Home » , » MUAMALAH - PENGHAMBAT REJEKI

MUAMALAH - PENGHAMBAT REJEKI

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, October 22, 2014

REKAP KAJIAN ONLINE HA NANDA 107/108
Rabu, 22 Okt 2014

Pemateri: Ustazah Miftah
Tema     : Manajemen Keuangan
Notulen : Diah & Ria
Editor    : Ira Wahyudiyanti


@MATERI@

Pada kesempatan kali ini insyallah kita akan belajar bersama dengan materi seputar Manajemen Keuangan yang berjudul Penghambat Rezeki. Kita udah isi banyak dgn berbagai macam ilmu, bermacam amal tetapi kalau bocor lagi maka habislah, nah inilah yg disebut penghambat rezeki. Disni saya akan menyampaikan 3 penghambat rezeki, yaitu dengki, dendam, dongkol (3D). Apa perasaan yg muncul, g enak kan?. jadi jangankan kita memendam perasaan tsb, tapi menyebut atau menulisnya saja perasaan jadi tidak enak, hati ini seperti bergemuruh. Dengki ini bisa menghambat rezeki kita. Amalan bisa hangus, rezeki bisa ketunda, dan potensi bisa ketutup. Dan parahnya lagi dengki itu bisa memunculkan penyakit fisik bukan hanya penyakit hati. Parahnya luar biasa kan, kemana-mana kita habis. Jadi, bukannya orang lain yang menghalangi rezeki kita, tapi dengki kita terhadap rezeki orang lain, itulah yg menghalangi rezeki kita. Misalnya ada karyawan kita yg kerjanya gak benar, ya sudah pecat saja dengan baik-baik, namun jngan sampai hati kita dendam atau dengki, ikhlaskan yg terjadi.

Nanda sholihat. Masalah dengki ini Rasulullah S.A.W telah menyebutkan bahwa orang yg dengki itu hapus semua amalnya. Kenapa sampai sedemikian hebatnya, karena dia menghimpun semua potensi-potensi yg tidak positif, 1). Negatif thinking terhadap orang lain. 2). Negatif feeling, ada perasaan yang memendam, 3) Negatif motivation. Sementara ketika seorang itu positif thinking, kita sama-sama tau positif thinking ini menarik sesuatu. Syukur menarik sesuatu, kemudian motivasi yg positif atau keihlasan itu menarik sesuatu. Ketika dia negatif thinking, feeling, dan motivation sebenarnya dia membuang sesuatu. Membuang sesuatu kan energi, makanya tadi ketika kita menyebut nama dengki, dendam, dongkol saja itu sudah ada perasaan gak enak. Karena sebenarnya secara energi dia sedang menolak hal itu. dan itu letihnya luar biasa ketika memendam dengki, dendam, dongkol. Hidupnya g tenang, penuh dengan kegelisahan. jadi, apa manfaatnya?. tentunya tidak ada.

Nanda sholihat, semuanya pasti banyak yg tau kalimat ini "memang sih saya paham ini g bagus buat saya, tapi gimana lagi saya dendam sama dia". Mungkin disini diperlukan adanya sharing dengan teman-teman, melihat lagi orang-orang yg bersyukur dan ditambah rezekinya oleh Allah, karena ketika kita dengki terhadap rezeki orang lain atau melihat orang lain punya rezeki hati kita panas. Sebenarnya yg kita lakukan itu adalah sedang tidak bersyukur dgn yg memberikan rizki kpd orang lain. Ya, Allah udh memberikan rezeki ke dia, nah kalau bisa kita bacakan alfatihah ke dia, orang lewat naik mobil mewah, kita doakan mudah-mudahan dia mendapatkan rizki yg baik dari Allah. Artinya kita ridho terhadap rizki yg diberikan Allah kepada orang lain. Dengan begitu Allah akan memberikan rizki kepada kita tanpa batas. Orang yg mendengki orang lain, malah terjadi dia mendengki diri dia sendiri. Betapa banyak orang yg tidak melihat potensi dirinya, karena sebenarnya dia sedang tertutup dengan kedengkian dia terhadap orang lain. padahal dia mampu, hebat, bisa melakukan sesuatu tapi alamnya itu tertutup dengan kedengkian, sehingga semua potensi dia tertutup. Ketika potensi tertutup, rizkipun tertutup. jadi, mulai sekarang mari kita plongkan hati kita, mudah-mudahan plong juga rizki kita. Wallahu a’lam bis Showab..


@TANYA JAWAB@

TANYA:
Bedanya iri dan dengki apa ya.. dua kata itu sering dipasangin...


JAWAB:
Iri hati dan dengki hati adalah dua dari beberapa sifat buruk manusia yang juga disebut sebagai penyakit batin. Kedua sifat buruk atau penyakit batin tersebut sebenarnya memiliki pengertian yang tidak sama namun bisa bersumber dari penyebab yang sama. Iri hati adalah suatu sifat yang tidak senang akan anugerah, rezeki atau kesuksesan yang didapat oleh orang lain, dan cenderung berusaha untuk menyainginya. Sedangkan dengki adalah sikap tidak senang melihat orang lain bahagia atau mendapat nikmat atau kesuksesan dan berusaha untuk menghilangkan kebahagiaan, nikmat atau kesuksesan tersebut.

TANYA:
Bila kita menasehti saudara/teman krn cerewet apa kah bisa berakibat 3 D umy
Kadang niat hti berbgi ilmu
Niat hti mrluruskn permasalhn
Niat hti ingin menolong namun krna keadaan & sifat orang susah ditebak akhrny jd dech permusuhan...

JAWAB:
seorang muslim dgn muslim lainny adalah saudara, tdk mnzalimi, mmpermalukan, melecehkan, dan tdk mndustakanny. Ketika mb Ria sudah niat yang baik seperti itu Insyallah Allah selalu mengetahui niat baik hambaNya dan akan membalas niat baik tsb walaupun bkan langsung skarang dibalasnya. Kemudian untuk masalah sifat personal maka sikapilah hal tsb dengan baik dan bijak, karena rasa iri, dengki seseorang kpd kita sebetulny adlh bntuk dari pengakuan akan diri dan eksistensi kita, hanya bentuknya lain. Hadapi dengan sabar dan doakan, bila bisa, dekati dan rangkul dia menjadi teman kita, bila memungkinkan atau bisa dilakukan, beri pemahaman agama (dengan cara yang baik dan pelan-pelan). Mungkin butuh waktu untuk merubah seseorang, terus doakan dan tawakkal ya.

TANYA:
 Tadinya mo nanya "kalau iri sm org yg punya rezki lebih tapi orgx jarang ibadah atau dgn cara curang (korupsi) itu gimana??"

JAWAB:
Justru kita yg harus bersyukur hidup cukup tdk berlebih tetapi d dapat dgn jalan halal, insya Allah berkah.. Bagi yg malas ibadah mgkn rejeki itu mnjadi ujian bagi mreka apakah mreka bersyukur atau kebalikannya...

TANYA:
ustadzah jikalau kita memikirkan rejeki kita masa yg akan datang contohnya ( teman saya bisa Knp saya tidak).. apakah itu jg bisa menghambat rejeki kita..

JAWAB:
Tidak mb. Memikirkan /merencanakan rezeki kita yang akan datang merupakan suatu motivasi diri utk sukses, misalnya "aku harus bisa mendapat ranking 10 besar di kelas seperti teman2ku tahun depan, jadi aku harus coba melakukan usaha ini, Ya Allah izinkan saya utk mendapatkannya".

TANYA:
 Bagaimana cara menghilangi sifat dengki dan iri itu??
*nyambung pertanyaan mba reva

JAWAB:
 1). brusaha mmbuang sifat iri dgn ridho trhadap ktentuanNya. dgn mngingat kbaikan dr oranglain. 2).mmhon prlindungan dr Allah atas sifat iri, serta bnyk brzikir. 3). Duduk diam sejenak, mata tertutup. Selamilah rasa dengki yang timbul dalam diri kita. Telusuri sampai ke akar-akarnya. Apa yang membuat timbulnya dengki? Keberhasilan orang itukah? Kepemilikan, atau Kesejahteraan? Jika kita melakukan penyelaman/pemikiran dengan penuh kesadaran, kita akan meyadari bahwa sesungguhnya, semua itu adalah karunia Allah untuknya. Kita harus menyadari bahwa Allah berhak memberi kemulian, kekayan, keberhasilan, ketenaran dll, kepada siapa saja yang dikehendakiNya dan itu adalah hak Allah SWT sepernuhnya. (QS. Ali ’Imran [3] :26) 4. Jangan pernah membanding-bandingkan kepandaian atau kelebihan yang kita miliki dengan orang lain dan jangan pernah mencari-cari kekurangan orang lain 5. Agar kita terhindar dari penyakit hati iri hati dan dengki sebaiknya selalu bersikap rendah hati, tidak merasa lebih dari orang lain. Orang yang rendah hati kalaupun misalnya ia tahu bahwa ia memiliki banyak kelebihan dibanding orang lain ia tidak akan merasa bangga apalagi membanggakan kelebihannya. Setiap kelebihan yang dimilikinya akan dinikmatinya dengan penuh rasa syukur dan terima kasih kepada Allah Yang Maha Pencipta yang telah memberikan kelebihan dan keberuntungan tersebut terhadap dirinya. Begitu pula dengan kekurangan yang ada pada diri, sebaiknya diterima dengan ikhlas, sehingga kekurangan yang ada pada diri, tidak mengakibatkan rendah diri dan menjadi iri hati serta dengki di saat melihat orang lain memiliki kelebihan yang tidak dimilikinya. Percayalah bahwa dibalik kekurangan pada seseorang pastilah ada pula kelebihan yang dimilikinya 6. Sadarilah, dengki itu sangat melelahkan, orang yang membiarkan dirinya dikuasai oleh iri hati dan dengki akan menanggung beban berat yang tidak seharusnya. Karena setiap kali ia melihat orang yang didengkinya dengan semua kesuksesannya, hati dan persaannya menderita dan hatinya semakin penuh dengan dengki, marah, benci, curiga, kesal, kecewa, resah, dan perasaan-perasaan,,, negatif lainnya. Sungguh sangat tidak enak menjalani kehidupan seperti itu.
 berkah Insyallah mulus . :)

TANYA:
 Kan sya gk bisa pegang uang ,,mksudx kalo punya uang langsung habis gitu ,,apakah ada hubunganx dengan garis tangan sya? Dan bagemana cara mengatasinya ustadzah?

JAWAB:
 Persoalan nasib, jodoh, rezeki, mati, dan hari baik itu hanyalah Allah SWT. Manusia diberikan kesempatan oleh Allah untuk merencanakan dan berusaha semaksimal mungkin. Artinya, kita bisa merancang masa depan nasib, jodoh, rezeki, kecuali mati dengan kemampuan yang baik pula. Kalau sudah berusaha dengan maksimal, baru tawakal kepada Allah agar tidak menjadi hamba yang sombong. Cara mengatasinya kita harus memiliki Pola Fikir seperti Orang Kalangan Atas Dimana Mereka menageluarkan uangnya untuk mendapatkan sesuatu yang menguntungkan / tidak hilang. Seperti Islam mengajarkan untuk sedekah, berniaga, investasi, dsb. kadang2 itu pnyakitny manusia g prnah puas. smakin bsar pmasukan maka besar pula pngeluaranny,,uuy. tapi saran saya tetap dlm kesyukuran ya, dan tahan hawa nafsu. karena hdup ini adlah prjalanan, dan yg jadi sopir y diri kita sndiri, benar?


TANYA:
 Apakah betul sedekah yg tdk terbatas menyebabkan rezki kita jg tidak terbatas? Bagaimana jg perhitungan zakat profesi ustadzah?

JAWAB:
Iya, Insyallah Allah selalu mengetahui niat dan perbuatan baik hambaNya dan akan membalas niat baik tsb walaupun bkan langsung skarang dibalasnya. Sedekah adalah tabungan kita diakhirat. Nabi pun menyukai istrinya yang panjang tangan, dalam hadis yang paling panjang adalah Saudah. Itulah Isteri beliau yg paling dahulu bertemu dengan beliau di akhirat nanti. Saudah sangat suka bersedekah. Menurut Yusuf Qardhawi perhitungan zakat profesi dibedakan menurut dua cara: Secara langsung, zakat dihitung dari 2,5% dari penghasilan kotor seara langsung, baik dibayarkan bulanan atau tahunan. Metode ini lebih tepat dan adil bagi mereka yang diluaskan rezekinya oleh Allah. Contoh: Seseorang dengan penghasilan Rp 3.000.000 tiap bulannya, maka wajib membayar zakat sebesar: 2,5% X 3.000.000=Rp 75.000 per bulan atau Rp 900.000 per tahun. Setelah dipotong dengan kebutuhan pokok, zakat dihitung 2,5% dari gaji setelah dipotong dengan kebutuhan pokok. Metode ini lebih adil diterapkan oleh mereka yang penghasilannya pas-pasan. Contoh: Seseorang dengan penghasilan Rp 1.500.000,- dengan pengeluaran untuk kebutuhan pokok Rp 1.000.000 tiap bulannya, maka wajib membayar zakat sebesar : 2,5% X (1.500.000-1.000.000)=Rp 12.500 per bulan atau Rp 150.000,- per tahun.


TANYA:
 langkah apa yg harus kita lkukan/hindar krn mgkin adl slh stu tmn yg bersikap/berucap se-enak'a dan mgkin bersikap dingin ketika ada sedikit kelebihan pd kita, baik itu materi atau pun kecakapan dlm kerja!


JAWAB:
Hadapi dengan sabar dan doakan, bila bisa, dekati dan rangkul dia menjadi teman kita, minta maaf dan tanya dengan baik2. Bila memungkinkan atau bisa dilakukan, beri pemahaman agama (dengan cara yang baik dan pelan-pelan). Mungkin butuh waktu untuk merubah seseorang, terus doakan dan tawakkal ya.

TANYA:
Bagaimana mengelola keuangan pribadi biar seimbang antara pengeluaran utk dunia & akhirat?
Dan bagaimana menumbuhkan rasa iklas pd diri :)?

JAWAB:
cara mengelola pendapatan ibarat kita mengendarai mobil yaitu dengan mengontrol kebutuhan untuk biaya hidup, jadi sebaiknya nanda perbaiki biaya hidup nanda dengan melakukan penyesuaian dengan sisa pendapatan yang telah dipos2kan sebelumnya, misalnya : 10% buat sosial keagamaan (Sedekah) Hal ini adalah utama yang harus dilakukan, 20% buat investasi (usaha), 30% buat bayar utang (biaya anak sekolah, cicilan rumah, dll), 40% buat biaya hidup (termasuk kebutuhan darurat). Caranya yaitu tidak melihat dari kecil atau besarnya, ibarat pepatah tangan kanan jangan ketahuan ama tangan kiri,,he. Karena perhitungan matematika kita berbeda dari perhitungan Allah. Belum tentu juga pemberian yang besar itu balasannya lebih besar daripada pemberian yang kecil tapi ikhlas. Orang yang rendah hati kalaupun misalnya ia tahu bahwa ia memiliki banyak kelebihan dibanding orang lain ia tidak akan merasa bangga apalagi membanggakan kelebihannya. Setiap kelebihan yang dimilikinya akan dinikmatinya dengan penuh rasa syukur dan terima kasih kepada Allah Yang Maha Pencipta yang telah memberikan kelebihan dan keberuntungan tersebut terhadap dirinya. Begitu pula dengan kekurangan yang ada pada diri, sebaiknya diterima dengan ikhlas, sehingga kekurangan yang ada pada diri, tidak mengakibatkan rendah diri dan menjadi iri hati serta dengki di saat melihat orang lain memiliki kelebihan yang tidak dimilikinya. Percayalah bahwa dibalik kekurangan pada seseorang pastilah ada pula kelebihan yang dimilikinya.


TANYA:
Saya mau tanya Umm..
Sebenarnya apa hukum berhutang dalam Islam?

JAWAB:
 Dalam ajaran Islam, utang-piutang adalah muamalah yang dibolehkan, tapi diharuskan untuk ekstra hati-hati dalam menerapkannya. Karena utang bisa mengantarkan seseorang ke surga, dan sebaliknya juga menjerumuskan seseorang ke neraka. Islam memuji pedagang yang menjual barang kepada orang yang tidak mampu membayar tunai, lalu memberi tempo, membolehkan pembelinya berutang. Islam menjanjikan pedagang itu berpotensi masuk surga, sebagaimana hadits Rasulullah saw: “Bahwasanya ada seseorang yang meninggal dunia lalu dia masuk surga, dan ditanyakanlah kepadanya, ‘amal apakah yang dahulu kamu kerjakan?’ Ia menjawab, ‘Sesungguhnya dahulu saya berjualan. Saya memberi tempo (berutang) kepada orang yang dalam kesulitan, dan saya memaafkan terhadap mata uang atau uang.” (HR. Muslim). Kata-kata “memaafkan terhadap mata uang atau uang” di situ adalah, bahwa yang bersangkutan memberikan kemurahan kepada pengutang dalam membayar utangnya. Bila terdapat sedikit kekurangan pembayaran dari yang semestinya, kekurangan itu di abaikan dengan hati lapang. Sebaliknya, Islam menyuruh pembeli menghindari utang semaksimal mungkin jika ia mampu membeli dengan tunai. Karena utang, menurut Rasulullah SAW, penyebab kesedihan di malam hari dan kehinaan di siang hari. Utang juga dapat membahayakan akhlaq, kata Rasulullah, “Sesungguhnya seseorang apabila berutang, maka dia sering berkata lantas berdusta, dan berjanji lantas memungkiri.” (HR. Bukhari). Rasulullah pernah menolak menshalatkan jenazah sesorang yang diketahui masih meninggalkan utang dan tidak meninggalkan harta untuk membayarnya. Sabda Rasulullah, “Akan diampuni orang yang mati syahid semua dosanya, kecuali utangnya.” (HR. Muslim).


TANYA:
Ustazah mau tanya, gimna cara mengatur keuangn saat blm menikah dan sdh menikah???

JAWAB:
 Sebelum menikah, cara mengelola pendapatannya sama seperti jawaban nomor4, saya tambahkan sedikit untuk yang sesudah menikah ya : Satu, penghasilan dibagi pengeluaran harus lebih dari ‘satu’. Jadi, jumlah penghasilan alias pemasukan keuangan nilainya harus lebih besar dibanding pengeluarannya. Dua, hidup dibawah kemampuan financial kita alias kebersahajaan, bertahan dalam kesederhanaan. Maksudnya, bila sedang dalam posisi ‘berlebih’ pemasukannya harus bisa tetap bertahan ‘sederhana’, tidak menjadi boros atau menggunakan uang untuk yang tidak perlu. Kalau ‘sederhana’ sedang dalam masa sulit itu memang harus alias terpaksa, namun bertahan sederhana disaat posisi ‘berlebih’ itu yang menawan. Tiga, mengubah posisi ‘tabungan’ bukan menjadi sisa, namun diposisikan sebelum adanya pengeluaran. Bila biasanya pendapatan dikurangi pengeluaran sama dengan tabungan, ubah menjadi pendapatan dikurangi tabungan menjadi pengeluaran. Jadi biasakan saat mendapat ‘pemasukan’ alokasikan dulu untuk sedekah, investasi leher ke atas, simpanan, dll, barulah sisanya untuk kebutuhan pengeluaran. Prinsip yang harus juga diterapkan adalah tentang pembagian peran keuangan dalam keluarga, harus komitmen dari sekarang sebelum menikah. Bahwa bagaimana pun, yang berkewajiban ‘menafkahi’ keluarga adalah seorang suami. Adapun bila isteri memiliki penghasilan, itu sepenuhnya hak istri. masalah keuangan seringkali menjadi masalah utama pemicu timbulnya konflik pasca nikah. Hati-hati dan persiapkan dari sekarang ilmunya ya…

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT