IMAN KEPADA KITAB - KITAB ALLAH SWT PART 2

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, November 11, 2014

Kajian Online WA Hamba  اللَّهِ  SWT 
(All Grup Nanda)

Hari / Tanggal : Senin, 10 November  2014
Narasumber : Ustadz Abdullah Haidir Lc bersama Ustadzah Rochma Yulika dan Ustadz Suhendi Al-Khattab
Notulen : Ana Trienta

Assalamualaikum....
 كيف حالكن اخواتي في الله؟  عساكن طيبات.

Baik kita mulai kajian kita ya.... 
Melanjutkan kajian tentang iman kepada kitab-kitab Allah. Kini kita khusus berbicara tentang beriman terhadap Al Quran. Kitab Allah terakhir yang diturunkan kepada Nabi terakhir dan menjadi pedoman umat hingga hari akhir.

Sebagaiman keimanan kepada Rasulullah SAW sebagai penentu keimanan seseorang, yang walaupun dia beriman kepada nabi-nabi sebelumnya, namun jika dia tidak beriman kepada Rasulullah SAW, dia tetap tertolak imannya, begitupula dengan keimanannya terhadap Alquran yang diturunkan kepadanya. Juga sebagai penentu keimanan seseorang. Walaupun dia beriman kepada kitab-kitab sebelumnya, tapi tidak beriman kepada AlQuran, 'yaa podo wae'.....tetap tak diterima imannya. Bahkan keimanan terhadap AlQuran, sebagaimana keimanan terhadap Rasulullah SAW, lebih bersifat terperinci. Tidak hanya cukup kita katakan saya beriman terhadap AlQuran, kemudian isi dan kandungannya kita acuhkan atau bahkan ada yang kita ingkari.


Baik kita coba kenali AlQuran lebih dalam. AlQuran berasal dari kosa kata قرا يقرا قراءة وقرانا  "qoro'a yaqr'u qiroo'atan wa qur'aanan" Artinya adalah bacaan. Sedangkan menurut istilah, sejumlah ulama mendefinisikan


كلام الله المعجز المنزل على نبينا محمد صلى الله عليه وسلم المنقول الينا متواترا والمتعبد بتلاوته.

kallamallahul mu'jizal manzilu 'ala nabiyina muhammad saw al manquulu ilaina mutawatiran wal muta'abidan bi tilawatihi
Artinya : Kalam Allah itu adalah mu'jizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW

Thayib, kita pahami sedikit demi sedikit kalimat-kalimatnya...
 كلام الله Kalaamullah : Artinya adalah bahwa AlQuran kalamullah, artinya firman Allah. Menunjukkan bahwa Allah memiliki sifat kalam - "berkata". Hal ini memberi makna besar dan agungnya AlQuran, karena apa yang terdapat di dalamnya bukan perkataan siapa-siapa, tapi perkataan Yang Maha Agung, Maha Kuasa, seharusnya memberi pengaruh bagi siapa yang membaca dan mendengarnya. Sebagai bandingan, sebuah kalimat yang sama akan berbeda nilai dan bobotnya, jika disampaikan oleh organ yang berbeda.  Misal, jika yang ngomong TKI macam saya, dengan apabila yang menyampaikannya adalah seorang presiden.

Kemudian المعجز  bacanya: Al-Mu'jiz.. Al Mu'jiz dari kata a'jaza - "melemahkan" satu akar kata dengan ajuuuz - "orang tua yang lemah. Maksudnya Alquran adalah kitab yang melemahkan segala kekufuran dan kesyirikan dengan hujjah-hujjahnya dan tidak ada seorangpun yang dapat menandinginya, membuatnya serupa dengannya. Banyak ayat-ayat yang menujukkan tangan Allah kepada siapa saja yang dapat menandingi Al Quran, walau seayat saja.

Dari sini kita dapat memahami makna mukjizat, yaitu tanda-tanda kekuasaan Allah berupa kejadian luar biasa yang diberikan kepada nabinya dan tidak dapat ditandingi oleh makhluk. Maka Alquran adalah mukjizat Rasulullah saw yang terbesar dan masih ada hingga kini hingga sekarang pun AlQuran selalu memperlihatkan keunggulan dan kebenarannya.

Berikutnya المنزل على نبينا محمد صلى الله عليه وسلم bacanya: Al munazzal alaa nabiyyina muhammadin shallallahu alaihi wa sallamDefinisi ini untuk membedakan AlQuran dari kitab-kitab lainnya. Sebab kalau diturunkan kepada selain Rasulullah, bukan Al Quran, begitu pula jika ada yang mengaku2-ngaku mendapatkan wahyu selain Rasulullah, sama sekali bukan Al Quran dan tidak boleh dihiraukan.

Kemudian definisi berikutnya المنقول الينا متواترا dibaca: al manquul ilaina mutawaatiron. Artinya adalah sampai kepada kita dengan cara mutawatir. Apa yang dimaksud mutawatir? Mutawatir adalah, sebuah riwayat yang disampaikan oleh orang banyak kepada orang banyak dan begitu seterusnya, sehingga tidak mungkin mereka sepakat berdusta.

Jika ada informasi kebakaran di suatu tempat, mungkin kita masih ragu, lalu ada lagi orang lain yang datang memberi info yang sama, keraguan mulai berkurang. Semakin banyak yang kasih info keraguan akan hilang berganti keyakinan. Karena kita akan berkesimpulan, tidak mungkin mereka sepakat salah atau berdusta. Itulah AlQuran, semua ayat-ayatnya sampai kepada kita dengan cara mutawatir hingga sekarang dari berbagai belahan dunia, AlQuran disampaikan dengan sama persis.

Bukan hanya disampaikan secara lisan, tapi juga tulisan. Sejak pertama kali turun kepada Rasulullah saw, beliau langsung sampaikan kepada para sahabat, lalu dihafal dan ditulis, di tulang dan kulit-kulit binatang yang telah dikeringkan. Itulah sebabnya, diawal-awal nabi saw melarang menukiskan haditsnya, agar tidak bercampur dengan Alquran.

Kemutawatiran Al Quran menunjukkan keterpeliharaan Al Quran dari perubahan dan manipulasi. Kitab Injil yang ada sekarang tidak ditulis dan disampaikan satu demi satu sejak nabi Isya hidup tapi baru ditulis ratusan tahun setelah Nabi Isa wafat.

Kemudian definisi yang lain adalah المتعبد بتلاوته, artinya tilawahnya dianggap ibadah. AlQuran adalanh satu-satunya bacaan yang sekedar membacanya dianggap ibadah. Satu huruf yang dibaca, dibalas dengan 10 kebaikan, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits. Walaupun tidak tahu maknanya. Bahkan walaupun bacaannya terbata-bata.
Thayib, sampai disini dulu deh yang mau tanya silakan.

TANYA JAWAB
1. Jadi kayak konsep odoj meski kita ga paham artinya, kalo dibaca 1 juz 1 hari dengan niat untuk menintensifkan interaksi dengan alquran tetap bernilai kebaikan pahala kan tadz? Karena masih ada yang bilang dibaca tapi ga memaknai artinya sama juga boong.
Jawab
Naam, untuk AlQuran tidak ada istilah sama juga boong kalau dibaca walau tidak tahu artinya karena haditsnya dengan jelas menyatakan:


من قرا حرفا من كتاب الله فله به حسنة ولكل حسنة عشرة امثالها

Siapa yang membaca satu huruf dari kitabullah maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dibalas 10 kebaikan.

2. "Bukan hanya disampaikan secara lisan, tapi juga tulisan. Sejak pertama kali turun kepada Rasulullah saw, beliau langsung sampaikan kepada para sahabat, lalu dihafal dan ditulis di tulang dan kulit-kulit binatang yang telah dikeringkan itulah sebabnya diawal-awal nabi saw melarang menukiskan haditsnya, agar tidak bercampur dengan Alquran." Jadi di zaman Rasulullah hadistnya di tulis dimana?
Jawab
Hadits pada masa Rasullah saw di tulis di atas kertas, berdasarkan hadits (fathul bari juz 1 hal 217). Bagaimanakah korelasinya dengan "hadits larangan menulis selain alquran", maksudnya ialah Rasul menganjurkan para sahabat meriwayatkan hadits dengan lisan, di hafal juga sebagai larangan terhadap pemalsuan hadits, juga khawatir alquran tercampur dengan hadits, tapi di samping rasul melarang menulis hadits, rasul juga memerintahkan pada beberapa sahabat tertentu untuk menulis hadits seperti hadits di Atas. Terbukti dalam sejarah terkenal dengan shahifah/lembaran-lembaran kertas, seperti shahifah jabir, naskah ashadiqoh.  Dll. Wallau'alam. Perihal memenag mushaf ini masalah khilafiyah, silahkan pilih mana yang lebih di yakini, masalah fikih luas/waasi' pembahasannya. Tapi tdk sampai memegang seakan-akan jijik bukan malah memuliakan, jika terjadi kasus seperti yang d tanya ini sangat memberatkan dan tidak pantas d lakukan terhadap mushaf. (Lihat shohih fiqhsunnah, fiqhusnnah, tafsir ayatul ahkam, dll).

GRUP 101
1. Kalo lebih baiknya baca tau maknanya sedikit apa baca banyak? Afwan
Jawab
Tilawah alquran adalah amalan khusus, tidak tahu maknanya pun mendapat pahala besar. Perbanyak membaca, dan perbanyak mengkaji alquran, semuanya dilakukan pararel semampu kita.

