Ketik Materi yang anda cari !!

KEUTAMAAN DAKWAH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Friday, October 17, 2014

KAJIAN ONLINE (WA) HAMBA اَللّه SWT 
(HA 09 UMMI)

Hari / Tanggal: Kamis, 16 Oktober 2014
Narasumber : Ustadzah Nurdiah Yusuf
Admin: Nurza
Notulen: Fasikha M
Editor : Ana Trienta

Assalamualaikum wr wb.
Mari kita buka dengan membaca basmallah, Al fatihah dan doa belajar. Kita akan membahas tentang keutamaan berdakwah.

Sebagian ulama kontemporer mendefinisikannya: 

(( تَبْلِيْغُ اْلإِسْلاَمِ لِلنَّاسِ وَتَعْلِيْمُهُ إِيَّاهُمْ وَتَطْبِيْقُهُ فِي وَاقِعِ الْحَيَاةِ ))

“Menyampaikan dan mengajarkan Islam kepada orang lain, kemudian memotivasi mereka untuk mengaktualisasikannya dalam realitas kehidupan.”

Hukum Berda’wah ilallah Sesungguhnya hukum da’wah adalah wajib ain atas semua umat. QS.16:125, 22:67, 5:67, 3:110, 3;104. Berkata Syekh Abdul Aziz bin Baz

 ;عند قلة الدعاة وكثرة المنكرات وغلبة الجهل كحالنا اليوم , تكون الدعوة فرض عين علي كل واحد

Ketika minimnya penyeru kebenaran sementara merebaknya kemungkaran dan merajalelanya kejahilan seperti keadaan kita pada hari ini, maka da’wah menjadi fardu ‘ain atas setiap orang.

Syaikhul islam Ibnu Taimiyyah berkata:

الدعوة الى الله واجب على اتبعه – أى ألرسول ص م-. وهم أمته يدعون الى الله كما دعا الى الله ...ال عمران : 110 وهذا الواجب الواجب على مجموع الامة
 (مجموع الفتاوى)

Artinya; Da’wah ilallah wajib hukumnya bagi orang-orang yang mengikutinya (Rosulullah saw) dan umatnya menyeru kepada jalan Allah SWT., sebagaimana Allah menyeru QS.3:110. Dan ini wajib. Wajib atas semua ummat.(majmu al-fatawa)

Urgensi Da’wah ilallah
Ø Da’wah adalah wasilah (sarana) untuk menegakan hujah atau mengemukakan argumentasi dihadapan manusia atas pendirian, ajaran, aqidah dan syariah. QS. 4:165 
Ø  Da’wah adalah tindakan preventive untuk memelihara atau menjaga masyarakat (umat) dari kerusakan dan kehancuran QS.17:15, dan hadits Rosulullah saw dari Nu’man bin Basyir

مَثَلُ القَائِمِ علَى حُدُودِ اللهِ والوَاقِعِ فيها كَمَثَلِ قومٍ اِسْتَهَمُوا على السَفِيْنَةِ فَاَصَابَ بَعْضَهُمْ اَعْلاَهَا وَبَعْضَهُمْ اَسْفَلَهَا, فَكَانَ الذينَ فِي اَسْفَََلَهَا اِذَا اسْتَقَوْا مِنَ المَاءِ مَرُّوا علي مَنْ فَوْقَهم, فقالوا : لَوْ انا خَرَقْنا في نصيبنا خرقا ولم نُؤْدِ من فَوْقَنَا, فان يتْرَكُوهُمْ وما ارادوا هَلَكُوا جَمِيْعًا, وان اَخَذُوا على اَيْدِيْهِمْ نَجَوْا وَنَجَوْا جَمِيعًا ...رواه البخاري 

Perumpamaan suatu kaum dalam menegakan hukum Allah dengan yang meruntuhkannya adalah seperti suatu kaum yang berada diatas kapal. Maka sebagian ada yang diatas kapal dan sebagian lagi ada yang di bawah. Maka bagi orang-orang yang berada dibawah jika mereka menghendaki air harus melalui orang yang berada diatasnya. Berkatalah salah seorang diantara mereka kalau sekiranya kita melobangi kapal ini tentulah kita tidak akan merepotkan orang-orang yang berada diatas. Kalau sekiranya mereka dibiarkan melobangi kapal tersebut tentulah mereka akan binasa dan binasa pula semua yang ada di kapal. Tetapi kalau mereka melarangnya  pastilah mereka selamat dan akan selamat pula semuanya yang ada di kapal.

KEUTAMAAN DAKWAH
[1] Dakwah merupakan karakter orang-orang yang muflih (beruntung) Allah ta’ala berfirman (yang artinya), 
“Hendaknya ada di antara kalian segolongan orang yang mendakwahkan kepada kebaikan, memerintahkan yang ma’ruf, melarang yang mungkar. Mereka itulah sebenarnya orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali-’Imran : 104).
[2] Dakwah merupakan ciri umat yang terbaikAllah ta’ala berfirman (yang artinya), 
“Kalian adalah umat terbaik yang dikeluarkan bagi umat manusia, kalian perintahkan yang ma’ruf dan kalian larang yang mungkar, dan kalian pun beriman kepada Allah." (QS. Ali-’Imran : 110).
[3] Dakwah merupakan sikap hidup orang yang beriman Allah ta’ala berfirman (yang artinya), 
“Orang-orang yang beriman lelaki dan perempuan, sebahagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain. Mereka memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar." (QS. At-Taubah : 71).
[4] Meninggalkan dakwah akan membawa petaka Allah ta’ala berfirman tentang kedurhakaan orang-orang kafir Bani Isra’il (yang artinya), 
“Telah dilaknati orang-orang kafir dari kalangan Bani Isra’il melalui lisan Dawud dan Isa putra Maryam. Hal itu dikarenakan kemaksiatan mereka dan perbuatan mereka yang selalu melampaui batas. Mereka tidak melarang kemungkaran yang dilakukan oleh sebagian di antara mereka, amat buruk perbuatan yang mereka lakukan itu.” (QS. Al-Ma’idah : 78-79).
[5] Orang yang berdakwah adalah yang akan mendapatkan pertolongan AllahAllah berfirman (yang artinya), 
“Dan sungguh Allah benar-benar akan menolong orang yang membela (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. Mereka itu adalah orang-orang yang apabila kami berikan keteguhan di atas muka bumi ini, mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari yang mungkar. Dan milik Allah lah akhir dari segala urusan.” (QS. Al-Hajj : 40-41).
Akhwat fillah.. Ada sebuah hadist yang menyampaikan.
"Di akhir zaman, ummat islam seperti buih di lautan, banyak tapi efeknya tidak begitu  terasa di dunia"
Kita lihat kondisi saat ini di dunia. Ummat Islam banyak tapi hampir semua urusan dunia dikuasai orang non Islam. Dalam urusan Ekonomi, Politik, & Teknologi. Kenapa? Karena sebagian besar ummat Islam, telah menjauhi agamanya. Kita lihat dahulu ummat terdahulu. Ummat di zaman Rasulullah, para khulafaurrasyidin, dan para shalafusshshalih. Karena mereka memegang teguh agamanya, maka ISLAM menjadi penguasa politik dari dataran afrika sampai eropa. Para muslim menguasai perdagangan antar negara. Bahkan banyak bermunculan para ilmuwan dari kalangan Muslim. Kenapa?? Karena kaum muslimin memegang teguh agamanya.

Maka, satu cara untuk mengembalikan Islam ke masa kejayaannya adalah dengan jalan dakwah. Saat ini, kaum Muslimin tidak semua sadar bahwa mereka masing-masing mempunyai kewajiban dakwah. Maka yang menjalankan dakwah adalah segelintir muslim. Marilah berlomba untuk meraih keutamaan dakwah. Dengan dakwah, kita akan mendapat pahala yang setara dengan para pelaku kebaikan, tanpa dikurangi sedikitpun. Dengan dakwah, kita menjadi ummat yang terbaik.
"Ummat yang terbaik adalah ummat yang belajar al Quran dan yang mengajarkannya.""Sebaik-baiknya ummat adalah yang paling bermanfaat bagi manusia"
Dan dengan dakwah, kita menjadi orang yang beruntung, orang yang terbaik dan yang senantiasa mendapat pertolongan Allah sWT. Maka, marilah menjadikan dakwah sebagai jalan menuju RidhaNya. Menuju syurganya.

Demikian yg bisa sy sampaikan. Mohon maaf.

Tanya:
Maaf ustadzah kalau berdakwah kita apa harus benar-benar memahami hadist dan kenyataan islam? Kalau pemahaman islam cuma sedikit gimana ustadzah?
Jawab:
"sampaikanlah walau satu ayat"
Jadi nggak usah jadi ulama dulu untuk berdakwah. Bila tidak mampu menjawab pertanyaan madu, tinggal bilang,"jadi PR dulu".

PENUTUP :
Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك 

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika 
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”.                            
  ​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post