Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

SI (Manajemen Keuangan Islam Part I)

REKAP KAJIAN ONLINE HAMBA ALLAH SWT

Selasa, 16 Des 2014
Pemateri: Ustazah Pipit
Tema: SI (Manajemen Keuangan Islam Part I)
Group: 107/108
Notulen: Diah & Ria
Editor : Ira Wahyudiyanti

@MATERI@

Assalamu'alaikum Nanda2 yg dirahmati Allaah...
Ba'da tahmid wa shalawat,smoga Allaah SWT menjaga kita utk slalu istiqomah di jalan-Nya.
Saya Ustadzah Pipit yg insya4WI akan memandu kajian hari ini.Saat ini tengah brtugas sbg staf pengajar ekonomi dibawah Kementrian Agama RI.
Keluasan khazanah ilmu seluruhnya adlh milik Allaah SWT,mari kita sama2 brbagi
Tema kita hari ini adalah

@Manajemen Keuangan Keluarga Islami (Part 1)@

@ Imam Tirmidzi meriwayatkn Hadits Rasulullah SAW bahwa kelak di yaumil akhir kita akan ditanya 4 hal:
1. Umur mu-bagaimana kau habiskan?
2. Jasad mu-utk apa kau gunakan?
3. Ilmu mu-utk apa kau manfaatkan?
4. Harta mu-bagaimana kau mperolehnya? utk apa kau manfaatkannya?
Coba prhatikan prtanyaan ttg HARTA trnyata butuh 2 jawaban
Itulah mengapa Rasulullah mengingatkn ttg 3 fitnah dunia HARTA-TAHTA-WANITA
Umumnya fitnah TAHTA dan WANITA menimpa kaum pria. Dan fitnah HARTA mengincar kita kaum wanita.Na'udzubillah...

@Tuntunan Islam mengajarkan bbrp aturan dlm mendapatkan HARTA. Meskipun sbagian Nanda2 ada yg sekarang bekerja ataupun nanti tetap bekerja setelah menikah, atau menerima harta dari suami tentu kita perlu tahu jga dan saling mengingatkan dng suami tercinta agar kelak happy ending saat prtanggungjawaban di sisi Allaah SWT
Manajemen Keuangan Keluarga Islami adlh pengaturan keuangan keluarga (Pemasukan&Pengeluaran) sesuai kaidah syariah.
Mari kita mulai dari

@PEMASUKAN
Bekerja adlh cara paling utama utk mperoleh harta yg halal&barokah. Meskipun mndapat hadiah/menerima pmberian tdk dilarang, namun kaidah fiqih kita memuliakan orang yg BEKERJA. Sebagai bagian dari aktivitas muamalah, hukum BEKERJA pd dasarnya mubah. Artinya semua aktivitas yg tdk ada larangannya berarti boleh dilakukan. Agama Islam senantiasa memudahkan, maka yg dilarang tdk sebanyak yg diperbolehkan. Para fuqaha iqtishadi (Pakar2 Ekonomi Islam) merangkum dari hadits2 Rasulullah menerangkan bahwa yg trlarang antara lain :
1. Riba' - tambahan atas harta/uang yg tdk sepadan dng kerja (QS Al Baqarah 278-280)
2. Risywah - Suap.Tambahan harta yg digunakan utk mengambil peluang yg bukan miliknya
3. Tatfif - Curang dlm bertransaksi

@PEMBAGIAN yg ideal :
Sesuai hadits Rasulullah 'Isilah lambungmu 1/3 makanan, 1/3 minuman, 1/3 udara' maka pembagian harta keluarga 1/3 kebutuhan keluarga 1/3 tabungan 1/3 investasi. Eiiit tapi ada informasi lengkapnya ...

1/3 kebutuhan mencakup sandang-pangan-papan, biaya sekolah anak n transportasi rutin keluarga.
1/3 tabungan mencakup biaya kesehatan, tabungan pendidikan anak, tabungan perumahan, tabungan haji dll
1/3 investasi saya lbh suka masukkan investasi akhirat duluan yaitu dana rutin utk orangtua, ZISWAF dan investasi dunia di sektor riil (bisnis jasa/dagang) dan moneter (saham/reksadana/LM) dll. wallahu alam bishowab

@ TANYA JAWAB@

Tanya:
Um. Nanda mau tanya, tapi kayanya diluar konteks materi
Misalkan kita dapet hadiah grand prize, contoh mesin cuci, bolehkah kita jual lagi, dengan alasan ya karena ada kebutuhan materi, atau bisa aja karena mesin cuci yang lama masih bisa dipakai.

Jawab :
Nanda Prisnanda (double nanda niy). Hadiah undian ada hukumnya jga lho, klo dapatnya dng unsur maysir (untung2an yg 1 untung yg lain buntung/zero sum game) bisa haram lho
Nah klo sudah dimiliki tentu terserah yg punya mau dipakai sendiri/dijual, boleh2 saja. Jangan percaya sama pndapat klo hadiah itu pamali/tabu dijualbelikan, itu tdk ada dasarnya. Nah, klo mau lebih berkah setelah laku bolehlah ada bagian yg dishodaqahkan atau dizakatkan klo sdah sampe nishab dan haulnya

Tanya:
Ummi mau nanya.. misal si Fulan lulus jd PNS dng cara "bayar"/menyogok itu termasuk dlm Risywah ya??
terus beliau merasa bersalah dng tindakannya itu, apa yg harus beliau lakukan umm? Baiknya.. berhenti dr pekerjaannya atau gimana umm ??

Jawab :
Nanda Diah, iya menyogok itu termasuk risywah. Tentu dosa apalagi klo sudah paham dan tetap dilanggar. Nah, klo dia menyesal menurut saya bukan dengan berhenti jadi PNS, krn itu bukan pekerjaan haram. Tapi dng banyak bertaubat, banyak shadaqah membersihkan harta dan bertekad utk memperbaiki keimanan dan keilmuan sebagai bentuk syukur nikmat pd Allah.

Tanya:
Assalamu'alaikum. Ummi kalau orangtua atau sodara kita yg punya hutang apa kita harus mebantu dengan memberikan 1/3 bagian dr tabungan atau cukup dari 1/3 yg diperuntukkan buat investasi?

Jawab :
Nanda Fara, tidak ada keharusan membayarkan orang yg berhutang. Tapi jika itu adlh ortu sendiri dan brhutangnya utk hal2 yg mendesak bukan utk laghwi (kesia2an dan berlebih2an) tentu tdk ada salahnya.
Yg ada itu aturan utk fara'idh (wasiat) mula2 dikeluarkan utk bayar seluruh hutang jenazah dan pengurusan pemakamannya, jika ada yg mau diZISWAFkan maksimal 1/3 dari harta, sisanya adlh hak ahli waris. Wallahualam

Tanya:
Assalamu'alaikum ummi .. Diziswafkan itu gmna ummi ???

Jawab :
wa'alaikumussalam Neng Lina. Di Zakat Infaq Shadaqah n WAkaF kan

Tanya:
Ummi mau tanya..
Apa bnar harta yg di dapatkan dgn tdk halal dan tdk dibelanjakan di jalan Allah maka akan habis dgn sia2?

Jawab:
Iya betul Nanda Indah. Klo makanan kan aturannya cari yg halal dan thayyib (baik). Maksudnya dzat dan sumbernya halal serta barangnya baik (rumput di halaman halal tapi ga thayyib lho)

Nah klo harta aturannya cari yg Halal dan Barokah. Artinya harta yg baik itu sumbernya halal agar bisa bernilai manfaat bagi alam semesta. Nah... kebayang dong klo harta ga halal berarti ga barokah, itulah yg bikin harta2 panas itu mudah terbuang sia2.

Tanya :
Dana rutin untuk org tua ??? Boleh kah dijabar kan mbk...brapa bnyk kah seorang ank ngsh dana rutinny misal si ank pnya gaji rutin per bln jaman skrg orang mementingkan ego ketimbang kewajiban

Jawab :
Nice question..
Dana rutin itu sebetulnya bentuk nafkah utk orangtua sebagai birrul walidain (balas budi atau bakti kita). Jumlahnya relatif tapi mininal sekali bisa menjaminkan masa tua yg tenang utk orangtua. Utamanya adlh biaya makan harian, pakaian dan tempat tinggal. Jika orangtua kita masih mampu bekerja atau memang orang kaya 7 turunan  bisa dengan berbentuk jaminan kesehatan, tabungan ibadah haji atau hal2 lain yg menyenangkan bagi mereka namun tdk melanggar ketentuan Allah. Yakinlah bahwa sebanyak apapun yg kita beri pd mereka tdk akan cukup mengganti pengorbanan mereka. Namun nafkah minimal yg sanggup kita berikan krn kendala keterbatasan ekonomi akan brnilai syurga jika mereka ridho

Tanya :
Bila saudara kita menikah dg orang china (kafir) bagaimana nasib ke dua ort ny mbk.juga stats ank ny bagaimana mbk pipit

Afwan di luar materi

Jawab :
Status anak yg menikah dng non muslim jika dia tetap islam maka dia berzina dan orangtua wajib tetap menasehati tanpa ada tanggungjawab lain krn telah lepas tanggungjawab ortu setelah anak2nya mukallaf (mampu berupaya cari nafkah sendiri).
Jika ikut keluar dari agama Islam maka putuslah jalur terijabah doanya meskipun nasab tetap tersambung. Tentu anak2 mereka tetap bagian dari keluarga kita. Tersambung secara muamalah di dunia, namun tdk ada hubungan di akhirat kelak. Na'udzubillah... semoga kita terhindar dari hal demikian.

Tanya :
Nasab sebenary ap umi jujur saya lum faham

Jawab :
nasab itu garis keturunan. Ini hal yg sangat penting dijaga dalam Islam. Bahkan esensi syariah Islam sesungguhnya adlh menjaga Agama, menjaga harta dan menjaga nasab.
Nasab sangat penting utk masalah nikah, warisan, mustajabnya doa dll

Tanya :
Trus klu tetap menikah & mempunyai anak

Smpai di ajal terakhir bpk ny wafat....msh bisa menyelmtkn kah mbk pipit....

Jawab :
Bapaknya atau suaminya?
Status yg tadi tetap muslim atau sudah kafir?

Tanya :
Ank ny mbk....islm istriny china..
Skrg si bpk meninggal (Ayah si anak)

Jawab :
Wallahu'alam. Alam setelah kematian adlh ghaib, tapi tuntunannya memang jelas bahkan Rasulullah pun tak bisa beri syafa'at pd Pamannya Abu Thalib yg sangat dicintainya.
Mungkin keluarga itu memang belum paham sehingga kebanggaannya salah tempat. Kita mohon prlindungan saja pada Allah agar selalu dijaga ya

Tanya :
Apakh seorang istri hars memiliki tabungan ?? Rekening..klu gk krja gmna pnya tabungn mbk

Jawab :
memiliki tabungan itu menurut saya dalilnya adlh sperti kisah Nabi Yusuf yg menganjurkan Raja Mesir utk menabung hasil panen 7thn utk hadapi paceklik 7thn juga. Bukan wajib punya rekening, tapi sebaiknya istri punya tabungan. Pinter2 lah misalnya tabungannya brbentuk arisan bulanan yg dananya produktif, tabungan berupa perhiasan yg mudah ditukar saat dibutuhkan dll

Klo ga kerja berarti harus pinter2 ngerayu n ambil hati suami biar beliau ridho dan mengijinkan kita mengelola keuangan keluarga dengan penuh cinta. Eeeeaaah!

PENUTUP
Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه