MENGENAL ALLAH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, December 10, 2014

Kajian Online Hamba الله SWT

Rabu, 10  Desember 2014
Narasumber : Ustadzah Sufi
Rekapan Grup Nanda 127-128 (Sofi/Amalia/Iis)
Tema : Kajian Islam
Editor : Rika Arisandi / Rini Ismayanti

MENGENAL ALLAH
Assalamuala'ikum wr.wb
Bismillah
Bagaimana mengenaliNya ?

Mengenal adalah awal dari mencintai, tak kenal maka..................................

Taaruf, kenalan ,biar kenal !
Mengenal Allah adalah sebuah kebutuhan mendasar dalam berislam. Mengenal Allah adalah awal yang penting untuk bisa yakin dan tunduk pada semua aturan dan perintahNya.

Seandainya kita mengenal  seseorang yang jahat pasti kita berfikir 1000x untuk mengikuti perintahnya, tapi jika kita kenal dan faham betul kebaikan seseeorang, maka akan ringan hati kita memenuhi permintaannya.
Begitu pula pada Allah. Jika kita merasa ringan untuk taat, bahkan ni'mat dalam taat, syarat utamanya adalah mengenal sekenal-kenalnya terhadap Allah .
Ada 2 cara dalam mengenal Allah ;
1. Melalui ayat kauniyah , yaitu apa-apa  yang kita lihat dalam berbagai macam ciptaanNya. Amatilah bagaiman teraturnya metabolisme tubuh, tiada tertukar antara O2 dan CO2 yang keluar masuk, tak tertukar mana yang masuk ke tenggorokan mana yang masuk lewat kerongkongan, tak kita atur sendiri kapan mata harus berkedip, kapan perut harus mules dan seterusnya. Lihatlah......tak ada komputer yang mengaturnya, pasti ada "sesuatu"  yang dengan hebatnya mengatur tubuh kita .

perhatikanlah bagaimana matahari, bulan ,bintang semua beredar dengan tertibnya, awan beriring bergantian mendung dan cerah di tempat yang berbeda,  bagaimana ikan-ikan di laut yang hidup damai karena semua kebutuhannya tercukupi, tak ada mesin yang mengendalikannya, pasti ada sesuatu yang mengaturnya. Itulah yang membuat Einstein memilih "ًpergi untuk mencari sesuatu yang menggerakkan inti atom" karena di muka bumi dia tak menemukannya.
Jika semua gejala alam, baik makro kosmos di alam raya maupun mikrokosmos dalam tubuh kita, dikaji dengan 3 alat : hati (yang mengendalikan akal), penglihatan dan pendengaran , dan penglihatan . Maka siapapun pasti akan menemukan bahwa sesuatu itu adalah Allah . Kenapa ? Karena di setiap hati manusia sudah Allah bekali modal dasar berupa keimanan pada Rubiyyah Allah lihat surat 7: 172
2. Ayat Qauliyah berupa ayat-ayat Allah dalam Al Quran
Inilah panduan utama yang paling lengkap untuk mengenal Allah . Di dalam kitab inilah Allah memperkenalkan diriNya sebagai Rabb, sebagai Ilah, sebagai Malik (AanNaas ), sebagai pencipta langit dan bumi, yang mengatur hujan, yang menghidupkan dan mematikan, yang tiada berbilang, yang Maha Hidup tak pernah mati, yang memberi rizki , yang rahmanNya lebih besar dari murkaNya, yang adil dalam setiap perkara ,, yang tak pernah dzalim pada hambaNya,,,

Al Quran yang sangat detil ini, walaupun secara keseluruhan dan detilnya baru bisa difahami oleh para mufasir, tapi sebagian besar isinya bisa difahami secara gamblang . Allahu Ahad, Allah Maha Esa, ayat ini sangat mudah difahami, bahwa Allah itu hanya 1, walaupun kemudian bisa difahami lebih mendalam lagi makna Satu nya. Artinya, sesederhana apapun orang memahami, menangkap makna ayat, dia akan bertemu dengan kebenaran tentang Allah.
Oleh karenanya didalam proses mengenal Allah kita perlu menggunakan semua perangkat yang Allah karuniakan . Jika yang dipakai hanya akal kita , yang kitanya baru dipakai 1 % ini, maka proses pencarian itu hanya akan berbuah kesesatan . Tapi kalau akal beriring hati, berlandaskan iman, diperkaya dengan pendengaran dan penglihatan ( informasi, ilmu, wawasan) maka yang terlahir adalah hakikat dari marifat atau pengenalan Allah .
seorang nenek menangis penuh syukur dan merasa sangat malu di hadapan Allah,karena suatu ketika dia dirawat di RS, begitu sehat dan diijinkan pulang dia harus membayar sejumlah tagihan, dia baru sadar betapa Allah pemurah karena selama ini sepanjang hidupnya, tak pernah ada tagihan untuk okaigen yang dihirupnya tiap hari, untuk darah yang mengalir tiap hari, untuk proses pembuangan kotoran dari tubuhnya , untuk proses mengeluarkan virus ketika dia bersin, untuk air hujan yang menumbuhkan tanaman di ladangnya , untuk matahari yang selalu bersinar tepat waktu, untuk angin semilir yang menghilangkan gerahnya , TAK PERNAH ADA TAGIHAN UNTUK ITU SEMUA padahal selama di RS oksigen bayar, lampu inkubator bayar, kateter untuk  BAK  bayar, obat pencahar bayar, alat membantu denyut jantung bayar, TAK ADA YANG TANPA TAGIHAN. Nenek itu terus menangis sambil menatap lembar tagihannya, cukup dengan sedikit berfikir dan hati yang jernih, dia bisa mengenal betapa Rahman Rahimnya Allah
Sudahkah kita mengenalNya ?

Rekap Tanya - Jawab :
1.Ummi ana mau tanya bagaimana cara memupuk kecintaan itu agar tetap terus bersemi kepada ALLAh karna kadang ada perasaan kayak hampa kosong seperti kehilangan hadirnya Allah akhirnya malas mau beribadah.,

Jawab :
Danik hera ; pernah merasa malu gak , karena kita tidak mampu membalas budi baik seseorang ? Coba deh rasakan .... sebetulnya betapa memalukannya kita , diberi segala macam oleh Allah , tapi  sangat minim " membalas" nya dengan memenuhi semua panggilannya

Perbanyak tafakur tentang semua ni'mat dalam tubuh kita , keluarga , hidup, pekerjaan , temen , dan lain-lain.
Resep paling mujarab dalam al quran ;
ان كنتم تحبن الله فاتبعوني
Jadi tumbuhnya rasa cinta pada Allah itu seiring dengan tingkat ketaatan kita dalam mengikuti ajaran Rasul

Nak, kalau lagi malez gitu, bayangkan seandainya Allah juga tiba-tiba males merhatiin kita , lalu diabaikanlah urusan kita , jantung kita , paru-paru kita , ginjal kita , mata kita , apa yang terjadi , sanggupkah kita menanganinya sendiri ? Kalau Allah mau, Allah matikan kita secara tiba-tiba , bisa !
2. Assalamualaikum.. Ummi mau tanya, bagaimana cara melatih diri untuk sabar agr sabarnya kita  seperti yang di katakan bahwa tidak ada batasnya.
Bgaimana menasehati  orang yang mulai tidak yakin akan sifat-sifat Allah karena merasa doa-doanya tidak kunjung di kabulkan.
Syukron ummi

Jawab:
Ayu ; merawat sabar itu dengan membayangkan akibatnya , knp orang-orang  di palestin bisa sabar puluhan tahun berjihad tiada henti ? Karena mereka tahu ada syurga di belakang mereka . Sabar itu pahalanya tanpa batas , maka tak ada batasan dalam sabar

Doa itu selalu dikabul , ada 3 cara pengabulan doa ;
1. Dikabulkan sesuai permintaan , tapi tidak selalu ini berarti Allah sayang, boleh jadi ini istijraj, atau jebakan agar kita makin jauh dari  Allah, karena belum tentu bias syukur
2. Dikonversi dalam bentuk lain, yang lebih baik menurut Allah , kita tidak tahu apakah sehatnya kita bukan konversi dari doa kita minta mobil baru misalnya, karena menurut Allah kita lebih butuh sehat daripada mobil baru

3. Ditunda , beberapa masa di dunia atau sampai di akhirat. Ada sebuah hadist (saya lupa riwayat, astaghfirullah) " seandainya kamu tahu  apa balasan bagi orang-orang  yang berdoa tapi aku tangguhkan doanya lalu dia ridho dengan keputusanKu, maka pasti semua orang akan memperbanyak doa lalu dia minta agar Allah menangguhkannya sampai di akhirat
3. Asalamualikum umi
mungkin pertanyaan saya sedikit sama seperti mba ayu tapi kalau saya tentang ikhlas umi.
terkadang dalam melakukan sesuatu petamanya sudah ikhlas lahir batin terutama dalm hal pekerjaan tapi ketika kita melihat hasil yang tidak sesuai sering kali ngeluh dan segala macam...Bagai mana umi mensiyasatinya .
terimakasih ummi.

Jawab :
Eva ; ikhlash itu memang kadang harus dipaksakan, imam Al Ghazali malah berawal dari niat cari makan ketika dia mengikuti ta’lim depan rumahnya, tapi lama-lama muncul kesenangannya pada ilmu, maka jadilah dia seorang Imam besar
Untuk menguatkan ikhlash, kalau saya, jangan terlalu berharap pada manusia dan hasil di dunia dijamin pasti sering kecewa, capek !  jadi berbuat saja sebaik mungkin, sesuai aturan Allah, soal hasil itu bagian Allah yang jelas dalam Arrahma 60 Tidak ada balasan atas kebaikan ( manusia) kecuali berupa kebaikan juga (dari Allah ), kalau tidak  kita dapat hasilnya di dunia pasti Allah siapkan di akhirat

4. Ummi ada temen yang bilang  orang non muslim aja rejekinya mudah lha kok bisa ya ? '
Aku jawab karena Allah Maha Penyayang kepada semua makhluknya walaupun bukan muslim, tapi dia masih tidak terima hehe
Bagaimana cara menjelaskannya Ummi ?

Jawab :
Rizki itu cuma 3 kata Rasul, yang kita makan, yang dengan kita pakai dan harta yang kita gunakan untuk  ibadah, sisanya belum tentu disebut rizky
Ada lagi istilah ISTIJRAJ , saya susah menemukan kata sepadan dalam bahasa indonesia , kalau bahasa sundanya panyungkun . Ilustrasinya begini ; kalau orang asam urat dikasih sesendok pecel, mungkin akan sangat terasa ni' mat, tapi  kalau ada orang ngasih pecel sepiring besar lalu disuruh dihabiskan , apakah itu ni'mat ? Itu mah nyuruh klenger  ! Padahal kalau dilihat dari fisiknya sepiring jelas lebih banyak daripada sesendok....nah kalau orang kafir diberi jatah dunia lebih banyak itu sebetulnya cara Allah memberatkan beban orang tersebut di akhirat, makin ditinggikan ketika dijatuhkan pasti jadi lebih hancur .Bagi orang beriman jatah dunia yang sedikit  justru supaya tidak terlalu berat hisaban dia di akhirat
Jadi harus ada redefinisi tentang rizki, bukan hanya harta .

5.Ummi mau nanya
Kalau seseorang selalu merasa berat ketika mendapat ujian dari Allah, apa itu juga salah satu tanda kalau orang tersebut masih belum sepenuhnya mengenal Allah.

Jawab :
Itu wajar, karena manusia bukan malaikat, tapi justru disitulah jihadnya , perjuangannya. Perjuangan untuk meminta kekuatan kepada Allah, semakin dia kenal Allah, semakin dia kuat dalam menghadapi ujian, karena dia yakin Allah tidak akan dzalim pada hambaNya , dia yakin bahwa ujian itu adalah tangga ujian apakah kita akan makin dekat atau kita tidak mau menapakinya ?

6. Ummi saya mau bertanya kalau kita sebagaiai TKW y tapi alhmdulillah masih banyak saudara TKW yang masih semangat untuk memperjuangkan agama dan aqidah disini karenaa kita kerja di negara kafir apakah itu bisa dibilang berjihat ummi karena kegiatan kita kalau pas libur alhmdulillah saling mengajarkan ilmunya dan banyak pengajian dimana-mana.
Jawab :
Jihad itu asal arti dasarnya bersungguh-sungguh , jadi apapun bentuknya ketika kita bersungguh-sungguh dalam menegakkan kebaikan dan kebenaran, itu berarti jihad , bahkan seorang istri yang dengan melahirkan pun itu jihad , seorang guru , seorang suami yang cari nafkah orang tua juga jihad selama cara dan tujuannya ikhlash

7.Ummi kalau seorng istri yang melahirkan terus meninggal apakah perlu dihisab / seluruh dosanya akan terampuni dan jaminannya surge ?
Jawab :
Syahid kecil kalau dia ikhlash karena Allah , pahalanya besar , amalan lainnya tetap dihitung, hanya, pahala melahirkan akan menjdi pemberat timbangan amal baik.

8.Assalamualaikum,,,
ummi saya mau tanya: Jika kita berdoa meminta sesuatu kepada Allah tapi belum dikabulkannya doa kita, apakah kita masih dikatakan belum mencintai Allah dengan sepenuhnya ? walaupun kita tahu kalau doa kita ada yang dikabulkan oleh Allah secara cepat dan lambat.

dan bagamana menurut ummi dengan orang yang mati suri sepertinya yang disebutkan di dalam ayat Qauliyahnya "yang menghidupkan dan mematikan",,,
syukron jazakillah ummi,,,

Jawab :
Doa itu selalu dikabul , ada 3 cara pengabulan doa ;
1. Dikabulkan sesuai permintaan , tapi tidak selalu ini berarti Allah sayang, boleh jadi ini istijraj, atau jebakan agar kita makin jauh dari Allah, karena belum tentu bisa syukur
2. Dikonversi dalam bentuk lain, yang lebih baik menurut Allah , kita tidak tahu apakah sehatnya kita bukan konversi dari doa kita minta mobil baru misalnya, karena menurut Allah kita lebih butuh sehat daripada mobil baru

3. Ditunda , beberapa masa di dunia atau sampai di akhirat. Ada sebuah hadist (saya lupa riwayat, astaghfirullah) " seandainya kamu tahu apa balasan bagi orang-orang  yang berdoa tapi aku tangguhkan doanya lalu dia ridho dengan keputusanKu, maka pasti semua orang akan memperbanyak doa lalu dia minta agar Allah menangguhkannya sampai di akhirat
Allah yang menghidupkan dan mematikan , jad kalau memang belum waktunya mati , walaupun sudah seperti mati, dia akan hidup lagi
Catatan : No Icon

Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Moga ilmu yang kita dpatkan berkah dan bermanfaat. Amiin.
Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya.
Kita akhiri kajian hari ini dengan lafadz Hamdallah dan do'a kifaratul majelis.
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma wabihamdika asayahadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaykum warahmatullah..



Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT