Home » , , » Tahsin-Makhorijul Huruf

Tahsin-Makhorijul Huruf

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, December 30, 2014

Kajian Online WA : Ummi Hamba ALLAH SWT (M 15 Ummi HA)
******************************

Jum'at, 26 Desember 2014/ 4 Rabiul Awal 1436 H
Nara Sumber : Ustadz Fawzan
Materi : Tahsin
Rekapan oleh : Bunda Asmi
Admin : Bunda Rosalin & Nur Asmi
========================

Assalamu alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Insha Allah sebentar lagi kita akan mulai kajian tahsin, Insha Allah udah pada siapkan bunda?
Sebelum kita masuk ke bab makhorijul huruf, ada yg ingat apa hukumnya mempelajari tahsin atau tajwid alquran?
Fardu kifayah..

Alhamdulillah bunda semua msh ingat ya, insha Allah.
Oke, baik, sebelum kita mulai mari kita baca basmalah… .

بسم الله الرحمن الرحيم


PART 1
Bab Makhorijul huruf adalah salah satu bab yang sangat penting dalam ilmu tajwid.Karna kalau kita bicara mengenai tata cara pelafalan huruf hijaiyah, pastilah kita harus mengetahui makhorijul huruf (tempat keluarnya huruf) ini. Di dalam membaca Al-Qur’an kita  harus membunyikan huruf sesuai dengan makhrajnya. Karena jika terjadi suatu kesalahan dalam pelafalan huruf, itu bisa menimbulkan arti baru, dan itu sangat berbahaya.

Makhroj (المخرج) secara bahasa adalah: “Tempat keluar” (محل خروج)
Dan secara istilah adalah :
محل خروج الحرف وتمييزه من غيره
“Tempat keluarnya huruf dan pembeda antara satu huruf dengan huruf yang lainnya.”
Tempat-tempat keluarnya huruf ini dibagi secara umum dan secara khusus.
Tempat-tempat keluarnya huruf secara umum ada 5 :
1.Rongga mulut (الجوف)
2.Tenggorokan (الحلق)
3.Lidah (اللسان)
4.Dua bibir (الشفتين)
5.Rongga hidung (الخيشوم)


PART 2
A. AL JAUF (الجوف) 
Yaitu tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada rongga mulut dan rongga tenggorokan. Bunyi huruf yang keluar dari rongga mulut dan rongga tenggorokan ada tiga macam, yaitu ; alif ( ا ), wawu mati ( وْ ) dan ya’ mati ( يْ ) dengan penjelasan sebagai berikut :
1) Alif dan sebelumnya ada huruf yang difathah.
Contoh : مَالَا غَوَى
2) Wawu mati dan sebelumnya ada huruf yang didhommah.
Contoh : قُوْلُوْا
3) Ya’ mati dan sebelumnya ada huruf yang dikasrah.
Contoh : حَامِدِيْنَ

Untuk huruf al jauf ini, kebanyakan contohnya adalah ketika kita sedang membaca huruf yg disertai mad baik yg panjangnya 2 harokat atau lebih.
Dalam pengucapan ini rongga mulut di buka.

Untuk contoh yg kedua, rongga mulut bagian bibir agak monyong ketika melafalkannya.
Untuk contoh yg ketiga, rongga mulut bagian bibirnya agak meringis (bayangkan seperti org sedang menggigil) ketika melafalkannya.
Untuk bab makhorijul huruf ini memang perlu perhatian dan pembiasaan, jadi ga bisa klu hanya sekali prektek saja, mungkin selebihnya bunda2 bisa praktek dirumah, dan diusahakan sambil menghadap ke kaca untuk menyocokkan apakah posisi rongga mulutnya sdah benar atau belum.
Sampai sini ada yg ditanyakan?
1. Bunda Nengsih Kamal : Makhorujul huruf sy masih jelek ustadz. Kadang suami ga sabar ngajarinnya... Jadi weh suka males ngajarin katanya. Klo mo benerin makhorujul hurufnya gimana ustadz? Klo sendiri mah ga pede. Takut salah.
----------
Jawaban :
Klu mau praktek manggaa..

2. Bunda Nining :
Maaf ustdz.. sy masih kagok jika ketemu saktah... selalu ngulang.. caranya gmn ustdz supaya ringan tahan napas trus dilanjut bacanya. tksh..
----------
Jawaban :
Yg di maksud saktah itu bukan mengulang, akan tetapi berhenti sejenak kmudian melanjutkan bacaan dengan tanpa menarik nafas lagi, triknya yaitu mengambil nafas secukupnya ketika akan bertemu saktah dan kondisikan agar tenang ketika membacanya.  Insha Allah pembahasan saktah akan dibahas di bab tanda baca AlQuran


PART 3
B. Al HALQU (الحلق) 
Yaitu tempat keluar bunyi huruf hijaiyah yang terletak pada kerongkongan / tenggorokan. Dan berdasarkan perbedaan teknis pelafalannya, huruf-huruf halqiyah (huruf-huruf yang keluar dari tenggorokan) dibagi menjadi tiga bagian yaitu ;
1) Aqshal halqiy (pangkal tenggorokan), yaitu huruf hamzah ( ء )dan ha’ ( ه )
2) Wasthul halqiy (pertengahan tenggorokan), yaitu huruf ha’ ( ح ) dan ’ain ( ع )
3) Adnal halqiy (ujung tenggorokan), yaitu huruf ghoin ( غ ) dan kho’ ( خ )

Untuk skrg mungkin sgitu dulu, bisa dipraktekkan selama seminggu, sampe pertemuan depan insha Allah.
Sekali lagi untuk bab makhorijul huruf perlu perhatian dan pembiasaan yg ekstra, dulu saya ketika belajar makhorijul huruf, untuk membiasakan beberapa huruf yg sulit butuh waktu hampir sebulan lebih, prakteknya bukan hanya dengan membaca AlQuran, akan tetapi untuk praktek makhorijul huruf ini bisa dimana saja dan kapan saja.

Kalau tdk ada pertanyaan, mungkin saya cukupkan sampai di bab ini dulu, insha Allah minggu depan dilanjut lagi.
Oya, untuk praktek japrinya hanya huruf2 yg telah dijelaskan di atas aja dulu, insha Allah udh cukup.
Bisa mulai skrg sampai jam 10 malam waktu indo insha Allah sampe Kamis dpn gpp, akan tetapi mungkin agak lambat balasnya.

Wallahu'alam bishoab, mudah2an bermanfaat.
Kita tutup dengan membaca
Doa Kafaratul Majelis :


سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك 

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika 
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”.    
       
   ​السَّلاَمُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
    

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT