Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , , » JANGANLAH BERHENTI UNTUK BERDOA

JANGANLAH BERHENTI UNTUK BERDOA

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Saturday, October 18, 2014

Kajian Online WA Hamba  اللَّهِ  SWT (HA 21 UMMI)

Hari / Tanggal : Jum'at, 17 Oktober 2014
Narasumber : Ustadzah Fina Fillaily
Editor : Ana Trienta

 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُاللَّهِ وَبَرَكَاتُ

Pertama-tama marilah kita bersyukur pada  اَللّهُ yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya sehingga kita dapat berkumpul dalam majelis yang penuh berkah ini. Sholawat serta salam senantiasa kita ucapkan teruntuk Rasulullah, surintauladan terbaik untuk kita umat manusia. Semoga kita yang berkumpul dalam majelis ini merupakan bagian dari Umatnya yang dicintai dan kelak berkumpul bertetangga dengan manusia mulia tersebut di surga  اَللّه
ُ
Begitu banyak permohonan yang kita panjatkan kepada Allah, terus dan terus dipanjatkan hingga terkadang kita telah merasa doa itu sudah sampai pada ujung asa kepasrahan, namun hingga sekarang belum juga terwujud. Begitu banyak permintaan kita kepada Allah, namun belum juga rasanya permintaan itu terpenuhi.

Tidak sedikit orang yang kemudian merasa “kecewa” kepada Allah karena permohonan yang tak kunjung terkabulkan dan akhirnya “marah” kepadaNya. Tidak sedikit pula yang kemudian putus asa sehingga doa itu terhenti, entah putus asa itu disebabkan karena ketidak pede-an diri atas permintaannya yang mungkin lebih tinggi daripada ketaatannya kepada Allah atau mungkin putus asa karena sedikit pengetahuannya terhadap TuhanNya yang Maha Pemurah dan Maha Mengabulkan doa, atau bisa jadi putus asa itu disebabkan karena tanpa sengaja harapannya terlalu tinggi terhadap doanya namun tidak kepada Allah..

Begitu banyak alasan yang terkadang pada akhirnya membuat kita merasa kelelahan lahir dan batin karena doa-doa yang terucapkan belum juga terjawab. Walaupun begitu...jangan pernah berhenti berdoa saudaraku karena doa adalah senjata orang beriman, janganlah pernah berhenti berdoa karena Allah bukanlah Dzat Yang Maha Tuli melainkan Allah Maha Mendengar doa-doa kita dan janganlah pernah berhenti berdoa, karena sesungguhnya Allah senantiasa mengabulkan doa-doa hambaNya sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:
“Doa seseorang akan senantiasa dikabulkan selama dia tidak berdoa untuk perbuatan dosa ataupun untuk memutuskan tali silaturahmi dan tidak tergesa-gesa.” Seorang sahabat bertanya, ‘Ya Rasulullah , apakah yang dimaksud dengan tergesa-gesa?’Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘Yang dimaksud tergesa-gesa adalah apabila orang yang berdoa itu mengatakan; ‘Aku telah berdoa dan terus berdoa tetapi belum juga dikabulkan’. Setelah itu ia merasa putus asa dan tidak pernah berdoa lagi’.(HR. Muslim)
Imam Ibnul Jauzi rahimahullah mengatakan sisi lain dari kekuatan doa. Menurutnya, kekuatan iman kita justru akan tampak tatkala kita berupaya sekuat tenaga dan terus memanjatkan doa, namun kita belum juga merasakan perubahan dari lilitan ujian yang kita alami.
”Iman seorang mukmin akan tampak disaat ia menghadapi ujian. Di saat ia totalitas dalam berdoa tapi ia belum melihat pengaruh apapun dari doanya. Ketika, ia tetap tidak merubah keinginan dan harapannya, meski sebab-sebab untuk putus asa semakin kuat. Itu semua dilakukan seseorang karena keyakinannya bahwa hanya Allah saja yang paling tahu apa yang lebih maslahat untuk dirinya. Ia yakin bahwa dengan ujian itu, Allah ingin melihat tingkatan kesabaran dan keimanannya. Ia yakin bahwa dengan keadaan itu, Allah SWT menghendaki hatinya menjadi luruh dan pasrah kepadaNya. Atau, boleh jadi melalui ujian itu, Allah menghendaki dirinya untuk lebih banyak lagi berdoa sehingga ia lebih dekat lagi denganNya melalui doa-donya”
Begitu nasehat Ibnul Jauzi rahimahullah (Shaidul Khatir, 375)

Menurut Muhammad Nursani dalam tulisannya di buku ‘Mencari Mutiara di Dasar Hati”, beliau menjelaskan pernyataan dari Ibnul Jauzi sebagai berikut: “Perhatikanlah dengan seksama lima alasan utama yang menurut Ibnul Jauzi bisa membuat keimanan seseorang terbukti saat melewati ujian. Dengan kata lain, orang-orang yang memohon dan menginginkan doanya segera terkabul, cepat terwujud, adalah bukti kelemahan dari imannya.

Bukti kelemahan iman itu adalah karena lima hal kebalikannya, yakni:
  • Karena ia memandang dirinya sebagai orang yang paling mengetahui apa yang paling baik, bukan Allah SWT.
  • Karena ia merasa sudah banyak beramal ibadah, lalu berhak menerima besarnya pahala dengan menerima ‘upah’ dari Allah dari amal-amalnya.
  • Karena hatinya ternyata tidak kunjung pasrah dan luruh di hadapan kebesaran Allah SWT yang tak ada kebesaran lain yang menandingiNya, padahal sudah banyak diuji.
  • Karena ternyata hatinya belum juga mau mendekat kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya
  • Karena ia ternyata belum dianggap cukup menyampaikan doanya kepada Allah SWT.”

Oleh karena itu berdoalah saudaraku dengan sebaik-baik pengharapan dan kepasrahan kepada Allah, karena tidak ada sedikitpun kerugian dalam berdoa, tidak ada yang sia-sia dalam berdoa dan karena Allah senantiasa tahu apa yang terbaik untuk hambaNya bisa jadi kita meminta sesuatu kepada Allah. Namun Allah Maha Mengetahui apa yang baik bagi kekasihnya. Lalu permintaan hamba tersebut tidak dikabulkan dan digantikan dengan sesuatu yang lebih baik. Jika tidak di dunia maka di akhirat.
Abu Sa’id Al-Khudri ra. Berkata, Rasulullah saw bersabda,”Tidaklah seorang muslim berdoa kepada Allah, yang dalam doa tersebut tidak terdapat unsur dosa ataupun pemutusan tali silaturahmi, melainkan Allah akan memberinya salah satu dari ketiga hal berikut ini: Mungkin mengabulkan dengan segera apa yang diminta dalam doanya, atau akan diberikan di akhirat, atau ia akan dihindarkan dari keburukan yang sebanding dengan permintaannya.” (HR. Ahmad)
Tanya jawab :

Assalamualaikum Ustazah gimana tatacara berdoa yang  baik?
Jawab
Diantara ada berdoa adalah:
  • Memilih waktu-waktu tertentu yang memiliki keutamaan seperti saat  menjelang berbuka puasa,antara adzan dan iqomah,saat hujan,saat safar,dll
  • Didahului dengan berwudhu dan sholat
  • Memohon ampunan
  • Menghadap kiblat
  • Mengangkat kedua tangan
  • Membuka doa dengan pujian kepada Allah dan sholawat Nabi
  • Mengucap sholawat
  • Menutup doa dengan ucapan amin
  • Berdoa dengan bentuk yang umum (tidak hanya untuk dirinya sendiri)
  • Berbaik sangka kepada Allah
  • Mengakui semua dosa
  • Merendahkan suara
Assalamualaikum ustazah zikir apa yang harus dibaca sebelum berdoa biar doanya segera dihijabah ALLAH
Jawab
Allah itu Maha Kaya Allah Maha Kuasa dan Allah Maha Mudah dalam mengabulkan setiap permintaan hambaNya dalam surat Ghafir: 60 Allah berfirman: ud'uunii astajib lakum.."berdoalah kepadaKu niscaya Aku perkenankan bagimu"..

Dan Allah semakin cinta pada hambaNya tatkala hambaNya meminta kepadaNya
Rasulullah juga bersabda: Tidak mungkin Allah membuka pintu doa bagi hambaNya,lantas menutup pintu dikabulkannya doa tersebut"

Banyak-banyaklah berdoa, banyak-banyaklah meminta karena dengan itu Allah beri pahala yang mengalir atas doa-doa yang kita panjatkan hatta ketika doa itu belum dikabulkan oleh Allah. Doa adalah ibadah dengan berdoa Allah berikan pahala pada setiap doa-doa yang kita ucapkan.. Banyak-banyaklah meminta, banyak-banyaklah berdoa pada Allah..Dalam sebuah hadits disebutkan,"Hendaklah setiap orang diantara kalian meminta kepada Allah,semua keperluannya sekalipun hanya tali sandalnya yang putus"

Hal ini tentu berbeda dengan konteks cinta dunia selama dunia itu tidak kita letakkan di hati namun kita letakkan di tangan yang ketika dia lepas tidak ada rasa berat atau sakit karena kehilangan yg teramat sangat. Nah..hal yang terpenting yang dimohon seseorang dalam doanya adalah memohon ampun dari segala dosa, dijauhkan dr neraka dan dimasukkan ke dalam surga. Rasulullah saw.bersabda,"Kami selalu memohon untuk dimasukkan ke dalam surga dan dijauhkan dari neraka"
Allahu a'lam bis showab.

Assalamualaikum ustadzh, apakah didalam berdoa kita harus berdoa dan memohon secara detail?. Ada teman ana yang berkata, kalau berdoa minta Allah SWT untuk menyegerakan. Apakah ini dibenarkan?.Dan apakah kalau kita mendoakan seseorang harus disebut bin/binti nya?. Syukron katsiira ustadzh.
Jawab
Sebagaimana yang tadi disampaikan bahwa bahkan saat sandal putus kita boleh minta sama Allah.artinya kita boleh mendetailkan permintaan kita kepada Allah. Mengenai meminta utk disegerakan. Rasulullah SAW melarang seorang mukmin meninggalkan doa karena doa karena doanya belum juga dikabulkan bahkan Rasulullah saw menganggapnya sebagai faktor tidak dikabulkannya doa karena itu seseorang dituntut untuk senantiasa berdoa dan agar tidak putus harapannya kepada Allah. Rasulullah saw bersabda,"akan dikabulkan doa seseorang selama ia tidak terburu-buru minta dikabulkan doanya hingga mengatakan,"saya telah berdoa kepada Tuhanku namun belum juga dikabulkan "(muttafaq alaih)

 Dan apakah kalau kita mendoakan seseorang harus disebut bin/binti nya?
Jawab
Jika mendoakan seseorang In sya Allah tidak akan salah alamat. Allah Maha Tahu siapa yang kita maksud bahkan hanya dengan membayangkan wajah saudara yang kita doakan.. apalagi kalo lupa bin atau binti ya nanti jadi ragu mendoakan

Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamualaikum wr wb

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post