Home » , , » Tahsin - Lanjutan Makhraj & Sifat Huruf

Tahsin - Lanjutan Makhraj & Sifat Huruf

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, November 5, 2014

Grup 102
Rekapan Kajian Rabu (5/11/14)
Pemateri : Ustadzah Fartianty
Materi : Tahsin - Huruf

Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh

Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiin..segala puji hanya bagi Alloh ..hari ini kita masih diberikan waktu untuk bisa menjadi bermanfaat..semoga Alloh bimbing kita menggunakannya maksimal dalam kebaikan

Shalawat dan salam semoga tercurah pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam juga para keluarga, para shahabat dan pengikut beliau sampai akhir zaman..semoga Alloh golongkan kita di dalamnya

Apa kabar ukhtii semua? Semoga keberkahan menyertai ukhtii sepanjang usia..

Kita lanjut materi tahsinnya yaa

22. Huruf ك
Makhraj
Pangkal lidah sedikit ke depan
Pangkal lidah bertemu dengan bagian rahang atas yg bertulang..ini yg menyebabkan ada benturan hams

Sifat
al hams( keluar nafas)
asy syiddah( suara tertekan)
al istifal( pangkal lidah turun)
al infitah( lidah terpisah dari langit2)
al ishmat( huruf sulit)

23 . Huruf ل
Makhraj
Ujung lidah setelah nun dari belakang.
Ujung lidah yg bertemu dengan 4 gigi seri atas
Jadi jangan melet yaa

Sifat
al jahr( tidak keluar nafas)
at tawasuth( pertengahan suara ditekan dan dilepas)
al istifal
al infitah
al ithbaq( huruf mudah)
al inhiraf( suara berbelok), dari ujung lidah ke kiri kanan lidah

26. Huruf و
      Makhraj : Dua bibir membentuk bulatan (yang ini harus manyun ya) 
      Sifat:
a.       al jahr (tidak keluar nafas)
b.      ar rakhaawah (suara terlepas)
c.       al istifal (pangkal lidah turun)
d.      al infitah (lidah terpisah dari langit-langit)
e.       al ishmat (huruf sulit)

27. Huruf ه‍
      Makhraj : Pangkal tenggorokan
      Sifat:
a.       al hams (keluar nafas)
b.      ar rakhaawah
c.       al istifal
d.      al infitah
e.       al ishmat

28. Huruf ي
      Makhraj : Tengah lidah bertemu langit-langit
      Sifat:
a.       al jahr
b.      ar rakhaawah
c.       al istifal
d.      al infitah
e.       al ishmat

Lanjut materi tajwid lainnya yaa
BAGAIMANA SUARA HURUF TERJADI?
1.      Benturan atau tumbukan, misal : tepuk tangan, palu dipukulkan
Di dalam pelafalan Al Quran hal tersebut terjadi pada huruf bersukun.
Huruf bersukun diucapkan dengan membenturkan atau mempertemukan antara dua organ bicara (bibir, lidah, langit-langit, tenggorokan, gigi).

2.      Melepaskan atau menjauhkan dua materi fisik, misalnya kertas disobek, kayu dipatahkan
Ini terjadi pada huruf berharakat
Huruf berharakat diucapkan dengan menjauhkan atau melepaskan antara dua organ bicara tergantung harakatnya, seperti mim fathah (melepaskan dua bibir)

3.      Getaran, misalnya mistar digetarkan.
Ini terjadi pada huruf mad dan lin
a.       untuk fathah bertemu alif diucapkan dengan menggetarkan pita suara di tenggorokan disertai terbukanya mulut dan lidah pada posisi istirahat
b.      untuk dhommah bertemu waw sukun diucapkan dengan.menggetarkan suara di tengorokan disertai membulatnya bibir pada waw dan pangkal lidah terangkat
c.       untuk ya sukun setelah kasrah diucapkan dengan menggetarkan pita suara di tenggorokan disertai turunnya rahang dan tengah lidah terangkat


CARA MENGETAHUI MAKHRAJ HURUF
1.      Selain huruf mad (alif, waw dan ya), sukunkan dan tambahkan hamzah washal di awalnya dengan harakat apa pun, lalu ucapkan dan dengarkan. Dimana suara terputus itulah makhrajnya.
Contoh: ٱتْ, ٱِثْ

2.      Untuk huruf mad, tambahkan hutuf hamzah washal di awalnya dengan harakat yang sesuai/serasi (alif dengan fathah, ya dengan kasrah, waw dengan dhommah)


TANYA JAWAB
1.      Ustadzah, belum paham yang cara mengetahui makhraj huruf. Yang contoh nomor satu itu suara terputus di huruf nun sukun ya?
Jawab:
Misalnya .. kita ingin tau makhraj ت dimana, maka beri hamzah washal di depannya dan sukunkan huruf ta nya

2.      Mau tanya ustadzah, jika huruf yang di fathah itu ketemu wau yg di sukun tapi depannya ada huruf alif, bacanya panjang atau pendek? Alifnya depan wau
Jawab:
Bacanya pendek kecuali di akhir baca kalau pun posisi dia di tengah ayat, maka bacanya bisa 2,4,6 harakat.

3.      Contohnya di surat apa, ustadzah?
Jawab:

Di surat Al Quraisy. Di akhir ayat li iilaa fiquraiiiisy..ii dibaca 2,4,6. Tapi bila dilanjut ayat satu ke dua.. li iilaa fiqaraisin ii laa fihim... maka ii dibaca satu harakat aja

TEMPAT KELUAR HURUF ARAB

Huruf arab terbagi:
1. Huruf abjadiyah, berjumlah 28 huruf
2. Huruf hijaiyah, berjumlah 29 huruf

Huruf hijaiyah
Ada 29 huruf. Nashr bin 'Ashim Al Laitsi(W 90 H) menyusun urutannya berdasarkan kemiripin bentuk tulisannya. Ia beri titik pada huruf untuk membedakan huruf2 yg memiliki kesamaan bentuk

Perbedaan jumlah huruf dengan abjadiyah adalah bila huruf hijaiyah ditambah لا


Huruf hijaiyah itu adalah

أ ب ت ث ج ح خ د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ع غ ف ق ك ل م ن ه‍ و لا ي.

Alif yg pertama adalah hamzah yg . Adapun huruf alif yg berfungsi sebagai huruf mad adalah huruf yg disebut lam alifلا. Sebab hutuf alif selalu bersukun dan huruf yg terletak sebelumnya selalu berharakat fathah

 Lanjutkan materi sedikit yaa..

Huruf hamzah semula tidak ada dalam bentuk tulisan, meski telah ada dalam pengucapan keseharian orang Arab kala itu.

Adalah Al Khalil bin Ahmad Al Farahidi (W 175 H) yg menemukan bentuk tulisan huruf hamzah ء yaitu berupa kepala huruf 'ain ع karena kedekatan tempat keluar dua huruf tersebut


Afwan mau tanya..di sini ada yg pernah tanya nun wiqayah nuqtulu kaah?

Nun yg kecil itu ya ustdzah?? Iya aq yg prnh tanya

Yg pertanyaannya nun wiqayah dibaca dhommah ..itu mb hanny yg bertanya?
Iya ustadzah

J: Mb hanny saya menemukan bacaan itu di surat yusuf ayat 9.. hanya saja tidak di tengah ayat tapi di awal ayat..benar yg itu bukan?

Iya Ada d surat yusuf ustadzah

T: Nuqtulu ya d baca nya?!
Gmn cara bedain itu dbaca kasrah ap dhommah?
J: Kalo benar yg itu maka ada perbedaan saat washal dengan waqaf mb

Nun wiqayah di ayat itu terjadi bila dibaca washal atau disambung..bacaan nun wiqayahnya ttp kasrah jadi bila disambung dg ayat sebelumnya jadi
Inna abaa naa lafii dhalaalimmubiiniqtulu...

Bila dibaca waqaf..artinya dipisah maka terdapat kaidah hamzah washal..bila di awal kalimat..ada hamzah washal lalu huruf selain lam yg sukun setelah itu huruf berharakat dhammah maka ham zah washal menjadi dhommah sehingga dibaca..UQTULUU

Saat waqaf maka nun wiqayah tdk berfungsi..nun wiqayah berfungsi bila ada tanwin bertemu dengan hamzah washal

Hamzah washal adalah hamzah yg dicuekin kalo di sambung..dibaca saat di awal kalimat

T: yg num wiqayah ktmu hamzah washal lg jg blh Bun.. Krn kadang sy suka bacanya pakai fathah bkn dhomah

J: Mb dewi..
Kl nun wiqayah dibaca kasrah..nii
Yg beda2 adalah kaidah hamzah washal di awal kalimat..
1. Hamzah washal setelah nya huruf mati setelahnya dhommah maka hamzah washal( bukan lam) baca dhommah
2. Hamzah washal sebelumnya huruf mati( bukan lam) sebelumnya lagi fathah atau kasrah maka hamzah washal di baca kasrah..contoh ٱذْهَب maka dibaca idzhab

3. Hamzah washal sebelumnya lam mati maka hamzah washal menjadi fathah

T: Ustadzah, kalau yg nun wiqoyah ada lg disurah al humazah. Kl ayah saya srng mmbacanya digabung ayat 1 dan 2 tp klw saya dipisah. Lbh utama yg mana ustdzah?

J: Mb ulfa..
Mmg ada cara baca al humazah 1&2 bila digabung dengan nun wiqayah..sama2 baik mau diwashal atau diwaqaf

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

Ketik Materi yang anda cari !!