Ketik Materi yang anda cari !!

URGENSI SYAHADATAIN

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Thursday, December 4, 2014

Kajian Online Telegram Hamba الله Ta'ala

Hari / Tanggal : Rabu, 03 Desember 2014
Narasumber : Ustadzah Gita Ayu Ratnasari
Notulen : Ana Trienta

Assalamu'alaykum warohmatullahi wabarokatuh
Bismillahi rohmanir rohim.. Alhamdulillahi robbil 'alamin
Asyhadu allaa ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadarr rosulullah Allohumma anta robbi laa ilaha illa anta, kholaqtani wa ana abduka wa ana 'ala ahdika wawa'dika mashtatho'tu a'udzubika min syarri maa shona'tu abu'u laka bini'matika alayya wa abu'u bi dzambihi faghfirli fa innahu laa yaghfiru dzunuba illa anta..

Kita sebagai seorang muslim, yang sudah mendapatkan nikmat islam sejak awal kelahiran kita, mungkin akan terbiasa dengan 2 kalimat yang besar makna dan konsekuensinya. Sudah terbiasa lisan kita melafadzkan dalam sholat sholat kita.

Sebagai makhluk berakal, manusia mendapatkan amanah kepemimpinan di bumi ini, dan tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa pertanggung jawaban. Terutama dalam hal mengambil sikap atau pilihan yang tepat dan benar sesuai dg posisinya sbg makhluk berakal tanpa didasari hawa nafsu. Terlebih dalam hal yang mendasar yaitu tentang penghambaan dan penyembahan.

Mari kita bersama mentelaah pentingnya 2 kalimat dahsyat ini.. Asyhadu alla ilaha illallahu wa Asyhadu anna muhammadar rasulullahu

Syahadatain :
  • Syahadat tauhid -> persaksian bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Alloh : Menuntut dilakukannya peng-Esa-an dalam penyembahan, hanya pada Alloh BUKAN disertai dengan penghambaan pada sesama makhluk Alloh
  • Syahadat risalah -> persaksian bahwa nabi Muhammad saw adalah utusan Alloh: menuntut kita unt ittiba' pada semua ajaran yang dibawa oleh Rasulullah saw dan menjadikannya sebagai panutan dalam menjalannya Islam
Syahadatain adalah pondasi utama, diatasnya dibangun aqidah Islam yang shohih, akhlak yang mulia dan ibadah yang benar

Penting/Urgensi Syahadatain

- Pintu masuk Islam (47:19, 37:35, 3:18, 7:172, 25:23, 39:64-65)
Untuk masuk Islam, seseorang harus menyatakan persaksiannya atas kebenaran Islam dengan ucapkan syahadatain. Maka dia akan memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan muslim yang lain, aman dan damai dalam naungan Islam

- Intisari ajaran Islam (2:21, 51:56, 21:25, 33:21)
Secara global Islam terdiri dari aqidah dan syariah. Sisi lain islam terdiri dari ibadah, akhlaq dan mu'amalat merupakan implementasi dari syahadat tauhid dan syahadat risalah

- Azas Perubahan (6:122, 33:23, 37:35-37)
Ketika memulai membangun masyarakat, yang dilakukan Rasulullah pertama kali adalah merubah keyakinan yang ada di dalam jiwa masyarakat jahiliyah. Dengan syahadatain, terjadi perubahan besar yang sangat mendasar dalam seluruh aspek kehidupan. Masyarakat jahiliyah hijrah dari kegelapan menuju cahaya yang terang benderang

- Inti Dakwah para Rasul (60:4, 18:110)
Seluruh Rasul Alloh menyeru satu hal kepada ummatnya "Fattaqullah wa athii'uni" (bertaqwalah kepada Alloh dan taatilah aku)

- Keutamaan yang Besar
"Barangsiapa mengucapkan Laa ilaha illallah, ia masuk surga"
"Barangsiapa mati sedang ia mengetahui bahwa tidak ada tuhan selain Alloh, ia masuk surga"
"Dua kata yang ringan diucapkan namun berat timbangannya, yakni : Laa ilaaha illallah, Muhammad rasulullah"

Yang mau bertanya sila dilist dulu ya.. Nanti saya jawab, maaf masih ada agenda

TANYA JAWAB

1. Jika kita membimbing orang yang dalam sakaratul maut kita lihat jika panjang-panjang beliau ini susah mengikutinya. Bolehkah kita hanya membisikinya kalimat Allah Allah Allah?
Jawab :
Iya insyaa Alloh tidak mengapa bun.. Karena akhir hidup seseorang akan baik, jika diakhir hidupnya dia masih mengingat Alloh. Namun alangkah lebih sempurna jika dia mampu membaca syahadat

2. Bunda semua orang islam bisa mengucap kalimat shahadat tetapi tidak semua orang bisa memahami terlebih di sakaratul maut itu sendri, karena munkin hanya lisan yang berucap tapi hati belum menghayati nya, Bagaimanakah caranya untuk bisa lebih menanamkan ketahuidan itu sendiri di dalam hati kita sehingga kita bisa,benar " kalimat sahadat itu,masuk di dalam hati sanubari kita? Syukron bunda gita
Jawab :
Caranya dengan selalu berlatih dan berdoa bunda. Mencari ilmu juga penting, dan senantiasa menjauhkan diri dari hal-hal yang merusak syahadat, misal syirik, perbuatan dosa/maksiat, perbuatan nifaq (munafiq). Ketika kita berusaha mendekat kepada Alloh, Alloh pun akan mendekat kepada kita :) In syaa Alloh.. Semoga Alloh memudahkan kita untu meluruskan aqidah kita ya bun

PENUTUP
Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta astaghfiruka wa'atubu ilaika 

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
(HR. Tirmidzi, Shahih).

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment