Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , , , » SYAKHSIYATUL ISLAM - ADAB-ADAB DI PASAR

SYAKHSIYATUL ISLAM - ADAB-ADAB DI PASAR

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Friday, November 21, 2014

Kajian Online Hamba اللَّهِ SWT
Ummi 02

Jumat, 21 November 2014 / 28 Muharram 1436 H
Nara sumber : Ustadz Syaikhul Muqorrobin
Tema : Syakhsiyatul Islami
Rekapan Materi : Bd. Rosalin
Admin : Bd. Fitri

Assalamualaikum wr wb
Kita mulai ya..
Bismillah walhamdulillah washsholatu wasaalamu 'ala rasulillah
menyesuaikan jadwal yg ana terima dr tim jadwal, kajian kali ini adalah kajian islam umum.

Adab-Adab di Pasar
Pasar, termasuk mall, supermarket, mini market dan tempat perbelanjaan lainnya adalah pusat berkumpulnya aktivitas dunia. Agak berkebalikan dengan masjid sebagai  pusat berkumpulnya aktivitas akhirat. Dari Abu Hurairah; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

أ حب البلا د إلى الله مساجدها وأبغض البلا د إلى الله أ سواقها

”Tempat yang paling disukai oleh Allah adalah masjid dan tempat yang paling dibenci oleh Allah adalah pasar.”[Shahih Muslim]

Bukan berarti Islam melakukan sekularisasi antara urusan-urusan dunia dan urusan akhirat, namun hati manusia memiliki kecenderungan mengikuti kondisi sekitarnya. Ketika wujud zahir lingkungannya adalah perburuan dunia, maka hatinya cenderung lupa akhirat, dan ketika wujud zahir lingkungannya adalah perburuan akhirat, maka jiwanya menggelora seakan surga di hadapannya.

لا تكونن إن استطعت أول من يدخل السوق ولا آخر من يخرج منها فإنها معركة الشيطان وبها ينصب رايته

”Janganlah engkau menjadi orang pertama yang masuk pasar jika engkau mampu dan jangan pula menjadi orang paling terakhir yang keluar darinya pasar karena pasar itu adalah tempat peperangan para syaitan dan disanalah ditancapkan benderanya.”

Seorang muslim hendaknya memperhatikan adab-adab muamalah yang menjadi benteng bagi dirinya dari serangan syaitan. Dan di antara adab-adab di pasar yang utama adalah:

1. Menghindari Transaksi Haram

Di antara transaksi haram yang paling tinggi keharamannya adalah Riba.
"(Dosa) riba itu memiliki tujuh puluh dua pintu, yang paling ringan ialah semisal dengan (dosa) seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri." [HR. Ath-Thabrany dan lainnya serta dishahihkan oleh al-Albani]
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknat pemakai riba, pemberi makan dengannya, penulisnya dan kedua saksinya. Beliau mengatakan, “Mereka itu sama saja” [Shahih Muslim]
Selain Riba, pokok-pokok transaksi haram dalam Islam adalah maysir (judi), dan gharar (ketidakjelasan).

2. Tidak bertransaksi di waktu Sholat Jumat

Allah Ta’ala berfirman,

يَآاَيُّهَاالَّذِيْنَ ءٰمَنُوْآإِذَانُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللهِ وَذَرُواالْبَيْعَ ۗ

“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli” (QS. Al Jumu’ah: 9)

Transaksi jual beli setelah azan Jumat (khatib naik mimbar) hukumnya haram jika penjual dan pembelinya adalah laki-laki yang mukim, dan makruh bila salah satunya adalah wanita/laki-laki musafir. Adapun jika keduanya adalah wanita/laki-laki musafir, maka hukumnya mubah.

3. Memudahkan dalam Menjual dan Membeli

رَحِمَ الله رَجُلًا سَمْحًا إِذَا بَاعَ وَإِذَا اشْتَرَى وَإِذَا اقْتَضَى

“Semoga Allah merahmati seseorang yang memudahkan bila menjual, urusan bila membeli, dan memudahkan bila menagih haknya.” [Shahih Al-Bukhari]

Ini adalah salah satu sunnah yang sering dilupakan jika orientasi kita di pasar adalah duniawi. Seorang pembeli terkadang memakai cara-cara tertentu, ngotot menawar, bahkan sedikit menipu demi mendapatkan harga yang murah, sedangkan seorang penjual pun terkadang tak luput dari hal serupa.

4. Menjauhi Sumpah dalam Jual Beli

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda,
“Sumpah dapat mempercepat lakunya barang dagangan dan sekaligus menghilangkan keberkahannya” [Shahih Bukhari dan Muslim]
5. Menjaga Syiar-Syiar Agama

Di antara syiar agama yang utama adalah sholat berjamaah tepat waktu, berpakaian menutup aurat, dan menjaga pandangan, dll. Karena itu, janganlah kondisi di pasar memudahkan kita untuk mengundurkan sholat, berpakaian tidak sesuai syariat, mengumbar pandangan, dll. Allah berfirman yang artinya:
“Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan (dari) mendirikan shalat, dan (dari) menunaikan zakat”. [An-Nur: 37]
6. Memperbanyak Doa/Dzikir di Pasar

Di antara doa/dzikir yang paling besar fadhilah-nya namun paling sedikit dihafal dan diamalkan umat Islam adalah doa/dzikir masuk pasar. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang masuk ke pasar lalu membaca:

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَ يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

“(Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah kerajaan, dan kepunyaan-Nyalah segala pujian, Dia yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dia Maha Hidup tidak akan mati; di tangan-Nyalah segala kebaikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu), maka Allah mencatat sejuta kebajikan baginya, dan menghapus sejuta dosa darinya, dan Dia tinggikan baginya sejuta derajat dan Dia bangunkan satu rumah baginya di dalam surga”. [HR. Ahmad dan At-Turmudzi, di nilai hasan oleh Al-Albani]

Hendaklah kita tertarik dan melahap keutamaan dzikir ini, sehingga jiwa senantiasa terjaga, tak terbawa rayuan yang sering kali merasuk tanpa sadar.

Demikianlah sebagian adab- adab pasar, dan hendaknya kita menjaga tuntunan Allah di manapun kita berada.
Wallahul-musta’an

Pertanyaan dan Jawaban

1. Ustad mau tanya do'a masuk pasar bagaimana? Terima kasih
Jawab : 
Doa masuk pasar sudah dimuat di materi, bagian paling akhir

2. Bagaimana Islam memandang mengenai sistem jual beli yang banyak terjadi saat ini utamanya dalam jual beli online mengenai sistem PO ? Apakah dibolehkan ato tidak.
Jawab : 
Jual beli online boleh, asal spesifikasi barang jelas dan barang memang dimiliki penjual saat transaksi terjadi. kalaupun barang tdk dimiliki penjual, boleh PO asal dijelaskan di awal. dalam hal ini yang dipakai adalah akad salam (pesanan)

3. Pak Ustad saya banget tuh hampir tiap hari keluar masuk pasar tapi masuk belakangan keluar duluan
Jawab : 
Bunda Ema, masuk pasar belakangan keluar duluan justru bagus

4. Pak ustadz, bagaimana denga bekerja di bank apakah riba?
Jawab : 
MUI dan ulama dunia telah sepakat bahwa bunga bank adalah riba. dalil-dalil syariat juga telah menjelaskan bahwa segala bentuk tambahan yang disepakati dalam akad pinjaman adalah riba. Maka bekerja mengambil penghasilan dari hal yang dilarang (riba) hukumnya pun terlarang

5. Pak ustad kalau jual beli di online pembeli kecewa karna barang tidak sesuai yang di harap kan pembeli ,apakah pedang berdosa,dan hasilnya termasuk uang riba
Jawab : 
Pedagang berdosa jika tidak mengganti barang yang sesuai atau mengembalikan uang pembeli. Bukan termasuk riba, tapi termasuk berdusta (karena barang tidak sesuai penjelasan)

6. Kalo jual dengan 2 harga boleh tidak ustadz? Ada ketentuannya tidak dalam islam tuk mengatur harga? Misal: jika kredit 200rb, jika tunai 150rb
Jawab : 
boleh jual beli 2 harga, hanya sekedar dicantumkan. Namun ketika akad, harus dipastikan harga mana yang akan dipakai dan harga tidak boleh berubah setelah akad

7. Apa maksud dari " transaksi jual beli setelah adzan jumat dst" Itu apa ustad maksudnya saya kalo suami pergi sholat toko tetep buka ya saya & anak-anak yang cewek yang nungunya..Gimana tuh ustad?
Jawab : 
Setelah azan jumat berkumandang, laki-laki muslim yang mukim (tidak sedang safar), haram hukumnya berjual beli., adapun wanita, boleh tapi makruh bagi ibu dan anak ibu, melayani pembeli laki-laki yang muslim dan mukim (bukan musafir)

> Afwan belum jelas pak ustad, maksudnya makruh buat ana & anak...maksudnya gimana ustad? Karena jualan kami yang beli rata-rata bapak-bapak jarang yang ibu-ibu kami jual generator & spearpart nya ustad...kebanyakan konsumen kami bapak-bapak.
Jawab : 
Jika pembelinya adalah bapak-bapak muslim yang mukim (bukan musafir dari kota lain), maka hukumnya makruh bagi ibu dan anak ibu. Yang terbaik, toko ditutup sementara selama waktu jumat. in syaAllah rizki tidak akan ke mana-mana, karena kita sedang menjaga syariat Dzat Yang Maha Memberi Rizki

[ وَإِذَا رَأَوْا تِجَارَةً أَوْ لَهْوًا انْفَضُّوا إِلَيْهَا وَتَرَكُوكَ قَائِمًا ۚ قُلْ مَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ مِنَ اللَّهْوِ وَمِنَ التِّجَارَةِ ۚ وَاللَّهُ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah: "Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perniagaan", dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezeki. (QS Al Jumuah 11)

8. Mau tya pak ustadz, apa boleh membeli emas cash lalu dijual tp kita beli dengan menyicil dan harganya ditambah dari kwitansi emas yang ada.
Jawab : 
Terlarang jual beli kredit (nyicil) untuk produk emas, perak, dan bahan makanan pokok. hal ini telah dijelaskan dalam hadits Shahih Muslim
Emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dengan gandum, syair (jenis gandum) dengan syair, korma dengan korma, garam dengan garam, maka harus sama (timbangan atau takarannya) dan harus lewat tangan dengan tangan (diterima sebelum berpisah). Maka barangsiapa yang menambahi atau minta tambah, sungguh ia telah meribakan, yang mengambil atau yang memberi sama. [HR Muslim, Kitabul Masaqat].
Namun ulama berbeda pendapat ketika yg diperjualbelikan adalah perhiasan emas/perak. karena dalam konteks perhiasan, ada unsur seni dan jerih payah pengrajin. terkait perhiasan emas/perak sebagian ulama membolehkan, sebagiannya tidak.

9. Ustadz... Boleh tidak pembeli menukar barang yang sudah dibeli/dibayar kepada penjualnya lagi? misal beli baju tapi ternyata tidak muat setelah dicoba dirumah
Jawab : 
Dalam islam ada yang disebut dengan Khiyar (opsi) pembeli dan penjual memiliki hak tuk batal transaksi selama belum berpisah. Banyak pendapat tentang hal ini yang paling disepakati adalah jika pembeli dan penjual masih 1 majelis. Adapun jika sudah berpisah (bahkan sebagian ulama membatasi sampai sekedar membalikkan badan), maka hak Khiyar diperbincangkan (khilafiyah) di antara ulama. Yang terbaik, menurut hemat ana adalah, dikembalikan pada kesepakatan saat akad. Jika penjual setuju untuk menerima pengembalian setelah dicoba di rumah, maka bisa dikembalikan. Adapun jika tidak ada kesepakatan itu, maka pada dasarnya ia tidak bisa dikembalikan. Karena itu dalam islam, pembeli juga dianjurkan mengecek barang dengan baik saat akan membeli dan menyepakati hal-hal yang diperlukan dengan  penjual.
wallahu a'lam

10. Pak mau tanya sekarang kan banyak bisnis kaya mmm saling membantu member, seperti saya nanam modal 100 rb di suatu kantor dan bulan depan/ waktu yang di tentukan kita dapat modal kembali + bonus 30%/10% dll,itu untuk semua member dapat hasil sama/ seperti di bank. Apakah itu termasuk mubah? Maqruh? Haram? Syukron atas penjelasannya
Jawab : 
Itu bisa termasuk riba. Investasi dalam islam harus jelas. secara umum, jika memakai akad mudharabah, tidak boleh hasilnya (mis.30%) ditetapkan dan diketahui di awal. Kalau memakai akad pinjaman, tidak boleh ada tambahan sama sekali. MMM adalah jenis permainan yg berbahaya, secara hukum konvensional maupun secara hukum syariah. Secara konvensional ia adalah  pyramid game yang sudah banyak dilarang karena hanya memutar-mutar uang di antara peserta. Secara syariat, akad dan bisnisnya tidak jelas (gharar).

11. Kalau  ada kantornya juga ada badan hukumnya seperti bank apa juga termasuk haram pak, sebab pemerintah mengijikan
Jawab : 
Bank konvensional memang legal dari segi undang-undang, tapi transaksinya ribawi, secara islam, hukum riba sudah jelas, tidak boleh

12. Assalamualaikum wrwb pak ust. Bagaimana dengan sistem tawar menawar dalam jual beli? Contohnya menjual pakaian yang tidak memakai harga bandrol. Otomatis kesepakatan harga akan berbeda-beda dengan setiap pembeli walaupun barang yang dijual sama.
Jawab : 
Waalaykumussalam wrwb. Boleh. tawar menawar adalah hal yang diperbolehkan dan 1 harga mengikat di 1 transaksi dengan seorang pembeli, tidak terikat pada transaksi dengan pembeli lain

