HAKIKAT SHOLAT

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, November 11, 2014

KAJIAN ONLINE HAMBA اللهِ NANDA 121 & 122
Hari/Tanggal : Selasa, 11 November 2014
Materi : Hakikat Sholat
Narasumber : Ummi Ani A.P.
Notulen : Peni/Ayu/Maeitoh
Editor : Ira Wahyudiyanti

Assalamualaikum wr.wb.
Bismillah…

HAKIKAT SHOLAT


Shalat merupakan kesenangan hati bagi orang-orang yang mencintaiNya dan merupakan kenikmatan roh bagi orang-orang yang mengesakan Allah. Dengan shalat hati dan seluruh anggota tubuh beribadah; dan Allah menjadikan bagian hati lebih sempurna dan lebih besar. Karena ia menghadap Rabb-nya, merasakan kesenangan, kelezatan berdekatan dengan-Nya, merasakan kenikmatan krn mencintai-Nya. Manusia di bagi 3 golongan, yaitu:
1.      Orang yang menggunakan anggota tubuhnya sesuai dengan tujuan penciptaannya dan apa yang di inginkan darinya. Inilah orang yang berniaga dengan Allah SWT
2.      Orang yang menggunakan anggota tubuh untuk hal-hal di luar maksud penciptaannya. Mereka inilah orang yang merugi dalam perniagaan, tidak mendapat ridha & pahala
3.      Orang yamg mengabaikan anggota tubuh dan membuatnya menganggur. Ini juga orang yang merugi, kerugiannya sangat besar. Karena hamba di ciptakan untuk keperluan ibadah dan ketaatan
"Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata" (Q.S. Az Zumar 22).

Orang yang paling di benci Allah ialah orang-orang yang menganggur, tidak memiliki kesibukan dunia dan tidak pula berusaha untuk kepentingan akhirat. Rahasia dan inti shalat ialah menghadapnya hati kepada Allah dan kehadirannya secara total di depan-Nya. Jika ia tidak menghadapNya, sibuk dengan urusan selainNya, sibuk dengan bisikan jiwanya, maka ia ibarat orang yang hendak mendatangi pintu raja, mengakui kesalahan dan kekeliruan yang diperbuatnya, mengharap kemurahan dan belas kasihnya, memohon santapan bagi hatinya, agar dia memperoleh kekuatan untuk melaksanakan pengabdian kepadanya. NAMUN... setelah tiba di ambang pintunya dan tinggal berbisik kepada sang raja, justru dia berpaling dari raja, menengok ke kanan kiri, bahkan memalingkan punggungnya dan sibuk dengan hal-hal yang di benci raja dan menurunkan derajatnya di hadapan raja. Padahal raja itulah yang seharusnya dia pentingkan.. yang harus dia jadikan sebagai kiblat hatinya dan arah pandangannya. Wallahu'alam.
Dan, bagi masing-masing mereka derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka (balasan) pekerjaan-pekerjaan mereka sedang mereka tiada dirugikan” (Q.S. Al Ahqaf: 19)

Tanda-tanda khusyuk, antara lain :
1.      Ikhbat: arti asli dari kata ikhbat adalah dataran rendah. Al mukhbiti adalah orang-orang yang rendah hati. Dalam Al Qur'an mengandung 3 hal:
a.       Tenang (Q.S. Al Isra: 97)
b.      Ikhlas (Q.S. Hud: 23)
c.       Menerima (Q.S. Al Hajj: 54)
2.      Tumakninah
Q.S. Al Fajr: 27, Q.S. Ar Ra'd: 28. Tumakninahnya nafsu dan hati akan melahirkan sikap berhati-hati dalam pekerjaan serta kelembutan dalam ucapan dan tindakan. Sikap ini syarat mutlak bagi khusyuk dalam shalat.
3.      Menggigil dan gemetar. Ini adalah dampak dari khusyuk dan bukti tenggelamnya seorang hamba terhadap ayat-ayat yang di baca atau di pikirkan. (Q.S. Az Zumar: 23)

Pilar-pilar khusyuk, antara lain:
1.      Pengawasan (Al Muraqabah)
2.      Mengagungkan Allah SWT (At Ta'zhim)
3.      Cinta kasih (Al Mahabbah)

Ibnul Qayyim berkata al muraqabah adalah ilmu dan keyakinan seorang hamba akan sifat Alloh Yang Maha Menguasai terhadap segala hal yang lahir maupun batin. Merasa diri kita di awasi oleh Allah SWT.

Sujud Syahwi
Nabi bersabda: “Aku ini manusia biasa. Aku bisa lupa seperti kalian juga bisa lupa. Oleh karena itu jika aku lupa, maka ingatkanlah

Cara sujud sahwi:
Dilakukan dengan dua kali sujud sebelum atau sesudah salam.

Rasulullah SAW bersabda: “Jika seorang dari kalian ragu dalam shalatnya, hingga tidak tahu berapa rakaatkah yang sudah di kerjakan, 3 atau 4 rakaat, maka ia harus menghilangkan yang ragu-ragu dan berpatokan pada yang sudah jelas. Setelah itu, hendaklah ia melakukan dua kali sujud sebelum salam”. (H.R Bukhari)

Sujud Syukur
Dalam sujud syukur tidak terdapat sebuah hadis pun yang menjelaskan bahwa syarat melakukannya harus dalam keadaan berwudhu, suci pakaian atau tempat. Abu Darda' ra. meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa wudhu dengan sempurna, lalu shalat 2 atau 4 rakaat, wajib atau tidak, dengan menyempurnakan sujud dan ruku'nya, lalu beristighfar kepada Allah, pasti Allah memberinya ampun” (H.R Thabrani dalam Al mu'jam Al Kabir dengan sanad yg baik).

Ini ada hadis tentang shalat hajat: Abu darda' ra. Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang wudhu dengan sempurna, kemudian shalat 2 rakaat dengan sempurna niscaya Allah memenuhi permintaannya, saat itu juga atau menyusul”. (H.R Ahmad dengan sanad yang shahih)

TANYA JAWAB
1.   Bagaimana caranya biar shalatnya khusyuk? Kalau misalnya ada yang sampai lupa bagaimana misalnya kurang sujud atau lupa tahiyat awal langsung berdiri (lupa sudah berapa rakaat)
Jawab:
Sesungguhny saya secara pribadi mencoba terus belajar agar khusyuk dalam sholat.  Untuk menghadirkan kekhusyukan dalam sholat bukanlah hal mudah. Pada zaman seperti ini syahwat, syubhat, dan berbagai fitnah serta kerusakan. Sahabat Hudzaifah bin Al Yaman mengabarkan, khusyuk adalah hal pertama yang akan hilang dari ummat ini. Dia berkata: Pertama kali yang akan hilang dari agama kalian adalah khusyuk dan hal terakhir yang akan hilang adalah shalat.

2.    Bunda, ada yang berpendapat kenapa mesti sholat kan yang penting kita mengakui/percaya adanya Allah, berdoa & berbuat baik, sama saja dengan mengingat Allah juga, bagaimana memberikan penjelasan yang baik ke mereka bun?
Jawab:
Hal tersebut jelas tidak ada dalilnya. Kita jelaskan dengan penuh kasih sayang bahwa shalat masuk dalam rukun Islam. Setelah syahadat. Maka.. shalat hukumnya wajib

3.  Ummi.. Ketika shalat jama'ah, ada hal yang sering aku khawatir. Ketika jama'ah, pria dapat meluruskan shaff dan merapatkan barisan dengan baik. Sedangkan perempuan lebih sering terpaku dengan 'luasnya' sejadah. Ketika aku masuk kebarisan untuk merapatkan/mengisi yang kosong, sering tiba-tiba menjauh pas ditengah shalat. Menurut ummi bagaimana?
Jawab:
Benar skali kita harus merapatkan shaf barisan.. di saat ada yang longgar kita ajak ibu-ibu untuk merapatkan sebelum shalat di mulai. Kalo di tengah sholat agak longgar kita merapat dengan orang yang paling dekat dengan kita

4.      Umm bagaimana kalau kita lagi shalat rawatib kemudian ada yang ikut jamaah karena mengira kita shalat fardhu
Jawab:
Hal itu di perbolehkan.. dulu ada sahabat yang sholat di masjid.. kemudian segera pulang. Sholat sunnah di rumah sekaligus menjadi imam bagi istrinya yang hendak sholat fardhu

5.     Ummi, apakah betul kita tidak boleh menjamak sholat jika sudah sampe di tempat tinggal asal  (rumah) ? Jadi misal kita dari luar kota mau pulang, kebetulan sudah habis waktu maghrib., jadi kan harus dijama' dengan isya'. Apakah betul kita harus melakukan sholat jama' sebelum masuk rumah? Jadi harus mampir  ke masjid dulu buat menjama' sholat? Soalnya pernah diingatkan teman soal hal ini.. terima kasih
Jawab:
Boleh jama' mbak. Kalau di laksanakan saat maghrib namanya jama' tadhim.. kalau di laksanakan di waktu isya berarti kita niatkan jama' ta'khir

6.  Bunda kadang saya sering sekali lupa rakaat berapa. Dan kadang malah pikirannya kemana. Bagaimana ya bunda..kadang merasa shalat hanya sebatas taat bukan kebutuhan
Jawab:
Ayo kita sama-sama belajar untuk lebih khusyuk dalam shalat. Syaithon akan senantiasa mengganggu kekhusyukan hamba yang sedang menghadap RabbNya

7.      Tanda-tanda khusyuk No 3 bagaimana maksudnya ustadzah?, menggigil & gemetar?
Jawab :
Menggigil / gemetar akan menghayati yang di baca. Dalam Az Zumar: 23 "Kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah SWT. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu. Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang di sesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemberi petunjuk pun. Dengan demikian.. hatinya menjadi khusyuk.. badannya gemetar dan kulitnya merinding.. yaitu ketika pikirannya terfokus dan hatinya hadir di antara ayat-ayat janji dan ancaman.. kabar gembira dan kesedihan. Ya Allah.. mohon beri kami anugrah kekhusyukan dalam shalat.

8.  Bun, kalau sholat tapi tidak hafal makna bahasa Indonesia dari bacaan-bacaan arab nya bagaimana?
Jawab:
Ayoo.. kita menyemangati diri.. membaca panduan shalat.. memahami apa yang kita ucapkan.. insya Alloh dengan begitu akan lebih membekas dalam hati

9.    Bunda mau tanya, misalkan kita ikut shalat jama'ah yang 4 rakaat tapi kita ketinggalan. Kita ngikut pas udah di rakaat terakhir. Naah rakaat selanjutnya itu kita tahiyatul awal atau tahiyatulnya nanti di akhir rakaat lagi?
Jawab:
Setelah tahiyat akhir.. sebelum salam sujud duduk sujud lagi baru salam


Demikian kajian hari ini. Kita tutup dengan hamdalah, istighfar 3x, dan doa kafaratul majelis.
Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك 

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamualaikum wr wb

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT