Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

PEGERTIAN IMAN

Kajian on Line HA TELEGRAM

Hari / Tanggal : Selasa, 14 Oktober 2014
Narasumber : Ustadz Kaspin
Materi : Pengertian Iman
Notulen :  Nurza
Editor : Ana Trienta

Kita bahas tentang iman ya...
Alhamdulillah
Semua udah tau ya artinya iman?
Dari surat Ibrahim (14) ayat 24-25 bahwa buah keimanan yang sempurna ibarat sebatang pohon.

  1. Ashluhaa tsabitun : akarnya tertancap kokoh. Artinya aqidah dan keyakinannya kokoh dalam hati.
  2. Far'uhaa fis samaa' : cabangnya menjulang kelangit. Artinya...amal dan ibadahnya vertikal hanya kepada Allah swt.
  3. Tu'tii ukulahaa kulla hiinin : berbuah setiap musim. Artinya pribadi mukmin penebar akhlakul karimah dimana saja dan kapan saja dan kepada siapa saja.

Dalampada itu Abu Bakar ArRazi berkata: Iman dihati seorang mukmin laksana pohon bercabang tujuh
1. Satu cabang berujung pada hatinya, lalu berbuah kemauan yang benar
2. Satu cabang berujung pada lidahnya, lalu berbuah perkataan yg jujur
3. Satu cabang berujung pada kakinya, lalu berbuah langkah menuju berjamaah
4. Satu cabang berujung pada kedua tangannya, lalu berbuah gemar sedekah
5. Satu cabang berujung pada kedua matanya, lalu berbuah senang melihat i'tibar/pelajaran
6. Satu cabang berujung pada mulutnya, lalu berbuah makan makanan yg halal dan jauhi syubhat.
7. Satu cabang berujung pada jiwanya, lalu berubah selalu meninggalkan hawanafsunya.

Demikian...share materi pagi ini. Yang perlu bertanya maka bertanyalah tapi ketahuilah bahwa tidak semua pertanyaan ada jawabannya.

Tanya
Ustadz kadang keimanan kita naik turun bagaimana caranya mensiasati supaya pada saat keimanan kita turun kita masih bersifat konsisten untuk mengerjakan amal-amal shaleh. Maksudnya sudah agak berumur mendekat tua gampang mengeluh seperti amalan-amalan kuranng dilakukan, ngaji zikir dll kadang mendengar orang tilawah  dibilang berisik padahal dilihat waktu muda keimanannya lumayan ilmu agama banyak yang tau seperti ulama tapi praktek ilmu  agama yang sudah ada diwaktu berumur makin berkurang. Maksudnya juga ustad, diwaktu muda seperti sekarang kita lagi giat-giatnya mencari bekal ilmu agama dan melakukan amalan ibadah dengan keimanan yang kuat tapi diwaktu tua ibadah yang dilakukan semakin berkurang, gimana cara agar terus terbawa keimanan sampai tua atau ajal menjemput.?
Jawab
Bunda Mar: memang kadang demikian oleh sebab itu maka kita harus terus berdoa dan bergantung kepada Allah. Mudah diucapkan.. in sya Allah mudah dilakukan. Namun terkadang fikiran fikiran negatif kita lebih mendominasi ketika diuji oleh sebab itu sudah sepantasnya kita husnudzon kepada Allah. Misalnya ada yang sakit sudah 14 tahun ga sembuh sembuh sudah berobat kesana kemari luar biasa dan terus mengeluh sampe nyalahin jin dsbnya. Kasihan memang. Tapi kita harus belajar bersyukur.
Ingat nikmat nikmat Allah dan mengapa kita ibadah? Untuk apa? tanyakan terus pada diri. Dan bangkit songsonglah syurga.

TENTANG TABUT
Rosul pernah menegur Umar karena membawa lembaran taurat..."kalau saja Musa masih hidup maka ia akan mengikutiku".

Tabut itu dibuat oleh manusia. Jadi tidak diberikan.
Tempat yang tertinggi (Al-'A`rāf):142 - Dan telah Kami janjikan kepada Musa (memberikan Taurat) sesudah berlalu waktu tiga puluh malam, dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh (malam lagi), maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya empat puluh malam. Dan berkata Musa kepada saudaranya yaitu Harun: "Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah, dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakan".
Tempat yang tertinggi (Al-'A`rāf):143 - Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: "Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau". Tuhan berfirman: "Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku". Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman".
Tempat yang tertinggi (Al-'A`rāf):144 - Allah berfirman: "Hai Musa, sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) kamu dan manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur".
Tempat yang tertinggi (Al-'A`rāf):145 - Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh (Taurat) segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu; maka (Kami berfirman): "Berpeganglah kepadanya dengan teguh dan suruhlah kaummu berpegang kepada (perintah-perintahnya) dengan sebaik-baiknya, nanti Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasik.
Tempat yang tertinggi (Al-'A`rāf):150 - Dan tatkala Musa telah kembali kepada kaumnya dengan marah dan sedih hati berkatalah dia: "Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan sesudah kepergianku! Apakah kamu hendak mendahului janji Tuhanmu? Dan Musapun melemparkan luh-luh (Taurat) itu dan memegang (rambut) kepala saudaranya (Harun) sambil menariknya ke arahnya, Harun berkata: "Hai anak ibuku, sesungguhnya kaum ini telah menganggapku lemah dan hampir-hampir mereka membunuhku, sebab itu janganlah kamu menjadikan musuh-musuh gembira melihatku, dan janganlah kamu masukkan aku ke dalam golongan orang-orang yang zalim"
Tempat yang tertinggi (Al-'A`rāf):154 - Sesudah amarah Musa menjadi reda, lalu diambilnya (kembali) luh-luh (Taurat) itu; dan dalam tulisannya terdapat petunjuk dan rahmat untuk orang-orang yang takut kepada Tuhannya.
Itu informasi alquran mengenai perjumpaan musa Allah tidak memberikan Tabut (kotak kayu berlapis emas tempat menyimpan taurat , tongkat harun dan roti manna)
7:145...dan telah Kami tuliskan...kata Kami mengandung pengertian bahwa Allah melibatkan makhluk-Nya...
Jadi kalau mau nyari Tabut boleh aja tapi itu bukan benda pemberian Allah. Mudah mudahan makin penasaran. Kita harus mencukupkan diri terhadap hal hal yang ghoib beritanya dari alquran dan hadits yang shahih. Adapun berita berita itu dari kitab selain alquran maka kita bertawaquf saja menerima tidak menolak tidak selama tidak bertentangan dengan quran dan hadis

TENTANG ISTIQAMAH
Jadi beriman itu harus istiqomah kalau ust motivator menjabarkan (saya orang jabar) bahwa seyogyanya ( meskipun saya orang jabar) istiqomah itu memiliki tiga penjabaran yang saling terkait yaitu:
1. Konsisten
2. Persisten
3. Resisten

Konsisten artinya berpegang teguh. Persisten sambil berpegang teguh ia bergerak maju. Resisten dalam bergerak maju itu mungkin ada ATHG (ancaman tantangan hambatan dan gangguan) ia tetap bergerak maju...ga ngaruh itu ATHG.

Tambahan Ustad Haji Akang
Analysis swot, dikutip dr wikipedia:

Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan ("strengths"), kelemahan ("weaknesses"), peluang ("opportunities"), dan ancaman ("threats") dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT ("strengths", "weaknesses", "opportunities", dan"threats"). 

Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, dimana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan ("strengths") mampu mengambil keuntungan ("advantage") dari peluang ("opportunities") yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan ("weaknesses") yang mencegah keuntungan ("advantage") dari peluang ("opportunities")yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan ("strengths") mampu menghadapi ancaman ("threats") yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara mengatasi kelemahan ("weaknesses") yang mampu membuat ancaman ("threats") menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.

Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500

PENUTUP :
Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك 

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika 
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”.                            
  ​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