Ketik Materi yang anda cari !!

IKHTIAR CINTA MENUJU KELUARGA SAMARA

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, October 7, 2014

Kajian Online WA Hamba  اللَّهِ  SWT (All Grup Nanda)

Hari / Tanggal : Senin 06 Oktober 2014
Narasumber : Ustazah Rochma Yulika & Ustadz Umar Hidayat
Tema : Kajian Islam
Notulen : Ana Trienta 
 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه 
بسم الله الرحمن الرحيم 
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Alhamdulillaahilladzii allafa baina quluubina fa-ashbahnaa bini'matihii ikhwaanaa Allahuma shali 'ala sayyidina muhammad wa 'ala alihi sayyidina muhammad. Shalawat serta salam teruntuk uswah dan qudwah kita Rasulullah saw.

Kaifa halukum ya ukhty fillah...
Semoga saat ini kita terjaga dalam keistiqamahan. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan bagi kita. Aamiin

Akhwati Fillah....
Tiada keindahan cinta bila tak bersandar pada Nya
Tiada kebahagiaan menjelma kecuali melangkah bersama di jalan Nya
Akhwati Fillah...
Ijinkan kali ini berbagi sedikit ilmu dari luasnya ilmu Allah.  Tema kali ini seputar persiapan menuju kehidupan yang baru yakni pernikahan.

Ikhtiar Cinta Menuju Keluarga Samara
Manusia ditakdirkan hidup bersama dan berpasang-pasangan. Rumah tangga adalah sebuah tahapan dalam menjalani roda kehidupan. Mau tau surga dunia? Itulah pernikahan yang bahagia. Mereka menikah berlandaskan agama dan lillahita'ala.

Apakah ada ikhtiar dalam menemukan belahan jiwa? Hidup di dunia itu masuk zona ikhtiar. Cara mendapatkan suami terbaik adalah belajar menjadi istri terbaik. Dan ketika masih melajang belajarlah menjadi wanita yang selalu berproses menjadi lebih baik.
Hukum Menikah
  1. Wajib bagi yang telah memenuhi syarat mampu dan mau
  2. Sunnah bagi yang mapu tapi masih bisa menahan dari hawa nafsu
  3. Haram bila tak ada kemampuan menafkahi secara lahir dan batin dan nafsunya pun tidak mendesak. 
Kriteria Memilih pasangan hidup
  1. Wajah atau Fisiknya
  2. Hartanya
  3. Keturunannya
  4. Agama
Dan sebaik-baik pilihan karena agamanya.

Bekal yang harus dimiliki untuk menuju fase pernikahan
1. Ilmu
2. Kemampuan memenuhi tanggungjawab
3. Kesiapan psikis
4. Kesiapan ruhiyah
5. Kesiapa menerima segala konsekuensi dari pernikahan
6. Mengenal pasangan dengan menggunakan perantara
7. Kesiapan memberi nafkah

"Maukah aku tunjukkan perbendaharaan yang terbaik untuk disimpan seseorang?  Ialah istri shalihah, apabila dilihatnya, maka sungguh menyenangkan, apabila diperintah pasti menaati dan apabila ditinggal pergi maka ia dapat menjaga dirinya dan harta suaminya" (HR. Abu Dawud, Al Hakim dishahihkan dan disetujui Adz Dzahabi)

Agar tidak salah memulai...
Dalam riwayat Imam Muslim yang bersumber dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW menceritakan: “Suatu hari, seseorang melakukan perjalanan untuk mengunjungi saudaranya yang tinggal di suatu negeri. Maka Allah mengutus malaikat untuk mencegatnya di suatu tempat di tengah-tengah perjalanan. Ketika orang tersebut sampai, malaikat itu bertanya, “Hendak ke manakah engkau, wahai hamba Allah?”
“Aku hendak mengunjungi saudaraku yang tinggal di negeri ini,” jawab orang itu. Malaikat bertanya lagi; “Apakah kamu punya kepentingan duniawi yang diharapkan darinya?” Orang itu menjawab; “Tidak, kecuali sebab aku mencintainya karena Allah.”
Malaikat itu lantas mengabarkan; “Sesungguhnya aku adalah utusan Allah, yang dikirim kepadamu untuk menyampaikan bahwa Allah telah mencintaimu seperti engkau mencintai saudaramu itu.”

Subhanallah. Menjulurkan cinta karena Allah, penyebab kita menjadi kekasih-Nya. Maka jangan salah memulai. Karena Langkah tak mjngkin dihapus. Apa jadinya  salah melangkah? Mencintai karena Allah akan membuat terasa hidup lebih indah. Yang berat terasa ringan. Yang jauh jadi dekat. Hujatan terasa pujian. Hinaan terasa hiburan. Sulit menjadi mudah. Yang cemberut berubah senyum merekah. Yang sedikit terasa berkah. Akan ada pundak yang jadi sandaran bila air mata enggan disibakkan. Akan ada rengkuhan kasih sayang. Bila hati galau tak berkesudahan

“Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah terdapat orang-orang yang bukan nabi dan bukan pula syuhada,” ujar Rasulullah sebagaimana dibawakan dalam hadis oleh Imam Abu Daud. “Bahkan para nabi dan syuhada cemburu pada mereka di akhirat nanti, disebabkan kedudukan yang diberikan Allah kepada mereka.”

Para sahabat penasaran, lantas bertanya kepada Rasulullah SAW. “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjelaskan; “Mereka itu adalah segolongan manusia yang saling mencintai karena Allah. Bukan karena kekerabatan dan darah. Bukan pula karena pemberian harta.”
“Demi Allah, wajah mereka pada hari itu bersinar cemerlang dan mereka berada di atas cahaya. Mereka tidak merasa khawatir saat manusia lain ketakutan. Dan mereka tidak bersedih ketika manusia lain berduka.”

Allahu akbar. Beruntunglah kita bila bermula dari cinta karena Allah. Karena cinta itu anugerah yang kuasa. Maka memulailah kita harus membeda : Adakah kita memulai cinta karena Allah? Atau karena emosi cinta yang tak tertahan? Atau keterpaksaan yang membuat disegerakan? Tuntutan orang tua. Sudah berumur. Tuntutan profesi. Atau? Kitalah yang lebih mengetahuinya...

Kisah Cinta Sejati yang Pernah Ada di bumi
Kisah ini terjadi sekian ratus tahun yang lalu. Di malam yang sunyi, di dalam rumah sederhana yang tidak seberapa luasnya, seorang istri tengah menunggu kepulangan suaminya. Tak biasanya sang suami pulang larut malam. Sang istri bingung, hari sudah larut dan ia sudah sangat kelelahan dan mengantuk. Namun, tak terlintas sedikit pun dalam benaknya untuk segera tidur dan terlelap di tempat tidur suaminya. Dengan setia ia ingin tetap menunggu, tapi rasa kantuk semakin menjadi-jadi dan sang suami tercinta belum juga datang.

Tak berapa lama kemudian, seorang laki-laki yang sangat berwibawa lagi luhur budinya tiba di rumahnya yang sederhana. Laki-laki ini adalah suami dari sang istri tersebut. Malam ini beliau pulang lebih lambat dari biasanya, kelelahan dan penat sangat terasa. Ketika akan mengetuk pintu, terpikir olehnya sang istri yang tengah terlelap tidur. Sungguh ia tak ingin membangunkannya. Tanpa pikir panjang, ia tak jadi mengetuk pintu dan seketika itu juga menggelar sorbannya di depan pintu dan berbaring di atasnya.

Dengan kelembutan hati yang tak ingin membangunkan istri terkasihnya, sang suami lebih memilih tidur di luar rumah. Di depan pintu, dengan udara malam yang dingin melilit, dengan hanya beralaskan selembar sorban tipis. Penat dan lelah beraktivitas seharian, dingin malam yang menggigit tulang ia hadapi karena tak ingin membangunkan istri tercinta. Subhanallah.

Dan ternyata, di dalam rumah, persis di balik pintu tempat sang suami menggelar sorban dan berbaring di atasnya, sang istri masih menunggu, hingga terlelap dan bersandar di balik pintu. Tak terlintas sedikit pun dalam pikirinnya tuk berbaring di tempat tidur, sementara suaminya belum juga pulang. Karena khawatir rasa kantuknya tak tertahan dan tidak mendengar ketukan pintu sang suami ketika pulang, ia memutuskan tuk menunggu sang suami di depan pintu dari dalam rumahnya.

Malam itu, tanpa saling mengetahui, sepasang suami istri tersebut tertidur berdampingan di kedua sisi pintu rumah mereka yang sederhana. Karena kasih dan rasa hormat terhadap pasangan, sang istri rela mengorbankan diri terlelap di pintu demi kesetiaan serta hormat pada sang suami. Dan sang suami mengorbankan diri tidur di pintu demi rasa kasih dan kelembutan pada sang istri.

Nan jauh di langit, ratusan ribu malaikat pun bertasbih, menyaksikan kedua sejoli tersebut. Subhanallah Wabihamdih, betapa suci dan mulia rasa cinta kasih yang mereka bina terlukis indah dalam ukiran akhlak yang begitu mempesona. Saling mengasihi, saling mencintai, saling menyayangi dan saling menghormati.

Tahukah Anda siapa mereka? 
Sang suami adalah Rasulullah SAW dan sang istri adalah Aisyah RA binti Abu Bakar As-Sidiq. Merekalah sepasang kekasih teladan, suami istri dambaan, dan merekalah pemimpin para manusia, laki-laki dan perempuan di dunia dan akhirat.
Subhanallah...

Kami rasa cukup silakan jika ada pertanyaan
Jazakumullah khairan katsira
Assalamu'alaikum wr wb

TANYA JAWAB

GRUP 101 
1. Saya mau menikah. Saya dan pasangan saya mau dengan sederhana saja. Tapi kedua orang tua menginginkan dilaksanakan dengan adat jawa. Bagaimana saya harus menghadapinya menolak sudah tapi selalu di bantah?
Jawab
Kalo ingin mengikuti Rasulullah menikahlah secara Islami tentang adat jawa saya kira bisa diambil jalan tengah; mungkin walimahannya pake adat jawa tapi isinya pengajian tasyakuran jadi nda usah ada siaman, injak telur, lempar sirih dll, misalnya lebih sederhana pernikahan itu lebih barakah.

2. Bagaimana saya harus menghormati calon suami saya? sedang jika apapun keputusannya tidak sesuai dengan hati saya maka saya akan merajuk. Dan bahkan sampai tak menyapa. Saya ingin menjadi istri yang penurut. Apa yang harus saya lihat dari suami saya?
Jawab
Mba baru calon suami ato sudah jadi suami? hukumnya berbeda. Kalo masih calon belum ada hak dan kewajiban kalo dah menikah ada kewajiban. Kalo ceritanya seperti di pertanyaan (masih calon), maka hormatilah sewajarnya. in komitmen berislam yang baik. Kalo sudah menikah, ketaatan seorang istri pada suami itu mutlak sepanjang tidak bermaksiat kepada Allah dan tetap ada ruang utnuk musyawarah. Maka buatlah kesepahaman yang membuat keluarga semakin harmonis, sakinah mawahdah wa rahmah. Tiidak ada yang menang atau kalah.....

GRUP 103  
1. Katanya jodoh itu taqdir ikhtiar, yang artinya bisa kita pilih mau nikahin yang kayak gimana orangnya, mau nikah dengan orang yang bawa kita pada kebaikan atau keburukan ya kita yang tentuin. Jadi kalo ternyata udah usaha cari tau sebelum nikah dan kelihatan baik-baik tapi setelah nikah baru tahu akhlaknya buruk berarti udah salah milih dan itu salah kita karena Allah sudah beri kita akal dan kemampuan lainnya untuk berusaha mendapat yang terbaik tapi kita ga maksimalin. Seperti itukah maksudnya?
Jawab
Disitulah letak perjuangan dan pengorbanan bisa jadi Allah menyiapkan ujian untuk kita belajar. Iya betul untuk menjaga kebaikan harus belajar dan terus belajar


GRUP 104
1. Kesiapan psikis dan ruhiyah yang diperlukan atau diwajibkan apa aja yaa?
Jawab
Psikis : kita akan hidup dengan orang lain pasti akan ketemu dengan berbagai macam hal tidak kita duga. Kondisi-kondisi tersebut harus kita siapkan. Mengarungi kehidupan berumahtangga itu seperti bahtera di lautan ketemu ombak, karang, angin, badai. Disitu kita butuh jiwa yang tangguh dan ruhiyah yang dekat dengan Allah akan menambah kekuatan.
> kesiapan mental dan spiritual


2. Kalo nikahnya tanpa mempertimbangkan kesiapan memberi nafkah itu gimana ya? Pernah dengar pernikahan demi menghindari zina tapi suami belum kerja (kuliah)???
Jawab
Boleh, tapi dengan catatan tidak menjadi beban keluarga, bangun image positif


3. Bagaimana kita yakin kalo seseorg itu bener-benar jodoh kita??? 
Jawab
a. ada kemiripan
b. mempunyai karakter berpasangan
c. memiliki kekurangan dan kelebihan yang bisa saling mengisi (lewat biodata)


