NGALAP BERKAH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Thursday, November 6, 2014

Kajian Online WA Hamba ﺍﻟﻠﻪ SWT 
(Ibnu 202 & 203)

Hari / Tanggal : Rabu, 05 November 2014/ 12 Muharram 1436
Narasumber : Ustadz Abu Muslim
Notulen : Irvan & Ridho 
Editor : Ana Trienta

Seorang muslim yang mencari keberkahan harus memenuhi 2 jenis kriteria :
1. Ngalap berkah dengan perkara syar'i yaitu dengan perkara yang ada dalilnya semisal dengan membaca alquran, Alloh berfirman :

كتاب أنزلنا إليك مبارك
Alquran yang kami turunkan kepadamu,ada keberkahan padanya

Dari keberkahan alquran adalah barang siapa yang berpegang teguh padanya, Alloh akan bukakan pintu kelapangan dan kemenangan.

2. Mencari berkah dengan perkara yang logis dan masuk akal,misal: ikut kajian ilmu, berdakwah dan semisalnya, seorang yang berdakwah maka ia mencari keberkahan dari ilmu agama yang dimilikinya dan orang pun mendapat keberkahan darinya karena dengan berdakwah, manusia akan mengetahui kebenaran yang banyak

Ada juga yang dinamakan ngalap berkah yang batil semisal ada seorang yang beranggapan bahwa ada kuburan orang wali yang bisa menurunkan barokah dari langit dan ini adalah tipuan syaitan,kenapa batil ? Karena tidak ada dalilnya dan tidak masuk akal. Bagaimana cara mengetahui seseorang itu bisa memiliki barokah yg sahih atau batil ? Jawabannya dilihat dari keadaan seorang tersebut apabila ia termasuk orang yang bertakwa yang mengikuti sunnah nabi dan tidak melakukan bidah maka alloh bisa jadi memberikan barokah yg banyak melalui orang tersebut. Adapun kalau seseorang itu menyelisihi quran dan sunnah atau menyeru kepada kesesatan maka barokah yang ia miliki adalah barokah yang batil,walaupun misalkan ia bisa menyembuhkan penyakit stroke,darah tinggi dan semisalnya,maka ini adalah bantuan dr syaitan

Dalil tidak dibolehkannya ngalap berkah yang batil
Alloh berfirman :

أفرأيتم اللات و العزى
Apakah kalian melihat latta dan uzza ?

Pertanyaan di ayat ini bermakna penghinaan dan merendahkan terhadap berhala berhala ini.
> Latta : dahulunya adalah seorang soleh yang memberi makan jamaah haji ketika beliau meninggal orang - orang ngalap berkah di kuburannya dan menjadikannya berhala

> Uzza : ini adalah berhala yang disembah orang quraisy dan bani kinanah bentuk feminim dari nama alloh العزيز

Kedua berhala ini dijadikan tempat mencari barokah oleh orang - orang kafir dengan memberikan peribadahan pada berhala tersebut dengan beritikaf padanya, maka alloh menurunkan ayat ini untuk menghinakan berhala yang mereka cari barokah padanya. Kalau kita cermati, banyak sekali kaum muslimin yang terjatuh pada perkara ini dengan menjadikan kuburan orang soleh, nenek moyang sebagai tempat mencari barokah sebagaimana yang dilakukan oleh orang quraisy di jaman dahulu,semisal mengambil tanah kuburannya,membaca quran di sekitarnya, beritikaf di dalamnya dan perkara lain yang semoga alloh melindungi kita dan keluarga kita dari aqidah yang rusak. Maraji : alqaulul mufiid

TANYA JAWAB HA 202 

1. Ustadz berarti jika kita mengharap ridho dari orang" sholeh berarti dosa ya tadz? Ini termasuk syirik atau tidak tadz ?

Jawab :
Itu lain pembahasan, kalo keridoan manusia boleh dicari asal tidak dengan cara yang diharomkan,dalilnya, ridho orangtua adalah ridho Alloh, pada hadits ini tersirat perintah untuk mencari ridho orang tua dengan cara yang dibolehkan syariat tentunya

2. Ustadz, ini sedikit di luar materi tapi masih berkaitan dengan kepercayaan yang tidak logis. Misalnya begini, orang tetua di kampung ana sering bilang sore-sore jangan duduk di depan pintu nanti susah dapat jodoh, kemudian jangan duduk di atas bantal nanti bisulan. Menurut ana hal ini tidak logis dan bila ditanyakan kenapa jawab mereka itu pesan org tetua kami dulu. Namun stelah ana amati ada pesan positif sedikit d sana bahwa duduk di depn pintu menghambat org lain untuk berlalu lalang di sana, kemudian kenapa tidak boleh duduk di bantal karena bantak itu untuk tidur dan letaknya d kepala jadi kurang sopan kalau diduduk i. Pertanyaanya bagaimana hal ini menurut ustadz dan bagaimana menjelaskan kepada orang tetua ini.

Jawab :
kalo kita lihat datangnya jodoh dengan orang yang duduk di depan pintu itu tidak ada kaitannya, apalagi bantal dengan pantat yang bisulan ini di dalam islam dinamakan tatoyyur atau beranggapan sial dengan sesuatu yang dilihat, didengar atau diketahui,ini sebuah kesyirikan, kita dakwahi orang tua kita dengan mengajarkan mereka bertawakkal hanya kepada alloh,wallahu a'lam

3. Ustad jika kita membantu (pada suatu keadaan & kesempatan) saudara yang non-muslim untuk semata mengharap keadaan Allah SWT?

Jawab :
Selama kajian dalam perkara mubah, apalagi kalau kita niatkan untuk mengajaknya masuk islam, maka ini termasuk dakwah dan kita boleh ngalap berkah dengan dakwah yang kita lakukan


4. Iya ustadz. Ana di kampung jadi tetua di sini masih banyak yang percaya dengan hal-hal seperti itu. Ana juga belum punya banyak ilmu untuk hal-hal yang demikian.
Jawab :
Saya kira di kota jg banyak, antum bisa memulai dengan membacakan buku syarah kitabut tawhidnya syaikh muhammad attamimi, in sya alloh sudah ada terjemahannya


5. Ustadz tawasul yang dperbolehkan apa aj ustadz? Kalau tasawuf itu yang gimana ya ustadz?

Jawab :
Masalah tawassul in sya Alloh akan kita bahas di lain waktu, tapi secara ringkas, tawassul bisa dilakukan dengan nama Alloh, dengan amalan soleh dan dengan meminta doa pada orang soleh dengan syarat ia hidup, hadir, mampu. Ajaran tasawuf biasanya diidentikkan dengan sufi, tarian pogo ala sufi itu tidak pernah diajarkan dalam islam, dan sufi adalah sebuah aliran yang banyak mengajarkan perkara bid'ah diantaranya zikir-zikirnya, taqarrub dengan nyanyian dan tarian dll, dan aliran ini hendaknya dijauhi dan keluarga kita diperingatkan


6. Afwan ustadz, ane juga pernah dengar kalo tasawuf itu mencari kebenaran yang dengan hati. Terus kalo filsafat mencari kebenaran dengan logika. Apakah kita disebut bid'ah jika belajar mengenai hal itu ?

Jawab :
Kalo tasawuf dengan makna seperti itu dan dalam prakteknya memang sesuai quran dan sunnah sesuai pemahaman sahabat nabi maka ga masalah tapi biasanya kata tasawuf dikaitkan dengan sufi, kalo tasawuf yang ini maka dijauhi saja, kalo mempelajari filsafat bukan bidang kita itu bidangnya para ulama karena mereka bertujuan untuk membantah filsafat sampe ke akarnya, adapun kita dengan ilmu yang minim sebaiknya dijauhi karena syubhat yang ditawarkan


7. Ana juga berpikir gitu ustadz. Tapi orang banyak yang ngomong asmaul husna cuma 99 dasarnya apa? Itu berarti udah syirik asma wa shifatNYa Alloh. nho ustadz kalau gtu??

Jawab :
Ada hadits dari imam bukhori yang berbunyi bahwa Alloh memiliki 99 nama barangsiapa yang mengahsho nya maka ia masuk surga, kaum muslimin bersandar dengan hadits ini untuk menetapkan nama Alloh cuma 99, padahal hadits ini dan hadits sebelumnya bisa dikompromikan yang kesimpulannya jumlah nama Alloh hanya Alloh yang tau persisnya


8. Berarti lebih baik yang hanya Alloh yang tahu ustadz. Syukron atas penjelasannya ustadz.
Jawab :
Iya hanya Alloh yang tau berapa jumlah tepatnya tidak dibatasi dengan angka 99 88 77 dan selainnya ,berdasarkan kompromi antar dua hadis yang keduanya sahih


TANYA JAWAB HA 203
1. Ustadz Bagamana kita mempunyai kekurangan tapi untuk di jadikan kelebihan
Jawab :
Wallahu a'lam yang jelas kita manusia dan pasti ada kekurangan dan kelebihan, kekurangan jangan kita jadikan kesedihan karena taqdir alloh pasti baik untuk hambanya dan kelebihan jangan membuat kita sombong karena hakekatnya kelebihan itu adalah nikmat Alloh yang kita akan dimintai pertanggungjawaban, kita manfaatkan untuk apa kelebihan itu

2. Jadi sebenarnya tak perlu kan mencium hajar aswad tersebut ustdz? Maksudnya ndak di wajibkan atau di contohkan rasulullah kan ustdz?
Jawab :
Itu dicontohkan rasulullah, jadi kalo bisa kita menciumnya dengan berkeyakinan bahwa kita menciumnya bukan karena hajar aswad itu batu yang bertuah yang bisa menurunkan barokah dari langit, tapi kita menciumnya karena mengikuti sunnah nabi

3. Tapi ustdz, bukankah do'a yang langsung itu kepada orang yang sudah wafat, adalah do'a dari anaknya yang shalih ya ustdz? Tapi kalo yang mendoakannya orang lain, apakah bisa sampai? Semisalnya seperti tahlilan mendoakan orang yang sudah meninggal bersama sama gitu ustdz, afwan jiddan penjelasannya ustdz
Jawab :
Bisa saja, salah satu momentum mustajabnya doa juga adalah seorang yang mendoakan saudaranya ketika ia tidak tahu, adapun doa anak yang soleh yang mendoakan orang tuanya juga sebuah pahala yang jariyah walau orang tua tadi sudah meninggal

4. Ane mau  nanya dong. batasan kita untuk mengikuti para alim ulama gimana ya?? Terutama dalam mendoakannya..
Jawab :
Selama ulama tersebut mengajarkan kebenaran yaitu quran dan sunnah sesuai pemahaman sahabat kita ikuti, kalau gak ya ulama juga manusia jadi pasti suatu saat akan terjatuh pada kesalahan, kita ingatkan ulama tersebut kalo tidak mau juga ya kita tinggalkan, mendoakan mereka sama seperti layaknya mendoakan kaum muslimin, kita istigfarkan,kita doakan mereka supaya masuk surga dan semisalnya

5. Lalu hal yang dilakukan umar itu, di jadikan tipu daya oleh kalangan kafir ya ustdzz?
Jawab :
Iya,mereka mengatakan kita penyembah berhala juga dengan mengatakan hajr aswad adalah berhala kaum muslimin jadi kita disyariatkan untuk mencium berhala tsb, subhanallah amma yasifuun

Wa khayran jazakallah, saya kira cukup ya untuk malam ini, semua kebenaran datangnya dari Alloh dan kalo ada yang salah itu dari kelalaian saya dan syaitan

Syukron ustadz atas ilmunya
Ane juga mohon maaf selaku admin,jika ada yg kurang mhn dimaafkan

Mari kita tutup dengan doa kaffartul majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.
Wassalamu'alaykum warahmatullah..

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

Ketik Materi yang anda cari !!