Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

JANGAN MEMANJANKAN DIRI DENGAN RUKHSHAH

KAJIAN ONLINE (WA) HAMBA اَللّه UMMI 09.

Hari/Tanggal: Kamis, 30 Oktober 2014
Narasumber: Ustadzah Rochma Yulika
Tema: Jangan Memanjakan Diri Dengan Rukhshah
Admin: Aprianti
Notulen: Fasikha M
Editor: Selli

Assalamu'alaikum wr. wb.
Bismillahirrahmanirrahim.
Semoga ibunda semua dalam keadaan sehat dan tak kurang suatu apa pun. Keif hal bunda shalihah dan calon bunda? Semoga kemuliaan kt raih lantaran menghadiri majlis dzikrullah ini. Ijinkan saya berbagi tentang rukhshah. Namun ijinkan kami sedikit berbagi:

Perjalanan manusia ibarat bunga dari kuncup kemudian mekar, layu dan akhirnya tiada.
Terkadang banyak rahasia yang tersembunyi di antara jeda-jeda langkah perjalanan kita.
Menerawang jiwa kala sadari diri ini sudah di ujung usia.
Terbayang kehidupan tak berbatas tanpa tau bekal apa yang bisa dibawa.
Tak terasa basah di ujung mata mengkhawatirkan diri kala menghadap Nya.
Hanya khauf dan raja' yang ada dirasa kala ingat khilaf dan dosa
Menjadikan diri lebih baik di sisa-sisa usia dan berharap maghfirah dari yang kuasa.
Selamat berjuang sahabat Surgaku...
@rochma_yulika#untukmuslimahyangtakpernahlelahberdakwah@Proumedia.

Saya lanjutkan ke materi ya bunda shalihat.
Jangan Memanjakan Diri dengan Rukhshah
Oleh: Rochma Yulika

Dari Abu Hurairah, ia berkata: Seorang yang buta pernah menemui Nabi Saw dan berujar, "wahai Rasulullah, saya tidak memiliki seseorang yang menuntunku ke masjid." Lalu dia meminta keringanan kepada Rasulullah saw untuk shalat di rumah. Ketika sahabat itu berpaling, beliau kembali bertanya,"Apakah engkau mendengar panggilan shalat (adzan)?" Laki-laki itu menjawab,"Iya." Beliau bersabda:"Penuhilah seruan tersebut (hadiri jamaah shalat) (HR muslim, abu Dawud, annas'I dan ibnu majah).

Awalnya seorang laki-laki buta itu menawar untuk tidak sholat di masjid. kemudian rasulullah menegaskan dalam hadits di atas bahwa tak mudah untuk mengambil rukhshoh bila belum diusahakan dengan maksimal.
Siapa orang buta itu? Dia adalah Abdullah bin ummi maktum. Layaknya hamba Allah yang senantiasa istiqamah dalam menjalankan perintahNya. Akhirnya Abdullah bin ummi makhtum pun melaksanakan perintah Rasulullah Saw.
Dengan mantap, ia berikrar untuk mendirikan sholat subuh di masjid, sekalipun dirinya harus meraba-raba dengan tongkatnya untuk mencari sumber adzan. Ia berhasil memaknai rukhshah dalam tingkatan paling tinggi. Yaitu memosisikan diri menaati Rasulullah bahwa tidak serta merta dengan kekurangan yang dimiliki mudah mengambil rukhshah.

Apa yang bisa kita petik dari pelajaran di atas?  Tekad yang kuat, tekad yang bulat untuk memenuhi seruannya. Selalu ada semangat untuk memprioritaskan urusan dengan Allah dan Rasul Nya sebelum yang lainnya.

Dan kita?? Banyak sekali rukhshah yang ada pada kita. Menunda ibadah, menunda tilawah, menunda kebaikan lainnya. Sementara kita tidak buta, tidak tuna netra apalagi tuna daksa.

Repot dikit bilang sibuk. Ma'af belum sempat tilawah. Tidak akan berkurang waktu kita karena tilawah, tak berkurang harta kita karena sedekah, tak kan habis waktu kita karena ibadah.
Terkadang kesibukan jadi alasan untuk tak segera berbuat kebaikan, tak segera memantaskan diri dihadapan Allah.
Kita kenali seorang pejuang tangguh yang sungguh luar biasa.
1. Syeikh Ahmad yasin yang memimpin pasukan Hamas di palestina padahal beliau hanya di kursi roda.
2. Jendral sudirman. Pahlawan indonesia. Tak asing kita dengan kisahnya.

Masih banyak lagi kisah heroisme pejuang-pejuang tangguh perindu syahid di jalan Nya. Akrabilah Al quran. Karena Al Quran merupakan petunjuk utama mencapai tsabat (keteguhan). Mengapa begitu? Karena;
1. Al quran menanamkan keimanan dan kesucian jiwa seseorang.
2. Ayat-ayat Al quran turun sebagai penentram jiwa.
3. Al Quran menunjukkan konsepsi nilai-nilai yang dijamin kebenarannya.
4. Al quran menjawab tuduhan orang kafir dan musuh islam.

Iltizam dengan syariat Allah
"Allah akan meneguhkan iman orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan dunia dan akhirat. Dan Allah menyesatkan orang-orang yang dzalim. Dan Allah berbuat apa saja yang dikehendaki. (Ibrahim: 27)

Mempelajari Kisah para Nabi.
Banyak kisah yang menyejarah yang bisa jadi ibrah atau contoh untuk menjaga keteguhan jiwa.
Senantiasa berdoa kepada Allah supaya diberi keteguhan untuk mengabdi dan berjuang di jalanNya
"Ya rabb kami berilah kesabaran atas diri kami dan teguhkanlah pendirian kami serta tolonglah kami dari orang2 kafir" (Al Baqarah. 250)

Berdzikirlah kepada Allah setiap saat setiap waktu. "Hai orang2 yang beriman bila kamu memerangi pasukan musuh maka berteguhlah hati dan dzikirlah kepada Allah sebanyak-banyaknya" (al anfal 45).
Menempuhi jalan kebenaran dengan bergaul bersama orang-orang beriman. Jalan yang benar dan selamat adalah berada bersama di jalan Allah.
Mari kita menjadi pemburu surga dan ridla Nya. Semoga kelak berakhir baik di ujung usia.
Saya kira cukup wallahu mus ta"an.
Wassalamu 'alaikim wr. wb. Jazakillahu khairon katsiron.
-------------------------------------
TANYA JAWAB:
1. Tanya:
Mbah kakung saya berumur 98 tahun. Beliau Alhamdulillaah tidak pikun, sholat 5 waktu "ok".
Tapi 2-3 tahun terakhir ini, beliau tidak sholat Jum'at, alasannya takut jatuh di jalan. Karena pernah saat berangkat ke masjid, beliau jatuh dan tangannya dijahit. Mbah tinggal sendiri, tapi kalau malam ditemani anak-anak secara bergilir.
Yang saya tanyakan, bagaimana status mbah kakung saya ini? Tidak pikun, tapi sudah tidak mau sholat Jum'at lagi.
Jawab:
Kita bicara dari kategori udzur syar'i, memang benar adanya bahwa umat di masa Rasulullah masih ada adalah umat terbaik.
Yang boleh meniggalkan sholat jumat antara lain:
1. sakit, dan keadaannya ditimpa kesempitan.
2. hamba sahaya.
3. perempuan.
4. anak-anak.
Keadaan renta dalam hadits dibolehkan untuk meninggalkan sholat jumat. Dalam surat taghabun 16 dinyatakan: Maka bertaqwalah kepada Allah semampumu.

2. Tanya:
Saya kurang faham bahasa arab, kalau boleh mohon penjelasan arti yang sebenarnya. Rukhshoh itu apa ya uztadzah?
Kalau nyimak dari penjelasan ustadzah apakah artinya suatu keadaan atau alasan yang bisa dipakai untuk meringankan dalam pelaksanaan suatu kewajiban yang diperintahkan oleh Allah?
Jawab:
Rukhshah itu berarti keringanan atau dispensasi dalam melakukan kewajiban yang diperintahkan oleh Allah.

3. Tanya:
Dihalayak umum banyak sekali yang berpendapat mengenai fidyah atas orang meninggal yang telah tinggal kan sholatnya.perihal demikian bagaimana ya ustadzah, jazakillah?
Jawab:
Yang seperti di atas tidak ada tuntunannya. Yang boleh cuma haji.

4. Tanya:
Bagaimana cara agar kita tidak  menyepelekan amalan  karena adanya rukshoh?
Jawab:
bangun mentalitas pejuang dalam diri kita. Ingat akhirat juga.


Saya kira cukup, kita tutup dengan penutup majlis.

Wassalamu'alaikum wr wb.


PENUTUP :

Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”.                              ​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