GRUP 102
1. Kalau kita membaca Al-quran tanpa suara atau dalam hati itu bagaimana? boleh atau tidak ya?
Jawab
Tidak haram tapi yang dimaksud membaca adalah mengggerakan lisan karena itu ada hukum-hukum tajwid. Dalil-dalil tentang keutamaan membaca quran diperuntukan badi yang membacanya secara lisan

GRUP 104
1. Berkenaan dengan al qur'an. Dulu saya sempat bertanya, bolehkah yang sedang haid membaca al qur'an? Ada yang jawab boleh, ada juga yang tidak. Bagaimana, mohon penjelasan?
Jawab
Soal membaca AlQuran saat haidh, memang ada perbedaan pendapat. Jumhur ulama berpendapat tidak boleh dengan dalil hadits yang menyatakan bahwa Nabi tidak membacakan Alquran kepada sahabatnya saat junub. Sebagian lagi menyatakan boleh, dengan alasan bahwa junub tidak persis identik dengan haid apalagi jika ada alasan kuat untuk membacanya seperti ingin murajaah hafalan atau mengajar. Kesimpulan, jika tidak ada kepentingan mendesak, wanita haid  jangan baca AlQuran. Jika ada keperluan silakan baca AlQuran, tapi tidak menyentuh mushaf.

2. Untuk program odojkan bila lagi haid boleh baca terjemah/ tasmi, kallo ana pribadi lebih suka ke terjemah terasa mengena di hati ketika tidak bsa tilawah tapi dengan terjemah jadi bikin adem dan nambah pengetahuan. mohon penjelasan
Jawab
Tidak masalah kalau baca terjemahnya saja, kalau tasmi'pun tidak  masalah mungkin saja ada yang beda-beda keinginannya.

3. Assalamu'alaikum ustadz, ana mau bertanya. Mengapa sebuah ayat bisa ditafsirkan berbeda? Tadz, mohon penjelasan tentang lauh mahfuz. Jazakallah khoiron katsir.
Jawab
Memang ada dalam AlQuran ayat-ayat yang menimbulkan penafsiran berbeda-beda Itu adalah kehendak Allah, pasti ada hikmahnya, di antaranya untuk merangsang berfikir, juga untuk memberikan keluasan pikiran dan pendapat. Misalnya ayat yang terkenal dalam surat almaidah ayat 6 tentang perkara yang membatalkan wudhu لمستم النساء

Sebagian ulama menafsirkan ayat ini sebagai berjimak, sehingga mereka beperndapat, sekedar menyentuhya saja tidak membatalkan. Sebagian lagi menafsirkannya menyentuh wanita, sehingga mereka berpendapat menyentuh wanita membatalkan wudu.

Lauh Mahfuz dari segi bahasa lauh, لوح adalah tempat mencatat sesuatu, dahulu bisa batu, bisa kayu. Mahfuz adalah sesuatu yang terjaga. Istilah Lauh mahfuz maksudnya bahwa Allah telah mencatat dan menyimpan segala sesuatu yang akan terjadi pada alam ini. Nah tempat menyimpannya itu disebut Lauhul Mahfuz. Bagaiamana wujud atau bentuknya wallahu a'lam yang pasti dia telah tercatat dan tersimpan. Makanya, dalam AlQuran, takdir Allah sering disebut dengan istilah كتب الله sudah Allah catat....

GRUP 106
1. Berkaitan dengan nabi-nabi yang diberikan masing-masing kitab yang sudah disebutkan dalam Al-Quran. Apa semua isi kitab tersebut sama seperti Al-Quran? Maksudnya seperti perintah larangan, ancaman, berita gembira, dan kisah-kisah para nabi. Karena jujur ana penasaran dengan isi kitab-kitab tersebut
Jawab 
Ustadz 1 : Semua kitab isi kandungannya sama mengajarkan tauhid keesaan Allah (Alislam) hanya berbeda dalam hal syariah seperti puasa, sholat, zakat, kalau aqidah sama. wallaualam.

Ustadz 2 : Wallahu a'lam, permasalahannya adalah kitab-kitab tersebut sudah tidak kita jumpai lagi dalam bentuk orisinilnya. di antara isi kitab terdahulu yang disinggung dalam alquran adalah kisah, seperti kisah ashhabul kahfi. wallahu a'lam

2. Kemudian sebagai bukti kita beriman kepada Kitab-kitab Allah seperti apa ustadz?
Jawab
Beriman kepada alquran dengan membenarkan isinya, membacanya, menghafalnya, memahaminya, dan mengamalkannya. Tidak ada cara lain beriman kepada kitab-kitab terdahulu sudah disebut diatas

3. Itulah sebabnya, diawal-awal nabi saw melarang menukiskan haditsnya, agar tidak bercampur dengan Alquran..,"Masih kurang paham yang bagian ini? Jadi maksudnya hanya Al-quran aja yang ditulis diberbagai tempat? Gimana dengan hadis ?
Jawab
Larangan menulis hadits bersifat umum. Sedangkan Nabi saw secara khusus meminta sebagian sahabatnya menulis juga hadits. Abdullah bin Amr bin Ash ra adalah salah seorang sahabat yang selalu menulis apa yang pernah didengarnya dari Nabi Muhammad SAW. Tindakan ini pernah didengar oleh orang-orang Quraisy, mereka mengatakan, “Apa engkau menulis semua yang telah kau dengar dari Nabi? Sedang beliau itu hanya manusia, kadang-kadang berbicara dalam suasana suka dan kadang-kadang berbicara dalan suasana duka?” Atas teguran tersebut, ia segera menanyakan tentang tindakannya kepada Rasulullah SAW. Maka, jawab Rasulullah SAW, “Tulislah! Demi Zat yang nyawaku ada di tangan-Nya, tidaklah keluar daripadanya, selain hak.” (HR Abu Dawud) dan Abu Hurairah pernah mengatakan: “Tidak ada satu pun sahabat Nabi yang haditsnya melebihi aku selain Abdullah bin Amru, ia menulisnya sedangkan aku tidak menulisnya.” (Fathul Baari: 1/217)
Jadi penulisan hadits sudah ada, namun dibatasi, tidak semua orang.

GRUP 107
1. Nanya, kan baca alquran dihitung 10x kebaikan perhurufnya, kalau baca via gadget apakah sama pahalanya?
Jawab
Sama. bahkan tanpa mushaf sekalipun (hanya hafalan), pahalanya sama


GRUP 108
1. Ustadz mau tanya dong, menurut penjelasan diatas kitab injil kan sejatinya bukan nashrani, jdi haramkah atau bolehkah jika seorang muslim mendalamin kitab-kitab agama lain selain al-quran ??
Jawab
Boleh mempelajari kitab agama lain degan syarat telah kuat imannya, dan dengan niat untuk berdakwah pada agama lain tersebut, seperti yang dilakukan oleh Dr. Zakir Naik misalnya. Adapun kaum muslimin secara umum sebaiknya tidak mempelajari kitab agama lain agar tidak goyah imannya. Hal ini seperti larangan Nabi saw kepada Umar untuk mempelajari taurat di masa-masa awal Islam. wallahu a'lam

2. Bagaimana hukumnya orang yang mengajarkan al-qur'an, tapi belum begitu faham tajwid ? Apakah berdosa ?
Jawab
Sebaiknya tidak mengajarkan sesuatu yang tidak dipahami. jika hanya paham tajwid sedikit, maka wajib baginya hanya mengajarkan yang sedikit itu, tidak lebih. karena jika dipaksakan bisa saja tajwid yang diajarkan malah salah. dan ini tidak boleh

3. Assalamu'alaikum ust, nanda hendak bertanya, jika sedang haid:
a. Bolehkah memegang Al-Qur'an dan membaca terjemahannya?
b. Bolehkah belajar dan mengajar Al-Qur'an?
c. Bolehkah menghafal Al-Qur'an?
dan bagaimana jika berhadats kecil apakah boleh membaca Al-Qur'an?
Jawab
Yang menjadi perbedaan pendapat saat haid adalah menyentuh alquran, sebagian ulama membolehkan, sebagian tidak. Ulama yang tidak membolehkan pun, sebagiannya membolehkan jika mushaf quran yg disentuh adalah mushaf terjemah. silahkan mengikuti pendapat yg mana saja. Adapun jika tidak menyentuh alquran, maka boleh (mendengar, menghafal, dll)

GRUP 109
1. Mengenai al qur'an, mengapa al qur'an dibagi menjadi 30 juz? Sejak kapan pembagian juz tersebut ada? Apakah pada zamannya Usman Bin Affan ia kalo tidak salah zaman dimulainya pembukuan al qur'an? atau memang sejak dari zaman Rasulullah Saw sudah 30 juz tapi tidak dibukukan?
Jawab
Pembagian 30 juz adalah ijtihad kaum muslimin belakangan setelah zaman Utsman. Hal ini seperti ijtihad menambahkan tanda baca yang sebelumnya tidak dikenal. Ini adala ijtihad yang diperbolehkan.

GRUP 110
1. Cara menjaga iman yang bisa naik turun agar stabil baik?
Jawab 
Ustad 1 : Itu sunnatullah, jaga dengan tetap berkumpul dengan orang-orang sholih, tholabul ilm, dan banyak mohon berdoa pada Allah. 

Ustadz 2 : Perihal iman sudah di jelskan beberapa hadits Rasulullah saw, (alimaanu yazid wa yanqush: iman kadang naik dan turun) ini sunnatullah, karena memang begitulah hati manusia, menjaganya dengan tetap berinteraksi bersama sahabat-sahabat yang sholih, biah sholihah, rutin tilawah, jaga kebersihan hati dengan istighfar dan tetap bertolabul ilmu, kalau bisa adakan juga kajian keluarga di rumah secara rutin,  juga yang terpenting selalu berdoa mohon pada Allah dengan doa-doa matsur. (Seperti : Allaahumma ainnii alaa dzikra w syukrik dst, Robbanaa Laa tujigquluubabaa dst) yang pasti iman bertambah dengan taat pada Allah dan RasulnNya dan berkurang dengan Maksiat.

2. Saya mau bertanya Al Qur'an di turunkan sebagai pedoman hidup kita.  Cara menanamkan cinta Al Qur'an ke anak bagaimanaa? Karena d rumah sudah di didik ternyata d luar anak lupa dengan yang kita ajarkan
Jawab
Ustadz 1 : Jika Anda hendak menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran pada anak-anak, berusahalah untuk menjadi teladan yang baik dalam berinteraksi dengan Al-Quran Al-Karim. Baik membaca, mendengar, membiasakn, menghafal, menempatkan mushaf, dll. Karena usia anak-anak lebih banyak meniru apa yang di lihat, di dengar dan di lakukan.

Ustadz 2 : Ini termasuk cara mendidik anak, mudah aja : berikan tauladan yang baik pada anak-anak, orang tua harus kompak dalam mendidiknya, dalam hal pola cara dan metode, berdoalah selalu sama Allah untuk anak-anak menjadi ahlul quran, orang tua perbanyak shodaqoh mohon bantuan Allah dalam mendidik anak-anak. Karena kebaikan orang tua akan beratsar/berdampak pada anak-anak in-sya Allah

3. Tidak begitu paham dengan maksud al-qur'an tetapi dengan hadist sebaliknya, apakah bisa menjadi penolong agar paham dengan Al-qu'ran? & bagaimana cara membedakan hadist yang shohih ato bukan?
Jawab
Agak bingung dengan maksud kalimatnya, cara membedakanya, yaa belajar perihal ilmu musthalahul hadits..

GRUP 116
1. Ustadz saya mau tanya. Bagaimna caranya kita beriman kepada kitab-kitab selain alqur'an (taurot, injil, jabur dsb) sementara kita tidak pernah mendapatinya
Jawab
Ustadz 1 : Cukup saja kita beriman dengan meyakininya bahwa kitab terdahulu pernah ada dan di turunkan kepada Rasul-rasul Allah 

Ustadz 2 : Cara kita beriman dengan kitab-kitab terdahulu:
1. Imani bahwa kitab terdahulu benar dari sisi Allah swt 
2. Mengimani nama-namanya sebagamana yang ada yang di turunkan pada nabi/rasul terdahulu, yang di jelaskan dalam nash-nash shohih: seperti zabur, taurat, injil.
3. Membenarkan kisah atau khobar yang benar di dalamnya jika tidak berentangan dengan alquran
4. Mengamalkan hukum-hukumnya yang tidak di hapus (dimansyukh) oleh alquran , serta ridho dan tunduk terhadapnya.  
Yang jelas alquran di turunkan sebagai kitab yang menghimpun beberapa syariat di dalamnya dari ummat-ummat terdahulu, tugas kita sekarang menjadikan alquran sebagai hudan/petunjuk. Bukan kitab yang lainnya..

GRUP 117
1. Kalo lagi menstruasi kan kita ndk boleh megang Al Quran? Kalo Al Quran yang sudah dibagi-bagi per juz nya aja boleh ndak? Kenapa kalo orang bersumpah mesti pake kitab suci?
Jawab
Yang menjadi perbedaan pendapat ulama saat haid adalah menyentuh alquran, sebagian ulama membolehkan, sebagian tidak. ulama yang tidak membolehkan pun, sebagiannya membolehkan jika mushaf quran yang disentuh adalah mushaf terjemah. silahkan mengikuti pendapat yang lebih kita yakini.

Sumpah jabatan dengan mushaf alquran tidak harus karena tidak ada contohnya dari Nabi dan para sahabat. Kalaupun ada kasus digunakannya mushaf alquran pada even besar dalam sejarah islam, itu adalah even TAHKIM saat terjadinya fitnah di antara sahabat. saat itu dimaknai bahwa hal tersebut merupakan ajakan untuk berhukum dengan alquran.

2. Apakah iman kita pada kitab yang global itu, perlu diaplikasikan (bukan sekedar hati) juga ustdz? Kalo perlu, caranya bagaimana?
Jawab
Secara global berarti dibenarkan dalam hati dan diucapkan secara lisan (jika ditanyakan, dll). itu sudah cukup. wallahu a'lam

3. Mengenai ada aplikasi al quran di gadged gimana? Boleh apa tidak?
Jawab
Aplikasi atau sarana apapun boleh/mubah digunakan, selama untuk syiar, dan niatan kita untuk kebaikan. Tidak ada larangan dalam hal itu

4. Kenapa surat pertama di Al Quran surat Al Fatihah  padahal surat pertama kali diturunkan kepada rasulullah saw adalah surat Al-Alaq begitu juga dengan surat terakhir di alquran surat An-nas padahal surat terakhir diturunkan kepada Rasulullah saw adalah surat al maidah. Mohon penjelasannya
Jawab
Susunan surat bersifat taufiqi dari Rasulullah saw, adapun ayat diturunkan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan umat pada saat itu.

GRUP 118
1. Apakah ada sedikit peninggalan tentang kitab taurat, zabur dan suhuf?  Kalo kitab injil yang sekarang itu udah bukan asli dari Allah ya?
Jawab:
Peninggalan mksdnya? Budaya atau syariah? Jika mereka memang beriman dengan kitab-kitab terdahulu termasuk Nashoro, dan jika mereka masih murni ajarannya belum ada penghapusan, maka sudah pasti mereka semua beriman dengan Risalah yang di bawa oleh Rasulullah yaitu dengan memeluk islam dan berkitabkan alquran. Sebagai sahabat terdahulu nasrani (yang bernama Addas ketika Rasul saw dakwah ke thaif; baca kisah siroh Rasullah SAW) karena pada kitab-kitab mereka juga di jelaskan perihal akan datangnya Nabi akhir zaman penutup para anbiya wa mursalin..

2. Aku kan ada pelajaran filsafat. Dan lagi bahas kitab-kitab Jadi tuh pas pelajaran itu mahasiswanya dipinta buat jadi atheis gitu. Menetralkan semua agama biar ga condong ke agama kita. Sebenernya gimana ya hukumnya kalo kaya gitu?
Jawab
Ustadz 1 : Sebagai muslim yang baik tentu dilarang mengorientasikan orang lain agar jadi atheis. Saya biasanya tetap mendeskripsikn semuanya pemikiran tapi pada akhirnya sih sampaikan inilah kebenaran islam dan kesalahan semua logika non islam. Jadi kita harus berani adu argumen rasional dengan pemikiran lain. Karena kalo dengan dalil alq hadis mungkin mereka tidak percaya

Ustadz 2 : Sebagai mahasiswa terpelajar dan yang sudah faham, ada hak bagi mahsiswa protes dengan dosen, mengapa harus mengosongkan / netralkan dari agama, bisa bahaya. Ini menyimpang, jika memiliki kemampuan ingatkan, dakwahi dosesn, jika dalam kondisi ini Allah mencabut nyawa "waiyyadzubillah" bisa bahaya. Suul khotimah. Tapi jika kondisi anti dalam tekanan dan tidak memilki kemampuan, maka sungguh Allah maha pemaaf dan maha pengampun. Perbanyak bertaubat dan perbaiki diri teruss, pelajari ilmu-ilmu dienul Islam pada ulama-ulama yang shohih,  sehigga bisa terfilter dari hal-hal semacam ini. Wallaua'lam..

3. Al-Quran diturunkan secara mutawatir, kenapa jumlah ayat dari bangsa satu dengan yang lain itu bisa berbeda? Seperti yang sering soal  di sekolah, jumlah ayat itu 6.666 . bagaimana itu ust?
Jawab
Jumlah ayat alquran 6666 adalah salah dan tidak berdalil, harus diluruskan. Menurut pendapat terkuat, jumlah ayat alquran adalah 6236. Ada perbedaan pendapat antar ulama ahlul quran tentang jumlah ayat, namun sangat sedikit. hal ini salah satunya disebabkan karena quran awalnya  disampaikan via lisan, bukan tulisan. maka ketika satu ayat panjang dibaca terputus-putus, ia bisa dianggap 3 ayat, contoh perbedaan ulama dalam menghitung ayat quran terjadi pada ayat pertama surat ar Ra'du sebagian menghitungnya 1 ayat, sebagian lagi membaginya jadi 3 ayat

GRUP 119
1. Ustad, kenapa ya untuk menjaga hafalan-hafalan al qur'an sangat sulit daripada pas menghafalnya, juz 28-30 saya mudah menghafalnya tapi seiring berjalannya waktu dan usia untuk muroja'ah amat sulit, tips untuk istiqomah dalam hafalan lagi gimana stad?  Jawab
Ustadz 1 : Harus komitmen dengan waktu takrir, baca ketika sholat agak kuat hafalnnya, bagus murajaah pagi atau wkt sahur.

Ustadz 2 : Ya itu memang probelmnya, menjaga tidak semudah menghafalnya, butuh keistiqomaahnaya : tips menjaganya: komitmen dalam waktu takrir, waktu terbaik untuk takri/murajaah adalah waktu pagi atau sahur, gunakanlah hafaalan yang ada pada saat sholat baik wajib atau sunnah, banyak istighfar jauhi maksiat, konsumsi makanan sehat seperti susu dan gandum, sangat baik tuk menjaga hafalan, saat murajaah hindari melihat atau memegang muhaf, jangan ganti-ganti mushaf alquran saat menghafal, yang terpenting adalah semangatnya tetap terjaga. Bisa juga bantu dengan Audio mp3. Jangan lupa juga panjatkan doa mohon kepada Allah. Walaualam.

2. Bagaimna cara beriman kepada kitabulloh selain dengan cara   membaca, memahami,  menghafal, mengamalkan kandungan alquran?
Jawab
Beriman kepada alquran dengan membenarkan isinya, membacanya, menghafalnya, memahaminya, dan mengamalkannya. tidak ada cara lain.  al Hijr ayat 9

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

GRUP 120
Bagaimana hukumnya membaca kitab selain alquran, seperti misal membaca injil? 
Jawab :
Ustadz 1 : Maksudnya untuk apa, jika sudah mantap dalam keilmuan islam maka tidak masalah, tapi jika bahaya buat aqidah menjadi syak/ragu sebaiknya di hindari.

Ustadz 2 : Membaca kitab lain selain alquran lihat dulu maksudnya untuk apa? Yang jelas sebaiknya baca dulu alquran dan Fahami secara total dan benar agar benar pula melaksanaknnya, karena Alquran @ pedoman sebagai hudan bagi seluruh ummat manusia. Jika perlu membaca kitab lain maka perlu bimbingan ustad, atau seorang yang faham tentang kristologi sehigga jika baca kita tidak tersesat. Khawatir baca kitab-kitab lain sebelum faham alquran justru malah kita menjadi syakh/ragu dengan alquran bahkan bisa tersesat. Waiyyadzubillaah.

2. Soal kitab, aku mau tanya, selama di sini saya pernah membaca kitab injil dan kitab orang budha tapi saya dalam hati saya selalu menyebut asma" Allah dan lagi aku pernah melakukan ikut menunduk pada patung budha seperti yang mereka lakukan ketika ada yang meninggal dulu tapi dalam hati saya trus menyebut asma Allah kira kira bagaimana ya kak hukumnya? terimakasih
Jawab
Ustadz 1 : Dalam kerangka ilmu belajar apa pun boleh. Iman kepada kitab injil, zabur dan taurat juga wajib, yang tidak boleh mengamalkan. Ikut dalam peribadahan agama lain juga haram hukumnya.

Ustadz 2 : Mohon maaf dalam rangka kepentingan apakah nanda membaca kitab mereka, apalagi sampai ada semacam gerakan peribadat mereka, masalah muncul bukan hanya membaca asma Allah, tapi juga nanda harus mengetahui tentang aqidah yang shohih, karena kesesatan orang-orang jahiliyah dahulu bukan hanya menyembah patung, merek menyembah patung juga menyembah Allah (menggandakan Allah dalam hal ibadah @ musyrik, dan menggunakan wasilah patung ini jelas menyimpang/sesat). Tapi jika yang nanda lakukan karena memang belum faham, bertaubatlah pada Allah, baiknya pelajari soal aqidah secara benar karena ia sebagai pondasi bagi kita dalam beragama, perbanyak dan kajilah serta sibukkan diri dengan alquran. Sudah faham maka amalkan dan dakwahkan. Hindari baca kitab-kitab lain lebih utama. Wallaualam.

GRUP 121
1.  Al qur'an itu pernah ada perubahan ga ust? 
Jawab: 
Ustad 1 : Alquran tidak akan pernah berubah karena Allah jaga. Wallaalam.
Ustad 2 : Dari segi isi, alquran tidak pernah ada perubahan, namun ada perubahan dari segi pembagian juz, penambahan tanda baca, dll yang sama sekali tidak bersinggungan dengan makna. Hal tersebut merupakan ijtihad kaum muslimin di masanya. Secara isi, alquran sudah dijamin terjaga oleh Allah, sebagaimana firmanNya dalam surat al Hijr : 9

2. Saat ini kita semua tahu banyak sekali aliran agama Islam yang terus semakin banyak. Padahal pedoman Islam itu kan hanya al-Qur'an dan al-Hadist, yang jelas sumber peratuiannya satu. Mengapa banyak sekali yg berani menentukan aliran-aliran itu ust? Apa itu ada pengaruh unsur budaya keyakinan juga?
Jawab
Aliran sudah jelas ummat islam akan terpecah mejadi beberapa golongan (73 gol). Hadits ini shohih, tapi  jangan salah faham antara aliran dan organisasi. Ini perlu di bedakan.

3. Hukum membaca Alquran itu apa ya bagi seorang muslim? wajibkah, sunnahkah, atau apa ya? soalnya banyak sekali umat muslim sekarang menganggap membaca quran itu kurang penting, tidak membaca juga tidak apa-apa atau hanya membaca pada waktu-waktu tertentu spt malam jumat, itupun hanya yasinan, sedih,Alquran ditinggalkan.
Jawab
Secara umum hukum membaca alquran adalah sunnah muakkada. Namun di antaranya ada yang wajib seperti membaca al fatihah dalam sholat. sebaik-baik waktu membaca alquran adalah dengan wudhu dan di dalam solat, yang kedua adalah dengan wudhu namun di luar solat, dan yang ketiga tanpa wudhu. yang ketiga ini diperselisihkan boleh tidaknya oleh ulama, namun pendapat yang lebih kuat menurut saya adalah boleh

4. Bedanya alquran dengan hadist apa? Dan bolehkah diperjalanan kita membaca alquran. Karna dalam keadaan tdk berwudhu. Makasih ustd
Jawab
Alquran adalah wahyu langsung Allah, hadits adalah perkataan dan perbuatan atau diamnya Nabi atas suatu perbuatan (menyatakan bahwa perbuatan itu boleh). Boleh membaca alquran di perjalanan tanpa wudhu, namun.lebih baik dengan wudhu

GRUP 123
1. Taurat,zabur,injil. Masih ada yang asli ga sampai sekarang?.
Jawab
Ustadz 1 : Injil asli sudah tidak ada. Wallaualam 
Ustadz 2 : Memang ada beberapa info yang menyatakan ada kitab injil yang masih murni, tapi wallaualam kebenarannya, jika pun ada mereka ahlul kitab tentunya akan beriman dengan kenabian dan kerRasulan Muhammad Saw, sebagai Nabi Akhir zaman pembawa risalah baru (dinul islam dan kitab Alquran)

2. Bagaimana cara membedakan mutawir yang jujur dengan yang melebih-lebijkan
Jawab
Secara bahasa, mutawatir adalah isim fa’il dari at-tawatur yang artinya berurutan. Sedangkan mutawatir menurut istilah adalah “apa yang diriwayatkan oleh sejumlah banyak orang yang menurut kebiasaan mereka terhindar dari melakukan dusta mulai dari awal hingga akhir sanad”. Atau : “hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang banyak pada setiap tingkatan sanadnya menurut akal tidak mungkin para perawi tersebut sepakat untuk berdusta dan memalsukan hadits, dan mereka bersandarkan dalam meriwayatkan pada sesuatu yang dapat diketahui dengan indera seperti pendengarannya dan semacamnya”.
Syarat-Syaratnya: Dari definisi di atas jelaslah bahwa hadits mutawatir tidak akan terwujud kecuali dengan empat syarat berikut ini :
> Diriwayatkan oleh jumlah yang banyak.
> Jumlah yang banyak ini berada pada semua tingkatan (thabaqat) sanad.
> Menurut kebiasaan tidak mungkin mereka bersekongkol / bersepakat untuk dusta.
> Sandaran hadits mereka dengan menggunakan indera seperti perkataan mereka : kami telah mendengar, atau kami telah melihat, atau kami telah menyentuh, atau yang seperti itu. Adapun jika sandaran mereka dengan menggunakan akal, maka tidak dapat dikatakan sebagai hadits mutawatir.

GRUP 124
1. Ada yang bilang laki-laki muslim boleh menikahi wanita non muslim asal wanita itu masih berpendirian pada kitabnya (baca : injil) misalnya, itu maksudnya gimana ya mengenai kitab-kitabnya..
Jawab
Ustadz 1 : Ulama sudah banyak yang muafiq dalam hal ini, tidak ada ahlul kitab murni saat ini karena injil yang ada sudah banyak perubahan dari aslinya.

Ustadz 2 : Hukum menikahi wanita kristen/yahudi ada khilafiyah. Sebagian ulama membolehkan karena ada dalil di alquran tentang halalnya menikahi wanita ahli kitab. Sebagian lagi melarang, karena menganggap wanita ahli kitab yang dimaksud adalah wanita ahli kitab di zaman ketika kitab-kitab tersebut masih cukup terjaga isinya. Yang memperbolehkan tidak mensyaratkan bahwa wanita kristen/yahudi itu harus kristen/yahudi yang taat. Sebagaimana juga halal menikahi wanita muslim yang tidak taat berislam, namun menikah adalah membangun keluarga dengan visi dunia akhirat, selayaknya memilih pasangan yang paling solihah dan membawa keselamatan dunia akhirat

PENTUP
Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT