Home » , , , » Syarat-syarat diterimanya Syahadatain

Syarat-syarat diterimanya Syahadatain

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Friday, December 5, 2014

Rekapan Kajian Online HA

Hari/tgl : Jum'at, 05-12-2014
Narasumber : Ustadzh Meilinda
Kajian : Syarat-syarat diterimanya Syahadatain
Grup : HA 105-106
Notulen : Tiwi-Ririn
Editor : Ira Wahyudiyanti

Assalamualaikum wr wb ukhtifillah kita kajiannya sekarang ya...


Materi ini judulnya syarat2 di terimanya syahadatain

Sebagai seorang mukmin kita harus menjaga syahadat kita agar tidak kendor(futur) dan melemah karena itu kt mesti mengetahui kadar syahadat kita saat ini agar tetap optimal

Pertama adalah ilmu yang menolak kebodohan

Orang yang bersyahadat mesti memiliki ilmu tentang syahadat nya. Ia wajib memahami arti dua kalimat ini dan bersedia menerima konsekuensi dr syahadatnya karena orang yang tidak memiliki ilmu dr makna sahabatnya maka tidak dapat mengamalkannya

Kewajiban mempelajari kalimat syahadat ada dalam qs 47 ayat 19 dan 3 ayat 18

Kedua keyakinan yang menolak keraguan orang yang bersyahadat mesti meyakini ucapannya sebagai sesuatu yang di imaninya dengan sepenuh hati tanpa keraguan. Keyakinan ini akan membawa pada ke istiqomahan sedang keraguan akan menimbulkan kemunafikan

Yang ketiga ikhlas yang menolak kemusyrikan. Syahadat mesti diiringi dengan niat yang ikhlas karena Allah

Keempat kebenaran yang menolak kedutaan

Dalam pernyataan syahadat seorang muslim tidak boleh berdusta. Kebenaran adalah landasan iman sedang dusta landasan kekufuran. Benar membawa ketaatan dan dusta membawa kemaksiatan

Kelima syahadat itu menolak kebencian. Dasar syahadat adalah cinta cinta akan melapangkan dada dan merupakan ruh dari ibadah dengan dilandasi cinta maka ibadah yang dituntut syahadat akan lebih ringan dan mudah dilaksanakan

Keenam syahadat itu syaratnya menerima dan jauh dari penolakan syarat syahadat ialah tidak ada keberatan dan keterpaksaan sedikit pun

Dan ketujuh atau terakhir syahadat syaratnya menuntut kita beramal sesuai tuntutan syahadat jauh dr sikap stastik atau diam

Tafadhol kalo ada yang mau di tanya

Agi mba
Jauh dari sikap stastik atau diam maksud nya bgmn mba ?

Beramal bukan diam karena iman itu buktinya amal bukan cm omdo

kita kan dari keturunan ibu bapak islam, perlukah syahadat lagi ustadzah??

Pertanyaan dari G-105
Ustadzah poin keempat maksudnya 'menolak kedutaan'???
kedustaan mgkn yaa ustadzah maksudnya?

Dak perlu lagi ibarat masuk rumah ya dak perlu keluar lagi toh


====================

Kt tutup kajian'y ya ukhtie.....

Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

 Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaykum wr wb.

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!