Ketik Materi yang anda cari !!

JILBAB SYAR'I

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Thursday, October 23, 2014

Kajian Online Hamba الله  
Kamis, 23 Oktober 2014
Narasumber : Ustadzah Hayati
Tema : Jilbab Syar'i
Grup : Nanda 124
Notulen : Tari
Admin : Laily
Editor: Selli
Assalamualaikum wr wb
Cantik islami dengan hijab syari. Salah satu cara menjaga fisik adalah dengan berpakaian. (Al a'raf :26)
Dan salah satu cara islam menjaga kaum perempuan adalah dengan memperhatikan cara berpakaian. Ini semua dengan tujuan untuk memuliakan mereka.
Nah, ada beberapa syarat pakaian yang dikatakan syar'i:
a. menutupi aurat secara keseluruhan
b. tidak transparan
c. tidak membentuk lekuk tubuh
d. tidak menyerupai pakaian laki-laki
e. tidak menjadikan pakaian sebagai perhiasan yang menarik perhatian .
Muslimah tampil cantik bolehkah? Tentu saja boleh. Karena Allah Maha Indah dan menyukai keindahan. Namun hendaklah kita tampil cantik sesuai dengan tuntutan agama.
Boleh cantik, asal tidak tabarruj, yaitu merias tubuh dan wajah secara berlebihan. Seperti mencukur alis dsb.
Rasulullah melarang kaum perempuan mencukur alis mereka. Jikalau pun  ingin merias wajah dengan tujuan perawatan dan kebugaran maka itu dibolehkan.
Melembabkan kulit yang mengering, menangkal sinar matahari, mencegah dehidrasi, menambahkan nutrisi dan sejenisnya.
Yang terpenting berbahagialah ketika kecantikan itu bukan sekedar menghiasi wajah, tapi terutama hati dan akhlak kita.
---------------------------------
"TANYA"
1. Begini kalau hukum orang yang pakai hijab tapi pakenya celana pensil atau celana lajing itu gmana
2. Tanya ustadzah. Aurat wanita itu kan seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Nah kalau begitu berarti punggung tangan juga termasuk aurat. Padahal untuk melakukan segala sesuatu itu banyak dengan tangan dan otomatis punggung tangan juga kelihatan. Sebaiknya bagaimana ustadzah?
Untuk warna pakaian ada aturan tidak ustadzah? Apa lebih baik cerah, gelap, atau terserah
3. Ustadzah.. hijab itu kan tidak untuk mempercantik diri. Itu maksudnya bagaimana? Dulu saya diberi tau bahwa seharusnya hijab itu tidak perlu diberi hiasan-hiasan, karena pada dasarnya kalau diberi hiasan = mempercantik. Itu bagaimana ustadzah?
4. Ustadazah apa bedanya kerudung dan jilbab yang disebutkan dalam An Nur:31 dan Al Ahzab :59?
5. Maaf agak melenceng. Tanya tentang pikok boleh ya ustadzah. Itu boleh atau bagaimana ya? Hadist atau ada ayat?
6. Ustadzah... aku ada masalah sama bibir, suka kering dan pecah-pecah yang mengharuskan  aku pakai pelembab bibir / lipbalm. Tapi aku bingung itu termasuk tabaruj atau tidak? Syukron
7. Mewarnai rambut boleh tidak sih ustadzah.?

"JAWAB"
Bismillah
1.hijaban tapi masih pakai celana pensil,  berarti hijabnya belum sempurna. Tugas yang sudah faham untuk memahamkan.dan yang bercelana pensil harus belajar bagaimana sebenarnya hijab yang sesuai dengan aturan syariah. Agar kita tidak setengah-setengah dan salah faham dalam menutup aurat.
2. Punggung tangan tidak termasuk aurat dinda. Dalam hadis Rasulullah menyebut: kecuali wajah dan kedua telapak tangan ( luar dan dalam). Jadi aurat sampai pergelangan tangan.
Sedangkan untuk warna pakaian tidak ada batasan warna... yang penting warna dan coraknya tidak menarik perhatian. Dengan terlalu norak atau terlalu berlebihan corak hiasannya.
Maksudnya hijab itu bukan ajang untuk mempercantik diri dengan memberi aksesoris-aksesoris menarik perhatian yang berlebihan, atau diputar-putar secara berlebihan yang mengalihkan fungsinya sebagai hijab, malah jadi seperti hiasan kepala atau bando dan sejenisnya. Itu yang dimaksud dengan mempercantik.
3. Kerudung itu bahasa Indonesia kan ya dinda, kalau dalam bahasa arab dsebut hijab. Hijab bermakna lebih luas, yaitu menutup seluruh aurat yang diperintahkan untuk ditutup. Sedangkan kerudung kita fahami hanya sebagai penutup kepala.
Maka dalam Islam kita bukan hanya diperintah berkerudung, tapi juga menghijabi seluruh aurat kita. Kecuali wajah dan telapak tangan.
4.  Jilbab ; sesuai dengan penafsiran جلابيب (jilbab) dalam Al Quran ; kain / pakaian yang dijulurkan untuk menutup aurat.
Hijab = jilbab.
Seluruh kain yang kita gunakan menutup aurat.
5. Pakai pikok bubuk ya? Kalau bubuk berarti sejenis inai kan ya?
Kalau zatnya meresap seperti inai, maka boleh. Tapi kalau seperi pewarna yang menghalangi masuknya air ke rambut, maka hukumnya tidak boleh.
6. Pakai lipbalm boleh. Tapi pilih warna yang sewarna dengan bibir. Sehingga tidak ada perubahan warna pada bibir kita.


Tambahan Tanya Jawab
7. Tanya
ustadzah kalau pakai parfum boleh atau tidak menurut islam?
Jawab:
Kalau pakai parfumnya dirumah tidak apa-apa. Tapi kalau keluar rumah tidak boleh. Karena akan tercium oleh laki-laki lain.
Dalam sebuah hadis Rasulullah mengatakan :
Perempuan yang keluar dari rumahnya dan dia pakai perfum dan tercium laki-laki lain maka seolah-olah dia seperti pezina. Na'uzubillah
8. Tanya
Berarti tidak masalah ya mewarnai rambut? Nah kalau ke hitam kembali? Bagaimana ustadzah? Ini kasusnya remaja bukan yang sudah lansia yang ubanan. Malah bahkan kebanyakan para remaja ini ubanan lebih cepat dari seharusnya karena efek pikok. Apa iya itu bunda? Atau?
Jawab:
Kalau pewarna hitam tidak boleh. Berdasarkan perkataan Rasulullah kepada Abu Bakar : warnailah tapi selain dengan warna hitam.
9. Tanya
Bundaaaa.. kalau kasihan sama korban-korban bagaimana?
#yang semisal punya keringat mudah keluar dan baunya akut gitu.
Jawab:
Kalau pengharum pakaiankan hanya tercium wanginya oleh orang yang bersisian dan duduk di dekat kita. Beda dengan parfum yang sudah tercium bahkan ada yang di radius 3 meter dari kita.
Jadi kalau sekedar pewangi pakaian in syaa Allah boleh. Asal tidak mencolok baunya ya.
10. Tanya
ustadzah biasanya kalau mewarnai rambut biar tidak luntur pakai blacing, tapi apakah blacing itu boleh dipakai? kalau tidak pakai blacing warna cepat pudar. Blacing itu kalau ndak salah sperti menetralkan zat-zat kimia ustadzah.
Misal habis diwarna coklat.. Mau balik hitam harus blacing dulu biar bisa hitam lagi.
Kalau nggak gitu masih kelihatan kecoklat-coklatan
Jawab:
Kalau blacingnya tidak menempel permanen dirambut dan hanya menetralkan sesaat ya tidak apa-apa. Tapi kalau nempel dan permanen tidak boleh dinda
11. Tanya
Umi sekarangkan aku belum bisa pakai yang syar'i yang pakai gamis besar hijab besar kaya mukenah.. aku lagi belajar kearah situ sihh.. tapi suka angin-anginan mi.. kalau mau keluar saja masih suka pakai jeans bagaimana tuh mi? Tapi alhamdulillah kalau pakai hijab sudah dari kelas 3 SMP pas mens pertama. Apa hukumnya mi pakai hijab pakaian tertutup cuma pakai celana?
Apakah haram mi?
Jawab:
Perlahan-lahan dinda.
Tidak mesti kayak mukena sih. Kalau masih pengen pakai celana jeans, bajunya agak dipanjangin. Biar ga terlalu kelihatan bentuk tubuh kita bagian bawah.
12. Tanya
Bagaimana kalau ada teman yang dulunya tidak kerudungan terus krudungan mi.
Tapi masih suka pakai jeans ketat. Tapi dah nutup pantat sih.
Mau diingatkan.. Tapi sebenarnya dia udah tau mi. Kalau yang benar minimal pakai rok.
Tanya
Apa kudu diingetin lagi mi?
Karena dia masih di awal pakai hijab, dingatkan pelan-pelan saja. Memang sepertinya agak butuh perjuangan untuk tetap syari ditengah derasnya arus mode zaman sekarang. Tapi itulah perjuangan kita dan dsitulah letak pahalanya.
Semakin besar tantangan dan pengorbanan yang dilakukan maka semakin besar pula pahalanya.
Iya mba.. Pelan-pelan.
13. Tanya
hhmm. . seperti itu ya ustadzah. Saya pernah pakai blacing,, tapi bukan ditempt yang sekiranya kena basuhan wudhu. Itu bagaimana ya?? masih tidak boleh ya..
Jawab:
 kalau tidak kena basuhan wudu tapi nanti kenanya ketika kita mandi wajib. Kalau blacingnya menghalangi air mandi junub kita ( misal mandi suci sehabis haid) maka mandi junubnya tidak sah dinda.
14. Tanya
Nah ustadzah... Masalahnya ibu saya kurang suka kalau saya pakai kerudung panjang. Beliau bilang kurang modis hehe.
Bagaimana cara meyakinkannya ustadzah?
Jawab:
Ada kok jilbab panjang tapi tetap kelihatan modis dan rapi. Mungkin bagaimana mensiasati pemilihan warna dan modelnya kali ya. Juga banyak-banyak berdoa agar Allah melukuhkan hati ibu dinda.
15. Tanya
Iya ustadzah.. Pernah baca ada sindiran gini "kerudung yang dipanjangin jangan depannya aja.. Belakangnya juga dear.." Maksudnya nutup punggung juga ya ustadzah?
Berarti kalau pashmina yang kelihatan pundaknya, sama punggungnya itu kurang baik ya ustadzah?
Jawab:
Iya dinda. Bukan depan saja ditutupi. Tapi belakang juga. Kalau pasmina sebaiknya disetting agar bagian belakang dan depan sama-sama tertutupi.
16. Tanya
Assalamualaikum, ustadzah aku mau tanya.. Alhamdulillah aku lagi belajar istiqamah memakai pakaian syar'i , nah dikampus aku itu seragamnya harus officeware  sedangkan aku biasa pakai itu kerudung lebar dan baju terusan panjang. Pakaian officeware kan rata-rata dipakai oleh pemakai hijab itu rok panjang, kemeja.. Bagaimana dengan pakaian aku dan teman-teman aku yang pakai syar'i ketika kekampus dan kerja?? Kalau pakai rok panjang dan kemeja lekuk tubuh dari kemeja itu??
Jawab:
pakaian officeware nya kalau bisa agak dilonggarin lebih baik. Atau disiasati bagaimana caranya agar tidak membentuk lekuk tubuh.
17. Tanya
Ustadzah, aku kan baru nih pakai hijab yang in syaa Alloh syar'i nah aku dapat omongan yang tidak enak dari teman-temanku, katanya aku inilah, itulah, kelakuannya harus benar dululah baru pakai hijab, dan banyak lagi. Aku harus bagaimana ya bun? Aku ladenin atau aku diamkan saja?
Jawab:
betul kata nanda-nanda lain. Itulah ujian orang yang sedang cari pahala.
18. Tanya
aku alhamdulillah udah syar'i walaupun masih baru.. tapi teman-teman kuliahku bilang dan ibuku juga bilang kalo di jilbab syar'i itu nanti susah cari kerjanya.. kadang suka kepikiran ustadzah, bagaimana caranya ya ustadzah meyakinkan diri kalau yang dijilbab syar'i itu tidak akan susah cari kerja?
Jawab:
- Iya betul. Rezeki di tangan Allah. Bukan karena hijab dan sebagainya. In sya Allah, ketika kita melakukan segalanya untuk Allah, jalan rezeki kita dibukakan dari jalan yang tidak pernah kita duga
- Aku juga sempat berfikir sepeti itu, tapi aku belajar untuk yakinkan diri aku bahwa allah tidak akan biarkan hambanya kesulitan dan sedih, serta rezeki sudah diatur sama Allah.. Aku selalu berpikir kalau aku tidak diterima diperusahaan itu berarti tempat itu belum baik untuk diri aku dan sekarang alhamdulillah aku dapat kerja ditempat yang alhamdulillah in syaa Allah baik, yang Allah pilihkan untuk aku

Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Amiin....
Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan do'a kafaratul majelis:
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum...

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post