Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , » Hikmah diutusnya para Rosul AS

Hikmah diutusnya para Rosul AS

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Thursday, November 27, 2014

Kajian Online WA Hamba اَللّه SWT Nanda 113 & 114

Hari, tanggal : Kamis, 27 November 2014
Narasumber : Ustadz Agung
Judul Kajian :Hikmah diutusnya para Rosul AS
Notulen/Admin : Rusmi
Editot : Ira Wahyudiyanti

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

حيا نفتح مادتنا اليوم بقراءة بسمله
(hayya nabda. maadatanaa al-yauma bi qira-ati basmalah)
Tema yg akan ana sampaikan hari ini adalah: hikmah diutusnya para Rosul Alaihis Sallam

Ada beberapa hal yg menjadi sebab, mengapa Allah perlu menurunkan para rosul:

Yang Pertama: Allah mengutus para Rosul untuk mengenalkan kepada Rabb (pencipta) mereka serta mendakwahi mereka agar beribadah kepada-Nya. Sebagaimana Alquran dlm surat Al Anbiya:25: Kami tdk mengutus rosul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya, Tidak ada Tuhan melainkan Aku, sembahlah olehmu sekalian akan Aku

Yang kedua: kita mengetahui bahwa semua ciptaan Allah memiliki hikmah, baik yg ada pada diri kita, maupun disekitar kita, namun kita tidak mungkin mengetahui hikmah2 itu tanpa bimbingan para rasul. Padahal dengan memahami hikmah2 itu akan semakin menguatkan keyakinan kita pd Allah

Ketiga, Allah mengutus para rosul untuk menyelamatkan manusia dari berbagai perselisihan tentang prinsip hidup mereka dan menunjuki mereka kebenaran yg diinginkan oleh Sang Pencipta

Keempat,Allah mengutus para rosul unt menegakkan agama yg benar, memelihara dari berbagai penyimpangan agama akibat campur tangan hawa nafsu manusia
Kelima, Allah mengutus para rosul untuk memberi kabar gembira bagi orang beriman tentang janji2 kebaikan berupa nikmat abadi di akherat sbg balasan atas segala amal sholeh, dan sekaligus menunjukkan keadilan Allah

Keenam, Allah mengutus para Rosul untuk menjadi uswah hasanah, atau teladan yg baik, mengingat setiap manusia pasti membutuhkan teladan dalam hidupnya. Teladan yg salah akan menjeruskan manusia dlm kehancuran

Sampai disini dulu, mungkin ada yg mau memberi tanggapan,Ukhti fillah?

SeSI TANYA JAWAB
1. Assalamualaikum
Ust mau tanya ttg syiah..
Kenapa orang syiah itu dgt mengagungkan ali ra?

Jawab ↠ sejarah syiah cukup panjang, awalnya hanyalah permasalahan politik tetapi kemudian berkembang sampai pd urusan keyakinan agama


Kesalahan syiah yg fatal adalah mengagungkan Ali ra scr berlebih2an dan mengutuk shahabat2 Nabi yg lain, pd para shahabat itu dimuliakan oleh Nabi saw sendiri

2. Ust masih hadir belum? Ust?? Oooh ust? Hehehee... Ana mau nanya,. Dari beberapa isi al Qur'an Allah berfirman bahwa Ia mengutus Rasul sebagai tauladan bagi umat manusia. Dan sekarang kan yang jadi panutan adalah para ust dan ustadzah. Nah yang ingin ana sampaikan bahwa ada banyak orang yang menyandang status ust, memberi wejangan, memberi nasihat, memberi kajian kepada muslim muslimah tapi dalam praktek ada banyak dari mereka yang justru melenceng dari ajaran yang diajarkan. Contoh besarnya, ana ambil dari lingkungan sekitar ana. Di kampung, seorang yang bersandang sebagai kyai muda, imam mesjid namun istrinya mengenakan jilboobs #ini istilah untuk mereka yang behijab trend dan dalam kehidupannya sehari-hari sibuk dengan bisnisnya yang ini itu, online offline. Sementara kini para jama'ah mesjid mulai mengeluh karena beliau sering absent dari tugasnya sebagai imam mesjid dan seringnya terlambat. Jadi sebenarnya dari situ, terkadang ummat menjadi pesimis dari agama mereka mengingat sosok yang diharapkan mampu menjadi panutan ummat malah lebih sibuk dengan urusan dunianya.
Panjang ya??? Ini masih cerita setengah, belum lagi ada banyak yang ngaku ust tapi pacaran, pas nikahan pake acara foto pre wedding, istrinya gak berjilbab.. Na'udzubillaah
Ini ana ambil dari kehidupan sekitar ana. Ukhties gimana? Pernah nemu gak?

Jawab↠ Yaa begitulah salah satu permasalahan dakwah kita, belum seperti Rasul saw dimana beliau salalu sama antara kata dan perbuatan. Ketika istri beliau A'isyah ditanya ttg akhlak Rosul saw, dijawab bahwa akhlak Rasul saw adalah Al Quran. Lalu bagaimana mensikapi hal semacam itu? Yg perlu kita pahami, jelas sulit kalau kita hrs mencari seorang Ustadz yg akhlaknya sama dg Rosul saw. Pasti setiap orang, termasuk seorang Ustadz sekalipun ada kekurangannya. Boleh jadi kalau seseorang boleh berdakwah dg syarat akhlaknya harus sama dg Rasul saw, bisa jadi tdk akan ada yg berdakwah. Kalo kita menemui seorang Ustadz yg kepribadiannya mungkin blm baik, fokuskan saja perhatian kita pd nasehat2 kebaikannya, tdk usah fokus pd perilakunya yg kita rasa belum baik. Itu juga bagian dari ujian kita untuk berupaya mengambil hikmah yg baik, dimanapun tempatnya berada. Imam Ghazali saja pernah mengikuti nasehat dari seorang perampok.

Dan bagi is Ustadz yg masih tetep berdakwah meski perilakunya belum baik. Ketika dia menyampaikan dakwah, bisa jadi dia pun sedang dlm proses mendakwahi dirinya. Sedikit banyak ketika seseorang menyampaikan kebenaran, meski dirinya belum melaksanakan kebenaran itu, pasti ada perasaan tidak nyaman dlm dirinya, sehingga lambat laun dirinya juga akan berupaya menjadi baik.

Itu pun juga menjadi pelajaran bagi bagi kita. Meski kita merasa belum sempurna dlm ber Islam, jangan menjadi penghalang bagi kita unt berdakwah. Bisa jadi dg dakwah yg kita lakukan, kitapun akan termotivasi unt melakukan kebaikan seperti yg kita serukan. Sementara kalo kita tdk berdakwah, justru kita tdk termotivasi unt melakukan kebaikan. Bukankah dakwah bisa dilakukan siapapun meski hanya menyampaikan satu ayat?

3. Ketiga, Allah mengutus para rosul untuk menyelamatkan manusia dari berbagai perselisihan tentang prinsip hidup mereka dan menunjuki mereka kebenaran yg diinginkan oleh Sang Pencipta

↝ ini mksd ny gmn ust ??
Bisa di jlaskan lg ??

Jawab↠ Manusia pasti akan berupa mencari rahasia kehidupan, mereka pasti akan bertanya untuk apa kita hidup dan mau kemana kita semua. Dengan sifat keingintahuan manusia seperti itulah, manusia berupaya mencari2 dg menggunakan akalnya akan hakekat hidupnya. Disinilah potensi timbulnya perselisihan antar manusia, bukankah kita banyak mengetahui berbagai aliran pemikiran tentang kehidupan yg dirumuskan oleh pemikiran manusia. Disinilah tugas rosul memberikan pemahaman yg lurus ttg hakekat hidup manusia.

PENUTUP
Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment