Tahsin - Ayat Ghoribah

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, November 12, 2014

Kajian Online WA Hamba  اللَّهِ SWT 15 & 16 Selasa,11 November 2014 18 Muharrom 1435 H Nara sumber: Ustz Miftah Materi: Tahsin Admin Ha 15 : Farabella Admin Ha 16 : Nury Editor : Indah Permata Sari Assalammu'alaikum ummi sholihah, bolehkan saya show sekarang? Ummi sholihat yang Insyallah dimuliakan Allah. Pada kesempatan kali ini insyallah kita akan belajar bersama dengan materi seputar Tahsin yang Ayat Ghoribah. Kita buka dengan melafadzkan basmalah. Ghorib artinya asing. Bacaan ghorib adalah bacaan asing. Yaitu bacaan yang tidak sebagaimana biasanya sehingga dikhawatirkan salah dalam membacanya. Agar tidak turut latah dan membiarkan terjadinya kesalahan, alangkah baiknya apabila kita mencatat ayat-ayat yang mengandung bacaan ghorib. Diantara hal-hal penting di dalam ayat ghoribah yaitu : 1. Saktah Adalah berhenti sejenak ketika membaca Alqur’an tanpa bernafas selama 2 harokat. Saktah ditemukan di beberapa surat yakni : surat alkahfi akhir ayat pertama, awal ayat kedua. terdapat diantara ayat “iwajaa” dan “ qoyyima”. Disaat kita membacanya, ayat ini tidak bisa disambung. Tetapi mengucapkan “iwajaa” kemudian berhenti sejenak tanpa bernafas selama 2 harokat baru mengucapkan “qoyyima”. Surat yasiin ayat 52. Pada ayat “mimar qodinaa” (saktah) “haadza ma…”. Surat al qiyamah ayat 27. Pada awal “wa qii laman” (saktah) “rooq” dan terakhir pada surat almuthofifin ayat 14. Pada ayat “kalla bal” (saktah) roona ‘ala qulubihim…”. 2. Imalah Terdapat pada surat hud ayat 41. Pada ayat “bismillahimajrooha”. Huruf ro berharokat fathah dibaca miring ke kasroh menjadi “bismilahimajreeha”. 3. Isymam Adalah menampakkan dhommah yang terbuang dengan isyarat bibir. Terdapat pada surat Yusuf ayat 11. Pada ayat “lata’manna”. Ketika membaca lata’manna pada saat di nun, bibir kita dimonyongkan atau dimajukan kedepan. 4. Tashil Adalah pengucapan hamzah yang kedua diantara sifat hamzah dengan alif. Terdapat pada surat Fushilat ayat 44. Pada ayat “a a’jamiyyun” dibaca “a ha’jamiyyun”. 5. Naql Adalah memindahkan harokat hamzah ke huruf sukun sebelumny. Terdapat pada surat hujurat ayat 11. Pada ayat “bi’sal ismu” dibaca “bi’salismu”. Kalaupun lupa mana yang dibaca saktah, isymam atau yang lainnya, biasanya ada tulisan kecil diantara ayat tersebut. saya udah show, sekarang gantian ummi-ummi sholihah ya yg show dan saya menyimak. Silahkan dibuka Alqur'annya dan coba cari ayat2 berikut : Yasin(52), Hud(41), Yusuf(11), AlFushilat(44), dan AlHujurat(11) Mohon dipraktikkan ya um ummi-ummi yg lain mana ya?, istirahat mungkin. saya cukupkan sampai disini dulu y kajian hari ini. jazakumullah khairan katsir kerjasamany. Ada pesan sdikit nh, Pada dasarny belajar al-Quran itu ada 2, yaitu at-ta'wid (membiasakan) dan at-takrir mengulangi) 1. Membiasakan membaca al-Quran dg baik dan benar 2. Jika bacaan salah, maka harus diulangi dg bacaan yg benar. Sama 1 lagi ummi2 belajar atur nafas ya biar tambah okeh maraukeh ngajiny, bisa dengan olahraga dan minum air putih yg cukup. Doa Kafaratul Majelis

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika “Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang aq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.” 
Semoga bermanfaat. wassalammu'alaikum

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT