Home » , » Muhasabah (Renungan)

Muhasabah (Renungan)

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Thursday, November 13, 2014

Kajian Online WA Hamba اَللّه SWT Nanda 113 & 114

Hari, tanggal : Rabu, 12 November 2014
Narasumber : Ustadz Nofri Prawisa
Judul Kajian : Muhasabah (Renungan)
Notulen/Admin : Rusmi/ Kina
Editor : Ira Wahyudiyanti

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

حيا نفتح مادتنا اليوم بقراءة بسمله
(hayya nabda. maadatanaa al-yauma bi qira-ati basmalah)
Keif halukunn?
Hari ini ana akan sedikit berbagi renungan aja ya...
بسم الله الرحمن الرحيم
Hanya untuk-Mu

Oleh : Nofri Perwisa

Terkadang hati kita betanya-tanya, nih orang temen beneran atau bukan sih?? Setiap kali dia ada masalah selalu gw bantuin, setiap kali dia minta tolong pasti gw tolongin, tapi pas giliran gw yang ada masalah dia malah kabur ga tau kemana?? Setiap kali gw minta tolong selalu ada aja alasannya...

Sadarilah, bahwa salah satu sifat terburuk manusia adalah tidak pandai berterima kasih, lalai membalas kebaikan dengan kebaikan, bahkan sering melupakan jasa orang lain terhadap dirinya...

Betapa banyak orang yang telah anda bantu tapi ia malah mengecewakanmu...
Betapa banyak orang yang telah anda santuni tapi ia malah mengabaikanmu...
Betapa banyak orang yang telah anda tolong tapi ia malah memusuhimu,..
Ya... Ia malah memusuhimu, ia malah menjelek-jelekkanmu..

Ia memusuhimu bukan karena kamu telah menzholiminya...
Ia menjelek-jelekkanmu bukan karena kamu telah berbuat aniaya terhadap dirinya...

Ia memusuhimu justru karena kamu telah banyak membantunya..
Ia menjelek-jelekkanmu justru karena kamu sudah terlalu sering berbuat baik padanya...

Tapi anda tidak perlu heran dengan ini semua...
Anda ridak perlu kaget melihat tingkah laku manusia...
Karena ini benar-benar nyata...

Cobalah anda menengok kekiri dan kekanan anda, memperhatikan keadaan disekeliling anda, membaca setiap kejadian yang ada disekitar anda, saya yakin dan percaya anda akan segera mendapatkan bukti nyata atas perkara ini semua..

Anda mungkin akan mendapatkan kisah nyata tentang seorang ibu yang telah melahirkan putra-putrinya, merawat anak-anaknya, memasangkan pakaian pada tubuh mereka, menyuapkan makanan dan minuman ke mulut mereka, mendidik mereka, mengajar dan menjaga mereka, tak jarang pula ia harus terbangun dimalam pekat agar-anak-anaknya bisa tidur lelap, menahan lapar agar mereka bisa kenyang, hidup serba kekurangan agar mereka selalu berkecukupan, tapi ketika anak-anaknya tumbuh dewasa, maka dimulai pulalah malapetaka orang tua...
Mereka membalas kebaikan orang tua dengan durhaka..
Mengganti suka dengan duka...
Merubah bahagia menjadi derita...
Menukar surga dengan neraka...
Mengulang dan terus mengulang kisah malin kundang sang anak durjana...

Tapi sekali lagi anda tidak perlu heran dan kaget menyaksikan ini semua...
Ini hanyalah sebagian kecil saja dari 'gawat'nya tingkah polah manusia...
Ini hanyalah seritik air dari samudera 'kekurang ajaran' manusia...
Ini hanyalah sebutir debu dari gurun 'kenekatan ' manusia...

Bagaimana tidak?? Bahkan terhadap Allah yang telah menciptakan merekapun mereka masih tetap mendua, masih terus tidak percaya...

Lihatlah perlakuan manusia terhadap Allah swt...

Didalam hadits qudsi Allah berfirman : "wahai anak adam, Aku telah menciptakanmu tetapi mengapa engkau menyembah tuhan selain Aku?? Aku selalu mengingatmu, tetapi mengapa engkau selalu melupakan-Ku?? Aku selalu memanggilmu, tetapi mengapa engkau terus menerus berlari menjauhi-Ku??

