 aja ama minggu...senin sampe sekarang dah bersih warna kolornya jadi kan bingung kita mau mandi bersih apa nggak..tapi semalam saya udah lanjut aja mandi bersih dan dah sholat lagi.
Jawaban :
Penggunaan kontrasepsi memang mengganggu keseimbangan hormonal termasuk siklus haidh kita bunda.
Saat keluar cairan tsb dimasa haidh bund? Atau bagaimana? Afwan saya belum bisa menangkap maksudnya.
Tanya :
Iya ustdazah keuarnya dimasa haid gitu..afwan pertanyaan panjang kali jadi agak ribet ya.
Jawaban :
Yang bunda lakukan sudah benar insyaAllah, diwaktu jeda bersihnya darah tsb, bunda mandi dan sholat... Ketika keluar lagi bunda tidak boleh sholat dan beribadh lainnya..
Begitu bund..
Wallahu'alaam bishshowwab

Tanya :
Ustazah, ada juga yang bilang, kalo mau pegang qur'an harus wudhu, kalo nggak ada wudhu nggak boleh? sebenernya mana yang bener ustazah, afwan saya masih bingung, kalo soal baca saya sudah paham ustazah.
Jawaban
Boleh berwudhu...boleh juga tidak, hanya yang lebih afdhal tentu berwudhu terlebih dahulu ya Bunda. Nilai pahalanya tentu berbeda disisi Allah Swt.Wallahu'alaam bishshowwab

Tanya :
Ustazah bagaimana orang haid masuk masjid, ada yang bilang dilarang karena khawatir darah haid mengotori masjid tapi sekarang pembalut sudah bagus jadi gak apa masuk masjid.
Jawaban:
Iya bunda... Seorang wanita tidak mengapa masuk masjid dengan niat thalabul ilmiy ketika sedang haidh, dengan syarat:
1. Darah haidhnya tidak mengotori lantai masjid.
2. Tidak glamour dan tabarruj (berhias berlebihan)
3. Tidak memakai wewangian yang menarik perhatian laki2.
Wallahu'alaam bishshowwab

Tanya :
1. Kalo lagi haid boleh ziarah dan baca yassin?
2. Misalnya kita lagi shaum, lalu haid. Tapi ketauan haidnya setelah Isya. ( Maksudnya kita tidak tau darah haidnya keluar sebelum magrib atau setelahnya). Apakah shaum dan shalat magrib+ isha kita diterima? (*karena waktu shaum qodo saya begitu, takut gak sah, berarti saya masih hutang 1)
Jawaban:
1. Tidak ada nash shohih yang melarangnya Bunda.
2. Jika benar2 lupa tidak mengapa bunda, insyaAllah. Tapi lebih afdhal memang diulangi saja agar kita lebih yakin. Fiqh

Alhamdulillaah...
Yuk bunda, kita tutup dulu kajian kita dengan hamdallah....
Istighfar...

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

Ketik Materi yang anda cari !!

Artikel Baru