Home » , , , , » MENJEMPUT HIDAYAH DIBULAN DZULHIJJAH

MENJEMPUT HIDAYAH DIBULAN DZULHIJJAH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, September 24, 2014

Kajian Online WA Hamba  اللَّهِ  SWT (All Grup Ummi)

Hari / Tanggal : Rabu, 24 September 2014
Narasumber : Ustadzah Endria
Materi : Kajian Islam
Notulen : Ana Trienta

Assalamu'alaikum wr.wb
Mari kita awali kajian hari ini dengan membaca al fatihah ditempat masing-masing. Baik .. Saya akan mulai kajian. Materi kajian hari ini adalah :

"Menjemput HIDAYAH dibulan DZULHIJJAH"

Assalamu'alaikum warohmatullahi wa barokaatuh. Bismillahi wal hamdulillah. Allahumma sholli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali wa shohbihi ajma'iin.

Kembali kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah yang telah mentakdirkan kita dalam keadaan beragama Islam. Berada dalam keadaan Islam adalah suatu karunia rahmat (kebaikan) yang sangat besar dari sisi Allah SWT yang harus selalu dan sering kita panjatkan ya bunda.

Bagaimana kabar bunda sekalian pagi ini? Alhamdulillah luar biasa! Bagi yang bisa mengikuti kajian. Baik, ditengah berbagai situasi yang sedang melanda diri kita, apa pun bentuknya, suka duka.. Gembira dan gelisah semua akan tetap terus datang silih berganti menghampiri kehidupan kita. Bagi yang sedang dalam keadaan lapang dan penuh kecukupan. Mari bersyukur ... Agar Allah tambahkan nikmatNya. Dan bagi yang sedang dalam keadaan sempit ataupun gelisah karena suatu masalah. Mari kita bersabar.... Agar Allah lapangkan hati kita, Allah bimbing pada jalan keihlasan dan segera angkat segala beban yang ada. Aamiin yaa Robbal 'aalamiin.

Sungguh .... Hidup ini indah dalam situasi apa pun, In sya Allah. Dan beban bagi yang belum mengetahui arah! Oleh karena itu betapa pentingnya kita, setiap diri yang telah mengaku berislam untuk segera menjemput Hidayah Allah yang tersebar dimana-mana. Bagaimana cara menjemputnya?
Naah ikuti materi yang in sya Allah akan kita bahas pada pagi hari ini. Sebelum kita bahas tentang Hidayah dan apa yang dimaksud menjemput Hidayah itu?

Saya ingin jelaskan bagaimana keadaan riil yang dihadapi oleh seorang yang beriman. Kondisi seorang yang beriman itu selalu berada dalam 2 kondisi. Yakni dalam kondisi Syukur Nikmat dan Sabar terhadap Musibah.

Inilah 2 hal yang menjadi "Pilihan terbaik" bagi seorang Muslim yang dianjurkan syari'at. Demikianlah bunda, jika 2 hal diatas tidak sedang dirasakan lalu bagaimana kira-kira keadaan seseorang itu? Pasti dia dalam keadaan Ghoofiluun ( Lalai ).

Kondisi ruh yang Lalai adalah suatu kondisi kosong yang cenderung apatis / putus asa, tidak hidup dan jauh dari kedekatan hati dengan Allah subhanahu wa ta'alaa. Lalu siapa yang memimpin hatinya? Yang memimpin hatinya yang jelas bukan keimanannya adalah hawa nafsunya yang sangat dekat dengan bisikan syetan.

Perlu bunda ketahui bahwa bagi seorang Muslim itu HATI adalah bagai PANGLIMA dari sebuah kerajaan adapun KEIMANAN adalah RAJA. Sedangkan anggota BADAN adalah PRAJURIT. Jika IMAN kuat dan kokoh didalam diri seseorang maka dia akan memerintahkan kepada HATI untuk tunduk kepada Robb nya dalam ketaatan serta kepatuhan dari apa saja yang diperintahkanNya. Kemudian sang Hati pun (Panglima) akan menyampaikan titah Raja kepada para Prajuritnya (yakni seluruh anggota badan) untuk melaksanakannya  dalam bentuk Amal Sholih. Oleh karena itu bisa dibayangkan ya bunda. Kira-kira, jika sebuah kerajaan tidak ada Rajanya? Apa kira-kira apa yang terjadi? Tentu kekacauan dan situasi liar tak kerkendali.

Demikianlah diri seseorang jika tak ada Iman, maka hatinya akan memerintahkan kepada seluruh anggota badannya atas dasar keinginan hawa nafsunya belaka. Hawa nafsu yang negatif berarti kemungkinan berasal dari dirinya sendiri, atau besar kemungkinannya juga ditunggangi oleh syetan, sehingga dirinya jauh dari ketaatan dan penghambaan kepada Robb nya.

Jikalau pun seseorang itu memiliki budi pekerti yang baik namun tidak ada iman kepada Allah, itu juga tidak akan diterima sebagai amal ibadah. Mengapa? Karena dasar ibadah adalah yang utama harus  ada keimanan kepada Allah subhanahu wa ta'alaa didalam dirinya.

Dalam firman Allah ta'alaa , amal kebaikan seseorang sebaik apa pun jika tidak didasarkan atas keimanan kepada Allah, maka kelak dia bagaikan fatamorgana. Bagi pelakunya dia berharap amalnya akan berbuah kebaikan disisi Allah ta'alaa. Tetapi ternyata tidak. Sungguh tidak ada artinya semua kebajikan itu baginya kelak. Bahkan amal-amal mereka kelak bagaikan tampak bayangan air padahal hanyalah sebuah fatamorgana. Demikian sebagaimana firman Allah ta'alaa berikut ini :

وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَعْمَالُهُمْ كَسَرَابٍ بِقِيعَةٍ يَحْسَبُهُ الظَّمْآنُ مَاءً حَتَّىٰ إِذَا جَاءَهُ لَمْ يَجِدْهُ شَيْئًا وَوَجَدَ اللَّهَ عِنْدَهُ فَوَفَّاهُ حِسَابَهُ ۗ وَاللَّهُ سَرِيعُ الْحِسَابِ

Ayat tersebut ada di Surat An-Noor : 39
Artinya :
"Dan orang-orang yang kafir, (amal) perbuatan mereka seperti fatamorgana diatas tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi apabila didatangi tidak ada apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah baginya. Kemudian Allah menyodorkan kepadanya perhitungan (amal-amal nya) dengan sempurna, dan Allah sangat cepat perhitunganNya."

Demikianlah kiranya bunda, keadaan diri seseorang yang beramal tetapi tanpa ada iman didalam dirinya kepada Allah subhanahu wa ta'alaa. Begitu pentingnya iman itu dimiliki oleh seseorang agar dia tidak menyesal dikemudian hari ketika Allah berkata-kata kepada ahli syurga dan ahli neraka. Sungguh manusia tidak akan bisa menebus kelalaiannya walaupun dia memiliki emas sebesar isi bumi ini untuk mengeluarkan dirinya dari neraka.

Jikapun ada Iman dihati tapi kwalitasnya hanya standar saja, tidak kuat dan kokoh maka iman yang seperti ini akan rentan dan rapuh, mudah terbawa aliran pemikiran yang kurang tepat sehingga sangat berpotensi merugikan diri sendiri dan keturunannya.

Baik bunda jama'ah  HA rohimakumullah. Sudah faham ya sampai disini? Hhhhmm lanjut yaaah.. Sekarang mari kita bahas terkait dengan Hidayah. Sesuai thema kita dalam kajian kali ini , yakni : "MENJEMPUT HIDAYAH di bulan DZULHIJJAH"

Satu persatu saya akan coba jelaskan dengan sistematis agar bunda faham dan kemudian mohon langsung mengamalkan ya buuun. Karena Ilmu nya yang didapat dari setiap Majelis kita ini harus dilaksanakan lho.. kalo tidak kelak di yaumil akhir akan ditanya, " kemanaaa ilmu yang didapat duluuu? Bukankan bunda rajin mengikuti majelis ilmu...

Pertama kita akan bahas masalah HIDAYAH.
Hidayah tidak perlu ditunggu-tunggu ya bunda karena Hidayah itu sudah Allah tebarkan dimuka bumi ini. Sumber Hidayah adalah Al Qur'an dan Al Hadist... 

Jadi kalo yang ingin dapat Hidayah jangan cari ke pasar atau mall. Tapi ke Toko Buku! Naaah sampai sana, belilah Mushaf Al Qur'an dan segera pulang dan bacaaaaa deh setiap hari 1 juz minimal, nanti meningkat dengan mentadaburi makna dan kandungan hikmah yang ada didalamnya. Yang belum bisa gimana ? Atau yang belum bisa 1 juz? Yaaah masak pingin masuk syurga jugaaa yah? Syurga Firdaus lagiiii .... Subhanallah!!

Yaaa daaah.. Bunda tetap niatkan untuk itu sambil mulai secara bertahap tetapi harus istiqomah! Karena Allah ta'alaa itu cinta dengan hamba yang melakukan ibadah walaupun sedikit (ringan) tetapi istiqomah. Begitu juga orang yang belum mau pake jilbab alasanya 'belum dapat hidayah' Ini kelihatan kalo dia tidak faham tentang hidayah. Lha.. Qur'an diturunkan sudah sekian abad melalui Rasulullah saw itukan hidayah terbesar yang Allah anugrahkan untuk umat Islam ini? Jadi selama ini dia kemana ajaaa...

Baik sekarang semoga sudah lebih jelas ya bunda. Apa yang dimaksud dengan "menjemput" hidayah itu ? Artinya... Hidayah ini sudah ada tersedia di sekitar kita. Bahkan sudah tertanam dalam-dalam berupa keimanan kita kepada Allah.

Hanya saja kita harus pelihara. Jika tidak maka hidayah itu bisa terkikis habis dari diri seseorang dan bahkan bisa memjerumuskan dirinya kembali pada kekafiran. Silahkan bunda membuka dan membaca QS. Ali Imran : 91

Dimana di zaman kehidupan bersama nabi Muhammad saw pun sudah ada fenomena kemurtadan. Nau'dzubillahi mindzalik. Sehingga dari kejadian adanya sekelompok sahabat Rasulullah saw yang kemudian murtad, dan diantara mereka ada yang mendatangi Rasulullah saw dan menanyakan keadaan mereka bagaimana jika kembali kepada Islam. Maka Allah turunkan ayat tersebut.

