Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

ISTIKHARAH

Kajian Online Telegram Hamba  اللَّهِ  SWT

Hari / Tanggal : Kamis, 16 Oktober 2014
Narasumber : Ustadz Abdullah Khaidir 
Notulen : Nurza
Editor : Ana Trienta

Assalamualaikum warahmatullahi wa barokaatuh, kaifa haalukum ikhwaani wa akhowaati fillah.... la'allakum thayyibiin wa fi shihhatin wa 'aafiyah

Saya dapat amanah untuk mengisi materi pagi ini. Saya isi materi apa ya? Hari-hari ini saya sedang perlu melakukan istikharah. Apa masalah ini sudah ada yang bahas? Tentang shalat istikharah.

Shalat istikharah adalah shalat yang disunahkan dalam syariat Islam. Haditsnya jelas dan shahih, bahkan doanya pun langsung diajarkan Rasululullah saw. Istikharah استخارة artinya adalah طلب الخيرة meminta ketentuan terbaik atas sebuah pilihan.

Dalil shalat istikharah
عَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُعَلِّمُنَا الاسْتِخَارَةَ فِي الأُمُورِ كُلِّهَا كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنْ الْقُرْآنِ يَقُولُ : إذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ لِيَقُلْ : ( اللَّهُمَّ إنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ , وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ , وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلا أَقْدِرُ , وَتَعْلَمُ وَلا أَعْلَمُ , وَأَنْتَ عَلامُ الْغُيُوبِ , اللَّهُمَّ إنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ (هنا تسمي حاجتك ) خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ : عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ , فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ , اللَّهُمَّ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ (هنا تسمي حاجتك ) شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ : عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ , فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ ارْضِنِي بِهِ . وَيُسَمِّي حَاجَتَهُ , وَفِي رواية , ثُمَّ رَضِّنِي بِهِ   ( رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ 1166)

Kita coba pahami hadits ini sedikit demi sedikit sambil ambil faidahnya.
Dari Jabir radhiallahu anhu, dia berkata: "Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dahulu mengajarkan kami istikharah dalam semua perkara, sebagaimana beliau mengajarkan kami surat dalam Alquran.
Dari sini paling tidak ada 2 kesimpulan;
  1. Shalat istikharah berlaku untuk semua perkara. Tentu saja batasannya adalah perkara-perkara yang tidak melanggar ajaran Allah. Sebagian orang hanya mengenal istikharah untuk mencari jodoh mestinya untuk kepentingan apa saja, ingin melamar kerja, beli rumah, beli kendaraan, pindahan dll
  2. Menandakan pentingnya istikharah, sampai-sampai Rasulullah saw mengajarkannya sebagaimana beliau mengajarkan Alquran kepada para sahabatnya....
Paling tidak seharusnya dari hadits ini kita mestinya sudah hafal nih doa istikharah sebagaimana kita hafal surat-surat dalam Alquran. Pengen tahu, siapa yang sudah hafal doa istikharah? Dua org cukup mewakili.. Kita lanjut ya..

Sisi penting shalat istikharah juga adalah dari segi tauhid, menunjukkan kepasrahan, ketergantungan dan keimanan Hamba kepada Allah yang Maha  Kuasa dan Maha Tahu atas segala sesuatu. Sisi lainnya lagi, hal ini menutup celah praktek-praktek kesyirikan, karena saat seseorang bingung menentukan pilihan dan tidak tahu petunjuk syariat, sangat mungkin dia merujuk kepada cara-cara klenik dan perdukunan yang mengaku-daku dapat meramal atau tahu perkara gaib.

عَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُعَلِّمُنَا الاسْتِخَارَةَ فِي الأُمُورِ كُلِّهَا كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنْ الْقُرْآنِ يَقُولُ : إذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ
ِ
Jika salah seorang dari kalian menghendaki sebuah perkara, hendaklah dia shalat dua rakaat, selain shalat fardhu. Ada 2 faidah juga dari ungkapan ini
1. Jika kita mengendaki suatu perkara, maka shalatlah
Maksudnya adalah bahwa shalat istikharah hendaknya dilakukan ketika kita sudah punya pilihan, lalu kita mohon kedada Allah, agar pilihan kita diberikan kebaikan dan dimudahkan jika dia memang baik, dan dijauhkan jika dia memang buruk. Sebagian orang istikharah belum jelas betul pilihannya, dia malah minta dimunculkan pilihan tersebut misalnya dia ingin beli kendaraan, masalah mobilnya yang mana belum ada gambaran sama sekali, lalu dia istikharah, itu kurang tepat. Mestinya dah ada gambaran mobilnya mana, baru dia istikharah atau soal jodoh, belum ada gambaran orangnya, jangan istikharah dulu, tapi jika sudah ada yang "dilirik" atau "melirik"  bolehlah istikharah....
Afwan bahasa "lirikan" jagan diterjemahkan terlalu jauh..

Karena itu, istikharah akan sangat bagus jika digabung dengan istisyarah استشارة musyawarah, konsultasi dengan orang yang kompeten. Ada riwayat terkenal, meski tidak shahih tapi maknanya bagus.

ما خاب من استخار وما ندم من استشار

Tidak kecewa orang yang istikharah dan tidak menyesal orang musyawarah

Dalam Alquran pun ada isyarat kepada hal tersebut; Musyawarah, lalu putuskan, kuatkan azam, lalu pasrah kepada Allah.

وَشَاوِرْهُمْ فِي الأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّهِ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ سورة آل عمران 

2. Shalat istikharah adalah shalat sunnah, tidak dilakukan dalam shalat fardhu maksudnya kalau mau istikharah, maka kita tidak dapat melakukannya sekaligus dengan shalat fardhu. Dapat dilakukan secara terpisah, shalat dua rakaat dengan niat istikharah dalam hati, lalu sesudah salam baca doanya. Waktunya kapan saja, tidak harus waktu malam. Yang penting diluar waktu-waktu yang diharamkan. Misal waktu Dhuha, siang sehabis zuhur, malam sehabis maghrib atau Isya.

ثُمَّ لِيَقُلْ :  اللَّهُمَّ إنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ , وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ , وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلا أَقْدِرُ , وَتَعْلَمُ وَلا أَعْلَمُ , وَأَنْتَ عَلامُ الْغُيُوبِ ,

Kemudian bacalah: Ya Allah, aku mohon kebaikan kepadaMu dengan ilmuMu, aku mohon ketetapanMu dengan KuasaMu, aku mohon karuniaMu yang agung, Sungguh Engkau Maha kuasa dan aku tidak, Engkau Maha tahu dan aku tidak, Engkau Maha Tahu perkara-perkara gaib.

Ini saya terjemahin doanya ya, maksudnya bukan baca terjemahannya begitu saja, tapi baca teks arabnya yang langsung Nabi ajarkan tentu dengan meresapi maknanya. Kalau ngga hafal, mbok ya dihafal.

Afwan, melanjutkan sedikit bahasan di atas, para ulama membolehkan memasukkan niat istikharah dalam shalat-shalat sunah yang sudah dikenal. Misal kita hendak shalat Dhuha dan kita ingin istikharah, maka kita niatkan Dhuha sekaligis untuk istikharah, lalu selesai shalat kita baca doanya.

Apa perlu saya minta pengurus bikin aturan, semua member harus hafal doa istikharah? Kalau memang ga hafal juga, minimal dibaca jika shalat istikharah. Maksudnya dibaca dari secarik kertas.. Hehe... ngga berani deh ngewajibin, dianjurkan saja...

Thayib, lanjut yaa....
Jadi berdasarkan hadits tersebut, baca doanya adalah setelah selesai shalat karena Nabi saw bilang, "kemudian bacalah" isyaratnya setelah itu, maksudnya setelah shalat. Namun boleh juga doa di dalam shalat pada tempat yang dianjurkan berdoa, seperti saat sujud setelah membaca zikir sujud, atau setelah membaca tasyahhud akhir sebelum salam. Karena saat itu memang asalnya dianjurkan untuk berdoa apa saja.

اللَّهُمَّ إنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ (هنا تسمي حاجتك ) خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ : عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ , فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ ,

Ya Allah, jika Engkau tahu, bahwa perkara ini (sebutkan perkara yang di maksud, misalnya saya menerima lamaran si fulan, atau saya membeli mobil A) adalah baik buat saya dalam agama saya, kehidupan saya, dan kesudahan urusan saya, maka tetapkanlah dia untuk saya, mudahkan bagi saya dan berkahi saya padanya.

Belum selese..
Yang belum paham bahasa Arab, tulisan dalam kurung jangan dibaca, tapi diganti dengan menyebutkan maksud tujuannya. Ga apa-apa dengan bahasa kita sendiri kalau ga bisa bahasa arab.

Doa ini memperkuat bahwa perkara yang kita istikharahkan harusnya sudah definitif. Jadi istikharah, jangan minta dicariin. Mis. ya Allah saya mau beli mobil, tolong carikan mobil mana yg pantes lalu malemnya berharap mimpi mobil mana yg muncul. Boleh-boleh aja sih kalau sebatas doa biasa, tapi istikharah tidak demikian alurnya.

اللَّهُمَّ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ (هنا تسمي حاجتك ) شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ : عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ , فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ ارْضِنِي بِهِ . وَيُسَمِّي حَاجَتَهُ , وَفِي رواية , ثُمَّ رَضِّنِي بِهِ   ( رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ 1166)

Ya Allah, jika Engkau tahu, bahwa perkara ini (sebutkan perkaranya yg tadi) buruk bagiku, dlm agamku, kehidupanku, dan kesudahan urusanku, maka jauhkan dariku, dan jauhkan aku darinya, tetapkan yang baik bagiku dimana saja, kemudian jadikan aku ridha terhadapnya....... (HR. Bukhari, no 1166)

Secara praktis, shalat istikharah adalah:
  • Tetapkan pilihan, baik dengan pandangan pribadi, lebih baik jika bermuswarah.
  • Shalat dua rakaat sunah, baik terpisah atau ikut dengan shalat sunah yang ada.
  • Baca doa yang diajarkan Nabi.
Wallahu a'lam..

Saya break dulu zuhur di Riyadh. Pertanyaan-pertanyaan boleh dikumpulkan, habis zuhur saya ada waktu sejam.

TANYA JAWAB
1. Maesitoh
Saya hapal doa istikharah artinya aja tadz..arab ndak. Ustadz kalo sebelum taaruf baru tukeran cv dah boleh istikharah belum?
Jawab


Sudah dapat CVnya, berarti sudah ada gambaran, boleh istikharah, lebih baik lagi jika istisyarah dulu kepada beberapa orang terpercaya

2. Yuni
Ustad..mau nanya kalo memilih antara kerja atau jadi ibu rumah tangga itu bisa?
Jawab


Jika ada dua pilihan yang seimbang, istikharahkan kedua-duanya misal istikharah dulu untuk jadi IRT jika masih ada kerguan nanti istikharah untuk bekerja yang mana yang lebih kuat di hati, itu yang dipilih.

3. H. Akang 
Tanya ya ustadz:
a. Bagaimana cara mengetahui bahwa istikharah kita 'dijawab' oleh Allah?
Jawab


Tidak ada sesuatu yang khusus menunjukkan bahwa istikharah kita diterima Allah, para ulama umumnya menyebutkan adanya kelapangan dada, ketenangan hati serta  kemantapan jiwa atas pilihan yang kita sampaikan..

b. Apakah kalo sudah istikharah masih bingung juga, kita istikharah terus sampe menemukan keyakinan atas perkara tersebut?
Jawab
Jika masih bingung juga, istikharah lagi, dua kali, atau tiga kali. Jika masih sangat meragukan, tinggalkan saja pilihan itu dan beralih ke pilihan yang lain, lalu istikharah lagi. Yang penting jangan terlalui dihantui perasaan takut tak beralasaan

c. Tadi ustadz bilang istikharah bisa kapan saja asal diluar waktu yang di haramkan, tapi adakah waktu-waktu tertentu yang lebih utama/paling utama untuk melakukan istikharah tersebut? Terimakasih ustadz
Jawab
Wallahu a'lam, setahu saya tidak ada waktu-waktu khusus yang utama untuk melakukan istikharah. Jika malam hari, bisa mendapat keutamaan shalat malam



4. Arin
Mengenai istisyarah tadi ustadz. Tipikal yang bagaimana yang kita konsul tentang hal yang kita istikarahkan?
Jawab
Istisyarah, minimal kepada orang yang dipercaya, pandai jaga rahasia, Juga berilmu sesuai bidangnya. Jangan konsultasi masalah medis kepada mekanik atau sebaliknya. Kalau sudah istisyarah dengan orang terpercaya, lalu kita sudah ambil keputusan, maka isikharah tinggal menguatkan saja. Seharusnya tidak perlu bimbang, tawakkal kepada Allah sekali lagi, penting untuk tidak tersandera perasaan takut berlebihan. Istisyarah, pikirkan, putuskan, istikharah, tawakal kepada Allah..

5. Fitri
Ada temen yang pernah bercerita bahwa dia nggak perlu istikharah karena sudah mantap atas pilihannya. Menurutnya istikharah hanya untuk yang masih bimbang. Kalau menurut ayah saya dulu, jawaban istikharah tidak harus berupa mimpi atau isyarat tertentu. Tapi kelancaran urusan itulah jawaban, sesuai doanya. Bagaimana menurut Ustadz?
Jawab
Demikianlah kurang lebih seperti jawaban ayah anti tidak harus dengan mimpi, meski boleh jadi ada mimpi yang memberi isyarat tapi tidak harus. Yang penting itu tadi, kelapangan jiwa dan kemantapan hati.

Istikharah tidak harus untuk yang masih bimbang, justru jika diperhatikan hadits di atas, Rasulullahnsaw tidak mengatakan "Jika kalian ragu.." tapi "jika kalian ingin"... menandakan dia sudah punya ketetapan sebab boleh jadi dibalik keyakinan dia ada yang belum dia ketahui dampaknya, disitulah dia butuh bimbingan Allah. Walau telah mantap, tetap sebaiknya istikharah, lalu dia ambil keputusan tersebut. Ya istikharah lagi tapi ya jangan suka bosenan masa belom apa-apa dah bosen. segera ambil keputusan....
Sudah ya....saya pamit dulu..

Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamualaikum wr wb
tutup doa majlis nya ustad