Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

GHUNNAH

Kajian Online Hamba الله SWT

Selasa, 16 Desember 2014
Narasumber : Ustadzah Sri
Rekapan Grup Nanda 127-128 (Farida – Amalia)
Tema : Tahsin
Editor : Rika Arisandi / Rini Ismayanti


GHUNNAH

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Gimana kabarnya nanda semua ?
Semoga Allah selalu limpahkan keberkahan dan rahmatnya untuk kita semua yaa..
Sayaafakillah yaa nanda winda.. semoga sakitnya diangkat Allah dan dihapus dosa-dosanya.. aamiin
In sayaaa Allah mnggugurkan dosa selama sabar dan tidak  mengeluh.
Yuk kita buka kajian kita siang hari ini dengan membaca Basmalah..
بسم الله الرحمن الرحيم
pekan kemarin kita belajar Ta'awudz dan Basmalah yang betul panjang pendeknya ya
Hari ini kita belajar tentang Gunnah.. ada yang tau apa itu gunnah ?
Ada yang bisa jawab ?
Gunnah.. mendengung  ? ummi ?
Iya betul, gunnah adalah suara yang keluar dari rongga hidung (dengung).
Bacaan gunnah harus ditahan selama 3 harokat.
Nah, sekarang dengarkan audionya dulu yaa.. masih sama dari Ustadz Abu Robbani
Ketika بذ،  kita seperti tersenyum (tarik bibirnya kanan kiri),, beda dengan بظ agak mnggembung Kalau   ض ، lidahnya ndak keluar
ظ، lidah keluar sedikit ya
Dibuka lagi, beda tempat keluarnya ya..
Nanti pertemuan-pertemuan  akan datang in shaa Allah kita blajar tentang ini ya.
Tanya Jawab 127 :
1. tanya ummi,  kalo ada teman minta diajarin membaca al qur'an sedangkan dia nya ini sama sekali belum bisa baca al qur'an apa harus diajarin tajwid nya duluu, ,sedangkan kita sendiri juga masih terus belajar maksudnya belum pintar-pintar  banget, , bagaimana sikap kita umm ?  terus hukum membaca al qur'an dengan tajwid itu wajib ya umm?
Jawab :
Hukum membaca Al Quran dengan bertajwid adalah Fardhu 'Ain (wajib untuk tiap-tiap orang)
Namun untuk tahu nama-nama hukumnya, nama jenis-jenisnya adalah Fardhu Kifayah (jika sudah ada yang mmpelajari, yang lain gugur kewajibannya)
Bagi kita-kita yang masih muda, fresh.  alangkah baiknya tetap mempelajari ilmu tajwid (nama-nama, hukum, definisi, macam-macamnya)

2.Ummi tanya
Kalau kita lagi haid itu apa boleh kita baca al qur’an tapi niatnya untuk belajar tajwid nya dan makhorijul hurufnya
Jawab :
Dalam rangka belajar boleh nanda Effih..

3.Ummi tilawahnya sapa yaa yang bisa jadi referensi murotal ?
Jawab :
Sayaaikh Misayaari Rasayaid bagus pelan, Sayaaikh Al Ghomidi, Sayaaikh Ali Basayafar

4.Ummi berarti ghunnah itu lebih panjang dari mad thobi'I ? Kalau tidak salah ingat mad thobi'i 2 harokat
Jawab :
Iya betul, gunnah amannya 3 harokat, kalau mad thobi'i 2 harokat saja

5. 3  harokat : 3 ketukan yaa umm ?
Jawab :
Lebih mudahnya seperti itu

Tanya Jawab 128 :
6. Ketika kita membaca al qur'an tidak diterapkan tajwidnya hukumnya  bagaimana ya ?
Jawab:
Kalau nanda sudah fahan ilmunya dan tidak diterapkan maka berdosa, lain halnya ketika kita lupa dan belum tau hukum dan cara bacanya. Contoh, kemaren kita sudah belajar Ta'awudz dan Basmalah yang benar, nah wajib bagi kita mempraktekkannya sesuai kaidah tajwid, sudah tidak boleh salah-salah lagi ya.
Pada kata A'uudzu -- uu-nya lebih dari 2 harokat sepertinya..
kemudian pada kata min-sayaarril (tahan 3 harokat ya sayang, ikhfa haqiqi)
pada kata A'uudzu -alif dan 'ainnya dibedakan ya-
Kemudian min-sayaarril (pakai sayaa ش tebal)..
Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan denga lancar. semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Amiin....
Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan do'a kafaratul majelis:


سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh


​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