Home » , » HAADZAA HAADZIIHII

HAADZAA HAADZIIHII

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Thursday, January 1, 2015

Kajian Online Hamba الله SWT

Rabu, 31 Desember 2014
Narasumber : Ustadzah Fathihah
Rekapan Grup Nanda 112 (Wiwin/Indah)
Tema : Bahasa Arab
Editor : Rika Arisandi / Rini Ismayanti


HAADZAA HAADZIIHII

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Apa kabar Nanda ?
هل أنتن بخير ؟
Hal antunna bi khair ?
Apakah kalian baik-baik saja ?

Sekarang kita akan belajar tentang
هذا & هذه
Haadzaa = ini (untuk mudzakar)
Haadzihii = ini(untuk muannats)

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله رب العالمين
والصلاة والسلام على رسول الله محمد صلى الله عليه وسلم
Nanda semua yang tercinta
Pelajaran kita sekarang ini adalah tentang penggunaan
-
هذا
-
هذه
-
ذلك
-
تلك
Haadzaa/
هذا = ini(utk mudzakar/male) digunakan utk menunjuk suatu benda(mudzakar/male) jarak dekat.
Contoh :
Haadzaa kursiy = ini kursi
Haadzaa qalam = ini pen
Haadza maktab = ini kantor

Haadzihi/
هذه =ini(utk muannats/female) digunakan utk menunjuk suatu benda(muannats/female) jarak dekat.
Contoh :
Haadzihi madrasah = ini sekolah
Haadzihi syanthah = ini tas
Haadzihi sayyaraarah = ini mobil

Dzaalika/
ذلك = itu(utk mudzakar/male ) digunakan utk menunjuk suatu benda(mudzakar/male) jarak jauh.
Contoh :
Dzaalika qamar = itu bulan
Dzaalika najm = itu bintang

Tilka/
تلك = itu(utk muannats/female) digunakan utk menunjuk suatu benda(muannats/female) jarak jauh.
Contoh :
Tilka syams = itu matahari
Tilka kurrah = itu bola

Silahkan dibaca
Jika ada yang masih belum jelas, silahkan bertanya

Tugas : berikan contoh lain seperti yang sudah dicontohkan..

TANYA JAWAB

Tanya:
Ummi.. kalo biasanya belajar bahasa arabkan pake akhiran tun.. gimana ummi?
Jawab:
Maksudnya ?
Tanya:
Akhiran un.. umii..Haadzaa kitaabun = ini buku
Haadzihi mistharatun = ini penggaris
Dzaalika baabun = itu pintu
Tilka faniilatun = itu kaos
Jawab:
Yang benar ya seperti baca alQur'an...kalo terus, akhiran tetap dibaca, tapi kalau berhenti, akhiran an/in/in jd hilang & jadi sukun/mati pada huruf yang ada akhirannya itu kan ?
Tulisannya : haadzaa kitaabun
Bacanya : haadzaa kitaab

Tanya:
Umi, mau tanya..  Kalau untuk kita benda misal maktabun, khizaanatun ada perbedaannya kah antara mudzakar dan muannats ?
Jawab:
Maktabun (baca : maktab)=mudzakar.karena tidak ada ta' marbuthahnya
Khizaanatun (baca : khizaanah)=muannats.karena ada ta' marbuthahnya dibelakang.
Diantara cirri-siri muannats itu ada ta' marbuthahnya. Tapi tidak semua yang ada ta' marbuthahnya itu muannats.
Contoh :
Maesarah (
ميسرة )kl di Arab itu adalah nama orang laki-laki.
Berarti Maesarah=mudzakar.

Tanya:
Haadzihi sabburotun .. seperti ini bener ga umi?? Maaf umi kalau masih slah..
Jawab:
Benar...

Tanya:
Pake tulisan ja ummi, agar kita lebih muda bedain antara yang muadzakkar dan muannats... Afwan ummi. Kita juga masih minim mufradah/kosa kata.
Jawab:
Untuk membedakan mudzakar & muannats sebenarnya mudah...
Haadzihii sabbuurah=ini papan tulis.
Sabbuurah; muannats.krn terdengar bunyi "h"/"ah" dibelakangnya...

Tanya:
Haadza baabun. Ta marbuthoh bukan ummi...
Jawab:
Un dibelakang itu bisa berubah-ubah sesuai ia jadi apa.kalau jadi subject/predikat, maka un.kalau jadi object, maka akan jadi in.kalau ada huruf jar sebelumnya maka akan jadi in.
Iya ta'marbuthah di akhir dibaca "h" bukan ?
Contoh :
Haadzaa kitaab(un)=ini kitab.
Asytariy kitaab(an)=sy beli kitab.
Kitab bisa jadi kitaabun & kitaaban.tergantung posisinya sebagai apa.

Tanya:
Hadzihi mahfadhoh, Hadza Qolam
Jawab:
Mumtaaz Nanda. Mudahkan membedakan mudzakar & muannats. Akhiran un/an/in diperlukan utk ujian tulisan. Jika ingin lancar percakapan, tinggalkan akhiran un/an/in. Tinggalkan dulu msksudnya. Bukan tinggalkan sama sekali.
Bisa ksh contoh lain ?

Tanya:
Aktubu Addarsa 'ala sabburatin
Jawab:
Mumtaaz


Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan
kita tutup kajiannya ya dengan doa kafaratul majelis..

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh


​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ



Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT