Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Menjadi Pribadi Bermanfaat

KAJIAN ONLINE HAMBA ALLAH
Grup 109 Nanda 
Selasa, 7 Oktober 2014 (12 Dzulhijjah 1435)
Narasumber: Ustadz Agus Heru Pitoyo
Materi: Motivasi Islam (Menjadi Pribadi Bermanfaat)

Assalamualaikum wr.wb.

Ukhtifillah dimanapun anti berada...
Puji dan syukur senantiasa hanya untuk dan teruntuk bagi Allah SWT.
Tiada Tuhan selain Allah, tiada yang patut disembah kecuali hanya Allah.
DariNyalah kita ada dan kesana pulalah kita akan dikembalikan pada suatu keadaan yang PASTI akan kedatangannya.
Hanya kepada Allah kita Berdoa, hanya kepadaNya kita Berharap, hanya kepadaNya pulalah kita Bermohon.
Sholawat serta salam tercurah untuk Manusia terbaik yang pernah lahir di muka bumi ini, yang kehadirannya tidak saja begitu dihormati oleh seluruh makhluk bumi tetapi juga dihormati oleh penduduk langit.
Dialah Muhammad SAW, contoh dan suri Teladan terbaik yang keteladanannya tidak akan pernah membawa keburukan bagi para pengikutnya.
Setiap ucapan, tingkah laku, dan perbuatan adalah cerminan Al-Qur'an yang selalu bertujuan untuk membawa kita semua kepada suatu tujuan yang PASTI KEBENARANNYA.
Dan kita berdoa semoga kita semua, anda dan saya termasuk dari golongan2 yang menjadi pengikutnya, tidak saja sekedar pengikut tetapi juga diakui oleh Muhammad bahwa memang benar kita2 adalah pengikutnya yang setia.
Ukhtifillah, sebelum ana share materi mohon confirm sebelumnya ....
Apakah ini untuk pertama kalinya ana di group ini, atau sebelumnya sudah pernah??
Baik, kalo ini pertama kalinya ana akan memperkenalkan diri terlebih dahulu .

Curriculum Vitae
Nama : Agus Heru Pitoyo, S.E, CHt, CI, CT, CM
Nama Panggilan : Agus/Heru/Pitoyo
TTL : Nganjuk, 13 Agustus 1978.
No. HP : 081298884577
Email : agus.herupitoyo@yahoo.com
Domisili : Bekasi
Keluarga : 1 istri, 2 anak.
Profesi : PNS, Trainer, Motivator, Life Coach
Latar Belakang Pendidikan Formal/Non Formal :
1. D-III STAN/Prodip Keuangan;
2. S-1 Ekonomi Manajemen;
3. Certified Master of Ceremony (MC) and Publik Speaking by Helmi Yahya BROADCASTING ACADEMY (HBA);
4. Certified Hypnosys (CH) and Hypnotheraphy (CHt) )by Indonesia of Hyonotheraphy (IBH) ;
5. Certified Instructur (CI) by Institut Hypnosys Hypnotheraphy Indonesia (IHHI);
6. Certified Muda Mulia Training by Sentra Inspira Training and Counsulting;
7. Certified Creative Thinking by Inspirasi Indonesia;
8. Certified Training Pemulihan Jiwa;
9. Certified Trainer and Certified Motivator (CM) by Prima Edu Center ;
10. Divisi Training Motivasi Komunitas ODOJ;
11. Trainer, Motivator, Life Coach LPT Tazka.
12. Certified Wanna Be Trainer (WBT) by Akademi Trainer Jamil Azzaini.

Materi Hari ini "Menjadi Pribadi Bermanfaat"

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.
(HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni. Dishahihkan Al-Albani dalam Silsilah As-Shahihah)
Itulah salah satu perintah Rasul kepada para Pengikut2nya.
Dan perintah inilah yang menjadikan dasar bagi kita semua kenapa kita harus menjadi pribadi yang bermanfaat.
Menjadi pribadi bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang muslim.
Kita sebagai muslim lebih diperintahkan untuk memberikan dan menebarkan manfaat bagi orang lain daripada harus mencari manfaat dari orang atau memanfaatkan orang lain.
Inilah bagian dari penerapan atau implemantasi kita sebagai muslim tentang konsep berbagi atau memberi.
Apa-apa yang kita bagi atau kita berikan kepada orang lain pada dasarnya semua itu akan kembali kepada diri kita masing-masing. Dan bahkan kembalinya tidaklah akan sama dengan apa yang kita bagi atau beri tapi jauh melebihi apa yang telah kita keluarkan untuk berbagi.
Apalagi jika hal itu dilakukan kepada sesama sodara seiman.
"Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang muslim dr berbagai kesulitan2 dunia, Allah akan menyelesaikan kesulitan2nya di hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya akan Allah mudahkan baginya kehidupan di dunia dan di akhirat (HR. Muslim)
Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri (QS. 17:7).
Itulah kenapa rasul memerintahkan kepada kita semua untuk menebarkan sebanyak-banyaknya manfaat, karena semua bertujuan untuk kebaikan diri kita sendiri.
Jadikanlah diri anti semua menjadi pribadi-pribadi penebar manfaat bagi manusia-manusia dan makhluk-makhluk Allah lainnya.
Lalu bersiap dan tunggulah bahwa semuanya akan dikembalikan oleh Allah dengan kehidupan yang penuh dengan keberkahan dan kemudahan.
Terima kasih, semoga tulisan ini menjadi bagian dari upaya ana untuk bisa menebar sebanyak-banyaknya manfaat bagi semuanya dan bisa  menginspirasi antum semua menjadi pribadi-pribadi yang bermanfaat, bermartabat dan mulia ...
Waasalamualaikum wr.wb.
Kalo ada pertanyaan, saran, nasehat untuk kebaikan dipersilahkan ...
Kita akan diskusi bersama, untuk bisa mencari solusi terbaik untuk kehidupan kita bersama ..

Pertanyaan
1.  Ustadz heru... bagaimana implementasi untuk menjadi pribadi yang bermanfaat tapi kadang kala kita merasa tidak memiliki apa-apa yang bisa dibagi ke orang lain, baik dari segi ilmu atau materi ? Mrs kurang dengan apa yang dimiliki mungkin karena faktor kurang percaya diri.
Syukran jazakallah

2. Pak Heru, kalau kita sudah bermaksud berbuat baik, tapi orang lain menganggapi sebaliknya, sering jadi ga ikhlas, mikirnya negatif sm kita, gimana solusinya?

3. Pak heru.. bagaimana caranya mengajak orang untuk konsisten terhadap peraturan.. saya berkali kali memperingatkan tapi malah semkin tidak ditanggapi. Bahkan orang mencap jelek.. misalnya lapor ODOJ *curcol

4. Tanya lagi tapi diluar tema: manusia pada dasarnya kan suka berkeluh kesah, saat kita berusaha menahan supaya tidak kluar, tapi malah akhirnya kita stress sendiri, karena tidak lega & kadang karena persoalan tidak terselesaikan, gimana pak solusinya? Pak kalau orang gampang stress, sebaiknya gimana ya?

5. Ustadz apa boleh cuek thd lingkungan???  Karena jika terlalu memperhatikan lingkungan takutnya timbul penyakit hati tadi: (


Jawaban
1. Untuk menjadi pribadi yang bermanfaat tidak harus menunggu kita memiliki apa-apa yang bisa dibagi ke orang lain baik dari segi ilmu atau materi. Allah telah memberikan kepada kita akal fikiran yang jika kita mau memaksimalkan fungsinya akan bisa menjadi sesuatu yang bisa dibagikan ke orang lain, ide kita, pemikiran kita, terobosan dan inovasi kita dalam kebaikan itu bisa dihasilkan dari fikiran kita dan bisa kita bagikan. Belum lagi anugerah fisik yang kita miliki semua itu bisa menjadi modal kita untuk berbagi ke sesama.  Kalo permasalahan karena kurang PeDe maka yang perlu dilakukan adalah melatihnya ... Semakin sering berlatih, semakin bisa kita untuk berbuat lebih demi orang lain. Pegang prinsip, "Demi Sebuah Kebaikan, jadilah engkau bagian didalamnya".  So jangan tunda-tunda lagi untuk berbaginya ya ukhti, Allah melihat proses tidak melihat hasil karena hasil itu mutlak hak prerogatif Allah....

2. Dalam melakukan kebaikan niatkan semuanya hanya dan untuk Allah semata sehingga apabila kita tidak mendapatkan respon positif dari orang lain maka tidak ada alasan bagi kita untuk mengeluh. Cukup Allah saja yang menjadi pengharapan bagi kita, tidak perlu mengharapkan selain itu.  Tetaplah berfikir positif meskipun orang lain berfikiran negatif tentang anda, insya allah akan ada orang-orang baik yang akan terus  mendukung anda.

3. Fase terberat dalam perjuangan adalah keistiqomahan, itulah yang menjadi point utama dari dakwah. Kalopun anda sudah mengingatkan sedangkan yang diingatkan tidak memberikan respon positif tetaplah untuk berikan nasehat kebaikan. Allah melihat bagaimana usaha kita untuk mengingatkan sedangkan hasil semuanya sangat-sangat bergantung allah. Tidak perlu gundah, tidak perlu risau, karena ladang dakwah memang terjal jalannya tapi indah pada akhirnya .
Waallahu alam .

4. Stress pada dasarnya muncul dari fikiran kita. Manusia pada dasarnya adalah makhluk yang suka berkeluh kesah dan hal memang sah-sah saja, asalkan keluh kesahnya benar yakni hanya kepada Allah yang Maha Mendengar bukan kepada yang lainnya. Kenapa kita mudah stres karena kita masih bergantung pada makhluk. Silahkan tata ulang pola fikir anda dan kelola dengan baik manajemen diri terhadap setiap kejadian, yakinkan pada diri sendiri bahwa tidak ada kejadian didunia ini selain karena izin Allah, dan karena izin Allah lah maka tidak ada kepantasan dari diri kita untuk mengeluh apalagi stres karena segala sesuatu yang terjadi karena Allah pada dasarnya adalah untuk meninggikan derajat kita. Sibukkan fikiran anda dengan sesuatu yang positif, insya allah stres tidak menghampiri anda.
Waallahu a'lam.

5. Lingkungan kita adalah ladang dakwah, kalo ladang dakwah itu kita cuekin, kita abaikan kira-kira apa yang akan terjadi. Tentunya akan rusak lingkungannya. Untuk itu jangan cuek terhadap lngkungan, jangan takut timbul penyakit hati, selama apa yang kita perbuat itu semata-mata hanya dan untuk Allah akan selalu ada malaikat-malaikat Allah yang akan membantu kita. Berbuatlah yang terbaik untuk lingkungan kita dan jadikan itu sebagai bekal tatkala nantinya Allah sudah memanggil kita menghadapnya.

Sebagai penutup dari ana,
Jadikanlah dirimu menjadi pribadi bermanfaat karena itu merupakan pilihan dari realitas kehidupan yang nyata, Mahkotai Hatimu dengan Keihklasan karena kebermanfaatanmu tiada arti tanpanya.
Keikhlasan akan menjadikan dirimu bertahan dalam menghadapi kerasnya kehidupan.
Lakukan semua itu hanya dan karena Allah semata, maka cahaya terang akan selalu menjadi lentera perjalanan kehidupan anda.
Kita tutup dengan doa kafaratul majelis.
Assalamualaikum wr.wb.
Doa Kafaratul Majelis
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang aq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga bermanfaat