Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Keutamaan membaca Al Qur'an

KAJIAN ONLINE HAMBA ALLAH SWT
Narasumber : Ustadz Abdussalam
Materi : Keutamaan membaca Al Qur'an
Tgl : 25 Desember 2014
Grup : M108 Nanda
Notulen : Riski Ika Wati & Alin
Editor Ira : Wahyudiyanti

MATERI
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Langsung masuk tema kajian ya
Tema kita hari ini "Keutamaan membaca alQur'an'
ada banyak hadist yang menerangkan keutamaan membaca alQur'an
Dari Abu Musa Al-Asy’ari RA, ia berkata : Telah berkata Rasulullah SAW : “Perumpamaan orang mukmin yang membaca AlQuran, bagaikan buah Utrujjah, harum baunya dan lezat rasanya. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca AlQuran, bagaikan buah kurma, tidak harum dan rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca AlQuran, bagaikan bunga (rihanah), harum baunya dan pahit rasanya. Dan orang munafik yang tidak membaca AlQuran bagaikan buah Handzalah, tidak harum dan rasanya pahit.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari Abu Umamah RA, ia berkata : “Saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Bacalah oleh kamu sekalian AlQuran, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari qiamat sebagai penolong bagi para pembacanya.” (HR. Muslim).
Dari Aisyah RA, ia berkata : telah bersabda Rasulullah SAW : “Orang yang membaca AlQuran dengan mahir, akan bersama-sama malaikat yang mulia lagi taat, dan orang yang membaca AlQuran dengan terbata-bata dan merasa berat, maka ia mendapat dua pahala.” (HR. Bukhari).
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30).
#TANYA JAWAB#
T : Ustadz dr HR.Bukhari diatas disebutkan bahwa "org yg membaca AlQur'an dgn terbata2 dan merasa berat maka ia mendapat dua pahala" knp bisa bgtu ustadz? Lalu jika org yg membaca AlQuran dgn ikhlas dan lancar bagaimna?
J : hadist diatas adalah perumpamaan. karena alQuran begitu mulia , orang yang malas saja dapat pahala apalagi lancar Dan ikhlas tentu kedudukannya berbeda. masalah ikhlas atau belum dimulai Dari niat. jika kita menunggu ikhlas membacanya trus kapan lagi dong bacanya hehe
T : Oh jd wajar yah ustadz nembaca karena paksaan yang dlakukan berulang" dn akhrnya Insya Allah bs istiqomah baca n ikhlas
J : naam
mumtaz bu
semoga kita semua diberi hidayah
Dan smoga bisa memperbaiki niat
berlomba lomba dalam kebaikan dibolehkan
T : Bismillah
Sy ingin brtanya ustadz
Ad kasus seperti ini
Ada seorang akhwat sedang bersemangat menghafal quran
Sehari2 nya dia mencukupkan diri utk menambah hafalan dan muraja'ah sj tanpa tilawah. Bagaimana tanggapanny ustadz?
Apkah ini baik?
ataukah bagaimana lbh baiknya?
J : subhanallah akhwatnya rajin
coba ditingkatkan lagi dengan tilawah harian
kalau bisa dibedakan antara target tilawah harian, murajaah hafalan
dan target hafalan harian
bisa saja , jika sudah benar benar lancar dan ditahshih oleh ustazahnya namun hendaknya membuka mushaf tetap dilakukan untuk menghindari kesalahan bacaan
karena ulama mashyur pun selalu menyempatkan  diri membuka mushaf
T : Misal tilawahnya pd surat yg sedang dihafal di ulang2 gtu bgmn ustadz?
Karena merasa tdk cukup waktu utk tilawah surat lain
J : boleh
T : Ustadz apakah benar suara akhwat itu aurat ?? Krn setahu fifit auratnya hny ketika suara nya d buat buat.
Nah bagaimana kl ada akhwat bertilawah dgn menggunakan speaker. Sprt d indo" saat ramadhan gt
J : Suara wanita bukan aurat...batas aurat wanita muka n telapak tangan
Dlu zaman Rasulullah, saat Rasul berbicara dg wanita tanpa perantara mahram, bgitupun dg istri2 Rasul ketika berbicara dg sahabat Nabi tanpa perantara..
Tetapi bila saat wanita itu brbicara dg suara yg dbuat2/dilembut2kn yg tdk blh
T : Ustadz apakah kita bisa mentafsir AlQuran hanya dgn membaca artinya saja?
J : Untuk mentafsir ayat diperlukan pemahaman bahasa Arab yang baik baik Dari kaidah nahwu maupun sharaf
ayat ada yang boleh ditafsir ada juga yang *tidak boleh ditafsir
*yang tidak boleh ditafsir yang berkaitan dengan dzat Allah Dan ayat mutasyabihat
T : Ustad klo ada seorang wanita di tanya blm siap baca al quran krn blm memakai hijab , itu bagaimana ustad?
J : -Membaca alQuran hukumnya fardhu 'ain bagi setiap Muslim
      - Memakai jilbab hukumnya fardhu 'ain bagi muslimah yang sudah baligh Dan berakal
      - Jika belum melaksanakan salah satu atau keduanya semoga diberikan hidayah
T : Jika sering membaca al quran tp jarang membaca makna nya gmn ustadz?
J :  AlQur'an diturunkan sebagai pedoman hidup, tentunya kita tidak mungkin faham tanpa membaca artinya
lalu setelah itu mentadabburi maknanya dengan bantuan kitab tafsir hendaknya , agar pemahaman kita tidak melenceng Dari Syari'at. Jika dalam tahap belajar mengajar tidak mengapa
Membaca arti bisa dilakukan seiring dengan membacanya atau bisa juga dengan membuka kitab tafsir. Semoga ditingkatkan dengan membuka kitab tafsir, dalam hal proses belajar masih dibolehkan
Jika Sudah mulai menghafal sangat diperlukan membuka terjemahan agar ayat yang dihafal tidak lekas hilang
T : Ustadz, kalau meletakkan Al-Qur'an apa harus d letakkan paling tinggi dan tdk d tumpuk dg buku atau benda lain ?
J : salah satu adab terhadap alQuran adalah tidak menumpuk diatas buku lainnya, sebagai bentuk kemuliaan alQur'an. Untuk posisi meletakkan alQuran hendaknya diletakkan diposisi yang 'lebih dari buku lainnya. Dan jangan hanya jadi pajangan saja ya
T : Ustadz, antara membaca Al-Qur'an dan membaca arti+ memahaminya lebih diutamakan yg mana ?
J : Semuanya memiliki keutamaan. Membaca dengan tartil sesuai kaidah tajwid tentunya lebih utama tahu artinya, tafsirnya lebih bagus lagi. Karena itulah yang membedakan orang yang berilmu Dan tidak berilmu
T : Pak mau tanya yg termasuk org munafik itu yg 3 kriteria itu y pak yg berbicara berdusta.dipercaya khianat dan inkar..org munafik itu bisa dikatagorikan org islam jg kah pak ustadz
J : Didalam AlQuran maupun Hadist tidak disebutkan bahwa orang munafik keluar Dari Islam.
Munafiqin adalah golongannya. Nifaq adalah sifatnya. Di dalam AlQur’an banyak disebutkan bahaya sifat nifaq. Diantaranya Allah ta’ala berfirman, “Sesungguhnya orang-orang munafiq itu adalah orang-orang yang fasiq.” [QS. At-Taubah: 67]
Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Mereka adalah orang-orang yang keluar dari jalan kebenaran dan masuk ke jalan kesesatan”(Tafsir Ibnu Katsir).
terdapat perbedaan yang sangat besar antara seorang mukmin dan orang munafik. Hasan al-Bashri rahimahullahberkata, “Seorang mukmin memadukan antara ihsan(amalan yang baik) dan rasa takut(kalau amalnya tidak diterima). Adapun seorang munafik memadukan antara perbuatan jelek dan perasaan aman dari adzab Allah.”
hendaknya kita senantiasa memeriksa diri kita, sudah sejauh mana kita menghindari perbuatan tersebut. Dan kita tidak boleh merasa aman dari sifat kemunafikan sebagaimana para Shahabat rodhiyallahu ‘anhu tidak merasa aman darinya. Padahal mereka jauh lebih tinggi kualitas imannya dan amalnya dibandingkan dengan kita.
Ibnu Abi Mulaikah rahimahullah berkata, “Aku telah bertemu dengan tiga puluh shahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan mereka semua merasa khawatir kalau dirinya tertimpa kemunafikan.”
Dan hendaknya kita malu kepada Allah ta’ala yang mengawasi seluruh perbuatan kita. Jangan sampai kita menunjukkan keshalihan kita didepan manusia, sementara disaat sendiri, begitu mudah menerjang larangan-larangan Allah ta’ala.
Wallahu'alam
T : Nanya ustad :
- Tafsir yang bagus yang mana?
Ada banyak pilihan yang membingungkan.
- Trus untuk hadist2 shahih bisa di dpt dr mn stad?.
Syukron
J : defenisinya sudah jelas disana
Kitab tafsir Ibnu katsir, Jalalain, dll (hindari kitab tafsir almisbah karena berisi pmahaman syiah)
Bisa baca dulu kitab Arbain An Nawawi atau kumpulan hadist arba'in
kitab hadist yang ringan ringan dulu
T : Ustad jk membaca alquran ingin cpt2 kholas hanya krn ikut suatu program itu hukumnya seperti apa y?
J : membaca alQuran dengan terburu buru tanpa memperhatikan tajwid Dan juga tanpa pernah berniat untuk memperbaiki bacaan maka hukumnya berdosa
akan tetapi jika berniat untuk memaksakan diri tilawah dengan mengikuti program tertentu agar terbiasa nantinya tilawah diperbolehkan asalkan selalu meluruskan niat
T :  Ustadz, bisa tolong share adab membaca Al-Qur'an ?
J : mengenai adab membaca alQur'an akan dibahas menjadi tema tersendiri
mohon bersabar ya
Kajian hari ini kita tutup dlu sampai disini. Alhmdulillah
Perbanyak istighfar

Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
~~~~~~~~~~~