Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Meneladani Generasi Ibrahim

Kajian Online Teegram Hamba  اللَّهِ  SWT 

Hari/ Tanggal : Senin, 13 Oktober 2014
Narasumber : Ustadzah Yana Maryanah Mpd
Materi : Meneladani generasi ibrahim
Notulen :Nurza
Editor : Ana Trienta

Hari raya idul adha yang senantiasa kita peringati begitu banyak kesan dan pelajaran yang bisa kita ambil, terutama dalam kaitannya dengan tokoh- tokoh yg ada dalam peristiwa tersebut mulai dari Nabi Ibrahim as, Siti Hajar, dan Ismail as, mereka adalah figur- figur yang patut menjadi teladan bagi kita semua terutama buat seorang ayah sekaligus suami, ibu juga istri dan anak atau generasi muda. Hal ini telah Alloh swt sebutkan di dalam Al Qur'an : 
Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang- orang yg bersama dengan dia, ketika mereka berkata kepada kaumnya sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Alloh (QS .60 : 4).
Karenanya keluarga Ibrahim layak menjadi teladan buat kita. Mengapa kita harus meneladani keluarga Ibrahim?
Ada 6 ciri generasi Ibrahim yang bisa kita jadikan dasar jika kita menginginkan keteladanan dan generasi muda kita menjadi lebih baik dari masa ke masa. Keluarga Ibrahim memiliki hal ini.
  1. Memiliki sifat kritis dalam mencari kebenaran, sebagaimana Nabi Ibrahim pada saat mencari Tuhannya, tidak mudah larut dalam kondisi zaman yang serba hegemoni ini generasi yang kritis tidak akan mudah galau dàn terombang ambing oleh berbagai mode.
  2. Ciri kedua adalah memiliki sikap dan prilaku yang menyatu dengan ajaran Islam, tidak memisahkan antara agama dan pergaulan antara agama dan pendidikan dan pemisahan-pemisahan lainnya yang membuat generasi kita ambigu dalam bersikap dan bertindak.
  3. Memiliki kebanggaan sebagai seorang muslim dimanapun berada dan dalam berbagai situasi dan kondisi senantiasa menampilkan pribadi muslim yang bersahaja.  Menjadi panutan dan mencerminkan akhlaqul Islam yang menyeluruh dalam berbagai kondisi.   Tidak mudah berganti  warna dan istiqomah dalam menjalankan ajaran Islam memudahkan bagi oràng lain karena Islam itu luas dan luwes.
  4. Mencintai ilmu, generasi Ibrahim adalah generasi yang memiliki banyak ilmu dan prestasi yang tinggi serta senang mengajarkan ilmu untuk kebaikan di jalan Alloh... Qs.38:45 "...dan ingatlah hamba-hamba kami Ibrahim, Ishaq dan Ya' kub yang mempunyai perbuatan- perbuatan yang besar dan ilmu- ilmu yg tinggi. Mereka adalah generasi yang cerdas dan senantiasa mencari kebermanfaatan dari berbagai sumber agar ilmu yang didapatnya memiliki keberkahan."
  5. Yang menjadi ciri penting dari generasi ini adalah mereka generasi yang sanggup menghadapi resiko dalam menegakkan kebenaran, karena perjuangan di jalan Alloh memang akan menghadàpi berbagai tantangan sebagaimana nabi Ibrahim sampai harus dibakar, tapi karena keberaniannya yang luar biasa  Alloh swt menyelamatkan Ibrahim dari api yang panas hal itu diceritakan dalam QS. 21 ayat 68- 69: "..mereka berkata;  bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu jika kamu benar-benar hendak bertindak", kami berfirman " hai api, menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim". Jika kita yakin terhadap kebenaran Alloh pasti akan membela kita karenanya kita harus memiliki keberanian dalam bersikap, hàl ini yang sekaràng sudah mulai mengikis di kalangan generasi muda semangat membela kebenaran dan menyatakan kebenaran.
  6. Terakhir adalah semangat mau dan sanggup berkorbàn, demi kepentingam Islam dan umatnyà, hal ini di contohkan langsung oleh nabi Ibrahim beliau harus mengorbankan putra kesayangannya begitupula dengan Ismail hasil didikan seorang yang luarbiasa dengan ikhlas beliau mengikuti apa yg diinginkan ayahnya dia rela hati mengorbankan nyawanya. Kisah Nabi Ibrahim adalah kisah fenomenal dari Alloh swt untuk kita semua agar bisa menjadi Ibroh dalam mendidik dan mentarbiyah generasi kita dengan pendidikan yang terbaik yang bersumberkan dari Alqur'an dan hadits...
Semoga kita diberi kemudahan dalam mendidik generasi - generasi kita dan generasi yang akan datang dan semoga kita termasuk ke dalam kelompok  oràng yang memiliki semangat untuk meneladani keluarga Ibrahim. Wallohu'alam.
#Dari berbagai sumber

PENUTUP :
Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك 

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika 
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”.