4. Jodoh itu sebenarnya yang seperti apa? Definisi jodoh apa? Orang yang menikah dibilang jodoh, tapi kalo sudah bercerai dibilang bukan jodoh. Apakah bisa kita menikah dengan orang yang bukan jodoh kita..
Jawab
Jodoh itu proses adanya kita ikhtiari untuk menjaganya juga harus diperjuangkan

5. Bekal yang harus kita miliki salah 1nya adalah ilmu. Ilmu apakah yang paling dasar yang harus kami pelajari untuk menuju ke fase pernikahan?
Jawab
Ilmu Agama karen agama masuk ke semua aspek kehidupan

6. Berapakah umur yang terbaik menikah, baik dari segi agama atau kesehatan untuk seorang wanita? 
Jawab
Sebenarnya tidak ada ketentuan yang jelas yang penting sudah matang dan dewasa dalam menyikapi setiap permasalahan hidup

7. Ummi kenapa diatas umur 20an itu pembicaraan orang sering jodoh yaa? Setiap hari pasti ada ngomongin jodoh, iya sih memang menarik tapi kalau keseringan kayaknya habisin waktu ya ummi. Twrus gimana kita harus merespon hal-hal seperti itu ummi. Makasih ya ummi
Jawab
Itu fitrah. Diam adalah pilihan jiks hati mampu berdamai dengan kenyataan

8. Ummi mau nanya, gimana cara mengatasi kegalauan mau menikah ketika umur udah mulai diatas 25 tahun,sementara belom punya pasangan dan masih sibuk kuliah
Jawab
Makin tawadlu dan tawakkal tapi jangan tinggalkan ikhtiar

GRUP 106
1. Afwan ummi, kalo kita sudah d posisi zona aman, dan niat untuk menikah belom ada gimana yah? Maksudnya kita lagi nyaman-nyamannya menikmati berdua sama Allah, terus orang tua menuntut untuk segera menikah karena umur sudah cukup, haruskah kita juga memaksa diri kita untuk juga menikah?
Jawab
Menikah itu memuliakan sunnah mbak. jika kita umat muhammad berarti kewajiban kita meneladani rasululah kecuali jika memang jodoh tak kunjung hadir kesalahan bukan pada kita.

2. Ummi kalo niat sudah ada untuk menikah & seorang calonnya pun sudah ada, tapi masih ada keraguan dalam diri kita, sholat istikharahpun sudah tetapi belum dapatin jawaban lalu apa yang harus dilakukan ummi? Tapi kalo niatnya karena mengingat keingan orang tua & keluarga lain untuk segera menikah boleh tidak ummi?
Jawab
Perlu diupgrade doong karena kalo niat salah ga berkah bahkan kalo sudah terlanjur nikah juga harus dievaluasi juga terus merubah niat karena Allah

3. Ustadzah, saya berniat untuk stop pacaran. Beberapa hari lalu saya baru saja memutuskan hubungan pacaran dan minta untuk berteman aja. Dianya setuju dengan keputusan itu karna dia pun mempertanyakan apa fungsi pacaran . Tapi beberapa jam setelahnya dia ngirim pesan via bbm seperti sedang frustasi. Dan sampe hari ini masi aja ngirim kata-kata galau. Apa saya salah dalam hal ini? Apa yang harus saya lakukan ustadzah?
Jawab
Yang dilakukan sudah betul. Memang setan selalu saja cari peluang untuk mengembalikan keadaan kita pada kondisi semula yakni berjalan di luar syariatNya


4. Ustadzah nanya, apakah salah jika kita punya rasa cemburu? Ataukah cemburu itu dilarang? Selama tidak berlebihan bolehkan?
Jawab
Boleh asal ga over karena itu tanda sayang dan cinta

5. Bagaimana cara mengetahui kalo kita uda siap nikah apa belum?
Jawab
a. Siap hidup dengan orang lain
b. Punya kempuan juga ada kemauan
c. Mengerti tujuan berkeluarga

GRUP 108
1. Bagaimana kiat menjadi istri sholihah?
Jawab
Ciri Wanita Shalihah
1. Taat kepada Allah
2. Mereka yang bisa menjaga kehormatan suami dan keluarganya
3. Memelihara diri dan harta suami ketika suami tidak ada di rumah
4. Jika dilihat menyejukkan
5. Adanya membahagiakan tiadanya dirindukan
6. Berdandan hanya untuk suaminya


2. Ummi, saat kira-kira sudah akan menuju jenjang pernikahan bagaiamana cara membentengi hati agar tetap terjaga?
Jawab
Dengan menjaga amaliyah makin dekat dengan Allah dan biah keshalihan


3. Di jaman sekarang ini banyak para istri yang bekerja sehingga hak asuh anak diserahkan kepada pengasuh dan pekerjaan rumah tangga juga begitu. Apakah sah-sah saja menurut islam? Atau bagaimana jika seorang istri tidak sepenuhnya melaksanakan tugasnya?
Jawab
Itu masuk dalam bahasan internal keluarga tapi ketika menyerahkan pada pengasuh sepenuhnya karena ibu punya peran penting untuk pendidikan bagi anaknya


4. Assalamu'alaikum ustadz. Bagamana hukum pernikahan yang misalkan dimulakan dengan paksaan orang tua dan pada saat menjalani tidak saling mencintai karena Allah?
Jawab
Nikah itu antaradihim bainahum. asal tidak sedang mencintai orang lain ga apa-apa. Dan niatkan karena Allah niscaya Allah akan menolong kita untuk bahagia

5. Ummi mau nanya. Gimana caranya mempersiapkan diri untuk menempuh jenjang pernikahan, terus gimana caranya menangani masalah-masalah keuangan(kebutuhan sehari hari tidak terpenuhi) yang terjadi dalam keluarga.
Jawab
Allah Maha Kaya jangan takut terhadap masalah yang belum tentu terjadi. Ada 4 hal jika ingin berhasil melalui perjalanan hidup ini
a. Keyakinan serta keimanan yang kuat pada Allah swt
b. Perbaiki amaliyah 
c. Usaha maksinal
d. Iringi tawakal dengan doa

6. Materi diatas disebutkan ada 7 bekal yang harus dimiliki untuk menuju fase pernikahan. Yang untuk no.7 apakah berlaku pada perempuan atau sepenuhnya menjadi tanggung jawab laki-laki? Mohon penjelasnnya ustadzah..
Jawab
Istri sepenuhnya tangung jawab suami


7. Ummi mau tanya!! laki-laki yang baik untuk wanita baik dan sebaliknyaa. Nah, gimana cara kita supaya dapat jodoh yang baik,  tapi tetap meluruskan niat karena Allah?
Jawab
Jadikan ketaatan pada Allah sebagai hiasan keseharian

GRUP 109
1. Seberapa penting kah bibit, bebet dan bobot di banding dengan qolbu?
Jawab
Itu penting tapi yang lbh penting agama karena menyelamatkan


2. Apa yang harus dilakukan bila sudah bertunangan tapi muncul keraguan?
Jawab
Makanya jangan tunangan, langsung ke pernikahan. berhati-hati dengan was-was setan


3. Bagaimana jika menikah dengan ketentuan calon dari orang tua?
Jawab
Dikomunikasikan baik-baik dan diselaraskan dengan pemahaman serta keinginan kita

4. Bagaimana dengan nikah muda?

Jawab
Jika berani dan sanggup ga masalah


5. Bagaimana menikah dengan pilihan sendiri tapi orang tua belum ridha atau terpaksa menerima? apakah ada hambatan dalam pernikahan tersebut?
Jawab
Seiring dengan waktu semua semoga ridha, tunjukkan dengan sikap baik kita


6. Kan jodoh itu katanya cerminan diri kita ya ?Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik, begitu juga sebaliknya. Misalnya diri kita pribadi selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dan selalu menambah ilmu religius, nah pasti kan kita mengidamkan jodoh kita nanti juga mempunyai ilmu Agama yang oke. Tapi dari pihak kedua orang tua kita kurang ilmu agamanya dan sholat aja masih bolong-bolong. Itu bisa berpengaruh juga gak sih sama jodoh kita nantinya ??
Jawab
In sya Allah tidak


GRUP 110 : 
1. Aku tanya gimana jika belum mampu tapi susah menanhan dari pergaulan bebas.
Jawab
berpuasa


2. Bagaimana cara menjaga berpakaian syar'i dengan biaya terbatas?
Jawab
Asal tertutup tidak harus mahal dan bagus

3. Apakah dalam islam ada larangan menikahi seorang gadis karena salah satu orang tua berbeda agama?
Jawab
Jika dia muslimah boleh ga apa-apa

4. Apakah dalam islam ada larangan menikahi seorang gadis karena berbeda suku dan adat?

Jawab
Tidak ada larangan


5. Gimana kalo orang tua melarang kita menikah karna alasan belum punya kerjaan dan mampu?
Jawab
Wajar, buka komunikasi yang baik dan tunjukkan bahwa kita mampu


6. Haram bila tak ada kemampuan menafkahi secara lahir dan batin dan nafsunya pun tidak mendesak? Maksud point ke-3?
Jawab
Ga ada keinginan sama sekali terus gimana jalaninya? Kasih nafkah lahir ga batin juga ga. merana dong


7. Jika pertunangan berakhir & boleh ga sihh umi silaturahmi berakhir juga hanya demi alesan kebaikan kedua belah pihak?
Jawab
Memutuskan silaturrahim tidak boleh tapi jika ada kekhawatiran seperti itu semoga Allah memaafkan segala khilaf dan kelemahan kita


8. Bagaimana tau dia jodoh kita? Sudah istikaroh tapi belum mantap 
Jawab
Coba istiharah lagi. Jawaban istikharah tidak ada dalil yang menunjukkan tanda-tanda jawaban dari shalat istikharah. Ini memperkuat uraian di atas bahwa yang memilih adalah kita, bukan Allah memilihkan kita, tetapi kita berdoa agar Allah memberikan kekuatan kita dalam memilih.

Ulama besar Syafii, Iz bin Abdussalam mengatakan setelah istikharah seorang hamba hendaknya mengambil keputusan yang diyakininya dengan pasti. Ulama lain Kamaluddin Zamlakani mengatakan selesai shalat istikharah hendaknya seseorang mengambil keputusan yang sesuai keyakinannya, baik itu sesuai dengan bisikan hatinya atau tidak, karena kebaikan adalah pada apa yang ia yakini, bukan dari apa yang cocok di hatinya. Bisikan hati kadang dipengaruhi oleh perasaan subyektif dan tidak ada dalil yang menyatakan seperti itu. Imam Qurtubi juga mengatakan hal yang sama dan menambahkan hendaknya hatinya dibersihkan dari hal-hal yang mempengaruhinya. Ibnu Hajar juga mengatakan bahwa sebaiknya tidak mengikuti kecenderungan hati karena biasanya itu dipengaruhi oleh hal lain sebelum melaksanakan shalat istkharah.

Itu benar, misalnya seseorang yang sudah dirundung rasa cinta mendalam terhadap seseorang, mana mungkin ketika dia istikharah akan mendapatkan jawaban untuk tidak memilihnya. Setelah memilih dengan analisa dan pertimbangannya yang matang, hendaknya juga diikuti sikap tawakkal, bahwa itu mudah-mudahan pilihan yang tepat dan mudah-mudahan Allah akan memudahkan semuanya. Banyak orang menanti jawaban istikharah melalui mimpi, atau melalui membuka Quran secara acak lalu mencoba mencari jawabannya melalui ayat yang tak sengaja terbuka, atau dengan butiran-butiran tasbih dan lain-lain. Itu semua tidak mempunyai landasan dalil dan hadist. Karena rasa tenang dan mantap adalah ciri jawaban istiharah anda. Hati-hati bedakan bisikan setan dengan bisikan hati nurani.


GRUP 112 
1. Aku mau tanya point ke-3 dari hukum menikah: haram bagi yang tak mampu memberi nafkah? Bukankah ketika dalam keadaan miskin pun, jika menikah karena Allah, Allah akan janjikan rezeki dari pintu yang tak disangka-sangka? Dan maksudnya tak mampu memberi nafkah apa? Miskin kah? Atau malas memberi nafkah kah? Atau apa?
Jawab
Allah maha kaya dan kan beri rizki semua yang mau berusaha. Yang dimsksud itu bagi yang cuma mau enaknya saja sementara dia bermalas-malasan tidak mau berusaha

2. Bagaimana kalau kita tau niat menikah kita lillahita'ala jika kita sudah mempunyai ketertarikan dengan pihak baik itu laki-laki ke prempuan, maupun perempuan ke laki-laki. Bagaimana kita tau niat menikah kita lurus karen Allah, karena ingin menyempurnakan agama, karena ingin beribadah lebih lagi karena sudah menikah atau karena ingin memenuhi nafsu belaka? Bagaimana mengujinya? Jazakillah
Jawab
Al haqqu minrrabikum, kebenaran hanya milik Allah. keterbatasan dan kelemahan manusia yang terkadang membuat kita tak bisa mengerti yang haq tapi yang utama dari semua itu adalah bagaimana kita berproses menjadi lebih baik dari yang kemarin. Masalah niat bisa selalu diupgrade


GRUP 113 
1. Ustadzah dari 4 kriteria tadi yang utama adalah agamanya, jikalau ada yang mau sama kita tapi dari agamanya, maaf masih kurang dan kita ada niatan untuk membimbing dia dan bareng-bareng menjadi kearah yang lebih baik apakah nantinya bisa?
Jawab
Jika memang ada komitmen tak masalah. Sebenarnya tentang agama ini bukan berilmu agama tapi keshalihannya

2. Kesiapan ruhiyah itu sperti apa ya ummi? Bisa berikan contohnya ummi?
Jawab
Semakin taat kepada Allah dalam hal apa saja. Contoh: dari sholat wajib diperbaiki, sholat sunnah, tilawah, shaum sunnah masih banyak juga akhlak


3. Menikah hukumnya wajib bila kita telah memenuhi syarat mampu dan mau tapi bagaimana kalau kita masih belum diberi pasangannya?
Jawab
Menunggu ketetapan Allah disertai doa dan ikhtiar


4. Ikhtiar dalam menemukan belahan jiwa apa aja sih?
Jawab
a. Menshalihkan diri dulu
b. Mengadukan keinginan kepada orang yang kita percaya bisa jadi guru ngaji kita atau keluarga kita yang pemahamannya sama


5. Apa boleh ketika kita sudah membuat keputusan menerima seorang ikhwan tapi dihantui perasaan gelisah terus akibat ketidaktarikan. Gelisah terus umm.. Gimana umm?
Jawab
Evaluasi dulu mau nikah karena apa? Cinta terkadang butuh untuk belajar. Belajar mencintai pasangan yang awalnya nikah dengan cinta dan berakhir dengan perceraian


6. Aku mau tanya, gimana caranya kita mencintai seseorang tanpa melebihi cinta kita pada yang memberi cinta? Karena ga bisa dipungkiri saat kita jatuh cinta, biasanya kita lupa akan dzat yang memberi cinta?
Jawab
Cintailah makhluk dengan sederhana jangan berlebihan karena yang ada di dunia hanya sementara yang kekal hanya Allah


GRUP 114
1. Mau tanya, aku bingung masalah istikharah tentang jodoh boleh minta penjelasannya ?
Jawab
Istikharah dilakukan yang pertama jika ada dua pilihan kemudian ketika kita belum mantap. Lakukan sholat 2 rakaat dengan khusyu' dan berdoa



2. Boleh gak ya kalo kita mengharapkan/ menyayangi seseorang yang kita anggap sholeh? Sehingga kita rela menunggu, namun dianya aja gak tau..
Jawab
Wah kalo belum jelas butuh waspada mb setan itu suka bersiasat mengajak kepada maksiat


3. Boleh tidak menolak lamaran ikhwan kalo orang menilai dia cukup sholeh, keturunan baik pula namun rasanya hati ni belum siap karena merasa belum cocok, masih sibuk kerja, di tambah kuliah baru masuk. Gimana tuh?
Jawab
Boleh jika ada alasan yang kuat


GRUP 115 
1. Oya mau tanya kalo setelah nikah 3 bulan sekali atau setahun sekali baru ketemu karena suami kerja jauh gimana?
Jawab
Tetap bangun komunikasi saling setia dan saling percaya

2. Apabila kita lahir batin sudah merasa siap. Niat in sya alloh juga sudah diluruskan karena Alloh. Perbaikan diri juga sudah mulai dilakukan, ikhtiar juga sudah. Beberapa kali mengajukan biodata tapi tidak ada proses lanjutan, bersabar dan ikhlas juga sudah ditanamkan dalam hati tapi orang tua sudah mulai khawatir dengan usia kita yang sudah mulai bertambah dan tampak wajah kesedihan dari raut wajah mereka. Apa yang harus kita lakukan buat mensikapi kondisi tersebut?
Jawab
Tenang, sabar tetap tawakkal


3. Bagaimana kalo misalnya dalam ikhtiar mencari pasangan kita salah berproses, harusnya taaruf dengan perantara tapi kita malah ikut-ikutan tren "pacaran" solusi terbaik nya bagaimana?
Jawab
istighfar, mohon ampun kepada Allah dan jangan diulangi. Jika 'pacar' masih lama diperpendek saja. Disegerakan menikah untuk menghindari mudharat dan dosa yang lebih banyak jadi solusi terbaik segera ambil keputusan kalo sudah cocok bismillah agar menikah kalo belum cocok hentikan. berta'aruflah (emang gampang tadz melupakan. perasaan dunk!!!!) dengan memulai cinta karena Allah semua akan menjadi gampang, bi idznillah..

4. Pacaran dan punya niat menikah, tetapi dari pihak keluarga tidak setuju, kita baiknya bagaimana ya?
Jawab
Baiknya nda pacaran mba ada jalan yang lebih ahsan (baik): dicarikan orang tuanya melalui proses ta'aruf yang benar yang sekarang mba dah siap nikah belum? kalo belum mending menyiapkan diri dengan seambreg persiapan tuk masa depan yang lebih baik tapi kalo sudah siap berta'aruflah


5. Pernah dengar kalo salah satu cara menjemput si jantung hati dengan cara riyadah. Riyadah yang seperti apa ya abii, ummi?
Jawab
riyadlah?? Riyadlah itu artinya latihan, konteksnya

 يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ .

“Wahai Yang Maha Hidup, wahai Yang Menegakkan segala urusan makhluq, dengan kasih-sayang-Mu aku memohon pertolongan, perbaikilah urusanku semuanya dan janganlah Engkau sandarkan aku kepada nafsuku sekejap matapun.”

Mba Wikhe boleh tafadhal

GRUP 116
1. Petunjuk sholat istikharah selalu lewat Mimpi?
Jawab
Tidak selalu bisa dari rasa kemantapan juga

2. Dalam sebuah referensi dikatakan bahwa jodoh adalah cerminan pribadi. Itu maksudnya gimana mba?
Jawab
Atthayibatu litthayibin laki-laki yang baik dapat wanita baik. Jadi jodoh itu in sya Allah sekufu


3. Orang baik dapat yang baik pula, ada cerita akhwat baik sholehah tapi dapat akhwan (ma'af) kurang baik, Itu gimana ustadzah?
Jawab
Setiap episode kehidupan kita pasti ketemu dengan yang namanya ujian. Yang jadi ketetapan Allah itu yang terbaik. Tidaklah setiap kesulitan kecuali akan dihadirkan kemudahan dan dihamparkan surga bagi hamba-hamba yang sabar

4. Kalo kita sudah siap menikah sedangkan ikhwannya belum kunjung juga, itu bagaimana ustadah untuk menjemput jodoh? Apakah harus diam saja menunggu atau bagaimana?

Jawab
Berdoa tak kunjung henti  minta tolong kepada yang dipercaya


5. Kalau sudah shalat istikharah tapii masih belum ada jawaban gimana?
Jawab
Sabar dan tetap berhuznudzon kepada Allah


6. Ustadzah, saya mau tanya kalo misalkan nih ada orang yang baru kita kenal terus dia suka bbmin kita terus dan mau ngajak kita pergi tapi ga berduaan sama-sama teman-teman yang lain. Dan dia juga mau main kerumah ketemu orang tua bukan mau melamar hanya ingin mengenal dulu. Itu bagaimana ustadzah?
Jawab
Itu gaya setan bersiasat. hati-hati dan waspada


7. Apa benar ya ustadzah wanita baik-baik untuk laki-laki baik, tapi juga sering terjadi wanita baik tapi dapat laki-laki tidak baik. Itu gimana ustadzah?& apa setelah menikah memantapkan hati kemudian bercerai jadi namanya bukan jodoh??
Jawab
Jodoh bukan harga mati tapi butuh diperjuangkan dan pengorbanan


GRUP 117
1. Afwan ana mau tanya ummi. Ketika kita menikah dengan orang yang belum pernah kita lihat langsung dan kita juga belum tau bagaimna agamanya. Apa ini yang terbaik buat kita?(perjodohan)
Jawab
Siapa dulu yang carikan, teman saya dulu yang carikan kakaknya dan kakaknya itu ustadzah jadi in sya Allah aman


2. Ummi, bagi yang belum menikah, bagaimana persiapan untuk menjadi istri sholihah? Oya,  bagaimana kiat-kiat agar kita bisa mendapatkan jodoh dunia akhirat ?
Jawab
a. Sedari awal niatkan semua karena Allah
b. Selalu berusaha memperbaiki ibadah kita kepada Allah
c. Berdoa penuh harap untuk menjaga kita dalam kebaikan


itu juga termasuk kita mencari atau menemukan jodoh keterangan di atas

3. Umi mau tanya, boleh kan sebelum nikah kita tanyakan berapa gaji calon suami dan bagaimana rencana dia untuk pembagian nafkahnya ke kita calon istri nya? Apa masalah keuangan ini tidak boleh di bahas sebelum menikah?
Jawab
Jika memang diperlukan tidak masalah tapi untuk masalah yang lebih detil kurang ahsan jika dibahas sebelum nikah. Allah Maha Kaya jangan pernah takut menghadapi hidup ini selama iman ada di dada kita


4. Misalnya kita punya bentuk bagian tubuh yang kurang sempurna, tapi tidak terlihat dari luar, apakah kita harus kasih tau dia? Takutnya setelah menikah dia kecewa?
Jawab
Perlu mba karena jika memang mencintai karena Allah niscaya tidak akan kecewa.

5. Bolehkah sebelum nikah kita buat persyaratan, seperti tidak mau di madu dengan alasan apapun, tidak akan  bercerai meskipun tidak punya anak (semoga tidak terjadi), boleh membawa orang tua tinggal bersama, suami tidak boleh masuk ke dunia politik, dll?
Jawab
Boleh saja mengajukan persyaratan nanti akan terjawab seperti apa calon suami kita

6. Apa kita perlu menceritakan aib masa lalu kita dan keluarga pada calon suami? Takutnya suatu saat dia jadi kecewa sama kita dan keluarga.
Jawab
Jika sebuah aib tidak perlu karena Allah sudah menutup rapat-rapat hendaknya kita juga menutupnya

7. Umi,bagaimana cara kita melihat kalau laki-laki itu adalah pilihan terbaik untuk membina RT yang samara dan bisa menjadi imam ?
Jawab
a. Gunakan perantara
b. Cari info yang benar dan akurat
c. Bila perlu dicroschek lagi
d. Proses ta'aruf untuk tau lebih detil
e. Yakin dan berdoalah

GRUP 118 
1. Um, aku mau tanya, Ikhtiar apa saja yang bisa kita lakukan selain berdoa dan minta tolong dicarikan kepada murrobi/ teman? Apa ada amalan lain yang bisa kita lkukan apa bila jodoh belum kunjung datang? Makasih.
Jawab
Jangan pernah putus asa sayang. Bila jodoh tak kunjung datang bukan karena kita kurang berdoa mungkin belum pasnya moment karena Allah tau yang tidak kita tau, jika belum dapat bisa lewat keluarga dengan catatan mereka paham dengan fikrah kita. Tetap meminta di saat-saat maqbulnya sebuah doa. 
Bila HARAPAN tak seindah kenyataan bersabarlah
Bila UJIAN tak mampu terlewatkan bertawakallah
Bila KESULITAN tak segera terselesaikan berdoalah
Bila COBAAN tak mampu terelakkan berpasrahlah
Dan bila KEMUDAHAN senantiasa kita dapatkan bersyukurlah
Bila KEBAHAGIAAN selalu ada tersenyumlah
Semoga kita menjadi hamba-hamba yang selalu ISTIQAMAH
Tetaplah menjadi BINTANG
Kala bercahaya indahnya mampu dinikmati seluruh penghuni jagat raya
Tetaplah menjadi bintang
Meski kadang tak bercahaya namun akan selalu ada di angkasa raya
Ada dan tiadanya tetap hadirkan makna
Ada dan tiadanya mampu hadirkan suka cita
Tetaplah menjadi BINTANG dalam KEHIDUPAN
2. Apakah dalam proses menikah harus melalui proses melalui murrobi? Bagaimana kalo calonnya itu sahabat sendiri..
Jawab
Tidak harus tapi butuh hati-hati menjaga hati

GRUP 121 
1. Assalamu'alaikum ustadzah, aku pernah membaca buku ustad felix. Dalam bukunya dtulis. Yang dikatakan mampu untuk menikah yang cukup ilmu agamanya. Jad, yang ingin aku tanya adalah ilmu agama apa aja yang kita perlu pelajari untuk persiapan pernikahan?syukron ustadzah. .
Jawab
Wa'alaikum salam wr wb...
Yang dimaksud ilmu disini bukan saja kita belajar dari buku, meski buku iya tapi ilmu apa saja yang bisa kita gunakan untuk menjalani kehidupan ini. Karena kenyataan kehidupan merupakan guru yang paling berharga. Ikut kajian, daurah atau apa saja yang bisa jadi bekal mengarungi bahtera hidup ini, yang utama ilmu agama terutama yang berkaitan dengan bagaimana membangun keluarga samara

2. Ustadzah, satu hal yang buat saya termenung dan campur aduk rasanya, saya mau cerita dulu ya ust, sebenarnya ada 2 ikhwan yang mau melamar saya ketika saya lulus kuliah, saya udah istikharah tapi belum juga dikasih jawaban sama Allah. Saya juga belum yakin akan keduanya ust, bagaimana dengan pengalaman ustadzah? Atau kan saya harus memperbaiki diri dulu karena saya belum yakin akan kedua. Jazakillah ust
Jawab
Atthayibatu litthayyibin..
laki-laki yang baik diperuntukkan wanita yang baik. Tugas kita menshalihkan diri. Bismillah Allah akan hadirkan yang terbaik. Memag butuh data akurat maka kita butuh perantara yang shalih. sang perantara juga harus memenuhi kriteria. 
a. Mengenal benar pribadi yang mau dijodohkan
b. Dapat dipercaya
c. Sama persepsi dan fikrah
d. Tidak ada kepentingan khusus

3. Mau nanya ummi, apakah kita bisa menguji kesholehan calon pasangan hidup kita? dan apa yang bisa kita ujikan agar kita tahu dialah orang yang pas buat menjadi pendamping kita ?
Jawab
Boleh. bisa lewat dialog tapi yang pasti harus ada perantara atau mediator. Mungkin ditanya ttg agama tilawah dll tapi kalo kita dicarikan sama perantara yang shalih percayakan padanya

4. Jadi boleh kita minta bantuan orang lain untuk dicarikan jodoh? Kalau udah menikah, gimana cara untuk mencintai pasangan karena Allah? Aku pernah denger, "hati-hati kalau mencintai laki-laki beriman, karena dia adalah calon suamimu yang tebaik. Tapi kamu bisa lebih mencintai dia dari pada Tuhan-mu..". Takut begituu ummi.. 
Jawab
Justru butuh bantuan orang lain untuk menjaga hati. Semua proses tidak sesaklek itu tapi perlu disadari bahwa apa yang saat ini kita miliki tidak kekal termasuk suami juga anak-anak.

5. Langkah-langkah islami menjelang pernikahan seperi apa ummi? Dan masalah mahar, mahar yang bagaimana yang baik ummi? Dan tentang pinangan, apakah pinangan itu sudah sah di mata Allah? Jadi status pinangan hampir sama dengan status pernikahan? jazakillah ummi
Jawab
Yang persiapkan  ketika akan menikah
a. Jangan sekedar cari suami tapi carilah ayah bagi anak-anakmu
b. Bicara pada guru ngaji atau saudara untuk dibantu
c. Ta'aruf
d. Khitbah
Untuk mahar boleh apa saja yang penting tidak memberatkan. Jika masih pinangan masih belum sama dengan pernikahan karena belum ada ijab qabul

6. Ustadzah, kalau orang orang tua kita tidak mengetahui proses menuju khitbah yang secara islami. Bagaimana cara kita menjelaskan ke mereka?? 
Jawab
Bagaimana pun keadaan orang tua kita mereka harus dihormati jadi komunikasikan dengan baik-baik

7. Saat kita ada di tahap ta'aruf. Saat kita ingin bertanya kepada si calon bolehkah kita mengajukan pertanyaan langsung kepada calon??
Jawab
Boleh sama mediator biasanya difasilitasi

GRUP 122
1. Untuk point 7. Kesiapan memberi nafkah. Saya pernah denger bahwa untuk menikah tidak melulu soal uang untuk menafkahi karena Allah akan memberinya. Nah kalo memang belum siap untuk memberi nafkah, tapi siap menikah, si calon pun ada, gimana tuh?
Jawab
Menikahlah in sya Allah rizki akan mengikuti

2. Mau nanya tapi masih bingung merangkai katanya. Kadang bingung memilih laki-laki yang dicintai dengan yang lebih baik kelihatannya di mata kita.
Jawab
Pilihlah karena agamanya itu yang utama

GRUP 123 
1. Bagaimana caranya untuk mempersiapkan psikis dan rukiyah?
Jawab
Psikis : kita akan hidup dengan orang lain pasti akan ketemu dengan berbagai macam hal tidak kita duga. Kondisi-kondisi tersebut harus kita siapkan. Mengarungi kehidupan berumahtangga itu seperti bahtera di lautan ketemu ombak, karang, angin, badai. Disitu kita butuh jiwa yang tangguh. dan ruhiyah yang dekat dengan Allah akan menambah kekuatan.

2. Apa dalam pernikahan asal usul keluarga itu penting?
Jawab
Tidak begitu penting yang didahulukan agamanya karena jika berlandas  agama tak hanya bahagia di dunia tapi juga sampe ke surga in sya Allah

3. Bagaimana cara mempersiapkan psikis dan ruhiyah?
Jawab
a. Belajar mengerti orang lain.
b. Sadari bhwa setiap manusia memiliki perbedaan 
c. Belajar memberi bkn sekedar mau menerima
d. Belajar mengerti tak hanya ingin dimengerti
Untuk masalah Ruhiyah : Semakin taat kepada Allah dalam hal apa saja


4. Point ke 7 yaitu kesiapan mencari nafkah, apa boleh perempuan turut bekerja mencari nafkah, padahal sang suami sudah mencukupi bahkan bisa diketakan berlebih?
Jawab
Sangat boleh, tapi perlu dikomunikasikan baik-baik

5. Ketika kita dimudahkan dengan adanya grup qur'ani yang dulu booming sekarang mulai jarang dibahas lagi hingga istiqomah mulai  naik turun, kadang lebih sering cari kesibukan sbagai alasan. Nah itu bagaimana ustadzah?
Jawab
"Al imanu yazid wa yanqus" iman itu bisa naik bisa turun. Tetaplah dalam barisan dakwah dan orang-orang shalih. Kebaikan awalnya dipaksakan lama-lama kebaikan menjadi kebiasaan

6. Ustadz kalo menikah dengan dijodohkan tanpa timbangan karena dari orang tua itu adalah teman lamanya dsb. It bgaimana ustadz?
Jawab
Dikomunikasikan secara baik-baik tanya seperti apa sang calon tersebut jika tidak jauh dari fikrah islami tidak apa-apa

7. Salahkah memilih pasangan dengan aturan anak pertama ga boleh dengan anak akhir ustadzah?
Jawab
Tidak salah tapi bukan berarti benar bukan patokan kebahagiaan.

8. Ustadzah, bagaimana jika awal dipertemukan dengan pemahaman faham fiqrah yang berbeda dan itu fanatisme meski itu baik?
Jawab
Tidak masalah selama tidak menyimpang tapi memang butuh kerja keras untuk menyesuaikan

9. Apa tips untuk menjadi menantu idaman
Jawab
a. Taat pada Allah
b. Taat pada suami
c. Berakhlakul karimah
d. Penuh kasih sayang kepada anak dan sesama
---------------------------
Jangan kita tanya mengapa ALLAH Swt tak kabulkan do'a...
Jangan kita paksa kapan ALLAH Swt ijabahkan do'a...
Jangan kita heran mengapa ALLAH Swt abaikan do'a...


Tapi tanyakan sebanyak apa kita berdoa
Tanyakan sejauh mana kewajiban kita terlaksana.
Dan Tanyakan seperti apa ketulusan hati kita menghamba...


Mari bersegera mencari alasan hingga harapan-harapan kita terkabulkan
Semoga berkah kita dapatkan di sisa perjalanan
Hingga raih kebaikan hingga pada kehidupan yg berkekalan
Selamat berjuang sahabat Surgaku...
@rochma_yulika#untukmuslimahyangtakpernahlelahberdakwah@Proumedia

---------------------------
Sahabat Surgaku....
Ketika ingat akan kampung akhirat
Tak sanggup diri kembali bermaksiat
Terlintas bayangan akan siksa
Urung diri berbuat nista

Sahabat Surgaku
Kerinduan tuk bersua di keabadian
Buatku tetap hati di jalan kebaikan
Meski perih melanda hati
Meski lelah melanda jiwa
Tak ada keluh meski harus berpeluh
Tak ada kesah meski harus berdarah

Sahabat Surgaku
Memburu asa mengejar cita-cita
Ingin selalu berbakti pd yg Kuasa
Hingga akhir usia
Bersiap menghadap sang Pencipta
Selamat berjuang sahabat Surgaku...
@rochma_yulika#untukmuslimahyangtakpernahlelahberdakwah@Proumedia
---------------------------
Barangkali cukuplah secuil batu karena begitu sedikitnya kebaikanku. Tapi aku butuh pasir seluas pantai  untuk menulis kesalahanku. Walau begitu, alangkah berterima kasih aku pada angin atau hujan yang bisa menghapus keburukan sikapku. Dan di antara kita yang tinggal hanya kebaikan. Tuk jadi bekal kita di akhir zaman


Teruntuk sahabat surgaku... Semoga hanya kenangan kebaikan yang saling maenjadi saksi di akhirat kelak. 
@rochma_yulika
---------------------------
Sebelum Kamu Mengeluh ...
Bismillah ... Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.
Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri kamu, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Allah Azza Wa Jalla untuk diberikan teman hidup.
Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.
Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti kamu.
Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,
Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,Tersenyum dan Bersyukurlah pada Rabb bahwa kamu masih hidup......“Semoga sisa usia ini berkah...

Rochma Yulika-Uhibukum fillah
Cinta itu bersemi kala melangkah di jalan dakwah dan berharap bersua di jannah
cinta itu berbunga kala hidup di jalan kebaikan dan berharap kekal hingga akhir kehidupan

Alhamdulillah. Ya allah berilah kemudahan untuk dapat disegerakan ketemu jodohnya yang Engkau Ridhoi pada nanda-nanda ini. Jodoh yang sholih yang bisa menjadi imam dan mengantarkan ke surga Mu Ya Allah. Keluarga yang sakinah mawadah wa rahmah. Aamiin ya mujibasailiin.

Mari Kita Berdoa Kepada Allah

#Doa Mendapatkan Jodoh
“RABBANA HABLANA MIN AZWAAJINA, WA DZURRIYYATINA QURRATA A’YUNIW, WAJ’ALNA LIL MUTTAQIENA IMAAMAA.”
Artinya
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami jodoh [isteri-isteri] kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS Al-Furqaan 74)

#Do’a Agar Dimudahkan Dalam Mendapatkan Jodoh
“ROBBI LAA TADZARNI FARDAN WA ANTA KHOIRUL WAARITSIN”.
Artinya
“Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik.

#Doa bagi laki-laki yang berharap jodoh
“ROBBI HABLII MILLADUNKA ZAUJATAN THOYYIBAH AKHTUBUHA WA ATAZAWWAJ BIHA WATAKUNA SHOOHIBATAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH”.
Artinya
“Ya Robb, berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat”.

#Doa Bagi Wanita yang Berharap Jodoh
“ROBBI HABLII MILLADUNKA ZAUJAN THOYYIBAN WAYAKUUNA SHOOHIBAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH”.
Artinya
“Ya Robb, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat”.

“ALLOHUMMAB’ATS BA’LAN SHOOLIHAN LIKHITHBATHII WA’ATTHIF QOLBAHU ‘ALAYYA BIHAQQI KALAAMIKAL QODIIMI WABIROSUULIKAL KARIIMI BI ALFI ALFI LAA HAWLA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘AZHIIM WA SHOLLALLOOHU ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA’ALAA AALIHII WA SHOHBIHI WA SALLAMA WALHAMDULILLAAHIROBBIL ‘AALAMIIN.”
Artinya
“Tuhanku, utuslah seorang suami yang shalih untuk melamarku, condongkanlah hatinya kepadaku berkat kebenaran Kalam-Mu yang qadim dan berkat utusanMu yang mulia dengan keberkahan sejuta ucapan LAA HAWLA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘AZHIIM. Dan semoga Allah Melimpahkan Rahmat dan salam kepada junjungan kita, Nabi Muhammad, dan kepada segenap keluarga serta sahabatnya. Dan segala puji bagi Allah Tuhan sekalian Alam.”

#Doa yang lain yang bisa diamalkan tiap shalat
ALLAAHUMMAFTAHLII HIKMATAKA WANSYUR ‘ALAYYA MIN KHOZAA INI ROHMATIKA YAA ARHAMAR-ROOHIMIIN”.
Artinya
“Ya Allah bukakanlah bagiku hikmah-Mu dan limpahkanlah padaku keberkahan-Mu, wahai Yang Maha Pengasih dan Penyayang”.


“ROBBI INNII LIMAA ANZALTA ILAYYA MIN KHOIRIN FAQIIR”.
Artinya
"Ya Robb, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku”. (Q.S. 28 : 24)


“HASBUNALLOOH WANI’MAL WAKIIL NI’MAL MAULA WANI’MAN NASHIIR”.
Artinya
“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung, Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong”. (Q.S. 3 : 173 & 8 : 40).


PENUTUP
Doa Kafaratul Majelis
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post