Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Ma'rifatullah

Kajian Online WA Hamba اللهTa'ala
Hari tanggal : 23 Desember 2014
Narasumber : Ustadz Syaikhul Murobbin
Materi: Ma'rifatullah
Admin : Wanda Vexia & Nadiya Nawaf
Notulen : Meydillah Cahyawati
Editor : Ira Wahyudiyanti

Assalamualaykum wr.wb.
بسم الله والحمد لله
 والصلاة والسلام علي رسول الله
ولاحولاولاقوة الابالله

BAHAYA SYIRIK
Adalah kewajiban bagi seorang Muslim, hamba dari Sang Pencipta untuk menjauhkan diri dari apa-apa yang membuat murka Rabb-nya. Perkara penting yang paling penting bagi seorang muslim untuk menjauhinya dan takut jatuh ke dalamnya adalah perkara menyekutukan Ilah-nya, yaitu kesyirikan. 
Menyekutukan Allah berarti merusak rububiyah Allah dan menghancurkan ilahiyah Allah.
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُونِ
إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ
"Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh." (QS. Adz Dzariyat 56-58)
Berkata al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam menjelaskan tafsir ayat ini : “Adapun makna ayat ini adalah, bahwa Allah menciptakan makhluq semata-mata untuk beribadah kepada-Nya saja, tidak boleh menyekutukan-Nya. Barangsiapa yang mentaati perintah-Nya (dan menjauhi larangan-Nya), maka Dia akan membalasnya dengan balasan yang paling sempurna, sedangkan yang bermaksiat kepada-Nya, maka Dia akan mengadzabnya dengan adzab yang sangat pedih. Allah Ta’ala juga mengabarkan bahwa Dia tidak butuh kepada makhluq, bahkan makhluqlah yang butuh kepada-Nya dalam segala keadaan mereka, Dia-lah Allah Pencipta dan Pemberi rezeki mereka”. 
Bahaya dari kesyirikan bisa disimpulkan dari Al Quran sebagai berikut:
Ayat 1
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar" (QS. Luqman : 13)
Ayat ini menegaskan bahwa syirik adalah KEZHALIMAN yang BESAR.

Ayat 2
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا
Sungguh Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”
(QS. An Nisa : 48)
Jelas melalui ayat ini bahwa syirik termasuk DOSA BESAR dan TIDAK DIAMPUNI (kecuali dengan taubat - Az Zumar : 53-54).

Ayat 3
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa mem-persekutukan (sesuatu) dengan Dia (syirik), dan Dia mengampuni dosa selain dari syirik bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.”
(QS. An Nisa : 116)
Sekali lagi, Allah menegaskan bahwa mempersekutukanNya adalah dosa besar, dan Allah menambahkan bahwa hal itu termasuk kesesatan yang SANGAT SESAT.

Ayat 4
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ ۖ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ ۖ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun."
(QS. Al Maidah : 72)
Kali ini, Allah azza wa jalla menegaskan bahwa musyrik (pelaku kesyirikan) itu diHARAMkan MASUK SURGA, dan tempat MASUKnya adalah NERAKA. 

Ayat 5  
وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi”
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang yang mempersekutukan Allah AMALANnya TERHAPUS, sehingga mereka termasuk orang-orang yang merugi. Setelah kita memahami bahaya mempersekutukan Allah, kini kita perlu memahami apa saja yang bisa menggelincirkan kita pada hal tersebut.
Kita perlu memahami apa saja yang termasuk thooghut (sekutu-sekutu Allah). Karena, di zaman sekarang ini, bentuk-bentuk thooghut semakin beragam.
Di antara thooghut yang dapat menjauhkan kita dari mengesakan Allah adalah:
1) Setan ; Hal ini sudah sangat jelas disebutkan dalam firman-Nya.
أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَا بَنِي آدَمَ أَنْ لَا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ ۖ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
"Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu","
(QS. Yasin : 60)
2)  Hukum jahiliyah ; Yang dimaksud hukum jahiliyah di sini adalah hukum yang menyalahi / bertentangan dengan hukum Allah.
وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ
“Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir” (QS. Al Maidah : 44)
أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ
" Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?"
(QS. Al Maidah : 50)

3) Dukun dan Sihir
وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الْإِنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا
"Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan."
Dalam hadits yang shahih dikatakan; barangsiapa yang mendatangi dukun maka sholatnya tidak diterima selama 40 hari. Ini baru mendatangi saja. Adapun bagi yang mempercayai perkataan dukun, maka hadits yang shahih menyebutnya sebagai; "telah mengingkari apa yang dibawa oleh Muhammad", ini mengandung makna kekafiran.
4) Berhala
رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضْلَلْنَ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ ۖ فَمَنْ تَبِعَنِي فَإِنَّهُ مِنِّي ۖ وَمَنْ عَصَانِي فَإِنَّكَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Ibrahim : 36)
Sungguh, berhala-berhala itu telah menjauhkan dari tauhidullah, dan merusak kemurnian iman kepada Allah. Termasuk di dalam perkara ini adalah meminta kepada mayit walaupun itu mayi orang sholih (misalnya dg mendatangi kuburannya untuk meminta berkah dsb).
Termasuk juga merasakan keberkahan dari benda-benda tertentu seperti keris dan cincin, dll. Termasuk juga melakukan ritual-ritual di luar Islam yang diharapkan keselamatan darinya. Seperti; menanam kepala kerbau saat bangun rumah, membunyikan klakson saat lewat jalan tertentu, permisi ketika lewat pohon yang dianggap angker, dan sebagainya.  Semua itu adalah hal-hal yang mengotori keesaan Allah dalam hak-Nya untuk memberikan keberkahan dan keselamatan bagi manusia.
Melakukan hal-hal seperti itu, berarti menganggap ada yang dapat mengganggu keselamatan kita selain Allah, ada yang bisa memberikan keberkahan kepada kita selain Allah. Padahal Allah adalah Pencipta kita, dan Dia sangat benci kita menyekutukannya. Maka bagaimana ciptaan berani memancing murka Penciptanya?

Dahsyatnya bahaya syirik ini, selayaknya menjadikan kita selalu hati-hati dan waspada. Karena thoghut itu kini semakin banyak di mana-mana, dalam bentuk yang beraneka. 
اللّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَ أَنَا أَعْلَمُ وَ أَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ
Allohumma innii a’uudzu bika an-usyrika bika wa ana a’lam wa astaghfiruka limaa laa a’lam
"Ya Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari berbuat syirik kepada-Mu sedangkan aku mengetahuinya. Dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap apa-apa yang tidak aku ketahui" [HR. al Bukhari dalam Adabul Mufrad dishahihkan oleh al Albani]

Wallahul musta'an
Wallahu a'lam

TANYA - JAWAB
1) Pernah denger kalo lewat terowongan casablanca kudu klakson 3x. Kalo ga klakson, maka akan celaka. Dan banyak yang meyakini itu, karena kenyatannya seperti itu. Menanggapi hal seperti itu gmna ya tadz?
Jawab : Klakson 3x ketika lewat suatu tempat karena takut "celaka" adalah bentuk kesyirikan. Karena brarti kita percaya ada yang bisa memberikan mudharat selain Allah. itu tidak boleh. jika terlintas pikiran seperti itu, segera baca ta'awudz (a'udzu billahi minasy syaithonirrajim)
2) Saya kalo lewat kuburan sering salam atau permisi, apakah saya termasuk telah berbuat syirik ?
Jawab : Disunnahkan memberi salam/berdoa ketika masuk kuburan dg mengatakan
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ ASSALAMU ’ALAIKUM AHLAD-DIYAAR MINAL MU’MINIINA WAL MUSLIMIIN. YARHAMULLOOHUL MUSTAQDIMIINA MINNAA WAL MUSTA’KHIRIIN. WA INNA INSYAA ALLOOHU BIKUM LA-LAAHIQUUN WA AS ALULLOOHA LANAA WALAKUMUL ‘AAFIYAH.
“Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian.”
sekedar salam, tidak perlu permisi, ataupun minta izin kepada mayit dll. Karena itu mengandung kesyirikan. Sama seperti permisi ketika lewat pohon tertentu. Tentunya tidak boleh.
3) Kalo dukun jelas kesyirikannya jika kita mengimani dukun tersebut. Nah, apakah itu berlaku untuk mempercayai ramalah shio atau zodiak ? Jazaakallah ustadz ...
Jawab : Mempercayai ramalan shio dan zodiak juga kesyirikan karena peruntungan, jodoh, rizki, dll hanya Allah yang menguasainya
4) Alhamdulillah.. Barrakallahu fiik.. Ustadz, ada habib habib yang sering mendatangi makam makam seperti wali songo, itu untuk mendoakan mereka katanya.. Apakah itu trmasuk syirik kah? Tapi ada yang bilang mereka meminta doa kepada yang sudah meninggal.
Jawab : Meminta doa kepada yang sudah meninggal tidak boleh. Karena orang yang sudah meninggal tidak bisa lagi beramal/berdoa. Jika Allah membuka lebar kesempatan untuk berdoa langsung kepadaNya, mengapa kita meminta melalui mayit yang tak berdaya? Yang disunnahkan adalah mendoakan mereka.
5) Ustadz, jika seseorang minta di doakan misal minta diberikan jodoh atau rezeki yang banyak sama kyai atau ulama besar itu termasuk syirik tidak ustadz?
Jawab : Meminta didoakan oleh orang soleh yang masih hidup hukumnya boleh. karena orang yang masih hidup masih bisa beramal/berdoa. Namun jangan sampai melupakan doa sendiri, karena Allah menyukai hambaNya yang berdoa langsung kepadaNya
6) Kalo datang ke tempat orang-orang yang bisa di bilang mampu menyembuhkan orang yang kena pelet, dikasih air tuk diminum dan dibacakan sholawat serta istighfar gimana tuh ustadz?
Jawab : Pelet bisa disembuhkan dengan Ruqyah Syariyyah. Hukum menyembuhkan pelet dengan Ruqyah Syariyyah boleh. Namun harus dipastikan bahwa ustadz tersebut adalah ustadz yang benar aqidahnya sehingga ruqyahnya benar, sesuai syariah
7) Ustadz, apa yang membedakan antara ibadah dan adat ? Misalkan: kalau adat pernikahan itu diundang orang-orang yang paham tentang pernikahan dan menentukan hari apa yang baik dan harus kita ikuti apa aturan dan katanya...? Apakah itu juga termasuk syirik.?
Jawab : Penentuan hari baik dalam pernikahan termasuk kepercayaan bahwa ada kebaikan/keburukan di luar apa yang Allah tentukan. Ini tidak boleh. Karena Allah lah yang Maha Kuasa atas segala kebaikan dan keburukan.  Jika tidak ada dalil Quran dan Sunnah yang menyebutkan hari baik/buruk tuk menikah, maka haram menetapkan hari baik/buruk tersebut.
8) Ustadz, kalau yang pake pawang hujan apa termasuk syirik juga?
Jawab : Pawang hujan kebanyakan terkait dengan hal-hal ghaib. Yang demikian itu termasuk syirik
9) Alhamdulilah.. Barrakallahu fiik.. Kalau masalah mimpi itu gimana ya tadz? Mempercayai mimpi itu apakah juga syirik ? Tapi bukankah mimpi ada juga petunjuk atau jawaban dari Allah?
Jawab : Mimpi terkadang memberikan ilham dan makna sebagaimana terjadi pada para Nabi dan orang-orang sholih.  Terkait mimpi, perlu dilihat kasus per kasus.
10) Misalnya dirumah lagi sendirian dan timbul rasa takut adanya gangguan munculnya setan dan langsung berdzikir. Itu termasuk apa?
Jawab : disunnahkan membaca dzikir ketika ada lintasan-lintasan ketakutan seperti itu. Ahsanti
11) Jazaakallahu khair ust.. ketika walimahan kadang ada yang melakukan ritual ritual seperti sesajen katanya biar nggak hujan karena pawangnya di air. Bagaimana kita menghindari perbuatan seperti itu? Ngomong sama orang tua tapi ga di gubris.
Jawab : Dakwah kepada orang tua tidak bisa instan. Harus pelan-pelan, dengan sabar, dan bahasa yang lembut. Terkadang perlu minta bantuan orang ketiga. Ajak orangtua tuk ikut pengajian, berikan buku-buku tentang akidah, dll
12) Ustadz, apakah ada perbedaan antara makam" Rasulullah SWA dan makam-makam  ahlul bait, makam para Nabi lainnya, dan dengan makam-makam hamba Allah yang biasa? Karena banyak kaum muslimin yang pergi berhijrah haji/umrah mendatangi makam Rasulullah, ahlul bait. Dan pemakaman Nabi yg lain. Bisakah dijelaskan.?
Jawab : Makam Rasulullah, para Nabi, ahlul bait, dan makam manusia lain sebenarnya pada dasarnya sama saja. Tidak boleh mendatangi makam-makam para nabi dengan tujuan meminta kepada mereka, dll. Karena mereka hanyalah mayyit, dan meminta hanya boleh kepada Allah. Adapun mengunjungi makam Nabi di sela-sela ibadah haji/umroh karena sekedar ingin tahu dan rasa cinta pada beliau, maka hukumnya mubah. wallahu a'lam
13) Ustadz, saya merasa aneh dengan aturan yang ada di Arab. Padahal Arab ini adalah mayoritas kaum muslimin dan perpedoman pada Al-Quran dan hadist.. Tapi timbul pertanyaan pada dri saya sendiri, kenapa mereka tak pernah pergi berziarah ke makam-makam sanak saudara dihari lebaran dan hari yang lain nya seperti yang kita lakukan di Indonesia?  Mohon penjelasannya.
Jawab : Justru tidak ada dalil dari Al Qur’an dan Sunnah tuk mengunjungi makam kerabat ketika mau ramadhan ataupun saat lebaran. Mendoakan kerabat yang sudah meninggal hendaknya di waktu-waktu yang maqbul (sepertiga malam akhir, setelah solat fardhu, ketika turun hujan dll) dan di tempat-tempat yang maqbul seperti arofah, multazam, dll. Kuburan bukan termasuk tempat maqbulnya doa (walaupun secara umum, Allah Maha Mengabulkan doa di mana saja dipanjatkan). Sunnah ziarah kubur adalah untuk mengingat mati, tidak harus pas ramadan atau lebaran.
14) Kalo kita beberapa kali mimpi kerabat kita yang sudah meninggal, kata orang itu disebabkan karena kita udah lama gak nengokin dan doain si almarhum/ah tersebut. Kasus mimpi yang seperti ini gimana ustadz ?
Jawab : Terkait mimpi, wallahu a'lam saya bukan ahli tafsir mimpi. Namun ada baiknya doakanlah kerabat yang sudah meninggal di waktu-waktu maqbul doa. Adapun sunnah ziarah kubur adalah tuk mengingatkan kita akan mati, sehingga kita bersiap menghadapinya. Yang saya ketahui, tidak ada sunnah tentang "nengokin" kubur secara khusus.


15) Ustadz, apakah penafsiran mimpi itu hukumnya haram?
Jawab: Penafsiran mimpi diperbolehkan, tapi tidak sembarangan, dan mencoba-coba menafsirkan. Pada dasarnya itu adalah taufiqi dan hidayah dan tidak boleh menganggap ada keburukan-keburukan karena mimpi. Wallahu a'lam.
16) Ustadz, aya punya saudara yang pergi ke tempat orang pinter (kyai) suruh mandi kembang katanya biar bersih. Itu gimana ustadz ? Kalau itu haram sebaiknya hal apa yang bisa menghapuskan dosa-dosanya??
Jawab : tidak boleh ke orang pintar, apalagi mandi kembang seperti itu. Menghapus dosanya dengan taubatan nasuha, perbanyak istighfar dan sedekah
17) Ustadz, perihal pakaian yang di pakai saat melaksanakan ibadah haji katanya tidak boleh di cuci di sembrang tempat, dan kalau mau berkah harus di bawa ke Indonesia walaupun dalam keadaan kotor, termasuk sirik kah itu?
Jawab : Nanda Nurul, masalah cuci-cuci pakaian haji tidak ada tuntunannya dari Nabi saw. termasuk bid'ah yang sesat, sebaikya dihindari
18) Ustadz, bagaimana dengan kita kalau kita menceritakan mimpi kita kepada org lain? Terkadang kita itu tak bisa benar pas menceritakannya, jadi kita hanya meringkasnya. Apakah itu juga termasuk berbohong? Mohon penjelasan nya.
Jawab: Nanda Vivin, hukum asalnya adalah: hanya boleh menceritakan mimpi yang baik ke orang lain. Dan tidak boleh menceritakan mimpi buruk ke orang lain
19) Allah dan RasulNya melarang kaum muslimin melakukan sihir syirik dan mendatangi pendukun dan jauhi perbuatan zina. Apakah pacaran itu termasuk zina? Ada banyak yang bilang kamikan cuma dimedia ga ketemu-ketemu dll. Bisakah dijelaskan?
Jawab: Berduaan di media, dengan kalimat berkasih sayang, padahal non mahram, termasuk khalwat yang dilarang. Maka setan bersama mereka. Pacaran bukan zina, tapi mendekati zina
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk (QS. Al Isra : 32)
20) Ustadz, mengenai mengunjungi makam wali songo dan tahlilan disana, trus ada doanya juga Yaa Wali Allah gitu semacam bacaan asmaul husna, itu hukumnya apa ya tadz? Trus wali songo itu sebenarnya siapa Ustadz? Kenapa masyarakat merelakan biaya dan waktu untuk mengunjungi makamnya? Bahkan ada juga yang mengambil air dimakam tersebut, mohon penjelasannya tentang hukum tersebut. Jazakallah

Jawab : Nanda Ochta, wali songo termasuk ulama dan dai yang mulia karena dakwah dan keilmuan mereka. Namun tetap, tidak boleh meminta kepada mereka, karena mereka adalah mayit / sudah meninggal. Apalagi mengambil berkah dari air yang ada di pemakaman dll, ini bisa termasuk syirik. Justru kita mendoakan mereka dengan doa sesuai yang disunnahkan