Home » , , » MOTIVASI ISLAM - BUATLAH MENJADI INDAH

MOTIVASI ISLAM - BUATLAH MENJADI INDAH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Friday, November 14, 2014

KAJIAN ONLINE HAMBA ALLAH

Group : NANDA 107
Tgl : 13 November 2014
Materi : MOTIVASI ISLAM
Nara Sumber : Ustadz Solihin
Notulen : Riyati
Editor : Ira Wahyudiyanti


          M A T E R I

BUATLAH MENJADI INDAH


Aku berjalan-jalan di tanah berwarna putih. Di tanah itu terdapat bebatuan yang harum baunya. Kulihat sebuah bangunan tinggi laksana istana. Langit dalam suasana tidak cerah tapi juga tidak mendung. Di halaman bangunan itu terdapat buah beraneka jenisnya. Ada pohon pisang yang tandan buahnya bersusun-susun dalam kondisi ranum. Ada juga kebun anggur luas yang tertata rapi. Kupetik satu buah anggur yang ukurannya sebesar buah apel. Kumakan sedikit, anggur yang berwarna hijau dan tidak berbiji itu, dan emmm. lezat sekali. Rasa anggur ini manis, dingin dan airnya banyak. Alhamdulillah., nikmat sekali. Aku betah di tempat seperti ini dan tidak ingin pulang kembali. Aku bergumam, “Ini tempat apa ?.” Kok sepertinya laksana surga sebagaimana yang pernah kubaca di bukunya Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah.
Glodhak…. Seketika aku dikagetkan oleh suara benda terjatuh. Ternyata aku baru tertidur dan bermimpi sebagai penghuni surga. Setelah tersadar aku baru tahu kalau buku “Tamasya ke surga karya Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah” yang kubaca sebagai pengantar tidurku jatuh membuyarkan mimpiku. Subhanallah indah sekali.

Mimpi. Setiap anak manusia pasti pernah bermimpi. Ada mimpi buruk ada mimpi indah. Ada mimpi yang membawa hikmah, ada pula mimpi yang tak bermakna apa-apa. Ada mimpi yang bisa bersambung dari satu mimpi ke mimpi lain. Atau mimpi di atas mimpi. Semua itu tentu rahasia Allah SWT saja.

Mimpi bukanlah hal yang remeh. Ia mencerminkan siapa diri kita. Nabi Muhammad SAW sering mendapatkan wahyu melalui mimpi. Nabi Muhammad SAW juga mendapat mimpi untuk menikah dengan Siti Aisyah, di mana dalam mimpi itu, Jibril membawa kain yang ada wajah Siti Asiyah dan berkata, "Inilah isterimu di dunia dan di akhirat." Nabi Yusuf, ahli menafsirkan mimpi dan yang ditafsir adalah mimpi dua orang
pelayan raja dan mimpi sang raja. Bahkan nabi yusuf pernah bermimpi bulan dan bintang sujud kepadanya sebagai tanda bahwa ia kelak akan menjadi nabi. Nabi Ibrahim, mendapat perintah untuk menyembelih Ismail, dalam mimpi. Orang-orang sholeh, mereka dapat diberi karunia bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW yang wajahnya tak dapat diserupai syetan. Firaun, bermimpi ada anak laki-laki yang akan menghancurkan kerajaannya. Orang-orang non muslim, ada yang mendapat hidayah melalui mimpi.

Mimpi yang benar adalah salah satu bagian dari 46 kenabian. Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, "Jika masa semakin dekat, mimpi seorang muslim nyaris tidak pernah dusta. Muslim yang paling benar mimpinya adalah yang paling jujur perkataannya. Mimpi seorang mukmin merupakan satu bagian dari 46 bagian kenabian.

Mimpi ada tiga macam: mimpi yang baik sebagai berita gembira dari Allah 'azza wa jalla. Mimpi seorang muslim yang dialami oleh dirinya sendiri dan mimpi sedih yang berasal dari setan. Jika salah seorang di antara kamu mengalami mimpi yang tidak disukai, janganlah menceritakannya kepada orang lain, bangunlah, kemudian shalatlah." (Muttafaqun ‘alaih).

Bagi kaum muslimin, mimpi yang benar, hanya bisa terjadi bila kita menjalankan sunnah Rasulullah SAW sebelum tidur, yaitu:
1. Berwudhu.
2. Membaca doa sebelum tidur.
3. Posisi tidur miring ke samping kanan dan tapak tangan di bawah pipi dengan kaki sedikit di lipat. Bila sunnah di atas tidak terpenuhi, maka mimpinya patut dipertanyakan, apakah mimpi dari Allah SWT atau mimpi dari syetan. Mimpi yang indah, pastilah dari Allah SWT dan mimpi yang mengerikan adalah dari syetan. Sebagai catatan, jangan sampai kita menganggap mimpi kita adalah wangsit. Karena kita hanyalah manusia biasa, bukan nabi. Para nabi, mimpi mereka selalu benar, sedangkan kita? Belum tentu benar. Oleh karena itu hati-hatilah menafsirkan mimpi. Dari 'Ubadah ibnush-Shamit bahwa ia bertanya kepada Rasulullah tentang ayat 63-63 surah Yunus, "Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan dalam kehidupan di akhirat." Maka, Rasulullah menjawab, "Sungguh kamu telah menanyakan sesuatu kepadaku yang belum pernah ditanyakan oleh seorang pun selainmu. Al-busyra ialah mimpi yang baik yang dialami oleh seseorang atau dianugerahkan Allah kepadanya." (As-Silsilah
ash-Shahihah)

Tidur Adalah Mati. Ketika kita tidur, jiwa kita untuk sesaat ada dalam genggaman-Nya dan akan dikembalikan-Nya, hingga kita bisa bangun dari tidur. Kita tidak akan bangun bila Ia tidak mengembalikannya pada jasad selamanya, dengan kata lain, mati. Allah SWT berfirman: "Allah memegang jiwa seseorang ketika matinya dan memegang jiwa seseorang yang belum mati diwaktu tidurnya, maka Dia menahan jiwa orang yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai pada waktu yang ditentukan." (Q.S. Azzumar : 42).

Sesungguhnya, tidur itu adalah kawannya mati karena sebelum tidur, Rasulullah SAW selalu berdoa, "Ya Allah dengan nama-Mu aku hidup dan mati" (HR Bukhari). Saat terjaga beliau pun membaca doa yang hampir serupa, "Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan hanya kepada-Nya kami dibangkitan." (HR Bukhari dan Muslim).

Hidup Bagai Mimpi
Mimpi bukan hanya ada di dalam tidur, tetapi sesungguhnya hidup di dunia ini bagai mimpi. Dan kita belum bangun, hingga kematian menjemput. Saat kematian datang, tak ada lagi hijab dan pandangan kita menjadi sangat jelas bahwa dunia ini hanya sesaat saja. "Allah bertanya lagi (kepada mereka yang kafir itu): "Berapa tahun lamanya kamu tinggal di bumi?" Mereka menjawab: kami tinggal (di dunia) selama sehari atau sebahagian dari sehari; maka bertanyalah kepada golongan (malaikat) yang menjaga urusan menghitung Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di dunia) melainkan sedikit masa saja, kalau kamu dahulu mengetahui hal ini (tentulah kamu bersiap sedia)." (surah Al-Mukminun:112-114)

Di dalam mimpi dunia ini, kita bisa bertemu dengan manusia-manusia lainnya. Kitalah yang mengendalikan buruk atau indahnya mimpi. Berapa banyak kita saksikan, manusia-manusia yang semula ada di sisi kita, tiba-tiba kini tak ada lagi. Dan yakinlah seyakin-yakinnya bahwa kita pun yang kini ada, akan menjadi tiada dan berpindah ke alam nyata, terbangun dari mimpi. Saat itulah kita baru menyadari berapa banyak amalan kita dan sesalan yang tiada terkira karena selama ini telah melalaikan syariat-Nya. Dan qad aflaha al-Mu'minun, alladzinahum 'an shalatihim Khasyi'un...

Rangkailah mimpi dan berdoalah selalu agar dunia ini akan menjadi mimpi yang indah. Aku dan kau dihidupkan-Nya dalam dunia yang sama. Hingga kelak kita terbangun dari tidur dunia dengan dijemput sang malaikat maut menuju alam nyata. Akhirat. Dan sebelum itu terjadi., buatlah mimpi indah di dunia ini dengan Allah SWT sebagai tujuan. Karena mimpi kita hari ini akan menentukan masa depan kita, di surga.. atau di neraka. Dan orang-orang beriman ingin mimpi yang indah itu tercapai. Mimpi indah tentang bayang dirimu.. wahai surga.


     P E R T A N Y A A N

1.ustad
qad aflaha al mu'minun,alladzinahum'an shalatihim khasyi'un..

artinya ap..

2.-Ustd jd bgm kita menyikapi mimpi? Jika sudah melaksanakan tidur sesuai sunnah nabi?
Maksudnya mimpi yg benar gimana ustd?

- Saya pernah dgr mimpi sblm jam 4 pagi itu adalah mimpi dr Allah, maksudx adalah petunjuk, tapi mimpi lewat jam 4 adalah mimpi dr setan, jd ga perlu d gubris...
Benarkah??

3.Ustadz.. saya pernah dengar sebuah hadist yg mengatakan kalau arti mimpi hanya Allah & Nabi Muhammad saw yg tau.
Apakah kita berdosa jika mencoba menafsirkan mimpi? sedangkan arti mimpi itu kuasanya Allah swt.

4.Ust..
Bagaimana kita menyikapi mimpi seorang ank kecil..?
Dan apa yg hrs dilakukan oleh bunda ny agar si ank tmbh yakin bahwa mimpi itu hanya dari ALLAH
Syukran jwbny ust..

Jawaban :

1. Sungguh beruntunglah org2 yg beriman. Yaitu mereka yg khusu' dlm shalatnya. Jadi pelajarannya:
~Ibarat org bermimpi (hidup di dunia) maka bikinlah mnjadi nyata, yaitu dgn mnjadi org beriman shg Allah akan mmberikan keberuntungan di alam mimpi (dunia) sd akherat. Dan slh satu bukti iman adlh khusu' dlm shalatnya

2. Stlh tidur sesuai dgn sunnah Nabi, mk ketika mimpinya baik ya disyukuri. Klo mimpinya buruk/menakutkan mk beristighfarlah lalu menoleh kekiri dgn meludah tipis (tanpa air ludah) 3 kali. Bgtu Allah
Lanjutan..
Memberikan tuntunan lewat NabiNya. Perlu sikap hati2 dlm menta'wilkan/menafsirkan ttg mimpi. Krn mimpi itu misteri. Sikap kita adlh mengambil hikmah dari mimpi itu, baik mimpi buruk atopun mimpi baik.

Terkait mimpi sblm jam 4 pgi ato sblmnya, ana blm prnah mmbaca dasar kuat (hadits) yg menerangkan. Klo kata2 dari ilmu kejawen saya prnah mndengar, tetapi itu tdk blh kita yakini kebenaranya.

3. Ya krn mimpi itu adlh slh satu hal ghaib mk hanya Allah dan org2 yg dikehendaki Allah (trmasuk Nabi) yg tahu ta'wilnya. Menafsirkan boleh dlm rangka mngambil hikmah, asal tdk meyakini secara mutlak kebenaran akan penafsiran itu.

4. Gunakan ini sebagai peluang utk menanamkan sunnah Nabi trkait dgn tidur, mimpi dan sekaligus menerangkan ke buah hati akan qodarullah.

Wallahu a'lamu bishshawab

Kiranya mejelis ilmu ini kita sudahi smpai di sini. Semoga bermanfaat bagi Nanda dan kita semua. Kita akhiri dgn doa penutup majelis bersama2.

Al'afwu minkum www.

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!