Home » , » Parenting - Reframing- Mendekatkan Yang Jauh Atau Menjauhkan Yang Dekat

Parenting - Reframing- Mendekatkan Yang Jauh Atau Menjauhkan Yang Dekat

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, October 28, 2014

Kajian Online Hamba  اللَّهِ Ummi 25
Hari          : Selasa
Tanggal    : 28 Oktober 2014
Oleh         : Ustadzah allya
Tema        : Parenthing
Sekretaris :  Farida
Admin      : Arini
Editor       : Indah Permata Sari


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Para ummahat yg di rahmati اَللّهُ

Marilah kita buka kajian hari ini dengan membaca basmalah. 

Kajian kali ini tentang parenthing


Eliyati Bahri.: Share : NLP For Parenting 💥Reframing- Mendekatkan Yang Jauh Atau Menjauhkan Yang Dekat
Masyarakat ibukota saat ini kerap berhadapan dengan kemacetan di jalanan yang tampaknya makin parah dari hari ke hari. Kadang sebuah truk yang mogok di tepi jalan dapat menyebabkan kemacetan hingga berkilo-kilometer jauhnya. Pada gilirannya hal ini tentu saja membuat waktu tempuh jadi semakin lama. Hebatnya, ini terjadi di jalan tol yang berbayar dan katanya bebas hambatan. Terbayangkah apa jadinya bila kecelakaan tabrakan beruntun yang terjadi? Sangat mungkin waktu tempuh yang Anda perlukan dari rumah ke kantor atau sebaliknya malah lebih lama daripada bermobil dari Jakarta ke Bandung.

Bayangkan lagi jika anda adalah seorang ayah atau ibu yang sedang pulang kantor dan sudah tidak sabar ingin bercengkerama dengan anak-anak anda di rumah. Kira-kira bagaimana suasana hati anda saat itu?
Saya tidak tahu bagaimana persisnya perasaan Anda. Tetapi jika anda menggunakan kerangka berpikir NLP, maka anda akan ditawari seperangkat alat untuk menghadapi berbagai situasi yang kurang nyaman di atas. Alat tersebut bernama Reframing.
Apa itu Reframing?
Sebuah kejadian hanyalah sebuah kejadian sampai seorang manusia meletakkan sebuah bingkai (atau kerangka berpikir) atas kejadian tersebut sehingga memberikan arti atau makna pada peristiwa tersebut. Sehingga, sebuah peristiwa yang sama dapat memiliki lebih dari satu makna, ini tergantung dari bingkai apa yang Anda gunakan.
Dapat digambarkan dengan rumus seperti berikut:
Kejadian + Bingkai/Kerangka Berpikir = Arti/Makna
Misalkan; kemacetan jalanan di Jakarta hanyalah sebuah pemandangan yang melukiskan berbagai mobil yang seolah-olah diparkir di tengah jalanan dalam keadaan mesin hidup. Kemudian seorang pakar ekonomi memberi bingkai efisiensi terhadap peristiwa tersebut, maka pemadangan kemacetan tersebut memiliki makna pemborosan yang sangat parah. Lalu seorang pedagang makanan memberi arti yang lain lagi, yaitu kesempatan menjajakan makanan kepada para penumpang yang terjebak dalam kemacetan.
Sementara Anda yang tengah candu dengan berbagai media jejaring sosial di dunia maya; atau Anda yang memiliki BlackBerry; Anda akan mengatakan justru dengan situasi jalanan yang macet tersebut membuat anda berkesempatan untuk tetap dapat membaca, menulis update, dan membalas status account facebook atau twitter Anda; serta melakukan BBM ke teman-teman anda. Jadi mengapa harus diributkan?
Lalu, siapa yang benar? Reframing tidak membahas tentang benar atau salah. Reframing hanyalah sebuah alat bantu yang dapat menolong Anda membebaskan pikiran Anda dari hal-hal yang membuat Anda menjadi tidak berdaya.
By the way, bicara tentang BlackBerry alias BB. Isu pemblokiran jasanya juga sedang hangat-hangatnya di negeri ini. Umumnya, para operator telepon di sebuah negara yang memegang data mengenai pelanggan, bukan pembuat perangkat telepon seluler. Tetapi hal ini sepertinya tidak berlaku bagi Research In Motion (RIM); perusahaan asal Kanada yang menciptakan perangkat komunikasi BlackBerry.
Karena tidak bersedia memberikan akses kepada Pemerintah UEA ke server pengguna BB, maka terjadilah pemblokiran jasa BB di negara tersebut. Alasannya, Pemerintah UEA khawatir jika data tersebut disalahgunakan pihak lain.
Jika Anda adalah seorang anak yang sudah sedari sore menanti-nantikan orangtua kembali dari kantor; karena ada kisah menarik di sekolah yang ingin diceritakan. Dan ketika mereka tiba di rumah, Anda malah melihat mereka asyik sendiri dengan perangkat BB masing-masing, apakah Anda kemudian akan membuat group di Facebook bertajuk “Dukung pemblokiran BB”?
Bila memakai perangkat Reframing; bagaimana Anda “membingkai ulang” hal ini? Apakah Gadget anda mendekatkan yang jauh? Atau  malah menjauhkan yang dekat?

Tanya jawab
T : Saya um  ingin bertanya jadi refarming itu semakna dng  manajemen hati terhdp kondisi yg ada atau bagaimana? Karena td di ktkan bahwa kondisi  kemacetan di bingkai dng dimanfaatkan dng kegiatan yg lain sehingga bermakna. Tdk membuat tdk stres. Itu kesimpulan sy ...tlng di luruskan ummi...maklum bcnya spontanitas he he mksh
J :  Reframing itu terdiri dari kata re dan framing
Frame=bingkai
Peristiwa itu netral
Sampai kita memberi arti thd peristiwa tersebut
Re framing = memberikan frame (makna) ulang sehingga peristiwa yg tadinya menurut kita jelek, tdk memberdayakan.. menjadi memberdayakan
Atau gampangnya dlm bahasa agama adalah mengambil hikmah atas suatu peristiwa

Sehingga yg tadinya kita punya pandangan negatif thd peristiw tsb, berubah menjadi pisitif. Demikian, semoga bisa di mengerti
Ya. Husnudzon kepada Allah
Daripada "misuh-misuh" marah marah yg tdk karuan mendingan ngaji
Toh kl marah2 pun nggak lantas kemudian jalannya serta merta jadi lancar kan

T : Berarrti setiap masalah itu tergantung diri kita sendiri ya ustdz gmn cara kita memandang suatu masalah itu ...
J :yup. Kadang dlm berbagai kasus, cara kita melihat masalah itulah sebenarnya yg jd masalah
T:Assalamualaikum,wrwb..ustadzah, bagaimana menyikapi anak2 yg memang lebih banyak berinteraksi dengan gadget, memang intraksinya baik dengan gadget, jadi pintar bahasa arab, jadi pintar seusianya, namu  dilain sisi anak ini sulit sekali bersahabat dengan lingkungan..
J: sewajarnya saja
Segala sesuatu yg berlebihan pasti tdk baik

Yg jd masalah cara memandang suatu masalah
Utk lebih memudahkan saya akan bercerita. Mau tahu atau mau tahu banget?
#Kisah seorang pemuda dan seekor kuda#
Ada seorang petani tua yang tinggal dipinggir hutan, petani ini memiliki sawah dan ladang yg sangat luas. Ia mempunyai seorang anak laki berumur 17 tahun. Dan seekor kuda yg membantunya dlm membanyak sawah. Tentu saja kuda ini sangat membantu bagi petani. Entah kenapa pada suatu hati kuda ini hilang. Pergi begitu saja dari rumah petani tsb
Pertanyaannya, hilangnya kuda tsb apakah berarti kerugian buat petani?
Seminggu sejak kehilangan kuda jantannya tsb petani dan anaknya sangat kecapekan mengerjakan tugas2nya di sawah. Tdk lama kemudian, dari arah hutan terdengar bunyi derap kuda. Ternyata itu adalah kuda jantannya yg hilang, namun kali ini kuda tsb membaw 5 ekor kuda liar. Kuda liar ini nurut sama si juda jantan. Dengan keahliannya petani berhasil menjinakkan ke 5 kuda tsb, sekarang pekerjaan membajak sawah begitu mudah buat mereka
Dengan kondisi sekarang, apakah petani ini rugi dg kehilangan seekor kuda jantannya waktu itu?

Baiklah bunda kajian hari ini kita cukupkan sekian. Dan kita tutup dengan membaca istighfar 3x dan hamdallah.
Serta dengan
Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك 
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika 
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”. 
                    ​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
For more category please visit :  www.kajianonline-hambaAllah.blogspot.com

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

Ketik Materi yang anda cari !!