Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

KESEHATAN - PENYEBAB GIGI NGILU

KAJIAN ONLINE (WA) HAMBA اَللّه UMMI 09.

Hari/Tanggal: Senin, 27 Oktober 2014
Narasumber: drg. Sri Haryanti
Tema: Kesehatan
Admin: Aprianti
Notulen: Fasikha M
Editor: Selli

بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Innalhamdalilah Nahmaduhu Wanasta’iinuh Wanastaghfiruh wana’udzubillah ming syarri angfusinaa waming syayyiaati ‘amaalina,
may yahdillah wamay yudhlil falaa Haadiyalah. Asyhadu (anlaa) al-laa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wa ash-haabihi wasallam.

Saya drg. Sri, kali ini akan saya posting artikel dari viva, silahkan dicermati dan setelah bisa didiskusikan.
Mohon maaf jika terpotong kerja, terima kasih.

10 Penyebab Gigi Ngilu - VIVAnews - Sering merasakan ngilu di gigi ketika mengonsumsi minuman panas atau dingin, atau ketika mengonsumsi makanan asam dan manis? Jika ya, berarti Anda menderita gigi sensitif (hipersensitif dentin).

Biasanya rasa ngilu yang timbul terasa sangat tajam, singkat dan seringkali tidak terdiagnosis bahkan terabaikan. Tak mengherankah jika 50 persen penduduk Indonesia mengalami masalah gigi sensitif bahkan tanpa mereka sadari.

Masalah gigi sensitif bukanlah insiden yang timbul akibat penyakit gigi, namun terjadi akibat menipisnya enamel, penurunan gusi dan terbukanya dentin (sebuah lapisan di bawah enamel). Nyeri yang berkaitan dengan sensitivitas umumnya terjadi dalam saraf gigi.

“Biasanya masalah gigi sensitif mulai dialami saat usia 20- 50 tahun. Tapi, siapa bisa menduga, penderita gigi sensitif banyak dialami wanita yang menganut hidup bersih,” kata Maria Melisa, Dental Datailing Manager, GSK Consumer Healthcare, saat Media Briefing, Sensodyne Expert Sharing di FKG UI, Jakarta, Senin 20 Sepetember 2010.

Kebanyakan wanita ingin tampil dengan gigi yang bersih dan putih. Sering melakukan bleaching gigi, bahkan menggososk gigi dengan tekanan berlebih. Melisa menambahkan, kebiasaan menggosok gigi dengan tekanan berlebih dapat membuat gusi mengalami iritasi atau gusi menurun dari leher gigi. Akkibatnya, lama kelamaan akar gigi akan terbuka (resesi gingiva), leher gigi berlubang, lapisan email pun akan berkurang ketebalannya sehingga bila minum air dingin, asam/manis atau bahkan tersentuh bulu sikat gigi pun akan terasa ngilu.

Pembentukan lapisan email gigi yang kurang sempurna (ename hypoplasia) dapat pula terjadi pada kasus tertentu. Keadaan ini pun akan menjadikan gigi menjadi sensitif.

Selain itu, penumpukan sisa-sisa makanan di daerah pertemuan gigi juga bisa menimbulkan gigi ngilu. Sisa makanan ini menyusup masuk melalui leher gigi dan sulit terjangkau sikat gigi sehingga akan sulit dibersihkan, lama kelamaan penumpukannya akan makin banyak, dan menekan saku gusi makin dalam dari keadaan normal.

Secara garis besar penyebab sensitivitas gigi, antara lain:
1. Penurunan Gusi
2. Buruknya kebersihan gigi dan mulut
3. Bleaching (pemutihan permukaan gigi)
4. Terkikisnya email
5. Penyikatan gigi terlalu kuat
6. Pasien lansia
7. Kebiasaan konsumsi makanan/minuman yang bersifat asam
8. Mulut kering dan produksi air liur sedikit
9.Sering mengalami gigi gerinding saat tidur
10. Infeksi gusi yang terus menerus

“Masalah gigi sensitif bisa diatasi, yakni dengan menggunakan pasta gigi mengandung potassium nitrar and strontium chlorida,” kata Dekan FKG Universitas Indonesia, Drg. Robert Lessang menambahkan.

Tak hanya itu, Robert juga menyarankan, agar tidak lekas menyikat gigi setelah makan. Menyikat gigi setelah makan bisa memicu terjadinya gigi sensitif karena PH di dalam mulut mengalami penurunan. Sehingga ada baiknya menunda menggosok gigi setelah makan atau melakukan sikat gigi 25 menit setelahnya. Saat menggosok gigi gunakan bulu sikat yang lembut tanpa harus menggosok dengan kuat.

“Jika masalah gigi sensitif terus menganggu, lakukan konsultasi dengan dokter agar dilakukan perawatan lebih intensif untuk mengurangi pergerakan cairan dalam tubuli dentin dan menghambat respon ujung-ujung saraf penyebab nyeri,” katanya.
-------------------------------
TANYA JAWAB:

1. Tanya:
Bagaimana dengan kehalalan flouride yang katanya mengandung zat-zat yang tidak halal?
Jawab:
Flouride itu mineral ya. Kalau kita lihat di sistem unsur-unsur periodik ada di golongan 2 ya, berarti logam... (mohon dikoreksi kalau salah). Kemungkinan ketidak halalan itu disebabkan oleh bahan campurannya bisa lemak b*bi mungkin. Jika ingin berhati-hati cari pasta gigi yang ada ijin BPOM nya.

2. Tanya:
Bagaimana mengatasi gigi berlubang tapi tidak merasakan sakit gigi?
Jawab:
Sakit atau tidak sakit, gigi yang berlubang harus segera dirawat, jika tidak akan menyebabkan fokal infeksi ( infeksi pada organ lain ) karena kuman menyebar melalui pembuluh darah. Justru harus waspada jika tidak ada rasa sakit, tahu-tahu bisa bengkak besar dan dapat mengganggu menyebabkan Ca juga. Saya ada pasien yang baru periksa setelah bengkak besar, dan ternyata sudah fase terminal, karena banyak gigi yang tinggal akar dan lubang tanpa perawatan. Maaf, akhirnya pasien karena Ca yang berawal dari infeksi gigi tersebut.

3. Tanya:
a). Ada tidak cara untuk bleaching gigi tapi dari bahan-bahan alami, bisa dilakukan sendiri di rumah?
b). Anak saya 17 bulan, sudah bisa gosok gigi tapi tanpa pasta gigi. Apakah ini baik bagi giginya?
Baiknya sejak kapan batita bisa menggunakan pasta gigi?
Jawab:
a). Bahan bleaching alami bisa baking soda, strawberry yang dilumatkan dan dioles-oleskan pada gigi.  Namun perubahan warna tidak terlalu signifikan, hanya bersifat menghilangkan noda-noda saja.
b). Sebenarnya aktivitas sikat giginyalah yang penting, bukan pastanya. Jadi tidak masalah Bu, yang penting bersih dan plak tidak tertinggal. Hanya saja biasanya pasta gigi dibuat semenarik mungkin baik dari warna maupun rasa. Balita bisa diperkenalkan pasta,saat sudah mampu melepeh, karena walaupun diklaim aman jika tertelan, flouride yang sering tertelan akan menyebabkn flourosis (justru bisa membuat rapuh gigi dan tulang).

4. Tanya:
a). Masalah gigi berlubang, baiknya ditambal atau dicabut saja bu dokter?
b). Infeksi gusi yang terus menerus ciri-cirinya seperti apa bu dokter?
c). Setiap saya makan buah apel atau buah-buahan yang agak keras dengan cara digigit, gigi saya selalu berdarah (kaya yang diiklan tv itu lho … :-D ), begitupun ketika selesai makan dan ada sisa makanan disela-sela gigi saya bersihkan dengan toothpick selalu ada bagian gusi yang berdarah. Cara mengatasi hal ini bagaimana bu dokter?
Jawab:
a). Pencabutan merupakan alternatif terakhir jika mahkota sudah tidak bisa direstorasi (penambalan langsung atau diawali dengan perawatan syaraf gigi).
b). Gingivitis ditandai dengan perdarahan gusi terutama saat sikat gigi dan tersentuh benda keras. Ciri lainnya gusi merah, bengkak (sudut antara dua gigi tumpul). Jika infeksi semakin parah akan menyebabkan radang tg alveolar ( periodintitis) yang ditandai dengan goyangnya gigi dan lama kelamaan akan tanggal walau giginya tidak berlubang.
c). Iya itu merupakan tanda-tanda point b. Jangan membiasakan memakai toothpick, karena makanan akan semakin terdorong masuk ke saku gigi dan semakim mperparah radang gusi dan bisa juga mengakibatkan gigi yang bersangkutan karies. Cara mengatasinya adalah dengan penyikatan dari arah gusi ke mhkota dengan bulu sikat soft dan ditambah dental floss (benang gigi) serta obat kumur. Jika gejala belum berkurang, sebaiknya kunjungi drg untuk dilakukan scaling dan pembersihan karang dengan alat ultra sonic dan kutetase.
Semoga cepat sembuh ya Bun...

5. Tanya:
a). Saya kalau sikat gigi sering berdarah. Itu penyebabnya apa ya dok?
b). Kalau mulut yang cepat berbau penyebabnya apa dan bagaimana mengatasinya dok? Padahal tidak makan-makanan yang berbau dan sikat gigi rutin. Terimakasih…
Jawab:
a). Jawaban untuk Bunda (di atas) sudah mewakili ya...
b. Halitosis ( bau mulut ) bisa disebabkan 2 faktor: Lokal (kesehatan gigi dan mulut) dan sistemik (penyakit-penyakit pada sistem pencernaan, pernapasan dan metabolik (seperti DM dengan khas bau keton). Sebelum berfikir ke arah sistemik kita cermati dulu keadaan gigi geligi apakah ada yang lubang atau tinggal akar, karena gigi yang rusak akan mengundang pembusukan oleh kuman sehingga bau mulut tidak dapat dihindari. Jika ada karies segera lakukan penambalan dengan atau tanpa perawatan syaraf, tergantung diagnosis drg. Begitu pula jika gusi dan tulang penyangga gigi terinfeksi akibat akumulasi plak dan karang gigi tentu akan menyebabkan halitosis, atasi dengan rutin scaling tiap 6 bulan dan pola diet yang sehat non kariogenik.

6. Tanya:
Bolehkah membersihkan kerak gigi bagian belakang  sendri di rumah? Adakah cara yang aman serta mudah untuk membersihkannya bu dokter?
Jawab:
Pembersihan karang gigi sebaiknya dengan ahlinya bunda... Selain alat untuk membersihkan harus steril pembersihan di rumah juga bisa menyebabkan infeksi. Jawaban di atas sepertinya sudah mewakilkan.

7. Tanya:
Kalau gigi berlubang pada gigi susu sebaiknya ditambal atau bagaimana bu dokter?
Jawab:
Selama mahkota masih bisa direstorasi sebaiknya ditambal dulu Bunda, terlebih jika erupsi gigi penggantinya masih lama.

8. Tanya:
Alhamdulillaah gigi saya tidak ada yang berlubang, tapi kalau makan yang manis berlebihan, contohnya yang berbau coklat, gigi saya kok ngilu ya bu dokter?
Ada apakah dengan gigi saya?
Jawab:
Untuk menentukan gigi seseorangg ada kelainan atau tidak sebaiknya konsul drg dulu. Mungkin kasat mata tidak keliatan ada lubangnya tapi setelah di periksa ada lubang walaupun kecil. Atau bisa ditemukan kelainan lain seperti adanya karang gigi yang bisa menyebabkan gusi melorot yang menyebabkan gigi lebih sensitif terhadap rangsang panas dingin manis atau kecut.

9. Tanya:
Kalau mau ganti tambalan gigi dari amalgam ke yang sewarna gigi itu ke dr. gigi umum atau spesialis? Apa kalau pasang kawat gigi bisa di dr. gigi umum?
Jawab:
Mengganti tambalan gigi bs ke drg umum atau spesialis konservasi gigi. Kalau pasang kawat gigi bisa ke drg umum. Kalau behel, ke spesialis orto. Walau pada kenyataanya banyak drg umum yang ikutan kursus masang behel. Termasuk saya... :-D

10. Tanya:
Anak saya umur 5 tahun, giginya ada 4 yang "gigis" (bahasa Indonesia nya apa ya??), itu lho bu dokter, giginya habis dan tinggal hitam-hitam di pangkal gigi.
Padahal sewaktu kecil rajin gosok gigi, cuman waktu bobok dia "ngedot" susu.
Sebaiknya gigi ini diapain ya bu dokter? Apa ditunggu sampe hilang sendiri? Atau dibawa ke dokter gigi??
Jawab:
Ciri gigi gigis karena dot adalah 4 gigi depannya gigis. Dibiarkan saja tidak apa asal tetap rajin gosok gigi. Karena mahkota gigi sudah tidak ada maka cara gosok giginya dengan menempelkan bulu sikat ke gusi dan disapukan ke arah bawah. Kolong bawah arah sebaliknya. Cara ini bisa digunakan untuk gigi belakang supaya tidak ada trauma akibat kesogrok sikat gigi karena teknik menyikat gigi yang maju mundur.

11. Tanya:
Anak saya 6 tahun, rajin sikat gigi, nggak ngedot tapi suka gigit pensil atau gigit-gigit baju. Sekarang gigi susunya hitam dan habis tapi mau tumbuh lagi. Apa gigit pensil atau yang lainnya bisa menyebabkan gigis? Atau kesalahan dalam sikat gigi? Selama ini sikat giginya pas lagi mandi.
Jawab:
Gigit pinsil bukan penyebab gigi hitam, tapi membuat gigi terkikis dan membuat inklinasi gigi maju (protrusif/tonggos). Dari cerita Ibu jelas penyebabnya dari waktu penyikatan gigi yang tidak tepat, sebaiknya sesudah makan dan terutama sebelum tidur Bun, karena saat tidur mulut lebih kering karena produksi air liur sangat jauh berkurang, akibatnya kuman-kuman lebih mudah berkembang biak dan hasil sampingan berupa asam  akan membuat gigi keropos.

12. Tanya:
Anak saya usia 9 tahun, giginya patah setengah karena jatuh, tapi itu bukan gigi susu lagi, bisakah kembali normal  dan utuh atau harus pasang gigi palsu?
Jawab:  الشاءالله masih bisa dipertahankan. Bunda tidak menyebutkan gigi mana yang patah, saya menarik kesimpulan sendiri gigi atas depan ya Bun? Ada beberapa opsi:
1. Jika patahnya belum mencapai pulpa, bisa langsung ditambal sinar, dengan resin composite, tambalan yang warnanya bisa disesuaikan dengan warna gigi.
2. Jika sudah mengenai pulpa, maka harus dilakukan perawatan syaraf gigi lebih dulu, baru kemudian dilakukan penambalan sinar.
3. Jika ternyata sisa mahkota tinggal sedikit, maka restorasi baik opsi 1 dan 2 diganti dengan mahkota tiruan (jacket crown).
4.Jika dicabut dan diganti protesa lepasan,  kenyamanannya sangat kurang, karena harus adaptasi plat. Selain itu prinsip dalam kedokteran gigi adalah mepertahankan selama mungkin gigi asli dalam keadaan sehat di dalam rongga mulut.

13. Tanya:
Anak saya yang kecil umur 5 tahun gigi gerahamnya sudah lobang umminya kurang telaten. Perlu ditambal tidak bu dokter, kalau misalkan tidak ditambal ada resiko yang fatal tidak nantinya?
Jawab:
Kasihan nanda... Kalau tidak ditambal atau dengan didahului perawatan syaraf, infeksinya dapat berlanjut menjadi abses, sehingga mempengaruhi perkembangan gigi tetap dibawahnya dan tumbangnya secara umum.  Karena geraham itu baru tergantikan sekitar umur 9-12 tahun.  Selama 4-7 tahun pencernaan makanan pertama dalam mulut akan terganggu, sehingga nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tidak akan terserap dengan optimal. Demikian Bunda semoga termotivasi untuk merawat gigi nanda ya....

PENUTUP:

Gimana Bunda sudah cukup? Semoga terjawab dan bermanfaat ya...
Mohon maaf jika ada yang tidak terpuaskan.

Jazakumullah Khairan, hari ini sudah banyak yang berpartisipasi pada kajian hari ini. Semoga ilmu yang kita dapat hari ini bermanfaat dan barokah, Aamiin Yaa Rabb.

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

For more category please visit :  www.kajianonline-hambaAllah.blogspot.com