Renungan ini saya tulis (atas idzin Allah) bukan dengan maksud agar kita meninggalkan kebaikan, bukan pula agar kita berhenti menolong teman-teman, bukan pula agar kita pensiun membantu orang-orang yang membutuhkan...

Tulisan ini saya buat (atas idzin Allah) agar kita tetap melakukan dan mempertahankan kebaikan itu selamanya.. Agar kita tetap istiqomah menyebarkan kebajikan itu selamanya...
Apapun perlakuan manusia terhadap kita, bagaimanapun balasan mereka terhadap kita..

Karena sungguh kita melakukan ini hanya untuk Allah...
Karena sungguh kita tidak mengharap balasan dari manusia...
إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنْكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا

"Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih."

Hanya dengan ikhlas yang seperti inilah kita akan terus merasa tenang...
Hanya dengan ikhlas yang seperti inilah kita akan terus merasa nyaman...
Tak terganggu dengan cemoohan orang atas kebaikan yang kita lakukan...
Tak terpengaruh dengan puji-pujian yang orang berikan..

Hanya dengan sikap inilah kita akan tetap terus menjadi PEMENANG...

Wallahu a'lam bish showaab..

Palembang, 10 mei 2010
Silahkan dibaca dl ya.. Mudah2an bermanfaat..

SESI DISKUSI:
NANDA

Ngerasain nyeseknya hal itu,,,

Ustdz ↠ Nyesek tanda belum ikhlash...

Nanda ↠
Tp bkn lbh baik mnjauhi org yg seperti itu ustadzah ?
🙋tadz bgaimna caray agar Qta bisa ikhlas...

Ustadz ↠ Orang yang ikhlash akan tetap berbuat baik walaupun orang yg telah ia baikin ga tau terima kasih, karena orang yang ikhlash ngarep balasannya dari Allah, bukan dari manusia.. Maka tidak peduli orang yang dia baikin membalas kebaikannya dengan kebaikan ataupun dengan keburukan dia tetap berbuat baik, karena sungguh dia berbuat baik untuk Allah, bukan untuk manusia.. Pepatah arab bilang,' bergaullah kamu dengan orang lain dengan akhlakmu bukan dengan akhlak mereka'.. Kalau mereka baik kita juga baik, kalau akhlak mereka buruk kita tetap baik...


Nanda ↠ Klo Qta masih ngedumel atau ada perasaan BLom plong berarti blpm iklas ya tdz

Ustadz ↠ Ya...

Nanda ↠ Belajar ilmu ikhlas susah ya tadz, hehehhe makanya karena susah pahalanya gak terbatas. Bener g tadz hhihhiih

UstadZ ↠ Susah karena blom ikhlash... Kalo dah ikhlash gampang
Maka didalam alqur'an pun cuma yang ikhlash saja yang ga tembus ma godaan iblis..
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya,
إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ

kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.

Nanda ↠ Tadz cntoh . Menyesatkn Yg nyata contohy APA?
Bgaimana cra mgetahui bahwa kita sdh bner2 ikhlas ustadz ?

Ustadz ↠
Ikhlas itu urusan hati, yang tahu pasti hanya Allah, tp tanda-tanda yang tampak dr orang yang ikhlas banyak diantaranya ga ada pamrih, ga pernah ngungkit kebaikan2 yang udah dia lakuin, ngadunya cuma sama Allah, de el el..

Nanda ↠ Ustadz.. Manage diri sendiri biar tdk sensi gmn ya tadz? Itu knp ya ustadz? Ngelawan dri sendir kadang susah2 jg. Mgkn temen bercanda. Tp kok bs kesel dlm hati tp gk dinampakin. Itu ada apa ya dgn hatinya ustadz?

Ustadz ↠ Latihan ikhlash itu seumur hidup, sampe ajal menjemput, menahan diri saat kesel ityu juga bagian dari melatih diri untuk bisa ikhlas.. Banyak kan orang yang masih bisa senyum walopun hatinya lagi kesel, itu latihannya..

Mungkin cukup dl ya, lain kali kita sambung lg insyaallah..

Kalo sudah tidak ada pertanyaan kita akhiri ya..

PENUTUP
Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT