Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Melesatkan Prestasi Akademik Siswa

Kajian Online Hamba Allah
Grup : Nanda 124
Jumat, 24 Oktober 2014
Narasumber : Ust. Wiwik
Tema : Melesatkan Prestasi Akademik Siswa

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Apa kabar semua?
Teman-teman semua yang dirahmati Allah SWT
Akan umi share dulu materinya ya.
     Menjadi anak atau siswa di negeri ini sungguh bukan sesuatu yang mudah. Bukan hanya karena jumlah jam pelajaran yang begitu banyak, para siswa juga selalu menjadi sasaran tembak. Bukan hanya menjadi obyek pendidikan di sekolah, di rumah pun mwreka tidak benar-benar aman. Jika citra pendidikan di negeri ini tercoreng, bila ada bopeng pada wajah pendidikan ini, bahkan jika nilai rapor siswa jeblok, maka tudingan selalu diarahkan kepada siswa sebagai biang keladi.
     Maka, tak heran jika si sekolah banyak siswa yang mengeluh akibat "tekanan" dari para guru dan di rumah mereka masih harus dibuat resah oleh "tuntunan" para orang tua. Anak-anak dipaksa belajar lebih lama dari yang seharusnya. Semua dilakukan atas nama prestasi yang standarnya telah ditetapkan oleh guru dan orang tua. Sementara anak atau siswa hanya harus menjawab, "Ya". Dan, gelombang stres punacap terasa mendera anak atau siswa-siswa kita.
Beberapa cara yang biasa dilakukan supaya prestasi akademik para siswa antara lain:
1. Meningkatkan motivasi belajar para siswa
2. Mengundang guru les privat ke rumah
3. Tambahan jam belajar di sekolah
4. Meningkatkan kedisiplinan anak
5. Mengikuti bimbingan belajar
6. Para siswa "dikarantina"
Dari semua cara di atas, nampak bahwa untuk mwningkatkan prestasi akademik yang selalu dijadikan obyek perbaikan adalah para siswa. Yang berarti bahwa ada yang salah atau ada yang kurang dari para siswa.
Semua cara untuk meningkatkan prestasi akademik biasanya bertumpu pada dua hal : 
a. menambah jam belajar
b. siswa selalu salah dan kurang
KASIHAN PARA SISWA......
Cara meningkatkan prestasi akademik yang lebih baik yaitu memotivasi anak agar mau belajar, dengan cara yang lebih baik.
Ada banyak cara, yang sekarang kita bahas dua alternatif cara memotifasi belajar siswa tanpa kekerasan, yaitu :
1. memanfaatkansisi kekuatan siswa yang berupa minat sebagai pintu masuk proses belajar mengajar
2. memanfaatkan sisi kekuatan siswa yang berupa bahasa cinta sebagai pintu masuk proses belajar mengajar
Ada 5 bahasa cinta :
1. waktu yang berkwalitas
2. kata-kata penegasan
3. sentuhan fisik
4. pelayanan
5. hadiah

TANYA JAWAB
1. Bunda. Gimana ya. Sekarang malah yang salah dari pendidik mereka malah dengan mudahnya memberi jawaban pada siswanya. Salahnya tanpa penjelasan. Jadi sekarang siswa bfikir >> nanti juga dapat jawaban. Jadi ndak bisa klo mo nyalahin siswa gitu
2. Ustadzah.. Bagaimana ya menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap anak. Supaya kalau belajar tidak perlu disuruh-suruh?
3. Ustadzah, dalam islam tujuan akhir pendidikan itu apa? Kalo sekarang sy sendiri bingung, banyak yang pintar tp kelakuannya ga sopan. Ga memperhatikan adab saat belajar. Dan apapun dilakukan demi nilai tinggi? Sebenarnya apa hasil pendidikan saat ini? Mengingat banyak sekali kenakalan remaja yang statusnya pelajar?
4. Ustadzah.. saya mengajar kimia SMA, ada beberapa anak yang sama sekali tidak punya minat belajar. Mau mengerjakan hanya kalau dipaksa, sedangkan saya tidak suka memaksa/ membentak siswa. Bagaimana ya ustadzah?

JAWAB
1. Pendidik itu adalah motivator murid utk bisa maksimal dalam belajar, lha ini klo gurunya langsung to the point ngasih jawaban murid tdk akan pnya daya juang, betul apa kt mbak tari.....nanti jg dpt jawaban
Mestinya tidak boleh spt itu, salah satu tugas guru adalah membimbing murid untuk memhami suatu ilmu, dari tidak tahu menjadi tahu.
2. Bertahap, dengan proses. Siswa SD kls 1 tdk bisa disamakan dengan siswa kelas 3 atau kls 6. Anak kls 1-3 itu yang berperan adlh guru dan orangtua, baru kls 4 dilatih utk mandiri d an seterusnya. Harus dilatih dan sabar.
3. Tujuan akhir pedidikan itu perubahan, baik itu perubahan dalam bentuk peningkatan pemahaman terhadp suatu ilmu ataupun perubahan sikap dan periku. Jadi klau sikap dan perilakunya tidak berubah, berarti dia belum berhasil dalam belajar
4. Coba cari metode pelajaran yang menarik, jangan hanya menerapkan metode mengajar yang monoton krn anak akan bosan, ato bisa jadi dia memang kesulitan menerima pelajaran tsb, coba dekati dengan hati

Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dg lancar. Moga ilmu yang kita dpatkan berkah dan bermanfaat. Amiin....
Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan do'a kafaratul majelis: 
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum...