Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , , » KESEHATAN GIGI DAN MULUT

KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Friday, October 24, 2014

KAJIAN ONLINE HAMBA  الله UMI 03
Kamis, 28 Dzulhijjah 1435 H/23 Oktober 2014
Narasumber : Ustadzah Nurani Hayati
Materi : Kesehatan gigi
Admin : Ani
Notulen : Irma
Editor: Selli
Bunda-bunda sekalian yang dirahmati Allah, kali ini saya akan membahas mengenai masalah kesehatan gigi dan mulut, khususnya bagaimana menjaga agar gigi dan mulut kita senantiasa sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit infeksi. Sebagaimana diketahui Rasulullah saw pun merupakan hamba Allah yang sangat memperhatikan kebersihan dan kesehatan giginya. Hal ini digambarkan dalam hadist : "Apabila Nabi SAW bangun dari tidurnya, beliau selalu bersiwak (membersihkan giginya) dengan menggunakan siwak" (H.R Bukhari Muslim)
Sesungguhnya Allah SWT menyukai kebersihan dan keindahan. Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu" (HR Tirmidzi)
Dari paparan diatas terlihat jelas bahwa Islam sangat menganjurkan untuk menjaga kesehatan termasuk didalamnya gigi dan mulut kita. Islam merupakan agama jasmani dan ruhani. Ibadah tidak dapat berjalan dengan baik dan khusyuk apabila gigi sedang terasa sakit. Khusyuk tidak akan didapat apabila terdapat sisa makanan atau aroma yang tidak sedap keluar dri mulut kita. Tidak akan nikmat pula bersilaturrahim apabila mulut dalam keadaan bau akibat gigi berlubang.
Berikut adalah cara-cara merawat gigi dan mulut yang baik :
1. Pastikan menyikat gigi secara baik dan benar minimal dua kali sehari, waktu yang dianjurkan adalah setelah sarapan pagi dan sebelum tidur. Cara-cara sikat gigi yang baik dan benar adalah :
a. Pasta gigi diletakkan dengan cara ditekankan sampai masuk di antara bulu-bulu sikat, bukan diletakkan diatas bulu sikat seperti di iklan. Ini mencegah terbuangnya pasta gigi sehingga dapat digunakan semuanya secara optimal. Ingat ya bunda, Allah tidak menyukai hambanya yang sering membuang-buang sesuatu / mubazir.
b. Menyikat gigi dengan arah vertikal bukan horizontal, sejajar dengan arah tumbuhnya gigi. Jadi apabila gigi rahang atas baiknya disikat ke arah bawah, dan sebaliknya. Penyikatan secara horizontal (kekanan dan ke kiri) akan menyebabkan turunnya gusi dan permukaan gigi di dekat gusi akan terkikis oleh sikat.
c. Pastikan semua permukaan gigi telah tersikat dengan baik, mencakup permukaan atas gigi yang digunakan untuk mengunyah, permukaan bagian dalam gigi yang bersinggungan dengan lidah atau langit-langit mulut, dan permukaan yang berdekatan dengan pipi atau bibir bagian dalam mulut kita..
d. Apabila memiliki susunan gigi yang berjejal sehingga tidak memungkinkan sikat gigi membersihkan seluruh permukaan gigi, gunakan dental floss atau benang gigi untuk celah antara masing-masing gigi.
e. Sikat juga permukaan lidah kita dengan tongue scrapper atau dapat juga menggunakan sikat gigi biasa agar permukaan lidah juga terhindar dari kuman-kuman penyebab bau mulut, karena lidah kita mengandung papila-papila yang dapat menjadi tempat bersembunyi yang baik bagi bakteri.
2. Penggunaan obat kumur atau cairan penyegar mulut tidak terlalu dianjurkan karena penggunaan yang terlalu sering dapat menyebabkan kekeringan pada rongga mulut, sehingga dapat mengiritasi jaringan di dalam rongga mulut. Penyikatan gigi yang baik dan benar sudah cukup untuk menjadikan gigi kita sehat.
3. Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan 1 kali untuk memastikan gigi-geligi kita tetap terjaga dan bersih dari karang gigi dan untuk memastikan tidak ada lubang yang dapat berakibat sebagai retensi makanan yang dapat merusak gigi. Karena mencegah akan lebih baik dari mengobati
4. Konsumsi makan-makanan yang tinggi serat juga mengandung kalsium yang tinggi dan hindari makanan-makanan yang lengket dan mengandung gula tinggi. Makanan yang kaya akan serat akan turut berperan dalam membersihkan gigi-gigi kita ketika pengunyahan, sedangkan makanan yang lengket dan kaya akan gula akan sulit untuk dibersihkan oleh air liur dan lidah kita sehingga dapat merusak gigi.
--------------------------------------
TANYA JAWAB
1. TANYA
Geraham susu itu kalau lagi tumbuh terus sampai buat luka pipi bagian dalam, normal kah dok? Geraham ana baru tumbuh beberapa hari yang lalu, bikin dinding pipi bagian dalam di sekitar geraham tersebut jadi luka dan sepertinya membengkak
JAWAB:
bunda, yang sedang bunda alami sekarang adalah mungkin tumbuhnya gigi geraham sulung bunda, bukan graham susu karena gigi susu kita sudah habis tanggal pada usia 12-14 tahun biasanya.
Gigi geraham sulung ini memang tumbuh paling terakhir, range usia 18-30 tahun, karena waktu tumbuhnya yang paling terakhir, seringkali ia sudah tidak mendapatkan tempat atau ruangan yang ideal, sehingga sering tumbuh ke arah pipi sebagian. Dan karena hanya tumbuh sebagian, puncak mahkotanya yang tajam ini yang mungkin mengiritasi bagian dalam pipi bunda ya.
Sebenarnya gigi geraham sulung kita ini tidak terlalu berperan pada proses pengunyahan kita, dan apabila menimbulkan gejala (seringkali mengakibatkan sakit ketika tumbuh hingga ke kepala) dan posisinya tidak memungkinkan untuk dirawat tindakan yang dianjurkan adalah dicabut. Cuma mungkin untuk kasus bunda, selain opsi pencabutan untuk sementara sepertinya bisa di grinding sedikit di dokter gigi agar tidak tajam dan menyebabkan iritasi.
2. TANYA
Bagaimana cara memilih sikat gigi yang baik untuk gigi dan gusi kita dokte
JAWAB:
sikat gigi pada saat ini sudah banyak dikategorikan sesuai dengan usia pemakainya, ini berhubungan dengan ketebalan bulu-bulu sikat yang digunakan pada masing-masing sikat gigi tersebut. Misalnya untuk lansia bulu-bulu sikatnya akan lebih lembut dibandingkan dengan yang usia 30-50 tahun. Karena tingkat kesensitifan gusi dan ketebalan email (bagian terluar gigi) semakin lanjut usianya akan berbeda.
Selain itu perlu diperhatikan juga bentuk penampang sikatnya (bukan gagangnya ya bunda), usahakan memilih penampang sikat  yang berbentuk makin kecil atau membulat di ujungnya, karena ujung sikat gigi yang berbentuk kotak akan sulit mencapai daerah ujung-ujung rahang kita karena terlalu besar.
3. TANYA
Apakah gigi yang tumbuhnya dengan posisi berantakan itu juga bisa dsebabkan keturunan dokter...
JAWAB:
ya bunda Irma, gigi yang memiliki posisi berjejal atau berantakan juga dapat disebabkan oleh faktor keturunan. Misalkan sang ayah memiliki bentuk gigi yang lebar dan besar, sedangkan sang ibu memiliki rahang yang kecil. Maka ada kemungkinan anaknya nanti dapat memiliki rahang yang kecil dengan gigi yang besar. Kondisi ini akan menyebabkan gigi berjejal karena tidak cukupnya ruang di rahang anak untuk menampung gigi-gigi yang besar.
Selain itu gigi berjejal juga dapat disebabkan oleh tanggalnya gigi susu secara prematur atau sebelum waktu normalnya gigi tersebut untuk tanggal. Sehingga pad saat benih gigi penggantinya akan muncul sudah tidak cukup ruang untuk gigi penggantinya dan mengakibatkan si gigi pengganti tumbuh di luar lengkung rahang.
4. TANYA
Apakah gigi geraham yang sudah berlubang harus segera dicabut? Seandainya tidak dicabut apa saja resikonya? Terimakasih. 
JAWAB:
pencabutan gigi apalagi geraham yang kita gunakan untuk mengunyah, merupakan opsi terakhir bunda Titi.. Apabila lubangnya masih cukup kecil dan belum ada gejala seperti sakit berdenyut atau bengkak, sebaiknya langsung ditambal sebelum menjadi besar. Tetapi apabila sudah ada gejala berdenyut atau sakit spontan atau bengkak, maka gigi tersebut harus dilakukan perawatan syaraf saluran akar terlebih dahulu, baru kemudian ditambal. Apabila sudah tidak memungkinkan dilakukan keduanya dikarenakan lubang yang terlalu besar, maka pilihan terakhir baru dicabut.
Akibat-akibat apabila bunda menunda pencabutan maka kondisi gigi tersebut akan semakin parah karena lubang gigi akan bertindak sebagai retensi makanan yang mengundang bakteri-bakteri berkembang biak di dalamnya dan dapat mengakibatkan bengkak serta nanah
TANYA
Sebenarnya bukan berlubang sih tapi lebih tepatnya ada sebagian yang patah pas digunakan untuk mengunyah makanan yang keras, itu terjadi beberapa tahun yang lalu, terus sekarang jadi seperti berlubang lalu nampak seperti giginya yang tenggelam/gusinya yang naik gitu bu dokter. Dan tidak pernah nyilu sih sebenarnya. Apakah harus tetap dicabut? Mengingat gigi geraham yang sisi sebelah kanannya juga sudah dicabut sebelumnya.
JAWAB:
Untuk bunda titi, sepertinya gusi yang dibilang bunda sampai naik menutupi gigi adalah polip gigi bunda, pertimbangan harus dicabut atau tidaknya tergantung dari akar polip tersebut, apakah berasal dari gusi atau atau dari ruang syaraf di dalam gigi. Apabila polipnya berasal dari gusi dan sisa giginya masih memungkinkan untuk dilakukan penambalan atau pemasangan mahkota, maka sebaiknya dirawat. Tetapi apabila polip tersebut berasal dari ruang syaraf didalam gigi biasanya percabangan akarnya sudah tertembus dan sudah tidak dapat dipertahankan lagi bunda :)
4. TANYA
Bunda, biasa nih ya.. kita kalau bangun tidur langsung gosok gigi, baru aktivitas dan makan. Terus setelah makan tidak gosok gigi. Berarti kebiasaan tersebut salah ya?
JAWAB:
iya bunda Ani, kebiasaan tersebut salah, karena baiknya kita menyikat gigi setelah sarapan untuk membersihkan sisa-sisa makanan pagi dan menyiapkan gigi dan mulut kita agar tetap bersih selama kita seharian beraktivitas.
5. TANYA
Maaf bun mau tanya, bagaimana cara menjaga gigi dan mulut agar tetap bersih dan sehat saat hamil muda, mengingat tiap kali gosok gigi walau cuma sebentar saja sudah muntah-muntah jadi saya cenderung jadi agak malas gosok gigi.
JAWAB:
Bunda, sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa tingkat kesehatan gigi dan mulut ibu hamil itu berbanding lurus dengan berat badan bayi pada saat lahir. Ini berarti, makin buruk tingkat kesehatan gigi dan mulut sang ibu maka ada kemungkinan makin rendah pula berat badan bayi pada saat lahir. Jadi memang sebaiknya diusahakan kebersihan gigi ibu hamil tetap terjaga. Apabila mual-mual ketika menyikat gigi pada tri semester awal, mungkin bunda bisa menggunakan kapas basah lalu di lap/digosokkan pada gigi-gigi satu persatu. Lalu dibantu dengan berkumur-kumur obat kumur dan memastikan sudah tidak ada lagi makanan tertinggal di dalam mulut. Pada dasarnya intinya adalah bagaimana caranya
6. TANYA
Assalamu'alaikum. Mau tanya, anak saya umur 7 tahun, ada 5 gigi depan yang sudah tumbuh (permanen/gigi dewasa) dan 4 gigi geraham. Beberapa gigi depannya karies dan rusak, tapi belum goyang.
1. Bolehkah gigi-gigi yang rusak tapi belum goyang dan belum tumbuh gigi baru ini dicabut dokter?
2. Adakah pengaruhnya untuk pertumbuhan gigi dewasa ditempat gigi yang dicabut tersebut?
Jazakillah khoir...
JAWAB:
1. Gigi-gigi yang rusak tetapi sudah tidak dapat ditambal atau dirawat lagi sebaiknya segera dicabut walaupun masih belum saatnya dicabut. Karena, gigi yang rusak ini dapat menjadi sumber infeksi di mulut dan apabila daya tahan tubuh sang anak menurun, tidak jarang dapat menyebabkan bengkak dan bernanah. Infeksi atau nanah ini dapat menyebar ke jaringan-jaringan sekitarnya sehingga dapat menyebabkan infeksi yang lebih hebat lagi. Maka dari itu memang gigi yang menjadi sumber infeksi sebaiknya segera ditindak lanjuti, apakan itu dirawat, atau dicabut.
2. Iya bunda, akan ada pengaruhnya apabila dilakukan tindakan pencabutan sebelum waktunya. Gigi anak nantinya akan berjejal, karena benih sang gigi asli sudah tidak memiliki patokan tempat untuk tumbuh karena sudah hilangnya gigi yang akan diganti tersebut, sehingga gigi permanen nantinya akan tumbuh miring atau diluar lengkung yang seharusnya (gingsul). Tetapi mengingat sumber infeksi pada gigi sebelumnya dapat menyebarkan dan menyebabkan infeksi yang lebih parah lagi, maka kerapihan gigi dinomor duakan dan kesehatan jaringan rongga mulut harus diutamakan.

PENUTUP :
Doa Kafaratul Majelis :
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك 
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika 
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”.               
            ​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post