Jadi sekali lagi perlu difahami bahwa Hidayah itu sudah didepan mata, bahkan sudah ada dihati-hati orang Muslim, dan juga setiap ilmu yang bersumber pada Al Qur'an dan Hadist itu namanya Hidayah, tinggal kita mau ambil apa tidak?

Mengingat betapa besar godaan yang ada disekitar kita maka perlunya seorang Muslimah senantiasa memelihara dan berdoa meminta tambahan hidayah kepada Allah artinya minta agar Allah memberi jalan dan ilham untuk bisa memahami perintahNya dan semua ajaranNya kemudian dia diberi kekuatan untuk melaksanakannya.

Adapun yang saya maksud dengan menjemput hidayah itu sendiri adalah kita rajin melaksanakan ibadah.  Ibadah apa saja yang penting diniatkan sungguh-sungguh kepada Allah semata dan disyariatkan oleh Agama Islam.

Terkait dengan Menjemput Hidayah ini, bagi bunda jama'ah HA rohimakumullah yang ingin menyambut kehadirannya, mengokohkan kedudukannya dihati dan amal kita, maka saat ini saya ingin menyampaikan suatu hadist yang in sya Allah akan sangat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

Rasulullah Shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) :
"Tiada hari yang amal sholeh padanya pada di Cintai Allah pada hari-hari ini (10 hari pada awal bulan Dzulhijjah). Mereka para sahabat bertanya, 'ya Rasulullah, tidak juga jihad dijalan Allah ?' Beliau menjawab: "Tidak juga berjihad dijalan Allah, Kecuali seseorang yang keluar berjihad dijalan Allah dengan jiwa dan hartanya lalu ia tidak kembali darinya dengan sesuatupun." (HR.Al-Bukhori, AtTirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah).
Subhanallah sungguh mempesona seruan hadist diatas. Moment Dzulhijjah yang sangat berarti sebagai salah 1 syimbol Syi'ar Islam. Agama yang mulia ini. Semoga Allah berikan kita kesempatan umur dan kesehatan hingga saat yang disebut oleh hadist diatas benar-benar bisa secara maksimal kita manfaatkan untuk mendapatkan Hidayah, Ampunan, Pahala dan Ridho Allah subhanahu wa ta'aa. Aaamiiin yaa Robb

Selanjutnya mari kita tengok, apa ya keutamaan Bulan Dzulhijjah ini? Sehingga menjadi salah 1 bulan yang disebutkan oleh Al Qur'an sebagai bulan yang dimuliakan Allah?

Keistimewaan 10 hari awal Dzulhijah itu adalah karena didalamnya terkumpul ibadah-ibadah inti seperti sholat, puasa, qurban, shodaqoh, haji yang tidak didapati pada bulan yang lainnya. Maka : Sebaiknya sejak saat sekarang niiih baiknya kita mulai rancang dan pasang target-target amal sholih yang  utama bulan Dzulhijjah:

1. Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umrah 
Ini adalah amal yang paling utama, berdasarkan berbagai hadits shahih riwayat Imam Muslim, Bukhari dllnya.

2. Berpuasa Pada Hari Arafah
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah rahimahullah bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya".
3. Takbir Dan Dzikir Pada Hari-Hari Tersebut 
Sebagaimana firman Allah Ta'ala
وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ 

".... dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan ...". [al-Hajj/22 : 28].
"Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir dan tahmid". [Hadits Riwayat Ahmad].
4. Taubat Serta Meninggalkan Segala Maksiat Dan Dosa
Sehingga akan mendapatkan ampunan dan rahmat. Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakala seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya" [Hadits Muttafaqun 'Alaihi].
5. Banyak Beramal Shalih
Berupa ibadah sunat seperti: shalat, sedekah, jihad, membaca Al-Qur'an, amar ma'ruf nahi munkar dan lain sebagainya. Sebab amalan-amalan tersebut pada hari itu dilipat gandakan pahalanya.

6. Disyariatkan Pada Hari-Hari Itu Takbir .

7. Berkurban Pada Hari Raya Qurban.

8. Dilarang Mencabut Atau Memotong Rambut Dan Kuku Bagi Orang Yang Hendak Berkurban.
Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah Radhiyallhu 'anha bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya".
9. Melaksanakan Shalat Iedul Adha Dan Mendengarkan Khutbahnya
Setiap muslim hendaknya memahami hikmah disyariatkannya hari raya ini. Hari ini adalah hari bersyukur dan beramal kebajikan.

10. Selain Hal-Hal Yang Telah Disebutkan Diatas
Hendaknya setiap muslim dan muslimah mengisi hari-hari ini dengan melakukan ketaatan, dzikir dan syukur kepada Allah, melaksanakan segala kewajiban dan menjauhi segala larangan ; memanfaatkan kesempatan ini dan berusaha memperoleh kemurahan Allah agar mendapat ridha-Nya.

Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya dan menunjuki kita kepada jalan yang lurus. Dan shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada NabiNya.

Demikian kiranya bunda, kajian yang cukup panjang kali ini ... 
Semoga bisa menjadi bekal ilmu untuk beramal sholih. Sehingga kita benar-benar bisa menjemput bulan Dzulhijjah, salah 1 bulan yang dimuliakan Allah Subhanahu wa ta'alaa..
Aamiiin yaa Robbal 'aalamiin.
Billaahi Taufiq wal Hidayah
Wassalam wrwb.
Endria

TANYA JAWAB

Pertanyaan HA 07
1. Ustadzah saya punya teman yang sering curhat, kalo suaminya susah sekali diajak sholat, sudah diingatkan setiap waktu, tapi lama kelamaan jadi ribut, bagaimana menurut ustadzah, selama ini saya cuma bisa minta dia untuk bersabar dan berdo'a, apakah yang demikian itu juga belum mendapatkan hidayah ustadzah?
Jawab
Biasanya orang yang susah untuk diajak ibadah terlalu banyak jin yang ada didalam dirinya. Jin ini masuk dengan berbagai cara diantaranya ketika seseorang melakukan maksiat maka jin akan mudah sekali masuk. Cara mengusir jin-jin tersebut orang tersebut harus banyak melakukan istighfar agar hati jadi bersih dari noda dan hidayah akan mudah masuk. Melaksanakan ibadah juga ringan.

2. Ustadz,  kalo ada yang memutuskan berhijab karna sebelumnya sudah mengalami kejadian tidak menyenangkan, apakah itu termasuk mendapat hidayah?
Jawab :
Itu in sya Allah yang dinamakan taufiq. Jadi sesuatu yang mengantarkan pada hidayah. Tidak apa jika qadarullah cara dia memulai pakai hijabnya awalnya seperti itu. Akan tetapi dia harus segera memperbaruhi niatnya. Bahwa dia memakai jilbab karena ingin taat melaksanakan perintah Allah semata-sama. Bukan karena alasan yang lain-lain lagi.

Pertanyaan HA 08
1. Ustadzah dimasyarakat ada juga selain shoum arofah, shoum tasu'â. Apakah shoum tasu'â (hari ke-9 dzulhijjah) itu bid'ah? Tolong jelaskan. Oya, kalo takbiran selain di hari idul fitri ato hari tasyrik hukumnya apa ustadzah? Minta dalilnya juga ustadzah, jazakillah
Jawab :
Disunnahkan untuk menambah puasa Asyura dengan puasa pada hari sebelumnya, yaitu tanggal Sembilan Muharram yang dikenal dengan hari Tasu’a. Supaya menyelisihi kebiasaan puasanya ahlul Kitab. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhuma, beliau berkata, “Ketika Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam berpuasa pada hari ‘Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa padanya, mereka menyampaikan, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya hari itu adalah hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nashrani.’ Lalu beliau Shallallaahu 'Alaihi Wasallam bersabda, ‘Kalau begitu, pada tahun depan insya Allah kita berpuasa pada hari kesembilan’. Dan belum tiba tahun yang akan datang, namun Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam sudah wafat.” (HR. Muslim)

2. Ustadzah, bagaimana cara supaya menjaga hati yang bersih & do'a memohon hidayah untuk diri sendiri agar di beri petunjuk jalan yang lurus, karena mohon maaf ustadzah hati saya sangat sakit sekali dengan wanita lain yang pernah masuk dalam rumah tangga kami, mengirim foto-foto vulgar, dll untuk menggoda suami saya hingga dalam hati saya, sering kali dongkol, benci &sulit memaafkannya. mohon bimbingannya ustdz. jazakillah
Jawab :
Bacalah dzikir dan doa yang ada di al ma'tsurat. Untuk ketenangan hati banyak baca istighfar dan fokus pada dzikir2 yg menenangkan hati seperti "yaa Robbi lakalhamdu kamaa yambaghilii jalaali waj'hika wa 'adziimi shulthonik..."
Sabar bunda. Sesungguhnya ada hadist yang pemahamanya bahwa jika seseorang yang akan diberi kebaikan oleh Allah maka Allah akan mengujinya. Dan balasan kesabaran adalah syurga. Segera lakukan amal kebaikan, ibadah apaa saja sambil melupakan sekuat tenaga apa yang terjadi dengan menyibukkan diri dengan ibadah dan taqrrub (mendekatkan diri ) kepada Allah, in sya Allah keadaan bunda akan lebih baik dalam urusan dunia maupun urusan akhiratnya.
Waallahu a'laam bishowwab.



3. Maaf ustadzah mohon pencerahannya, dari kemarin kita bahas shoum arofah yang jatuhnya tanggal 10, saya baru ngeh kalo liat tanggal 10 itu kan idhul adha, jadi gak bisa shoum lagi bukan? begitu juga dengan 11-13 (hari tasyrik)? berarti yang shoum arofah itu tanggal 9 nya dan yang jadi ikhtilaf para ulama tanggal 8 nya (shoum tarwiyah), begitu bukan yah ustadzah? Terus Ustadzah, apa hukumnya takbiran "selain" di hari idul fitri ato hari tasyrik , Minta dalilnya juga ustadzah. jazakillah
Jawab :
Benar. Sunah puasa itu hanya tanggal 9 Dzulhijjah sayang. Bukan 10 nya, adapun dalil puasa dan takbirnya  : Berpuasa pada 9 hari pertama di bulan Dzulhijjah. Sebagian istri nabi menuturkan, “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berpuasa pada 9 hari di bulan Dzulhijjah, hari Asyuro’ dan tiga hari pada setiap bulan”. (HR. Ahmad, Abu Daud dan An-Nasai).
Bila tidak mampu berpuasa 9 hari berturut turut, maka jangan sampai melewatkan puasa Arafah. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya tentang puasa hari Arafah, lalu beliau menjawab,

يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ

“Puasa itu menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun berikutnya.” (HR. Muslim)

Bertakbir, bertahlil dan bertahmid. Hal ini berdasarkan hadits Ibnu Abbas yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنْ التَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ وَالتَّحْمِيدِ

“Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah), karenanya perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid di dalamnya.” (HR. Ahmad)

Pertanyaan HA 09
1. Ustadzah mau tanya, Amalan yang paling utama saat dhulhijjah adalah haji & umroh
Tapi untuk melaksanakan itu tidak mudah, perlu biaya & waiting list yang panjang. Amalan apa saja yang pahalanya setara haji & umroh? Siapa tau kita sudah mati duluan sebelum sempat haji & umroh
Jawab :
Betul bunda. Yang penting kita harus berniat untuk menjalankan syariat tersebut dan berusaha mencapainya semaksimal mungkin sebagai bukti kesungguhan niat kita. Sehingga semoga kita tidak tercatat sebagai hamba yang lalai.

Petanyaan  HA 10
1. Assalamualaikum ustadzh, dari 10 point amal sholeh dalam bulan dzulhijjah jika 10 point itu tidak terlaksana semua. Apakah kita tetap mendapat pahala ?? atau apakah kita bisa dikatakan sudah mendapat kebaikan dan keistimewaan bulan dzulhijjah ??
Jawab :
10 Rincian diatas adalah diantara amalan yang afdhol yang bisa dilakukan pada bulan Dzulhijjah bun. Apabila tidak bisa melakukan 1 pun diataranya gimana? 
Subhanallah... Masih banyak amal sholih yang bisa kita lakukan. Seperti:
- Memperbanyak tilawah Qur'an. 
- Sholat-sholat sunah diperbanyak. 
- Berbakti kepada orang tua semakin giat. 
- Menolong saudara atau teman yang sedang kesulitan 
- dlsb

Pertanyaan nya tadi apakah dosa? Tidak bunda. Dan seperti saran saya, kejar dengan segala amal ibadah yang lain. Sekedar mengucap: Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illaah,  Allahu Akbar

Itu sudah amal sholih yang sangat besar timbangannya disisi Allah ta'alaa. Ada lagi bacaan yang ringan diucapkan tetapi para malaikat sampai-sampai tidak bisa mencatat saking besarnya pahala bagi yang nengucapkanya. 
Apa itu :
"Yaa Robbi lakalhamdu kamaa yammbaghiili dzalaali waj'hika wa 'adziimi shulthoonik"

2. Dibulan dzulhizah salah satu amalan utamanya yaitu berkurban. Pertanyaan saya lebih afdol mana berkurban 1 hewan kambing apa 1 ekor sapi tetapi patungan dengan 7 orang terus apabila kita belum mengaqiqohkan anak kita yang didahulukan yang mana dulu ustadazh aqiqoh apa berkurban dulu? Terimakasih penjelasannya..
Jawab
Qurban 1 kambing = joint sapi dengan 6 yang lain maka in sya Allah nilainya sama saja bunda. 1 kambing cukup diniatkan untuk semua anggota keluarga yang kurban. Demikian pula 1 bagian dari 7 orang yang kurban sapi.

Aqiqah waktunya hanya 14 hari setelah kelahiran. Jadi jika belum diaqiqahi maka tidak dosa hukumnya. Jika ada rizki akan lebih afdhol jika melakukan kurban daripada aqiqah ketikan masuk bulan dan hari-hari ditetapkannya kurban kecuali jika si jabang bayi lahir bertepatan 14 harinya sama dengan waktu syariat qurban.
Waallahu a'laam Bishowwab

3. Jika orang shalat, ngaji, puasa dll mengikuti ajaran rukun islam tetapi itu orang membuka aib orang lain, gimana menghadapi orang tersebut? bagaimana menyadarkan orang seperti itu?
Jawab
Itu namanya orang fasik. Dia melaksanakan hukum Allah dan meninggalkan sebagian hukum yang lain. Jika ibadahnya benar maka ahlaqnya juga pasti dijamin bagus. Lalu bagaimana dengan keadaan orang seperti yang dijelaskan diatas? Ya kemungkinan besar sholatnya, ngajinya dan ibadah-ibadahnya yang lain bukan karena Allah sehingga tidak berpengaruh pada ahlaqnya.

4. Lalu kasus bom bali yang berkata jihad, tapi malah menimbulkan banyak korban, apakah tindakan itu bener jihad mengatasnamakan agama islam? begitu juga kasus isis yang lagi genjar dimana anak kecil dan wanita harus dilindungi tetapi korban tembak banyak anak kecil dan wanita, apakah kedua kasus tersebut mereka tidak memahami akan arti hidayah yang diberikan oleh Allah? Makasih
Jawab
Pelaku bom bali bisa jadi punya presepsi yang kurang tepat dalam memaknai arti dan fiqh ( adab dalam berjihad ) yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw. Kalo ISIS setahu saya itu jelas bukan seorang Muslim. Artinya tidak mungkin seorang Muslim melakukan kekejian terhadap saudaranya. Rasullah saw saja mengajarkan kepada kita bahwa belum dikatakan sempurna iman seseorang sebelum dia mencintai saudara seimannya seperti memcintai dirinya sendiri. Waallahu a'laam bishowwab

Pertanyaan HA 11
Assalamuaikum mau tanya ustadzah berkurban adalah sunnah misalnya jika seseorang yang dari penghasilannya tergolong mencukupi, tapi pada bulan Dzulhijjah dia tidak melaksanakan sunnahnya (berkuban). Hukumnya apa ustadzah secara islam? beberapa pengalaman dari lingkungan sekitar. jazakillah jawabannya
Jawab :
Syari'at Qurban telah disyariatkan kepada seluruh umat manusia (bagi yang mampu) - ini merukapakan batasan mampu: Mereka yang mililiki dana dan pada saat hari raya iedul adha 10,11,12 maka mereka dianggap mampu. Sampai Rasulullah saw membolehkan bergutang, demi untuk bisa membeli 1 hewan qurban. Tetapi harus ada kemampuan membayarnya. Sementara hadits Rasulullah saw yang berkaitan dengan orang-orang yang bekelapangan tetapi tidak mau melaksanakan kurban :
“Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat Ied kami.” HR. Ahmad dan ibn Majah.

Pertanyaan HA 12
1. Mengenai larangan memotong rambut / kuku bagi yang berkurban. Jika hewan kurban nya atas nama  anak yang terkena larangan tersebut, orang tua atau anaknya ya bun?
Jawab :
Yang berniat kurban saja yang dilarang bunda. Anggota keluarga tidak terkena hukum tsb.  Oleh karena itu sebagai istri, jika suami kita berniat untuk melakukan kurban maka sejak besok tolong diingatkan untuk tidak melanggar ketentuan tersebut. Sampai pemotongan hewan yang dikurbankan selesai disembelih.

2. Ustadzah, kalo yang rambutnya rontok terus dia mau berkurban bagaimana? Apakah rontoknya rambut termasuk yang mengambil rambut?
Jawab
Tidak perlu say.. Biarkan saja lepas kan yang dilarang memotong rambut dengan sengaja

Pertanyaan HA 13
1. Assalamualaikum ustadzah, saya mau nanya tentang bulan zulhijjah poin ke 8 bahwa dilarang motong rambut dan kuku, itu dilarangnya pas hari kurbannya saja atau pas masuknya bulan zulhijjah? Jazakillah
Jawab :
“Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1 Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban.”[HR. muslim].

Ini adalah nash yang menegaskan bahwa yang tidak boleh memotong rambut dan kuku adalah orang yang hendak berkurban, terserah apakah kurban itu atas nama dirinya atau kedua orang tuanya atau atas nama dirinya dan kedua orang tuanya. Sebab dialah yang membeli dan membayar harganya. Adapun kedua orang tua, anak-anak dan istrinya, mereka tidak dilarang memotong rambut atau kuku mereka, sekalipun mereka diikutkan dalam kurban itu bersamanya, atau sekalipun ia yang secara sukarela membelikan hewan kurban dari uangnya sendiri untuk mereka. Dari hadist diatas larangan tersebut hanya sampai ketika selesai hewan Qurbannya dipotong say. Jadi tidak sebulan Dzulhijjah penuh.

2. Bolehkah kita berkirim salam kepada Rasulullah dengan orang yang berangkat pergi haji? Dan apakah salam kita itu bisa dijawab langsng oleh rasulullah?
Jawab :
Tidak boleh bunda. Karena ini termasuk perbuatan syirik. Dan juga tidak diajarkan oleh Rasulullah saw. Beliau mengajarkan apabila umatnya ingin mendoakannya cukup dengan bersholawat dimana saja.

3. Bagaimana cara kita menyampaikan kepada orang yang ketika kita dakwahi mengatakan saya ingin melakukan itu nanti kalau sudah dari hati bukan dari disuruh-suruh atau terpaksa?
Jawab :

Sampaikan bahwa tugas kita adalah menyampaikan sebaikan. Jika tidak diikuti maka semua resiko akan ditanggungnya sendiri. Padahal kita tidak tahu kapan kita akan mati. Sedangkan jika kita menunda-nunda amal ibadah / ketaatan kepada Allah maka Allah akan biarkan dia terbenam dalam kelalaiannya dan tenggelam dalam kebodohanya. Sebaliknya bagi seseorang yang bersegera dalam seruan kebaikan maka Allahpun akan menambah dan menambah hidayah baginya. Oleh karena itu jika seseorang melakukan suatu kebaikan maka dia akan haus untuk melakukan kebaikan-kebaikan yang lain dan hatinya menjadi puas dan tenang. Hal ini adalah karunia yang besar dari Allah bagi hamba-hamba yang mau mengikuti seruan-seruan kebaikan.

Pertanyaan HA 14
1. Assalamualaikum, dulu saya pernah dibohongin orang dia mengatakan apa yang dia sampaikan benar bahkan bersumpah atas nama Allah namun ditemukan bukti dia ketauan bohong. Itu gimana ya hukumnya? bersumpah palsu apakah masih ada iman di hatinya walau dia tau itu sumpah yang berat. mohon penjelasanya, terimakasih
Jawab
Sumpah palsu itu dosanya sangat besar, karena itu termasuk berkata dusta. Dan lebih berat dosanya ketika dia berani menyebut-nyebut nama-nama Allah. Hendaknya orang seperti segera bertaubat sebelum kematiannya. Sungguh adzab neraka itu sangatlah pedih.

2. Assalamualaikum, ustadz yang saya mau tanyakan mohon di jelaskan lagi pengertian perbedaan dari Taufik n Hidayah, tidak dibolehkan memotong rambut dan kuku itu selama satu bulan zulhijjah ya, maksudnya bagaimana? Wassalam dan terima kasih
Jawab
Taufiq itu jalan untuk masuknya sebuah hidayah. Misal: Seseorang mendapat hidayah setelah dia secara tidak sengaja berada dan bergaul dengan sebuah komunitas yang islami. Maka jalan seperti inilah yang dinamakan taufiq.

Mengenai larangan ini dan itu adalah bagian dari syariat yang diperintahkan Allah sebagai cara mengetahui siapa-siapa yang tunduk kepada syari'atnya. Sepert imengapa ketika sholat setiap takbirotul ikhram kita harus mengangkat tangan?

Pertanyaan HA 15
1. Saat 10 hari itu.. Takbirnya apakah seperti takbir ketika hari raya?
Jawab :
Takbir yang dimaksud diatas khususnya ketika malam Takbiran menjelang esok harinya sholat iedhul adhha dan hari tasyrik. Serta saat sebelum pemotongan hewan kurban. Akan tetapi untuk mengisi hari-hari yang 10 pertama Dzulhijjah bisa bunda sekedar mengucap :
Subhanallah
Alhamdulillah 
Laa ilaaha illaah 
Allahu Akbar
Itu sudah amal sholih yang sangat besar timbangannya disisi Allah ta'alaa. Ada lagi bacaan yang ringan diucapkan tetapi para malaikat sampai-sampai tidak bisa mencatat saking besarnya pahala bagi yang nengucapkanya. 
Apa itu :
"Yaa Robbi lakalhamdu kamaa yammbaghiili dzalaali waj'hika wa 'adziimi shulthoonik"

2. 10 hari utama di bulan dzulhidzah dianjurkan perbanyak ibadah dan puasa arafah. Bagaimana kalo kita lagi haid? Apa ada cara untuk mendapatkan pahala yang setara dengan ibadah sholat dan puasa tersebut?
Jawab :
Tolong dicopas saja dari jawaban pertanyaan pertama ya say

3. Mau tanya ustadzah.. Kalo kita banyak melakukan kebaikan dengan niat agar segala urusan di mudahkan apa itu termasuk hidayah?
Jawab :
Bentuk komunikasi hamba kepada Allah yang essensial adalah doa. Namun perlu kita ketahui bahwa setiap doa itu memiliki kedudukan yang berbeda-beda disisi Allah SWT. Kedudukan ini terkait dengan afdhol dan kemungkinan ditrimanya.  Beberapa diantara syarat ditrimanya doa adalah :
1. Terjait waktu ; 
  • Ketika adzan dan iqomah
  • Waktu Shahur
  • Saat Lailatul Qodar
  • Saat turun hujan, dll
2. Terkait keadaan seseorang : 
  • Doa seorang ibu
  • Doa orang yang terdzalimi
  • Doa orang yang sedang berhaji dan umroh, dll
3. Terkait materi. 
  • Doa untuk kebaikan
Segala doa yang dipanjatkan untuk keburukan orang lain dilarang dipanjatkan. Adapun doa yang utama adalah doa yang terkait dengan permohonan kebaikan untuk keadaannya kelak di akhirat. Seperti doa agar Allah menambah dan memelihara hidayahNya kepada kita.

Adapun doa yang dipanjatkan untuk mohon kebaikan urusan dunia juga dibolehkan. Hanya kedudukannya tidak lebih tinggi daripada dia untuk kebaikan urusan akhirat. Demikian juga amal sholih, ibadah untuk mengharap suatu kebaikan urusan dunia akan mengotori niat ibadah. Karena niat ibadah harus murni karena kecintaan kita kepada Allah ta'alaa. 

Adapun di dalam melaksanakan ibadah tersebut kita banyak berdoa baik urusan akhirat maupun urusan dunia itu boleh-boleh saja. Misal : Kita puasa senin kamis agar usaha kita tentang urusan ini itu berhasil. Ini salah. Yang benar adalah: Berniatlah puasa senin kamis karena ingin mengharap ridho nya Allah semata.

Naaah di dalam kondisi kita berpuasa, maka banyaklah berdoa apa saja. Demikian bunda yang lebih tepat. Waallahu a'laam bishowwab

Pertanyaan HA 16
1. Assalamualaikum, saya mau tanya ustadzah, mengenai hidayah, orang yang tinggal di tengah hutan, jangankan mengenal 'agama', untuk mencari makan pun, mereka harus berburu, memakai tombak dan senjata tradisional, bagaimana cara mereka mendapat hidayah?? jazakillah
Jawab :
Jika dakwah belum sampai kepada mereka maka tidak dibebankan hukum kepada mereka. Waallahu a'laam Bishowwab

Pertanyaan HA 17
1. Kapan tanggal 1 dzulhijah?
Jawab :
1 Dzulhijjah 1435 H bertepatan dengan 25 September 2014

Pertanyaan HA 20
1. Bun seandainya kita mau puasa arofah,, tapi kita masih hutang puasa ramadhan itu gimana ya bun?
Jawab :
Tidak apa. Puasa sunnah Arafah dulu.

2. Assalamualaikum bunda.. saya mau tanya, bagaimana cara menyentuh hati orang tua (mertua) yang memeluk agama islam kejawen yang tidak mewajibkan sholat dan puasa kan butuh cara yang halus baru ga tersinggung, maksih bunda?
Jawab :
Sering diajak datang ke pengajian bunda. Pengajian yang benar-benar mengkaji ilmu-ilmu keimanan / aqidah dan syariah. Serta doakan.

3. Cara mempertahankan hidayah, atau lebih tepatnya bagaimana cara memelihara hidayah?
Jawab
Tentu dengan istiqomah dalam melakukan amal sholih. Adapun istiqomah ini akan mudah dipertahankan jika diupayakan beberapa hal dibawah ini :
1. Banyak berdzikir kepada Allah. 
2. Menuntut ilmu dengan rutin dan tidak putus-putus. Kemudian mengamalkan ilmu itu. 
3. Banyak melakukan istighfar. 
4. Selalu berdoa kepada Allah agar Allah memelihara hidayah dan menambahkan kepada kita. 
5. Berusaha berkumpul / berteman dengan orang-orang yang taat kepada Allah.

Pertanyaaan HA 21 
1. "Jika kamu melihat hilah bulan dzulhijjah dan salah seorang diantara kamu ingin berkurban,maka hendsklah dia menahan diri  dari (memotong) rambut dan kuku" Ustadzah, menahan diri utuk tidak memotong rambut dan kuku hanya bagi yang ikut berkurban saja atau buat semua muslim? Kita tidak memotong rambut dan kuku dari tanggal berapa dan sampai tanggal berapa dzulhijjah ustadzah? Syukron ustadzah
Jawab :
Ya sayang, cukup yang berniat kurban saja. Jadi anggota keluarga yang lain tidak berlaku hadist tsb.

2. Gimana caranya untuk tetap istiqomah di saat semangat udah mulai mengendor karena disaat-saat itu ibadah terasa sangat-sangat berat. syukrona
Jawab :
Salah 1 cara menggenjot semangat ibadah adalah dengan merenung mengingat kematian. Bertanyalah pada diri kita sendiri seeetiap saat. Maut siap memjemput siapa saja termasuk diri kita. Bayangkan jika diri kita yang lalai kemudian malaikat maut harus menjalankan perintah Allah untuk menjemput kita ke alam baqa? Bayangkan keadaan kita ketika di kuburan, akan sendiri hanya ditemani amal-amal kita. Amal kebaikan akan menjelma teman-teman yang baik rupa dan perangai dan menemani kita di kegelapan. Sedangkan amal buruk akan menjelma makhluk-mahluk yang buruk menyeramkan dan perangkai yang kasar dan sangat mengerikan. Naaah jika kita dalam keadaan enggan / malas beribadah berarti waktu-waktu kita terisi oleh apa dong? Terisi kelalaian. Lalai berarti dosa. Bisa dibayangkan jika kita tidak segera bangit semangat untuk beribadah dengan sungguh-sungguh maka waktu-waktu kemalasan kita akan menjadi tabungan amal2 buruk yang kelak akan menjelma menjadi makhluk-mahluk memgerikan di alam kubur. Itu salah 1 alasan. Belum jika kita berada dipersidangan akhirat kelak. Waktu kita akan ditanya pertanggungjawabannya juga ketika kita di dunia. Tentu roda kehidupan ini akan selalu naik dan turun. Jika roda hidup seseorang dalam keadaan berada dibawah. Banyak kesulitan dan musibah. Maka Allah akan memprioritaskan menolong hamba2Nya yg istiqomah dalam ibadah dan mendekatkan diri selalu kepadaNya.

PENUTUP :
Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك 

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika 
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa 
tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”.                            
  ​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

Ketik Materi yang anda cari !!

Artikel Baru