PSIKOLOGI

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, October 29, 2014

KAJIAN ON LINE HAMBA اللهِ NANDA 115
Hari, tgl: Selasa, 28 Oktober 2014
Pemateri: Ustadzah Anisya Pratiwi
Materi: Tafsir
Admin: Riski Ika Wati
Editor: Nofita
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه و من اتبع الهدى، و بعد

Assalamualaykum nanda nanda yang disayang Allah. Yuuk kita mulai sharing kita. Kali ini saya mau menshare tentang stress sebagai teman hidup. Yuuk merapaat.

Hampir semua dari kita pasti pernah mengalami stress. Entah kamu seorang mahasiswa yang sedang berkutat dengan skripsi, pekerja yang diberi banyak tugas oleh atasan ataupun sepasang kekasih yang sedang bertengkar. Stress yang dialami masing-masing dari kita tentunya berbeda intensitasnya.

Stress kerap dikaitkan dengan dampak negatif seperti penurunan kualitas hidup, gangguan kesehatan dan bahkan kematian. Tidak heran nasehat yang kita dengar dari orang terdekat kita ketika kita sedang mengalami stress adalah untuk menghindarinya. “Jangan stress”, kalimat tersebut tentunya sudah tidak asing terdengar dan kita kerap menganggap stress akan memiliki efek yang buruk terhadap diri kita. 

Secara tidak langsung kita telah menjadikan stress sebagai “musuh”. Hal ini membuat kita memilih untuk menghindari pekerjaan atau kegiatan dengan kadar stress yang berat walaupun pekerjaan atau kegiatan tersebut memang merupakan minat kita.

Dampak Menjadikan Stress Sebagai Musuh

Tim peneliti Keller, Litzelman, Wisk, Maddox, Cheng, Creswell, dan Witt (2012) mencoba mencari tahu hubungan antara bagaimana seseorang memandang stress yang dia alami dan kesehatan tubuhnya. 

Dalam penelitian itu, Keller dkk. (2012) menemukan bahwa ketika seseorang mengalami stress dan memiliki persepsi bahwa stress memiliki efek yang buruk, maka risiko gangguan kesehatan dan kematian yang dialami orang tersebut meningkat. Begitupun sebaliknya, ketika seseorang mengalami stress namun tidak menganggap bahwa stress memiliki efek negatif terhadap dirinya, risiko efek negatif yang ditimbulkan oleh stress tersebut berkurang.

Dengan berpikir bahwa stress memiliki dampak buruk bagi kehidupan dan tubuh kita ketika sedang mengalami stress, kita justru meningkatkan risiko stress tersebut untuk memberikan efek negatif terhadap kehidupan dan tubuh kita.

Respons Stress Sebagai Bentuk Bantuan dari Tubuh

Stress menurut Monat dan Lazarus (1991) adalah saat tekanan dari dalam diri maupun dari lingkungan melebihi kapasitas suatu individu untuk bertahan atau beradaptasi terhadapnya.

Respons tubuh yang timbul pada keadaan stress adalah perasaan deg-degan dan napas yang menjadi cepat, yang biasanya membuat kita menganggap bahwa kita sedang cemas.

Akan tetapi, anggapan ini merupakan anggapan yang keliru. Karena ketika kita sedang mengalami stress, tubuh kita sebenarnya sedang mempercepat denyut jantung dan frekuensi napas guna memperbanyak aliran darah dan oksigen ke dalam otak dan bagian tubuh lainnya. Hal ini dimaksudkan agar otak dan tubuh dapat berfungsi secara maksimal. Jadi sebenarnya respons ini merupakan bentuk bantuan dari tubuh agar kita dapat menyelesaikan tekanan atau tantangan tadi.

Saat tubuh merespon stress, sebenarnya tubuh sedang membantu kita mengatasi situasi yang tidak mengenakkan tersebut.


Solusi: Bersahabat dengan Stress

Menurut Jamieson dkk. (2012b) untuk menghindari dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh stress, seseorang cukup mengubah persepsinya terhadap respons stress tersebut.

Dengan menganggap stress sebagai suatu hal yang negatif kita justru membuat stress tersebut memberikan dampak buruk bagi diri kita. Namun jika kita menyadari bahwa respon stress merupakan sesuatu yang positif, dampak tersebut dapat dihindari.

Pada dasarnya, stress memberikan akses kepada tubuh kita untuk membantu menghadapi tantangan dari dalam diri maupun lingkungan. Oleh karena itu, janganlah kita menghindari kegiatan atau pekerjaan yang menjadi minat kita karena takut akan stress. Stress akan menjadi musuh jika kita memusuhinya, namun jika kita menganggapnya sebagai sahabat maka ia akan membantu kita.

Selesai sharing dari saya. Silahkan jika ada yang ingin bertukar pendapat.

TANYA DAN JAWAB:

Tanya :
Itu dia mba, susah sekali untuk menjadikan stress sebagai sahabat. Apalagi sudah mentok pikirannya pas lagi ngerjain skripsi.

Jawab :
Saya juga stress waktu ngerjain skripsi. Makanya ngerjainnya suka bareng teman dan kalau bisa tempel kata-kata penyemangat di dinding kamar. Jangan lupa inget inget surat Al-Insyirah. Bersama kesulitan ada kemudahan.

Tanya :
Menjadikan stress sebagai sahabat? Yang ada pusing ustadzah

Jawab :
Kalau menjadikannya musuh malah bisa berdampak depresi mba

Tanya :
Apa stress juga berdampak pada kinerja otak kita ustadzah?

Jawab :
Ya. Namun kembali lagi ke materi. Jika kita menganggap stress sesuatu yang menyiksa. Maka kinerja otak akan menurun. Sulit berkonsestrasi. Begitu pula sebaliknya.

Tanya :
Kalau sebagai wanita apakah hormon kita saat stress berpengaruh yah ustadzah

Jawab :
Saat stress, berpengaruh terhadap kinerja tubuh. Termasuk hormon. Namun saya tidak hafal hormon apa yang berpengaruh.

Tanya :
Gimana cara mengatasi supaya tidak stress ustadzah???

Jawab :
Jangan cara bagaimana tidak stress, namun yang terpenting bagaimana kita menghadapi stress. Sebab stress bisa berdampak positif.

Tanya :
Ustadzah, mau tanya. Bagaimana tips mencegah stress berkaitan deadline.

Jawab :
Jangan prokrastinasi (menunda-nunda pekerjaan) mba sayang. Pekerjaan yang menumpuk dan mendekati deadline lebih rentan menimbulkan stres yang berdampak negatif

Tanya :
Apa ciri orang yang stres ustadzah?

Jawab :
Stress adalah kondisi dimana banyak sekali tekanan yang menimpa kita. Cirinya banyak. Beberapa diantaranya adalah ketika kita merasa bahwa sesuatu yang kita alami bikin pusing, melelahkan, sulit tidur karna kepikiran, dan lain-lain.

Saya batasi sampai disini ya kajiannya. Jika ada yg ingin ditanyakan, bisa japri saya.

Alhamdulillah. Saya tutup kajian ini dengan hamdalah dan dengan do'a penutup majelis ya. Wassalamualaykum wr wb.

Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaykum wr wb.

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

Ketik Materi yang anda cari !!