Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , » Urgensi Syahadatain

Urgensi Syahadatain

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, November 26, 2014

Kajian Online WA Hamba اَللّه SWT Ummi  27 dan 28
Hari, tanggal : 25 November 2014
Narasumber : Ustz. Gita Ayu
Judul Kajian :  Syakhsiyah islamiyah                  
Admin.        : Ophie & Nunik
Editor          : Indah Permata Sari

Urgensi Syahadatain :

Kita sebagai seorang muslim, yang sudah mendapatkan nikmat islam sejak awal kelahiran kita, mgkn akan terbiasa dengan 2 kalimat yang besar makna dan konsekuensinya. Sudah terbiasa lisan kita melafadzkan dalam sholat sholat kita.
Sebagai makhluk berakal, manusia mendapatkan amanah kepemimpinan di bumi ini, dan tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa pertanggung jawaban. Terutama dalam hal mengambil sikap atau pilihan yang tepat dan benar sesuai dg posisinya sbg makhluk berakal tanpa didasari hawa nafsu. Terlebih dalam hal yang mendasar yaitu tentang penghambaan dan penyembahan.
Mari kita bersama mentelaah pentingnya 2 kalimat dahsyat ini.. Asyhadu alla ilaha illallahu wa Asyhadu anna muhammadar rasulullahu

• Syahadatain :
  - syahadat tauhid -> persaksian bahwa tidak ada Tuhan yg berhak disembah selain Alloh
    -> menuntut dilakukannya peng-Esa-an dalam penyembahan, hanya pada Alloh BUKAN disertai dg penghambaan pada sesama makhluk Alloh
  - syahadat risalah -> persaksian bahwa nabi Muhammad saw adl utusan Alloh
    -> menuntut kita unt ittiba' pada semua ajaran yang dibawa oleh Rasulullah saw dan menjadikannya sebagai panutan dalam menjalannya Islam

• Syahadatain adl pondasi utama, diatasnya dibangun aqidah Islam yg shohih, akhlak yg mulia dan ibadah yg benar

• Penting/Urgensi Syahadatain
  - Pintu masuk Islam (47:19, 37:35, 3:18, 7:172, 25:23, 39:64-65)
    -> unt masuk Islam, seseorang hrs menyatakan persaksiannya atas kebenaran Islam dg ucapkan syahadatain. Maka dia akan memiliki hak dan kewajiban yg sama dg muslim yg lain, aman dan damai dalam naungan Islam
  - Intisari ajaran Islam (2:21, 51:56, 21:25, 33:21)
    -> scra global Islam terdiri dari aqidah dan syariah. Sisi lain islam trdiri dari ibadah, akhlaq dan mu'amalat merupakan implementasi dari syahadat tauhid dan syahadat risalah
  - Azas Perubahan (6:122, 33:23, 37:35-37)
    -> ketika memulai membangun masyarakat, yg dilakukan Rasulullah pertama kali adl merubah keyakinan yg ada ddlm jiwa masyarakat jahiliyah. Dg syahadatain, terjadi perubahan besar yg sangat mendasar dlm seluruh aspek kehidupan. Masyarakat jahiliyah hijrah dari kegelapan menuju cahaya yg terang benderang
  - Inti Dakwah para Rasul (60:4, 18:110)
     -> seluruh Rasul Alloh menyeru satu hal kepada ummatnya "Fattaqullah wa athii'uni" (bertaqwalah kepada Alloh dan taatilah aku)
  - Keutamaan yg Besar
" Barangsiapa mengucapkan Laa ilaha illallah, ia masuk surga"
" Barangsiapa mati sedang ia mengetahui bahwa tidak ada tuhan selain Alloh, ia masuk surga"
" Dua kata yg ringan diucapkan namun berat timbangannya, yakni : Laa ilaaha illallah, Muhammad rasulullah"

Tanya dan Jawab group 27

Tanya: 
1. Ternyata jika mau surga, cukup syahadat saja? Wah tdk terlalu susah ya?

Jawab :
Inilah mengapa di jaman Rasulullah pemuka2 Quraisy susah diajak masuk Islam bun.. Karena syahadat tidak hnya diucapkan namun besar konsekuensinya..

Syahadat tauhid : kita memurnikan aqidah qt, kita menyembah hnya pada Alloh, kita lepaskan semua ikatan2 tauhid selain pada Alloh.. Aplikasinya bnyk bun, tidak hnya sekedar ucapan :)

Syahadat risalah : dalam pemurnian aqidah, kita dtuntun unt mengikuti sunnah Rasulullah saw.. Bagaimana ibadah2 yang benar sesuai dg yg dcontohkan rasul, bagaimana akhlaq yg baik sbagaimana rasul, bgmna cara bermuamalah dg sesuai dg teladan rasul..

Tanya
2. Mau tanya ustz..klo orang mualaf..itu kan bc syahadat ya ustz..apakah hrs dipersaksikan oleh kyai ato pemuka agama?ato apa boleh cm dua 2 orang perempuan Islam saja..terima kasih atas jawabannya ustdz...

Jawab

Ketika ada org non muslim ingin menjadi mualaf, maka tidak ada kewajiban baginya untuk membaca syahadat ddepan saksi. Krn syahadat itu diucapkan, dyakinkan dlm hati dan diamalkan lewat perbuatannya.
Adapun ikrar didepan saksi hanya untuk mengumumkan bahwa dia sudah berubah agama dan berfungsi untuk merubah pandangan umum sehingga mereka bisa memperlakukannya sebagai muslim.

Tanya
3.Hampir sluruh umat islam di indo bs mngucapkan syahadat bagaimana urgensi dlm kehidupan sehari2.. atau sekedar yg penting syahadat diucapkn terus sdh?

Jawab

Banyak urgensi dari syahadat spt yg sdh sya tuliskan tadi, salah satunya adl azas perubahan, dengan bersyahadat qt harus memahami bahwa qt mesti meng-Esa kan Alloh dalam hal penghambaan dan penyembahan. jika smw ummat indo sdh mengucap syahadat dan memahami pentingnya, maka akan berkurang kebiasaan2 yg merusak peng-esaan tersebut. Misal sesajen, minta berkah ke kuburan, mendatangi paranormal. Hilang pula kebiasaan berjudi, mabuk, pelacuran dsb.. Itu adalah hasil dari syahadatain yg benar dlm hal pemaknaannya

Orang pun akan terbiasa menjalankan sunnah Rasulullah saw, membersihkan hati dsb

Tanya:
4. Numpang tanya ya um
Ustad... Mo tanya adakah yg bisa membatalkan syahadat kita selain murtad...
Maksudnya apakah ada yg membatalkan syahadat kita

Jawab
Hal2 yg membatalkan syahadat :
1. Syirik (menyekutukan Alloh)
a. Kecil : berlafadz sumpah dg nama selain Alloh, mengkalungkan jimat dan meyakini bhwa itu akan menyelamatkannya, riya' (melakukan dan tidak melakukan perbuatan krn org lain), sum'ah (ingin dipuji makhluk Alloh stlh melakukan kebaikan)
b. Besar : cont. menyembah makhluk Alloh yg lain, meminta pertolongan kpd org2 yg sdh mati
2. Menyimpang dari kebenaran
3. Nifaq (tampaknya islam, yg tersembunyi kafir)

Hal2 ini dapat merusak bahkan membatalkan syahadat kita..
Lebih lengkap akan dibahas dmateri selanjutnya bunda

Tanya
5. Assalamu'alaikum..
Mau tnya umm gita..
Sekarang banyak banget kaum non muslim yang dengan lancar melafalkan lafal syahadatain, hukumnya apa ya umm?
Lalu apakah kita wajib mengingatkan mereka?

Jawab :

'Alaykumussalam wr wb
Wah iyakah bunda? Kalau yg saya tau mmg bnyk kaum non islam yg ucapkan alhamdulillah, insyaa Alloh dsb, tp sya tdk pernah tau ada yg "berani" berucap syahadat.
pengucapan syahadat itu harus dlm kondisi kita sadar (berakal). Ktka kita tau bahwa org2 tsb mengucap syahadat maka kewajiban qt memperlakukan mrka sbg muslim. Namun bl hnya dibuat main main maka itu urusan dy dg Alloh bun. Krn ktka mereka berucap syahadat maka mrka sdh memiliki hak n kewajiban sbg muslim.

Diperjalanannya mereka hny bermain2, atw tidak melaksanakan syariat Alloh, kita harus menasehatinya.

Ust mau tanya, berkaitan dgn syirik salah satu hal yg membatalkan syahadat, apakah org2 yg melakukan proses penyembuhan penyakit dgn menuliskan ayat2 alquran dikertas dan diminumkan itu termasuk syirik?

Jawab :

Yg pernah dicontohkan rasulullah dengan pembacaan ayat2 Alloh kemudian ditiupkan kedalam air yg akan diminum.

Namun dalam hal ini dg menuliskan ayat2 alquran dkertas dan diminumkan itu termasuk syirik bun, jika mereka meyakini bahwa yg menyembuhkan adl tulisannya bukan Alloh

Sama halnya dalam berobat ke dokter, ktka mereka meyakini bhwa yg menyembuhkan adl obat/dokternya itu juga tmsk syirik. Krn sbnrx yg menyembuhkan adl Alloh dg perantara obat/dokter

Tanya dan Jawab group 28

Pertanyaan 1:
Bagaimana kita tahu bahwa syahadatain kita benar. Sedangkan di Indonesia sendiri banyak yang Islamnya hanya di ktp dan Islam karena orang tua?

Jawab :
Syahadatain itu tidak sekedar ucapan bunda namun ada konsekuensi didalamnya, harus diyakini dlm hati dan diamalkan dg perbuatan.
Untuk memastikan syahadat kita benar maka konsekuensi unt merealisasikan syahadat itu harus dilaksanakan bunda. Memurnikan penghambaan dan penyembahan hnya pada Alloh, mengikuti ajaran Rasulullah saw. Implikasi syahadat ini luas y bunda, dalam segi apapun masalah riski, jodoh, dlm hal ketaatan kita pada pemimpin dsb

Bagi org2 yg mgkn tampak hanya islam ktp atw keturunan, misal muslim tp tdk beribadah, maka kita berupaya unt mengingatkan sedikit demi sedikit, kita fahamkan, kita beri nasehat. Bisa jadi bunda, mereka spt itu krn tdk tau y bun

Pertanyaan 2:
Ustadzah, seorang muslim meski shalat 5 wkt,tp ktk dia brbuat syirik..maka gugurlah ketauhidanya tsb. Tak ada lg tmpt d syurga baginya..Dan fenomena ini sgat merajalela d tngah2 masyarakt kita. Kadang, kita sadarkn dg taujih d pngajian2 jg msh sj.
Ada solusi tdk ustadzah, teknik/ cara/ methode lain?
Jazakllah khoir

Jawab :
Kadang memang susah y bun, di pengajian iya semua ktka keluar masih tetap dilakukan..
Nasehat itu bisa efektif sptx dengan menasehati scra individu y bun.. Dgn cara qt silaturahim, kita ajak berdiskusi, pemahaman yg terlahir dari kesadaran individu cukup efektif..

Jika masih saja susah, pendekatan dakwah kepada anak2 mereka jg salah satu metode yg tepat. Kita ingat bagaimana rasulullah dihinakan oleh penduduk Thoif, ktka akan meminta suaka. Namun dg doa n keyakinan rasul maka anak keturunan mereka pun  akhirnya masuk islam.
Tidak sedikit ortu yg dpt hidayah melalui perantara keturunannya (anak atau cucunya)

Metode yg sangat efektif adl doa
Doa seseorang yg tidak diketahui oleh org yg didoakan, akan mudah dikabulkan oleh Alloh

Bismillah smg bermanfaat usaha kita unt melunturkan kesyirikan ditengah masyarakat y bun

Pertanyaan 3:
Ustadzah, pnya methode mnarik tdk, u mngajarkan k anak ttg tauhid.
Kadang dlm pgaulan shari2,kalo anak sdg kumpul dg tman2ny,sering main takut2an hantu..scara tdk langsung,plan2 akan mbekas d benak anak hingga dewasa kelak,bhw mrk lbh takut kpd hantu drpd Allah..akhirnya g brani ambil air wudhu sndri,bobo sndri dll

Jawab :
Tergantung usia y bun, pemahamannya sesuai dengan penerimaan anak tersebut. Awalnya kita mesti kenalkan Alloh, siapa Alloh? Karena Alloh, bunda, ayah dan adik ada disini.. Alloh sayang kita y nak, Alloh yg beri kita hadiah.. Jadi memahamkan si kecil bahwa semua itu dari Alloh dan smw2 dikembalikan pada Alloh..

Pengalaman pribadi y bun, ktka anak takut akan gelap atw sosok2 seperti hantu dsb, saya blg, jgn takut sayang kan kita punya Alloh.. Jadi memang mengenalkan Alloh, atw melibatkan Alloh sedini mgkn dihadapan anak2 kita

Pertanyaan 4:
Untuk mendoakan Indonesia yang masih sangat dekat dengan kesyirikan berarti harus ada kesepakatan antar-orang-orang sholih ya.. (Afwan.. Sangat prihatin, soalnya)

Jawab :
Iya bun sepakat, apalagi berita akhir2 ini ada ritual macam2, sungguh menakutkan. Jgn sampe antara org sholih slg menyalahkan, bertengkar dsb, hingga lupa bhwa masalah ummat sgt banyak, trtma dlm hal kesyirikan

Pertanyaan 5:
Afwan ustadzah,,menyambung pertanyaan, ketika sodara saya memberi air unt diminumkan ke ortu saya yg sedang sakit, yg katanya air itu bisa unt menyembukan penyakit, itu termasuk syirik kan us? Yg saya tanyakan  bagaimana unt  memberi pengertian kpd sodara saya itu us? Sementara itu adalah profesinya?

Jawab :
Bun, jangankan seperti itu, bahkan ktka kita meminum obat dari dokter, dan mengatakan bahwa obat ini lho ces pleng, bisa menyembuhkan.. Maka perkataan itu juga hampir2 merusak syahadat kita.
Krn kita jd yakin bahwa yg membuat kita sembuh adl obat tsb. Harusnya kita meyakini bahwa yg menyembuhkan adl Alloh dg perantara obat tsb biidznillah..

Kl tentang air yg sudah didoakan atau air ruqyah maka itu tdk mengapa, asal doanya sesuai dg yg dcontohkan nabi. Namun kl doax itu tdk sesuai dg yg dcontohkan nabi, misal isinya jampi2 atw doa2 bid'ah.. Maka itu sdh termasuk syirik..

Kl itu sdh menjadi profesi, kita harus menasehati pelan2 bun, bahwa menyebarkan kesyirikan itu dosanya lbh berat. Lalu kita beri alternatif usaha yg lain
Sambil didoakan y bun.

Baiklah bunda kajian hari ini kita cukupkan sekian. Dan kita tutup dengan membaca istighfar 3x dan hamdallah. Serta dengan

Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك 

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika 

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”. 
                           

 ​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Terbaru