13. Assalamu'alaikum pak ustaz nderel tanya ..gimana hukumnya bila ada penjual sembako bayarnya 1 bulan sekali lunas ambil barang lagi ibarate mengambil sembako mencapai 500 ribu byre 1 bln 550 itu uda kesepakatan penjual dan pembeli ...mhon penjelasan nya
Jawab : 
Boleh menjual dengan 2 harga yang berbeda (tunai dan cicil), dengan syarat; saat transaksi harus diputuskan mau memakai harga yang mana. dan, harga tidak boleh berubah jika sudah akad

14. Pak ust. Boleh gak saya minta gambaran/ sedikit  tentang Simpan pinjam syariah? Contoh kasusnya . Kalo berkenan. Contohnya pinjam uang untuk modal 1 juta. Nah bagi hasilnya itu bagaimana kepada sipeminjam uang.
Jawab : 
Jika memakai akad simpan pinjam, maka bentuknya bisa qardhul hasan atau wadiah. kedua bentuk akad ini tidak boleh menetapkan syarat tambahan nilai (bunga, marjin, dll) dalam akadnya. Namun jika memakai akad kerjasama bagi hasil, salah satu bentuknya adalah mudharabah, maka boleh ada tambahan ketika nanti dana investasi dikembalikan. Namun tambahan dalam mudharabah tidak pasti besarannya, karena tergantung hasil bisnisnya yang bisa dipastikan adalah nisbah bagi hasilnya (misal; investor 40%, pebisnis 60%). Lebih jauh lagi, bahkan bisa jadi investor (penyetor dana) kehilangan seluruh dananya jika bisnis tersebut merugi. Jual beli saham perusahaan-perusahan yang tidak melanggar syariah (bukan perusahaan rokok, bank konven, dll), hukumnya boleh. namun perlu diperhatikan adab-adab dan syarat jual belinya.

15. Bagaimana hukum Islam mengenai jual beli saham? Tapi dalam hal ini beli saham pada perusahan syariah.. Dan juga mengenai asuransi syariah?
Jawab : 
Asuransi syariah memakai skema yang berbeda tergantung negara dan perusahaannya, salah satu skema yg biasa dipakai adalah tabarru' dan wakalah. Tabarru' artinya kebaikan. maksudnya peserta asuransi menyetor dananya dalam pundi/tabungan tabarru', yaitu sbagai dana kebaikan yang bisa digunakan peserta yg membutuhkan. Selain itu ada juga akad wakalah, di mana para peserta sepakat mewakilkan pengelolaan dana tabarru' pada perusahaan asuransi, dengan membayar fee /ujroh atas pengelolaan tsb. Selain itu, bisa juga perusahaan asuransi syariah menawarkan akad mudharabah (bagi hasil), di mana peserta asuransi menyetorkan dana tuk dikelola sebagai dana bisnis oleh perusahaan asuransi pada investasi-investasi yang tidak melanggar syariah. keuntungan dari investasi tersebut dibagi antara peserta asuransi dan perusahaan sesuai kesepakatan

16. Pak ustad mau tanya. Bagaimana bank-bank syariah di Indonesia, apakah benar-benar syariah? Mohon penjelasan tentang asuransi menurut Islam tadz (afwan agak melenceng sedikit aja).
Jawab : 
Jika memakai akad bagi hasil, maka kita tidak boleh mengatakan "pinjam uang tuk modal". Karena dalam akad pinjaman tidak boleh ada bagi hasil.
maka kita katakan "ayo investasi di saya rp 1jt" setelah itu kita sepakati nisbah bagi hasilnya. misalnya kita tentukan, bagi hasil pemilik modal 40%, pengusaha (kita) 60%. Maka, ketika bisnis kita profit 200rb, maka pemodal dapat bagi hasil 80rb, dan kita (pengusaha) 120rb. Begitu seterusnya disesuaikan dengan syarat-syarat pengembalian modal. 
Bank syariah di Indonesia secara umum telah diteliti dan diawasi oleh MUI, dan bagi mereka yang tidak memiliki ilmu yang cukup, diperbolehkan taqlid pada ulama. Namun, memang belum sempurna. dan ketidaksempurnaan ini berbeda antara satu bank syariah dg bank syariah lainnya. tapi tetap, ini adalah alternatif yang jauh lebih baik daripada bank konvensional wallahul musta'an

17. Tadz, kalo beli beras harus cash ya? Kalo dalam jumlah banyak bagaimana?
Jawab : 
Merujuk pada hadits shahih muslim, maka tidak diperkenankan jual beli kredit makanan pokok, juga emas dan perak. baik jumlahnya sedikit maupun banyak. Jawaban ini juga melengkapi jawaban ana tentang sembako di atas.. jika sembako itu termasuk beras, maka tidak boleh kredit. namun yang selainnya boleh.
wallahu a'lam

Kebenaran datangnya dari Allah, dan janganlah kita menjadi orang yang ragu.
mohon maaf jika ada kekurangan
wassalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh

Doa Kafaratul Majelis...

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga Bermanfaat

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment