Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , » TIDAK TASYA’UM (MERASA SIAL KARENA MELIHAT ATAU MENDENGAR SESUATU)

TIDAK TASYA’UM (MERASA SIAL KARENA MELIHAT ATAU MENDENGAR SESUATU)

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, December 10, 2014

Kajian Online Hamba الله SWT

Rabu, 10 Desember 2014
Narasumber : Ustadz Ridwan Ridho 
Rekapan Grup Nanda 118 (Arin)
Tema : Kajian Islam
Editor : Rini Ismayanti

TIDAK TASYA’UM (MERASA SIAL KARENA MELIHAT ATAU MENDENGAR SESUATU)

At-Tasya'um dinamakan thiyarah (merasa sial) karena orang Arab Jahiliyah dahulu apabila salah seorang di antara mereka keluar untuk tujuan tertentu, maka mereka mencari seekor burung dan melepaskannya. Jika burung tersebut terbang ke arah kanan, maka mereka berharap kebaikan darinya dan melanjuntukan perjalanannya. Mereka menamakan burung tersebut dengan as-Sanih. Adapun jika ia terbang ke arah kiri, maka dia merasa sial dengannya dan mengurungkan niat yang telah dia tekadkan sebelumnya. Mereka menamakan burung ini dengan al-Barih.
Bagi sebagian orang di negeri ini,terkadang juga ketika ada burung cuing..atau lewatnya burung hinggap di rumahnya menganggap bahwa akan ada kematian yang terjadi pada orang yang ada dirumah tersebut. Atau yang lebih ekstrem ketika ada tokek (cicak besar) sedang bersuara kadang suka dihitung hitung dan lain sebagainya.
Dalam islam kategori demikian itu terlarang,karena kita menganggap ada kekuatan lain selain Allah swt yang mampu memberikan kekuatan. Ustadz bagaimana kalau itu cuma tanda?walaupun pada akhirnya benar itu hanyalah sebuah hal yang tidak sengaja pas,pada saat itu pula keimanan kita diuji apakah benar tauhid kita lurus atau tidak.
Sederhana memang tapi berat di mata Allah.karena ini wilayah tauhid..wilayah dimana untuk urusan ini aqidah harus kuat,bisa jadi kita tidak sengaja melakukan hal yang demikian.memang semua itu ada isyarat,tapi jangan kemudian selalu dikait kaitkan antara hidup ini dengan hal tersebut.karena dampaknya kita kurang produktif,kurang optimis. Merasa bahwa hidup ini berat banyak pantrangan,ada kan yang tidak bisa dagang karena menurut "hitung hitungan" hari ini tidak pas untuk dagang. Tidak boleh nikah tahun ini karena tahunnya tidak boleh lakukan hajatan..subhanallah betapa beratnya beban hidup jadinya

TANYA JAWAB
Q : ustadz, bagaimana dengan menebak arti mimpi? Apakah benar dalam islam ada tafsir mimpi? Kemudian ana pernah denger bahwa Rasulullah senantiasa memulai safarnya pada hari kamis (atau rabu ya? lupa ) apa itu benar stadz? dan mengapa Rasulullah memilih salah satu hari? bagaimana kalau orang-orang kmudian menganggap hari kamis sebagai hari yang baik? dan ketika mendapat kebaikan pada hari itu kemudian menganggap bahwa itu karenaa hari kamis? Terimakasih sebelumnya ustadz atas jwbnnya
A : Jadi kamis itu memang berkah,selama yang saya tahu sampai saat ini tidak ada dalil yang menjelaskan kenapa secara pasti yang melatar belakangi rasulullah saw mengeluarkan hadits berpergian di hari kamis dan waktu dhuha.barangkali ada yang ingin menambahkan? Tafsir mimpi pernah dilakukan oleh nabi yusuf as. Bagimana dengan yang sekarang? Mengikuti hadits jika mimpi itu baik maka silahkan diceritakan jika mimpinya buruk jangan diceritakan

SUNNAH BEPERGIAN PADA HARI KAMIS DAN PADA PERMULAAN SIANG, YAKNI SEKITAR WAKTU DHUHA
عَنْ كَعْبِ بنِ مَالِكٍ رضي الله عنه قَالَ : أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه و سلم خَرَجَ في غَزِوَةِ تَبُوْكَ يَوْمَ الخَمِيْسِ وَ كَانَ يُحِبُّ أنْ يَخْرُجَ يَوْمَ الخَمِيْسِ
Dari Ka’b bin Malik Radhiyallahu 'anhu, ia berkata,”Sesungguhnya Nabi Shallallahu 'alaihi wa salalm pergi menuju perang Tabuk pada hari Kamis, dan Beliau menyukai bepergian pada hari Kamis.”
memiliki beberapa keutamaan, yakni:
Hari dibukanya pintu-pintu surga
Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Pintu-pintu Surga dibuka pada hari Senin dan Kamis, maka saat itu akan diampuni semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, kecuali seseorang yang antara dirinya dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan: ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap orang ini sampai keduanya berdamai,” (HR. Muslim No. 2565, Al Bukhari dalam Adabul Mufrad No. 411, Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman No. 6626)
Hari diperiksanya amal manusia
Dari Abu Hurairah Radhilallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Diperiksa amal-amal manusia pada setiap Jumat (baca: setiap pekan) sebanyak dua kali; hari senin dan hari kamis,” (HR. Muslim No. 2565)
Hari disunahkan untuk berpuasa
Dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha, katanya: “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berpuasa Sya’ban, dan begitu semangat berpuasa pada hari Kamis dan Senin,” (HR. Ahmad No. 24584. Syakh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: shahih. Lihat Ta’liq Musnad Ahmad No. 24584)
Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, katanya: “Amal-amal manusia diperiksa setiap hari Senin dan Kamis, maka saya suka ketika amal saya diperiksa saat saya sedang berpuasa,” (HR. At Tirmidzi No. 747, katanya: hasan gharib. Syaikh Al Albani mengatakan: shahih. Lihat Shahih wa Dhaif Sunan At Tirmidzi No. 747)

Q : Ust mau tanya tentang yang hitung-hitungan untuk nikah. Jika kita tidak mau, tapi ortu kekeh harus pake itung-itungan. Itu gimana kita menanggapinya stad?
A : Untuk hitungan nikah,pada dasarnya semua hari itu baik,permasalah ketika nikah itu adalah ketika yang mau nikah sejak awal kurang lakukan pendekatan dan penjelasan bagaimana islam memandang hari pernikahan. Jikalau tidak bisa sama sekali karena sdh mendekati hari pernikahan,minimalnya kita jangan percayai hal itu sudah menggugurkan. Wallahu a"lam

Q : Sugesti itu gimana ya ust? Boleh ga? Ato sama kayak syirik?
A : Maksudnya sugesti di area hypno?kalau itu yang dimaksd selama itu tidak ada sugesti yang memakai kata syirik ya tidak masalah.

Q : Ust kalo kita percaya akan takdir tapi ada sesuatu hal yang ganjal sebelum itu terjadi dan kita memepercayainya , itu gimana ustadz?? Kaya misalnya ada orang meninggal dan sebelumnya itu dia sudah punya tingkah laku aneh " ato bnyak pesan" singkat gitu ustd , nah klo kita percayaiii kya gtu untuk kejadian selanjutnya gimanaa ??? Apa jugaa termasuk menyalahi tauhid ??
A : Memang ada namanya firasat,pada intinya jangan sampai kita hidup dalam. ecemasan hanya gara gara hal yang blum kita ketahui kejelasannya

Doa Kafaratul Majelis :
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك 
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika 
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”.                             
​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment